Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pembuatan Alat Pendeteksi Banjir di Sungai Kawasan Wisata Desa Rindu Hati Bengkulu Tengah Junas Haidi; Hendy Santosa; Alex Surapati
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i2.8161

Abstract

Rindu Hati village is a village in Bengkulu province which developing natural tourism by utilizing the village budget managed by the village-owned enterprise. The tourism developed in Rindu Hati Village such as Glamping, Tubing, Waterfall Tracking, Endu Hill cliff climbing. The location of the village and tourist attractions are along the river and under the foot of the hill. In addition, the scene is very beautiful and it has the potential for a natural disaster if the rainy season occurs floods which can occur and the impact is cause loss of property and life. In the tourist attraction and residential areas, the residents of Rindu Hati Village have not been equipped with flood detectors. So, the negative impacts in the event of a flood are very large. To reduce the impact of floods, a flood detector was made as a warning sign to tourist visitors and residents when the flood or an increase in river water levels. The flood detector was made using a solar cell system and two controllers which will read the condition of the water level directly and could stand for 68 hours if there is no sunlight and could last for 8 hours when the siren sounds. The flood detection equipment has been installed and socialized in the term of theory and practice to tourism managers and the local community with the participant of 16 people. The flood detection was installed in the Rindu Hati Tourism River, it will reduce the impacts caused by floods and will increase the comfort of visitors from the dangers of flooding
Pelatihan Penerapan Alat Pendeteksi Bencana Banjir Dengan Teknologi Nirkabel Di Perumahan Timur Indah Residence 2 Kota Bengkulu Hendy Santosa; Junas Haidi; Alex Surapati
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 1 (2021): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i1.13166

Abstract

Bencana alam berdampak pada kehidupan sosial baik dari segi korban maupun kerugian materil. Indonesia memiliki tingkat kejadian bencana alam yang tinggi seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, tsunami, dll. Khususnya di Kota Bengkulu, bencana banjir sering terjadi. Kurangnya pemahaman tentang banjir menyebabkan banyak kerugian materil. Apalagi diperparah dengan minimnya alat yang bisa memberi tahu lebih dini jika akan terjadi banjir masih kurangnya peralatan peringatan dini banjir yang terpasang di Kota Bengkulu. Oleh karena itu penyuluhan tentang penyebab dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir perlu diberikan serta pelatihan penerapan alat deteksi dini banjir lebih lanjut perlu diajarkan yang kemudian dapat dipasang di lingkungan tempat tinggal warga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Perumahan Timur Indah Residence 2 Kota Bengkulu bersama warga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyebab dan dampak banjir serta cara penanggulangannya dan khususnya pengujian alat deteksi dini banjir agar berjalan normal dan dapat memberikan peringatan kepada warga sekitar. Sehingga saat musim hujan tidak ada lagi rumah yang terkena banjir.
Sosialisasi Pembuatan Briket Sampah Organik Rumah Tangga Sebagai Sumber Energi Alternatif Irnanda Priyadi; Faisal Hadi; Alex Surapati
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 2 (2021): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i2.18374

Abstract

Wabah pandemi korona menimbulkan implikasi yang cukup signifikan hampir di semua sektor kehidupan. Banyak masyarakat yang terpaksa kehilangan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan daya beli masyarakat terutama terkait dengan sumber energi penggerak ekonomi keluarga menjadi berkurang. Untuk itu perlu membekali masyarakat dengan keterampilan yang bisa menunjang aktifitas ekonomi keluarga dengan biaya murah. Di sisi lain, hampir setiap rumah tangga baik yang ada di kota maupun pelosok desa memproduksi sampah setiap harinya. Namun keberadaan sampah rumah tangga sering tidak termanfaatkan secara optimal di tengah masyarakat, khususnya sampah organik rumah tangga. Artikel ini membahas bagaimana mengolah sampah organik rumah tangga agar bisa menjadi lebih bermanfaat. Metode yang digunakan dengan memberikan sosialisasi pengolahan sampah untuk bahan baku briket. Dalam laporan ini, produk briket yang dihasilkan berasal dari ranting pohon atau daunan kering yang jatuh berserakan di halaman rumah warga. Dari olahan sampah ini dapat menghasilkan briket biomassa yang bisa digunakan sebagai sumber energi alternatif di rumah tangga. Briket yang dihasilkan bisa digunakan untuk memanggang ikan, dan lama waktu pemanggangan mencapai kisaran 4 - 7 menit.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI DINI OVER HEAT MESIN KENDARAAN MELALUI SUHU AIR PENDINGIN Alex Surapati; Arif Kurnia; Indra Agustian
Jurnal Teknologi Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.15.1.33-42

Abstract

There is currently no cooling system in the vehicle's engine using voice and display instructions that warn the driver that the engine's working temperature has passed a predetermined threshold. To overcome the problems described previously, research was carried out. The result of this research is a tool or device that can detect if there is overheating in the vehicle engine using the DS18B20 sensor. In this tool a warning system is given with voice commands and a display that shows the state of the engine's working temperature at that time. In this study, the Kalman Filter method was used to reduce noise in temperature measurements by the DS18B20 sensor. The results of measuring changes in the average temperature using the Kalman Filter method are 0.019 ° C and without the Kalman Filter method are 0.58 ° C. Based on the results of these comparisons using the Kalman Filter method the temperature measurement noise obtained is smaller.
The Processing of LDPE Plastic Waste into Renewable Fuel Using Waste Motor Oil Alex Surapati; Angky Puspawan; Yanolanda Suzantry Handayani; Fitrilina
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol. 14 (2023): special issue
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21771/jrtppi.2023.v14.no3.p12-20

Abstract

The increase in population causes an increasing amount of solid waste, especially plastic waste. Plastic waste that cannot be decomposed in nature increases its number and causes environmental pollution. The research aimed to process plastic waste into alternative fuel oil using waste motor oil. The research methods consisted of designing a plastic waste processing device using waste motor oil as fuel and testing the device with a plastic burning process using a processing machine. The plastic waste processing device was produced in the form of a stove that functions to heat plastic waste fueled by waste motor oil using an electric blower to generate pressure into the reactor. The heating process produces steam flowing and processing in a distillation tube to produce oil. The resulting temperature was 140oC and could melt plastic waste, but there were still burning residues. The distillation produced two types of fuel oil, yellow and black.
SOSIALISASI PENGGUNAAN DAN PERAWATAN MESIN PENCAIR SAMPAH PLASTIK DI KELURAHAN SAWAH LEBAR BARU KOTA BENGKULU Julia Purnama Sari; Alex Surapati; Adhadi Kurniawan
Abdi Reksa Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdireksa.4.1.6-9

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan yang sangat serius di lingkungan masyarakat. Pengolahan sampah plastik yang tidak dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat dapat mengganggu lingkungan. Hal ini terjadi pula di Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu. Di lingkungan Kelurahan Sawah Lebar Baru terdapat titik pembuangan sampah oleh masyarakat dan menumpuk di titik tersebut sehingga membuat lingkungan tersebut menjadi kotor dan tidak sehat. Perlu dilakukan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya dengan teknologi dan pengetahuan dasar dalam mengolah sampah. Teknologi dan pengetahuan ini perlu diberikan kepada masyarakat agar dalam mengolah sampah dengan tepat menggunakan teknologi tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah membangkitkan kesadaran masyarakat untuk dapat mengelola sampah dengan baik khususnya sampah plastik. Tahapan metode yang dilaksanakan adalah memberikan mesin pencair sampah plastik, melakukan sosialisasi dengan memberikan informasi terkait pengelolaan sampah plastik, praktik cara penggunaan mesin pencair sampah plastik menjadi paving blok dan perawatannya. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, masyarakat mengetahui cara pengelolaan sampah plastik, timbulnya keinginan untuk mengelola sampah plastik menjadi paving blok sehingga menjadikannya sebagai ladang usaha bagi masyarakat di Kelurahan Sawah Lebar Baru, dan dengan sosialisasi ini tentunya dapat mengatasi permasalahan sampah plastik yang menumpuk di lingkungan Sawah Lebar Baru.   Kata kunci: Mesin Pencair Sampah Plastik, Sampah Plastik, Paving Blok, Kelurahan Sawah Lebar Baru
Pembuatan PLTS 650 Watt Untuk Mengatasi Kekurangan Sumber Energi Listrik Pada Alat Pendeteksi Banjir di Sungai Rindu Hati Haidi, Junas; Alex Surapati; Hendy Santosa
DHARMA RAFLESIA Vol 20 No 2 (2022): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i2.23899

Abstract

Bencana banjir adalah suatu musibah yang bisa merugikan manusia baik itu secara materi maupun non materi, sehingga diperlukan teknologi untuk mendeteksi banjir di sungai rindu hati. Kegiatan pengabdian yang dilakukan di wisata rindu hati adalah kelanjutan pengabdian yang telah dilakukan pada tahun 2021 yang lalu. Kegiatan yang dilakukan adalah memperbaiki alat pendeteksi banjir yang merusak dan meningkatkan daya PLTS sebesar 650 Watt. alat pendeteksi banjir yang diperbaiki adalah water level controller, inverter, charging controller, sensor level transmitter. Peningkatan daya PLTS menjadi 650 Watt mampu untuk menjadi sumber listrik alat pendeteksi banjir selama 5 hari tanpa ada sinar matahari. Perakitan alat  dilakukan di Laboratorium Teknik Elektro UNIB, penyuluhan kepada masyarakat tentang teknologi yang dibuat baik secara teori maupun praktek dilakukan di lokasi wisata rindu hati. Pengabdian masyarakat ini diikuti sebanyak 15 orang yang terdiri dari pemerintah Desa Rindu Hati dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang mengurus wisata rindu hati.
Implementasi Small PLTS Pada Rumah Charging Sebagai Upaya Pengembangan Wisata di Desa Rindu Hati Handayani, Yanolanda Suzantry; Alex Surapati; Fitrilina
DHARMA RAFLESIA Vol 20 No 2 (2022): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i2.24535

Abstract

Pengabdian ini mengimplementasikan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai sumber energi listrik yang digunakan oleh para wisatawan di Desa Wisata Rindu Hati yang mana terletak di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu yang masih minim pasokan listriknya. Tujuan dari pengabdian ini adalah menerapkan PLTS skala kecil untuk yang dikemas dalam bentuk rumah charging yang mana rumah charging ini dapat menjadi sumber energi listrik yang dapat mengisi listrik ke peralatan elektronik seperti handphone, lampu emergency, kompor induksi dan peralatan elektronika lainnya yang dibawa oleh para wisatawan Desa Rindu Hati. Sehingga para wisatawan tidak kesulitan dalam menghasilkan pasokan listrik. Metode pengabdian ini adalah metode TTG yaitu metode Teknologi Tepat Guna, yang mana kedepannya dengan membangun dan menyiapkan rumah rumah charging berbasis small PLTS merupakan sebagai upaya pengembangan Wisata di Desa Rindu Hati. Hasil dari penerapan Teknologi Tepat Guna yaitu kapasitas PLTS yang diImplementasikan untuk lemari charging sebesar 1000 WP (What-Peek). Pengisian daya listrik dari sel surya ke baterai dimulai dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 Wib
Inovasi Mesin Pencair Plastik Untuk Produksi Paving Blok Ramah Lingkungan Surapati, Alex; Kurniawan, Adhadi; Sari, Julia Purnama; Belladona, Meilani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v6i2.14558

Abstract

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) merupakan tempat pengolahan yang disiapkan untuk menampung sampah rumah tangga yang tidak dibawa ke TPA sampah. Dalam pengolahan sampah memerlukan teknologi dan pengetahuan dasar bagi para penggiat sampah agar dapat dengan tepat menggunakan teknologi tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengolah sampah plastik irumah tangga yang ditampung pada TPST. Metode yang dilakukan adalah membuat mesin pengolah sampah plastik dan mensosialisasikan penggunaan mesin kepada masyarakat. Luaran pengabdian ini adalah mesin pencair sampah plastik yang hasilnya dapat dibuat paving block yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Tahapan pelaksanaan adalah sampah plalstik yang telah dicacah dengan mesin pencacah palstik akan dimasukkan ke sebuah boiler dipanaskan menggunakan kompor berbahan bakar oli bekas. Suhu untuk mencairkan pastik ini mencapai diatas 250oC dan dibantu blower untuk proses pemanasannya. Setelah plastik tersebut cair lalu ditampung ke cetakan paving block. Pencetakan menghasilkan paving block yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan bagi masyarakat. Hasil kegiatan berupa alat pencacah dan alat pencair sampah plastik.
Perancangan Mesin Tetas Telur Otomatis Menggunakan Sensor Suhu dan Sensor Udara Surapati, Alex; Rinaldi, Reza Satria; Wahyudi, Okta
JURNAL AMPLIFIER : JURNAL ILMIAH BIDANG TEKNIK ELEKTRO DAN KOMPUTER Vol. 10 No. 1 (2020): Amplifier Mei Vol. 10, No. 1 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jamplifier.v10i1.15170

Abstract

ABSTRACTThe design of quail egg incubators is intended to facilitate the hatching process. The heat source used in the incubator is produced from heaters that use incandescent lamps and humidifiers are used as humidity regulators. The temperature regulator uses a fan to maintain air circulation and reduce the temperature when the temperature has exceeded the setpoint. This tool is equipped with a DHT11 temperature and humidity sensor, an incubator motor is used for the egg turning process, a sound sensor is used to detect if an egg has hatched and a GSM module will send an SMS notification to the farmer. The whole system is controlled by Arduino Mega 2560. During the hatching period, the temperature needed to incubate quail eggs is 39oC and humidity is 60%. The eggs in the hatching machine are rotated once every 3 hours with a 45o rotation angle. This is so that the egg can be heated evenly. The hatching process takes 18 days, with a hatching success rate of 98% of 50 eggs. The use of power in the hatching machine is on average 62.44 watts up to 83.45 watts and for 1 hatching period for 18 days, that is 25.2392kWh.Keywords: Arduino Mega 2560, DHT11, humidifier, GSM module