Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendampingan WALHI Terhadap Kelompok Perempuan Beremis dalam Menolak Tambang Pasir Besi di Desa Pasar Seluma Febriyanti, Bella; Pramudyasmono, Hajar Gelis; Himawati, Ika Pasca
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5155

Abstract

This research is motivated by social and ecological conflicts resulting from the planned iron sand mining by PT Faminglevto Bakti Abadi (FBA) in Pasar Seluma Village, Bengkulu, which threatens the coastal ecosystem and the livelihoods of the community, particularly the women's mussel collectors. This study aims to analyze the assistance provided by the Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Bengkulu to the Women's Group of Mussel Collectors in rejecting iron sand mining activities. This study uses qualitative methods with data collection techniques through non-participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on conflict theory and a structural functional perspective, WALHI Bengkulu's assistance is understood as a form of social resistance against the dominance of capital interests as well as a mechanism for strengthening the role and collective solidarity of coastal communities. The results show that WALHI Bengkulu's assistance plays an important role in strengthening the critical awareness, organizational capacity, and bargaining power of the women's group of mussel collectors. Forms of assistance include environmental education, legal advocacy, public campaigns, demonstrations, audiences with the government, and alternative economic development. This study concludes that WALHI Bengkulu's assistance contributed significantly to strengthening the collective resistance of coastal women as well as efforts to protect coastal ecosystems and achieve social and environmental justice in Pasar Seluma Village.
Peran Mahasiswa Sosiologi dalam Edukasi Bahaya Narkoba dan Pencegahan Perilaku Menyimpang Siswa SMAN 06 Kota Bengkulu Sahverah, Lerah; Zahara, Farisya; Aziza, Bunga; Delfika, Karomah; Utari, Linsi Tri; Dwi, Elsa; Himawati, Ika Pasca; Claudia, Rany
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.887

Abstract

Penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang di kalangan remaja merupakan permasalahan sosial yang memerlukan perhatian serius, khususnya di lingkungan sekolah. Remaja berada pada fase pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh negatif dari lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui kegiatan edukatif yang melibatkan berbagai pihak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 6 Kota Bengkulu mengenai bahaya narkoba dan perilaku menyimpang melalui kegiatan edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Bengkulu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi kegiatan. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatifnya, serta pentingnya menghindari perilaku menyimpang. Kegiatan ini berkontribusi sebagai upaya pencegahan dini dan penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Penyuluhan Pemilihan Sampah dalam Rangka Peningkatan Kesadaran Lingkungan Ananda, Della Dwi; Lorenza, Dina; Aisyah, Fitri; Dinda, Dinda; Anggrini, Weni; Damayantri, Yulia; Himawati, Ika Pasca; Claudia, Rany
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.943

Abstract

Pengelolaan sampah sekolah dasar merupakan isu krusial yang memerlukan perhatian serius, mengingat peran sekolah dalam membentuk karakter dan kepedulian lingkungan generasi muda. Artikel ini mengulas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN 69 dalam memilah dan memilih sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, menunjukkan contoh berbagai jenis sampah dan menumbuhkan praktik pembuangan sampah yang benar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa tentang jenis dan macam sampah, sehingga berkontribusi positif terhadap pengembangan budaya bersih dan sadar lingkungan. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam menjalankan program edukasi berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan perluasan program edukasi pengelolaan sampah partisipasi dan peningkatan fasilitas pendukung untuk lebih menjaga keberlanjutan lingkungan
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI KEKERASAN SEBAGAI UPAYA MENGATASI BULLYING PADA ANAK Ms, Mavitia Humairah; Himawati, Ika Pasca; Nopianti, Heni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24291

Abstract

Abstrak: Latar belakang penelitian didasarkan pada persoalan bullying yang menjadi isu mendalam dunia pendidikan di Indonesia yang dikaji melalui teori behavioral sociology oleh Burrhus Frederic Skinner. Berdasarkan data dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FGSI) mencatat bahwa kasus perundungan tahun 2023 banyak terjadi pada jenjang SMP yaitu 50%. Penelitian bertujuan untuk melihat pengetahuan dasar siswa mengenai kekerasan bullying serta meningkatkan pengetahuan upaya dalam mengatasi bullying pada anak. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, Focus Group Discussion serta mengisi kuesioner pre-test dan post-test dengan jumlah kuesioner 5 soal. Sampel dalam penelitian sebanyak 31 siswa yang dipilih dari kelas 7A SMPN 11 kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan siswa mengenai kekerasan bullying setelah dilakukannya pre-test dan post-test sebanyak 1,29%, dengan nilai mean siswa awal tes 98,06% serta nilai sesudah tes 99,35%. Dapat disimpulkan sebenarnya siswa SMPN 11 Kota Bengkulu masuk dalam kategori tingkat pengetahuan baik dengan skor nilai 80-100% mengenai tindakan kekerasan bullying serta upaya yang harus dilakukan dari tindakan bullying.Abstract: The background of the research is based on the issue of bullying which has become a deep issue in the world of education in Indonesia which is studied through the theory of behavioral sociology by Burrhus Frederic Skinner. Based on data from the Federation of Indonesian Teachers' Unions (FGSI) noted that bullying cases in 2023 occurred mostly at the junior high school level, namely 50%. The study aims to look at students' basic knowledge of bullying violence and increase knowledge of efforts to overcome bullying in children. The research method uses descriptive quantitative. Data collection techniques were carried out by observation, Focus Group Discussion and filling out pre-test and post-test questionnaires with a total of 5 questions. The sample in the study were 31 students selected from class 7A SMPN 11 Bengkulu city. The results showed that there was a difference in the increase in students' knowledge of bullying violence after the pre-test and post-test of 1.29%, with a mean student value at the beginning of the test of 98.06% and a post-test value of 99.35%. It can be concluded that the actual students of SMPN 11 Bengkulu City fall into the category of good knowledge level with a score of 80-100% regarding acts of bullying violence and efforts that must be made from bullying.