Haring, Feranita
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRIVIGOR

Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diaplikasi dengan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Sadli, Rahmat; Haring, Feranita; Ridwan, Ifayanti
Jurnal Agrivigor VOLUME 13 NOMOR 1, JUNI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v13i1.42963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian biochar, dosis pemberian FMA dan interaksi keduanya yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga November 2021 yang dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu pembuatan biochar dan penelitian lapangan yang dilaksanakan di Teaching Farm Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun tahap kedua yaitu pengamatan infeksi akar dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas dua faktor, faktor pertama adalah biochar yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 5, 10, dan 15 ton ha-1 sedangkan faktor kedua adalah FMA terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 3, 6, dan 9 g per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar 10 ton ha-1 memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah pada parameter berat basah umbi yaitu 22,81 g dan berat kering umbi yaitu 17,68 g, sedangkan pemberian FMA 6 g per tanaman memberikan hasil terbaik terhadap parameter infeksi akar yaitu 85,55%. Terdapat interaksi antara biochar dan FMA yang memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah yaitu pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 pada parameter berat basah umbi per tanaman yaitu 35,13 g dan berat kering umbi per tanaman yaitu 29,95 g. Adapun potensi produksi bawang merah pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 yaitu 7,5 ton ha-1.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Organik pada Berbagai Jenis Pupuk Organik Kasim, Nurlina; Haring, Feranita; Aminah, St.Aminah
Jurnal Agrivigor VOLUME 14 NOMOR 1, JUNI 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v14i1.42973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh POC babadotan dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frustescens L.). Penelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada Desember 2022- Mei 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan sembilan perlakuan yaitu: tanpa perlakuan, 15 ml POC babadotan/80 ml air, 30 ml POC babadotan/80 ml air, 15 ton/ha pupuk kandang ayam, 30 ton/ha pupuk kandang ayam, 15 ml POC/80 ml air + 15 ton/ha pupuk kandang ayam, 15 ml POC /80 ml air + 30 ton/ha pupuk kandang ayam, 30 ml POC/80 ml air + 15 ton/ha pupuk kandang ayam, 30 ml POC/80 ml air + 30 ton/ha pupuk kandang ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis Perlakuan (30 ml POC babadotan/80 ml air + 30 ton/ha pupuk kandang ayam) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (41,92 cm), umur berbunga (73,00 HST), jumlah buah pertanaman (30,89 buah), panjang buah (4,36 cm), Diameter buah (7,27 mm), bobot buah perbuah (1,78 g), dan bobot buah pertanaman (29,54 g).
Efektivitas Kombinasi Mikoriza Arbuskula + Actinomycetes serta Pupuk N & K terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Haring, Feranita; Sahur, Asmiaty; Putri, Nur Hilmih Disya; Tambung, Astina
Jurnal Agrivigor VOLUME 14 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v14i2.42982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian Mikoriza Arbuskula + Actinomycetes serta N & K terhadap pertumbuhan tanaman cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Penelitian ini akan dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tamalanre, Kota Makassar, dan di Desa Samaulue, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah, petak utama yaitu N & K yang terdiri dari 3 taraf yaitu: tanpa pemberian N & K (kontrol), N & K 200 kg/ha, dan N & K 400 kg//ha, sedangkan anak petaknya yaitu Mikoriza Arbuskula + Actinomycetes yang terdiri dari 4 taraf yaitu: tanpa pemberian Mikoriza Arbuskula + Actinomycetes (kontrol), Mikoriza Arbuskula 5 g/tanaman + Actinomycetes 103 CFU/ml, Mikoriza Arbuskula 10 g/tanaman + Actinomycetes 106 CFU/ml dan Mikoriza Arbuskula 15 g/tanaman + Actinomycetes 109 CFU/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara pupuk N & K 200 kg/ha pada perlakuan mikoriza 15 g/tanaman + Actinomycetes 109 CFU/ml (n1a3) menghasilkan tinggi tanaman tertinggi yaitu 68.07 cm, jumlah buah tertbanyak 84.36, rata-rata bobot buah pertanaman tertinggi 82.09, produksi per hektar 2.28 ton/ha, dan indeks panen tertinggi yaitu 0.36.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TIGA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI BIOSLURRY CAIR Kasim, Nurlina; Haring, Feranita; Asis, Baharuddin; Amin, A Rusdayani
Jurnal Agrivigor VOLUME 12 NOMOR 1, JUNI 2021
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v12i1.14317

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh bioslurry cair terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar dimulai pada bulan Juni sampai Agustus 2020. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan menggunakan rancangan petak terpisah (RPT). Petak utama adalah varietas yang terdiri atas 3 varietas yaitu: varietas bima, varietas super philip dan varietas tajuk. Sedangkan anak petak adalah konsentrasi bioslurry cair terdiri dari 4 taraf, yaitu: konsentrasi 0 mL.L-1; konsentrasi 50 mL.L-1; konsentrasi 100 mL.L-1 dan konsentrasi 150 mL.L-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara varietas tajuk dengan konsentrasi bioslurry cair 100 mL.L-1 menghasilkan produksi umbi per hektar terbaik (13,61 ton ha-1). Konsentrasi 100 mL.L-1 menunjukkan hasil terbaik pada parameter pengamatan tinggi tanaman (39,37 cm), jumlah daun (42,53 helai), diameter umbi (29,31 mm), jumlah umbi per tanaman (8,52 umbi), bobot basah umbi per tanaman (51,41 g), bobot basah umbi per petak (1,79 kg), bobot kering umbi per tanaman (44,85 g), bobot kering umbi per petak (1,57 kg), dan produksi umbi per hektar (11,50 ton ha-1). Varietas Tajuk menghasilkan rata-rata tanaman tertinggi yaitu 37.33 cm. Semua karakter pengamatan berkorelasi sangat kuat terhadap produksi umbi per hektar yaitu tinggi tanaman (0,72**), jumlah daun (0,88**), diameter umbi (0,82**), jumlah umbi per tanaman (0,88**), bobot basah umbi per tanaman (0,97**), bobot basah umbi per petak (0,97**), bobot kering umbi per tanaman (0,95**), dan bobot kering umbi per petak (0,95**).