Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGRIPEAT

PEMANFAATAN LIMBAH KOPI DAN TEH UNTUK PENINGKATAN KUALITAS TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris): UTILIZATION OF COFFEE AND TEA WASTE FOR IMPROVEMENT QUALITY OF WATERMELON PLANT (CITRULLUS VULGARIS) Linggar Dwi Kinasih; Moch. Irfan Hadi; Eko Teguh Pribadi; Misbakhul Munir; Faizah, Hanik
AgriPeat Vol. 25 No. 01 (2024): JURNAL AGRIPEAT Vol. 25 No. 01 Maret 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/agp.v25i01.12497

Abstract

Budidaya semangka (Citrullus vulgaris) sebagai tanaman hortikultura memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah kopi dan limbah teh terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman semangka. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 4 perlakuan dan 6 pengulangan dengan total 24 percobaan. Bibit semangka di tanam pada polybag dimensi 25x30cm dengan 4 jenis media tanam berbeda, yaitu kombinasi M1 (kontrol) tanah - sekam - NPK (2:2:1), kombinasi M2 tanah - sekam - NPK - limbah teh kering (2:2:1:1), kombinasi M3 tanah - sekam - NPK - limbah kopi kering (2:2:1:1), dan kombinasi M4 tanah, sekam, pupuk NPK, limbah teh dan kopi kering (2:2:1:1:1). Data yang diamati berupa jumlah daun, panjang batang, berat buah, berat segar dan kering, serta kualitas rasa, warna daging, dan warna kulit buah. Data diuji melalui One-Way Anova (α=0,05) dan Uji Organoleptik (nilai maksimal 5). Terdapat perbedaan signifikan pada berat segar dan kering tanaman, tetapi tidak terdapat perbedaan bermakna pada jumlah daun, panjang batang, dan berat buah. Nilai tertinggi untuk rasa, warna daging, dan warna kulit buah semangka berada pada media tanam M4. Media tanam kombinasi limbah teh dan kopi terbukti paling optimal untuk pertumbuhan dan kualitas buah semangka (C. vulgaris).
EFEKTIVAS BEAUVERIA BASSIANA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) YANG TERINFEKSI CENDAWAN Fusarium oxysporum: EFFECTIVENESS OF BEAUVERIA BASSIANA ON THE GROWTH OF TOMATO PLANTS (Solanum Lycopersicum L.) INFECTED WITH THE FUNGUS Fusarium Oxysporum Khodijah, Siti; Firdhausi, Nirmala Fitria; Faizah, Hanik
AgriPeat Vol. 25 No. 02 (2024): JURNAL AGRIPEAT VULUME 25 NOMOR 02 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/agp.v25i02.15185

Abstract

Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) banyak dibudidayakan hampir diseluruh dunia. Tiap tahun tanaman tomat memiliki penurunan produksi yang diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya adalah serangan Fusarium oxysporum. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit F. oxysporum adalah dengan penggunaan agen pengendali hayati, yaitu Beauveria bassiana. Selain dapat meningkatkan ketahanan tanaman dari serangan organisme pengganggu, B. bassiana juga memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu pemberian B. bassiana yang efektif dalam mengatasi serangan layu tanaman tomat. Desain penelitian ini menggunakan RAL. Pengujian B. bassiana dilakukan pada 3 dan 7 hari sebelum tanam, 3 dan 7 hari sesudah tanam, dan saat tanam. Data diuji menggunakan ANOVA dan Duncan 5%. Hasil menunjukkan B. bassiana telah memenuhi standar mutu sebagai agen pengendali hayati sesuai Keputusan Menteri Pertanian No. 70/Permentan/SR.140/19/2011 serta telah sesuai SNI 8027.1: 2014. Seluruh perlakuan pemberian B. bassiana mampu menekan kelayuan patogen hingga 0,4 %, B. bassiana juga berpengaruh pada tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, panjang akar, panjang daun, bobot kering dan basah tanaman. Pada penelitian ini perlakuan B. bassiana terbaik untuk pertumbuhan dan hasil adalah T4, yaitu pemberian B. bassiana 3 hari setelah tanam.