Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN FULL DAY SCHOOL DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 10 SAMARINDA (STUDI KASUS KEDISIPLINAN SISWA) putri, Ika Adelia; Reza, Reza; Permatasari, Indah
Jurnal Edueco Vol. 7 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v7i1.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1). Kedisiplinan pada kegiatan belajar di sekolah: siswa hadir tepat waktu; mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik; tidak menyontek saat ujian; menjadi aktif dalam proses pembelajaran 2). Kedisiplinan pada tata tertib sekolah: penggunaan pakaian seragam sekolah; ikut dalam ekstrakurikuler atau pengembangan diri; melaksanakan tugas piket sesuai jadwal; menjaga kebersihan lingkungan sekolah; sopan santun dan etika dalam berbicara 3). Kedisiplinan pada pengerjaan tugas: menyerahkan tugas pada waktu yang ditentukan; menyerahkan tugas sesuai petunjuk atau persyaratan; berkontribusi atau aktif dalam pengerjaan tugas kelompok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian di SMA Negeri 10 Samarinda menunjukkan bahwa full day school memainkan peran penting dalam pengembangan karakter siswa. Kedisiplinan menjadi fokus utama, dengan siswa diharapkan hadir tepat waktu dan tidak menyontek. Mereka harus aktif dalam pembelajaran dan patuh terhadap aturan sekolah. Selain itu, tugas piket harian, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta partisipasi dalam ekstrakurikuler juga ditekankan. Siswa yang tidak mematuhi tata tertib akan mendapatkan sanksi. Semua ini bertujuan untuk membentuk kepribadian siswa yang baik dan meningkatkan kinerja akademik.
MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN DI ERA INDUSTRI 4.0 BAGI MAHASISWA INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS MUHAMMADIYAH WAKATOBI PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI Hasimu, La; Irmawan, Amin; Reza, Reza; Fitriani, Fitriani; Lifanda, Lifanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v1i02.77

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berjudul Membangun Jiwa Kewirausaan di Era 4.0 Bagi Mahasiswa Institut Tehnologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi Program Studi Tehnologi Infotmasi. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Membangun Jiwa Kewirausaan di Era 4.0 Bagi Mahasiswa Institut Tehnologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi Program Studi Tehnologi Infotmasi. Hasil Pengabdian ini adalah Dalam era Industri 4.0 di Indonesia memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia ke depan, dengan munculnya wirausahawan milenial di era Industri 4.0 saat ini dapat membantu permasalahan masyarakat seperti masalah pengangguran di Indonesia, hal ini tentunya wirausaha milenial menjadi kekuatan ekonomi Indonesia untuk lebih maju. Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini memberikan peluang bagi kaum milenial untuk dapat mengembangkan berbagai bisnis berbasis tehnologi. Tehnologi digital menjadi kebutuhan dan gaya hidup baru bagi masyarakat yang pemanfaatannya dapat dijadikan sebagai peluang untuk berkarya di bidang apapun yang lebih produktif, lebih kreatif, sehingga dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam membangun usaha atau mengembangkan usaha yang sudah ada. Dengan adanya Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Wakatobi, diharapkan semakin banyak peluang bagi para pengusaha baru untuk memulai atau mengembangkan usahanya. Dengan berbagai bentuk/jenis produk yang ditawarkan membuat peluang yang sangat luas diberikan oleh Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Wakatobi untuk dapat bekerjasama dalam membangun usaha yang akan dijalankan. Produk dapat dikembangkan dengan memanfaatkan jejaring sosial yang dapat menjangkau semua lapisan masyarakat (menggunakan market place) dengan promosi dan opini yang baik, sehingga akan mendapatkan hasil yang optimal, sehingga dapat tercipta wirausahawan yang handal.
PENDAMPINGAN MENGGUNAKAN APLIKASI TEKNOLOGI BERBASIS ONLINE UNTUK PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA COVID-19 PADA GURU SD NEGERI 1 PONGO KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI SULAWESI TENGGARA Herianto, Asfin; Toyo, Jamal; Reza, Reza; Fitriani, Fitriani; Lifanda, Lifanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 1 No. 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v1i04.979

Abstract

Tujuan umum kegiatan ini adalah mendampingi Guru SD Negeri 1 Pongo Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Selawesi Tenggara untuk menambah kemampuan menggunakan salah satu aplikasi teknologi tatap muka berbasis online (Zoom Meeting). Fakta di lapangan, sejumlah guru belum pernah melaksanakan pembelajaran tatap muka virtual menggunakan aplikasi tersebut karena beberapa alasan. Persentase alasan yang paling banyak (78%) adalah ”tidak semua peserta didik memiliki handphone”. Alasan lainnya karena faktor kemampuan guru yang belum dapat menggunakan aplikasi (15%), dan sisanya (7%) menyatakan alasan bahwa mereka tidak memerlukan aplikasi tersebut untuk mengajar. Untuk itu, menjadi salah satu alasan kuat diperlukan kegiatan pendampingan ini. Kegiatan dilaksanakan pada Guru SD SD Negeri 1 Pongo Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Selawesi Tenggara Sebanyak 18 orang Guru sebagai peserta sangat antusias mengikuti semua rangkaian pendampingan. Kegiatan dimulai dengan paparan pengantar aplikasi teknologi untuk pembelajaran daring kemudian dilanjutkan dengan paparan dan praktek langsung serta pendampingan menggunakan Aplikasi Zoom. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta telah dapat menginstal dan menggunakan aplikasi. Dampak pendampingan bagi peserta diperlihatkan juga oleh hasil evaluasi peserta dalam menjawab instumen tes yang menunjukkan peningkatan persentase jawaban benar dari pre-test dan post-test. Selain itu, pendampingan memberikan dampak terhadap motivasi murit untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka virtual bersama peserta didiknya.
PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR KERANJANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA MOLA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA Herianto, Asfin; Hasimu, La; Reza, Reza; Fitriani, Fitriani; Lifanda, Lifanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 1 No. 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v1i05.981

Abstract

Pengembangan desa wisata menjadi salah satu program pemerintah untuk menjadikan desa-desa tertinggal menjadi desa yang maju. Dalam perkembangannya beberapa desa yang memiliki potensi mulai berubah, namun jika tidak diadakan pemetaan potensi yang ada, akan menjadikan desa wisata dimana saja sama, tanpa ada kekhasan khusus. Potensi wisata yang luar biasa yang dimiliki Kabupaten Wakatobi seharusnya bisa menjadi andalan untuk mengangkat taraf hidup masyarakat. Sektor pariwisata bisa menjadi sektor penopang pemasukan bagi pendapatan asli daerah. Di era yang semakin maju semakin pula banyak cara dan strategi untuk mengangkat potensi wisata di kabupaten dengan julukan Tanah Maju ini. Salah satu potensi wisata yang dapat dikembangkan adalah souvenir yang dapat dibawa oleh wisatawan setelah mengunjungi Desa Mola Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini mengenalkan potensi souvenir dari rotan berbasis kearifan lokal dan mengembangkan kreatifitas souvenir di Desa Mola Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Para peserta yang mengikuti pelatihan membuat souvenir keranjang rotan di desa ini masing-masing berjumlah 15 orang per desa. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode presentasi dan demonstrasi. Kedua metode itu dilakukan untuk mengembangkan desain dan bentuk produk yang dapat diproduksi oleh masyarakat lokal dengan harga murah, pengerjaan mudah dan berbasis kearifan lokal. Diharapkan masyarakat dapat membuat souvenir keranjang rotan dan wisatawan dapat membeli souvenir tersebut sebagai kenangan setelah berkunjung ke Kabupaten Wakatobi.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN TEHNOLOGI PENGELOLAAN BAMBU SEBAGAI SUMBER DAYA ALAM LOKAL DESA MOLA SELATAN KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI SULAWESI TENGGARA Muhammad Edwan, Surya; Hasimu, La; Reza, Reza; Fitriani, Fitriani; Lifanda, Lifanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v3i01.984

Abstract

Sasaran program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah kelompok masyarakat yang produktif secara ekonomi (usaha kecil). Tujuan program adalah untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Mitra usaha dalam program ini adalah usaha kerajinan bambu “Melati” milik Bapak Samsuri. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut adalah sebagai berikut: 1) peralatan/perlengkapan/sarana produksi perlu pengembangan dan tidak memadai, 2) peluang kerja sama kedua mitra perlu dikembangkan, 3) pasar masih terbatas dan perlu ditingkatkan, 4) perlu pengembangan mutu dan kualitas produksi. Dengan kondisi seperti tersebut diatas, maka program kegiatan PKM yang dilaksanakan adalah: 1) menambah peralatan/perlengkapan/sarana produksi yang lebih memadai, 2) mewadahi kerja sama kedua usaha, 3) pengembangan media dan jangkauan pasar, 4) pendampingan produksi yang lebih inovatif melalui kerja sama kedua mitra. Hasil yang sudah dicapai adalah : 1) pengadaan peralatan/perlengkapan/sarana untuk menunjang proses produksi yakni pengadaan mesin compressor, bor mesin, lantai kerja, kolam perendaman, 2) memfasilitasi kerja sama kedua mitra menghasilkan produksi yang lebih inovatif dan berdaya saing, 3) pembuatan media pemasaran website. 4) Telah lahir jenis produksi inovatif hasil kerja sama. Program ini diharapkan mampu memfasilitasi perkembangan usaha mitra untuk kemudian mampu memberikan multiplier effect bagi usaha kerajinan bambu bermitra dengannya.
PERBEDAAN PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO REKAMAN DAN VIDEO PRESENTAS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG CARA MENYIKAT GIGI DENGAN METODE BASS PADA SISWA USIA 13 TAHUN DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH MARTAPURA Reza, Reza; Rahman, Waljuni Astu; Rahmawati, Hj.Ida
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the factors that cause high dental and oral health problems is tooth brushing behavior. Brushing behavior is influenced by knowledge about brushing teeth using the right technique or method. The media used in providing dental health education to children are video recordings and video presentations. In the video presentation, interaction with children can be carried out which can stimulate curiosity in children so that the dental health education material discussed can be well received by children. This study aims to determine the differences in counseling using recorded video media and video presentations on the knowledge of brushing teeth with the bass method on 13 year old students at Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Martapura. This research is a quasi-experiment with a pretest posttest research design. The sampling technique was purposive sampling with a sample size of 30 students. The results of this study indicate that the average knowledge of using video recordings before counseling is 10.27 and after counseling is 13.00, while the average knowledge of using video presentations before counseling is 12.27 and after counseling is 13.60 based on statistical results with this test. Paired T-Test resulted in p value = 0.000 < = 0.05. Based on the results of the independent Simple T-Test, the value of p = 0.002 < = 0.05 was obtained. In conclusion, there are differences in counseling using recorded video media and video presentations on tooth brushing knowledge
Penerapan Metode Pembelajaran PQ4R Sistem Daring dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X di SMA Negeri 2 Balikpapan Tahun Ajaran 2020/2021 Adiningsih, Rosita; Reza, Reza; Riyadi, Riyo
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 2, No 2 (2021): JEE, October 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v2i2.3977

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa tentang materi pelajaran ekonomi dan lemahnya daya ingat maka berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini menjadi fokus permasalahan dalam penelitian ini, sehingga untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan tindakan dengan menerapkan metode pembelajaran PQ4R. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran sebelum dan sesudah menerapkan metode pembelajaran PQ4R serta peningkatan hasil belajar ekonomi siswa kelas X setelah menggunakan metode pembelajaran PQ4R. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA & IPS 5 SMAN 2 Balikpapan tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh proses yang dilakukan dengan metode pembelajaran PQ4R ini yaitu preview (melihat sekilas), question (bertanya), read (membaca), reflect (melihat kembali), recite (mengingat kembali), dan review (menyimpulkan atau mengkaji ulang) ternyata dapat membantu siswa yang memiliki daya paham dan ingat yang lemah menjadi kuat, sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X dapat meningkat. Hasil belajar siswa dari siklus pertama diperoleh ketuntasan belajar yang dicapai yaitu sebanyak 84,99 % dan siklus kedua sebanyak 89,83 %. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X dapat meningkat melalui penerapan metode pembelajaran PQ4R. Penelitian ini diharapkan guru dapat menerapkan metode pembelajaran PQ4R pada proses pembelajaran supaya dapat meningkatkan hasil belajar. 
Fungsi Modal Sosial dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi : (Studi pada Perempuan Pengolah Ikan Asin di Kota Bangun) Amelia, Safitri; Riyadi, Riyo; Reza, Reza
Educational Studies: Conference Series Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to determine the role of social capital in improving the economic welfare of women processing salted fish in Bangun City. This research is descriptive research with a qualitative approach. Data collection uses interviews and observations. The informants in this study consisted of 10 people, namely, 1 person who owns a salted fish processing business, 2 fishermen who sell the fish they get and 7 women who process salted fish in Bangun City. The results of this research show that women's involvement in salted fish processing activities and the economic impact obtained from their collaboration. Women who process salted fish carry out this work to help improve the economic welfare of their families so that women who process salted fish fill their free time by working as fish processors. Satly. Social capital in the group of women processing salted fish is trust, formed from daily behavior in always being honest and not committing fraud, having social norms in the form of etiquette or polite behavior in daily life and a social network between women processing fish. salted fish with family ties between women processing salted fish, friendships and the community environment.
Analisis Potensi Kewirausahaan Di Desa Bhuana Jaya Tenggarong Seberang Inayah, Nur; Reza, Reza; Abu, Ilham
Educational Studies: Conference Series Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a descriptive study with a qualitative approach. Data was collected through interviews, and data analysis was conducted using data collection, data reduction, and conclusion drawing techniques. Based on the research results, it is known that Desa Bhuana Jaya's entrepreneurial potential is measured by three indicators: the businesses being run, the environment, and human resources. In terms of the types of businesses being run and have potential to be run, Desa Bhuana Jaya has a variety of businesses, ranging from culinary businesses, grocery businesses, and other businesses with a turnover that is sufficient to meet living needs and business development. Meanwhile, the physical and social environment of Desa Bhuana Jaya as a business support is very good, with existing road and lighting facilities and a clean location, although some roads are still made of earth and have not received full attention from the government. The social environment is good with no conflicts, crimes, or criminal acts. In terms of human resources, Desa Bhuana Jaya has the ability to manage businesses, including financial management, but there has been no innovation or use.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN GURU DALAM MENGAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 1 SANGKULIRANG Hana, Hanafiah; Reza, Reza; Permatasari, Indah
Jurnal Prospek: Pendidikan Ilmu Sosial dan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/prospek.v6i1.3724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Sangkulirang, untuk mengetahui faktor-faktor kesulitan guru dalam mengajar mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Sangkulirang, serta untuk mengetahui bagaimana solusi/upaya terhadap kesulitan guru dalam mengajar mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Sangkulirang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Informan utama dalam penelitian ini adalah guru ekonomi dan informan tambahan sebanyak 5 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: proses pelaksanaan pembelajaran di SMA Negeri 1 Sangkulirang berjalan normal, guru melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan tuntunan kurikulum. Selain itu, faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan guru dalam mengajar mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Sangkulirang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih sangat kurang memadai, metode pembelajaran yang digunakan serta penggunaan alokasi waktu. Untuk mengatasi permasalaha tersebut, guru melakukan berbagai upaya seperti memanfaatkan lingkungan sekolah/lingkungan sekitar, membuat media pembelajaran sederhana, guru membuat diktat pelajaran ekonomi untuk siswa, menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, serta mengupayakan semaksimal mungkin alokasi waktu yang tersedia. Kata Kunci: Pembelajaran Ekonomi, Kesulitan Guru, Dan Upaya Guru