Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH MAHKOTA DEWA (Pahleria macricarpa) PADA ABON IKAN TUHUK (Marlin) Ningrum, Billa Aprilia; Rangga, Azhari; Koesoemawardani, Dyah; Herdiana, Novita; Nurainy, Fibra
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5624

Abstract

Abon ikan tuhuk sangat rentan terhadap ketengikan, Ketengikan terjadi karena asam lemak pada suhu ruang dirombak akibat hidrolisis atau oksidasi sehingga perlu adanya penambahan antioksidan untuk menekan laju asam lemak bebas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap perubahan asam lemak bebas yang terkandung dalam abon ikan tuhuk (marlin) yang disimpan selama 28 hari. Antioksidan yang digunakan yaitu ekstrak buah mahkota dewa dengan konsentrasi 0%, 1%,2% 3% dan 4%. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan acak Lengkap faktor tunggal. Data diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata (BNT) pada taraf 1%. Ekstrak buah mahkota dewa pada abon ikan tuhuk berpengaruh nyata terhadap perubahan total asam lemak bebas, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur. Konsentrasi yang terpilih yaitu pada penambahan sebesar 4% dengan kriteria rasa khas abon, aroma tidak tengik, tekstur kering, warna kuning kecoklatan, dengan kandungan asam lemak bebas sebesar 7,56%, kadar lemak 25,58%, kadar air 5,95%, kadar abu 6,56%, kadar protein 29,56%, kadar karbohidrat 28,88%, kadar gula 26% dan serat kasar 2,71%.Kata kunci: antioksidan, mahkota dewa, abon ikan tuhuk
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TEMPE TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORI PADA KERUPUK IKAN LELE (Clarias gariepinus) Ayu, Yunda Apriska; Herdiana, Novita; Sartika, Dewi; Hidayati, Sri; Rarmawati, Suci Hardina
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i2.6384

Abstract

Kerupuk merupakan makanan yang digemari namum masih rendah nutrisi. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penambahan tepung tempe terhadap sifat fisikokimia dan sensori pada kerupuk ikan lele (Clarias gariepinus) serta mendapatkan konsentrasi tepung tempe terbaik terhadap sifat fisikokimia dan sensori pada kerupuk ikan lele (Clarias gariepinus) yang sesuai mutu SNI 01-2713-2009. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) non faktorial dengan 7 taraf perlakuan dan 4 kali ulangan. Formulasi penambahan tepung tempe sebesar 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), 20% (P4), 25% (P5) dan 30% (P6) (b/b). Data diuji kesamaan ragamnya dengan uji Bartlett dan kemenambahan data diuji dengan Uji Tuckey. Analisis Sidik Ragam digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan, selanjutnya perbeedaan antar perlakuan dianalisis menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerupuk ikan lele terbaik adalah perlakuan P2 (penambahan tepung tempe 10%) yang menghasilkan volume pengembangan sebesar 346,02%, kadar air sebesar 7,88%, kadar protein sebesar 9,78%, kadar abu sebesar 3,72% dan aktivitas antioksidan 178,80%. Uji sensori pada produk menghasilkan tekstur dengan skor 3,60 (renyah), rasa dengan skor 3,41 (rasa agak khas tepung tempe), warna dengan skor 3,70 (kuning) dan aroma dengan skor 3,21 (aroma agak khas tepung tempe).
Application of Alginate-Based Edible Coating with Beeswax Addition on Minimally Processed Pears (Pyrus bretschneideri Rehd.) Luthfiyyah, Maftukh Zaina; Fadhallah, Esa Ghanim; Herdiana, Novita; Nurainy, Fibra
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.142.927-935

Abstract

Pears, especially after being cut, tended to experience a decline in quality and damage such as enzymatic browning, moisture loss, and texture changes. The application of alginate-based edible coating with the addition of beeswax was one of the innovations that could be applied to minimally processed pears to slow down the rate of deterioration. This study aimed to determine the effect of beeswax concentration in alginate-based edible coating solutions on the freshness of minimally processed pears and to identify the optimal beeswax concentration using the star method. The study was designed using a Completely Randomized Design (CRD) in a non-factorial arrangement with the addition of beeswax. The treatments consisted of six levels: BK as the control, B0 (alginate), B2 (alginate + 2% beeswax), B4 (alginate + 4% beeswax), B6 (alginate + 6% beeswax), and B8 (alginate + 8% beeswax), each with four replications. The results showed that the addition of beeswax to the alginate-based edible coating had a significant effect on moisture content, weight loss, firmness, total soluble solids, and color. The best treatment for maintaining pear freshness according to the star method was B4 (4% beeswax), which had a moisture content of 85.66%, weight loss of 1.79%, firmness of 874.63 gf, total soluble solids of 11.28 ËšBrix, and a lightness (L) value of 68.30 on day 12 of storage.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN TOMAT SEBAGAI ALTERNATIF “CAMILAN SEHAT DAN LEZAT” GUNA MENINGKATKAN NILAI GIZI DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA GIRI CONDRO LANGKAPURA BANDAR LAMPUNG Lismeri, Lia; Herdiana, Novita; Darni, Yuli
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.150

Abstract

Suatu usaha yang paling tepat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola hidup sehat salah satunya dengan mengkonsumsi jenis makanan sehat bagi tubuh yaitu dengan cara mensosialisasikan dan memberikan solusi yang tepat. Kegiatan pengabdian ini khususnya dilaksanakan bagi masyarakat melalui ibu-ibu PKK dan remaja putrid di Desa Giri Condro Langkapura Bandar Lampung. Desa Giri Condro Langkapura merupakan sebuah desa yang mulai padat penduduknya dan sebagain besar kepala keluarga bekerja sebagai buruh bangunan, buruh pabrik rumahan dan pedagang. Mayoritas ibu-ibunya adalah ibu rumah tangga dengan latar belakang pendidikan rata-rata SD, SMP & SMA sederajat. Hal ini merupakan faktor penting yang mendorong kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan. Sosialisai mengenai dampak pentingnya mengkonsumsi makananan sehat bagi masyarakat dan edukasi/pelatihan pembuatan camilan sehat dan lezat berbasis tomat adalah salah satu upaya yang diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi para ibu-ibu agar dapat meningkatkan taraf hidup berupa kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara finansial. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah metode ceramah mengenai dampak positif mengkonsumsi produk olahan buah tomat dan pelatihan pembuatan keripik dari buah tomat. Selain itu, untuk mengetahui sampai sejauh mana peserta mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat digunakan metode tanya jawab. Evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran dalam rangka penafsiran dan analisis untuk memperoleh simpulan dari semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan. Kata Kunci : Tomat, Keripik, Camilan Sehat dan Lezat.