Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMODELAN BAWAH PERMUKAAN BANTAR KARET, JAWA BARAT MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI Jamaluddin Jamaluddin; Maria Maria; Hamriani Ryka; Rohima Sera Afifah
JURNAL GEOCELEBES Vol. 3 No. 2: October 2019
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v3i2.6689

Abstract

Gravity method is one of the geophysical methods that is often used to obtain information about the subsurface through differences density of the rocks around it. Gravity anomaly data used in this study is primary data that has been processed data. Data processing is obtained by reducing gravity observation data until complete bouguer anomaly values. The results of the interpretation of the gravity anomaly show that the types of rocks in subsurface of the study area are peridotite, tuff, riolite and basalt. The rock with the highest density is peridotite with a density value of 3.15 gr/cm3. This is due to the intrusion process to forming peridotite and there are two zones boundaries which have very significant density differences.
SIMULASI DISTRIBUSI TEKANAN INJEKSI PADA RESERVOIR MENGGUNAKAN METODE FINITE DIFFERENCE Jamaluddin Jamaluddin; Nuruddin Kafy El-Ridlo; Hamriani Ryka; Maria Maria
JURNAL GEOCELEBES Vol. 4 No. 1: April 2020
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v4i1.7439

Abstract

The modeling of reservoir injection pressure distribution is very important to perceive reservoir management, especially in estimating the pushing mechanism. The modeling of reservoir injection pressure distribution was carried out by applying the analytic equation of fluid flow to the porous media of Darcy's law and transformed to a finite difference numerical equation which then used Neumann boundary conditions. The parameters used in the modeling were: permeability, average layer thickness, porosity, acceleration of gravity, viscosity, and area’s width. Based on the results of modeling, the injection pressure distribution area decreased as injection pressure rate increased. This decrease occurred due to an imbalance between the volume of reservoir fluid produced by the volume of water from the aquifer that replaced the reservoir, caused emptying. From the results of the modeling the amount of oil production, obtained from the remaining oil reserves to the initial oil acquisition in the reservoir after the process of pressure maintenance, could be found.
Analisis Atribut Seismik Instantaneous Frequency Untuk Sebaran Reservoir Batupasir Formasi Tensleep Lapangan Teapot Dome Hamriani Ryka; Lourensius Hotmartua Nainggolan; Kukuh Jalu Waskita; ikhwannur adha
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 4, No 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.4.3.2021.151-158

Abstract

Lapangan Teapot Dome berada di Wyoming Tengah, Amerika Serikat. Lapangan ini tercatat sebagai 100 lapangan penghasil minyak terbesar di Amerika Serikat dengan cadangan yang terbukti sebesar 42.515.000 barrel. Lapangan ini berada dekat dengan tepi barat daya Cekungan Powder River. Bagian terdalam dari Cekungan Powder River terdiri dari hampir 5.500 meter batuan sedimen, dan sekitar 2.440 meter dari sedimen tersebut merupakan sedimen non marin yang berumur Kapur Akhir dan batuan sedimen klastik Tersier yang berhubungan dengan Orogenesis Laramide. Penelitian ini difokuskan pada bagian Pennsylvanian, khususnya pada bagian Top Sand B. Lapisan ini merupakan lapisan batupasir yang cukup tebal dengan Eolian Dunes. Pemetaan yang dilakukan ini untuk mengetahui sebaran reservoir batupasir pada Top Sand B dengan analisis atribut seismik menggunakan atribut instantaneous frequency dengan menggunakan data seismik 3D Post Stack Time Migration dengan menggunakan 3 sumur sebagai pengontrol untuk formasi dan kedalaman. Berdasarkan hasil analisis atribut seismik menunjukkan bahwa atribut instantaneous frequency dapat menggambarkan sebaran reservoir batupasir pada bagian Top Sand B dengan perubahan yang dapat dilihat berdasarkan perubahan warna dalam bentuk peta. Dengan dominasi persebaran batupasir berada di wilayah bagian selatan Lapangan Teapot Dome. Hal ini juga dipengaruhi oleh struktur patahan pada Formasi Tensleep.
ANALISIS KINERJA BULLDOZER KOMATSU TYPE D85E-SS: STUDI KASUS PEKERJAAN PEMATANGAN LAHAN GELANGGANG OLAH RAGA RENANG KOTA BALIKPAPAN Hamriani Ryka; Suheriah Mulia Devi; Adi Surya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.443 KB)

Abstract

Perkembangan Kota Balikpapan yang sangat cepat menuntut kesediaan prasarana kota yang semakin kompleks antara lain pembangunan gelanggang olah raga renang Kota Balikpapan dilokasi yang baru dan berada didaerah perbukitan dan ditumbuhi semak belukar, sehingga perlu dilakukan pekerjaan pematangan lahan. Pekerjaan pematangan lahan ini menggunakan Bulldozer Komatsu type D85E-SS, pekerjaan perhitungan volume pekerjaan tanah menggunakan metode ruas, pada lokasi Cross Section 11 sampai Cross Section 23, kemudian menghitung produktivitas dari bulldozer yang digunakan, dan menghitung waktu atau durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan area lokasi penelitian. Berdasarkan metode ruas volume pekerjaan tanah potongan ialah198399,754 M³ (tanah asli) atau 247999,692 M³ (tanah lepas) dan pekerjaan tanah timbunan volume yang didapat adalah 153388,910 M3 (tanah lepas) atau 191736,138 M3 (tanah padat), Sedangkan selisih tanah potongan dan timbunan adalah 56263,555 M³. Untuk nilai produksi Bulldozer dengan type Komatsu D85E-SS adalah 311,54 M3/jam, dan durasi atau lama waktu yang diperlukan Bulldozer untuk menyelesaikan pekerjaan pematangan lahan pada Tugas Akhir ini adalah 225 hari. Dari hasil analisis dan perhitungan, kemampuan atau kinerja Bulldozer Komatsutype D85E-SS dengan nilai produktivitas 2180,746 M3/harinya dapat menyelesaikan pekerjaan pematangan lahan pada Tugas Akhir ini dengan volume pekerjaan tanah potongan 247999,692 M3 adalah 113 hari. Dan tanah timbunan sebesar 191736,138 M³ dapat diselesaikan dengan waktu 87 hari. Sedangkan selisih tanah potongan dan timbunan sebesar 56263,555 M³ dapat diselesaikan dengan waktu 25 hari. Jadi total pekerjaan pematangan lahan adalah 225 hari
ANALISIS MODEL BANGKITAN PERJALANAN PADA PERUMAHAN PALM HILLS KOTA BALIKPAPAN Rahmat; Hamriani Ryka; Chandra Hadi Wijaya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.239 KB)

Abstract

Pada dasarnya suatu daerah atau kompleks pemukiman akan membangkitkan perjalanan atau pergerakan yang dapat menambah beban lalu lintas pada jaringan jalan yang ada sehingga nantinya dapat mempengaruhi derajat pelayanan tersebut. Sebagian besar dari wilayah Batakan ini merupakan kawasan perusahaan besar alat-alat berat dan pemukiman penduduk yang dihuni warga dengan banyak aktifitas di luar kawasan pemukiman, diantaranya ke kawasan perkantoran, sekolah, pasar, dan sebagainya. Sehingga menyebabkan timbulnya suatu bangkitan perjalanan. Bangkitan perjalanan ini akan menambah beban lalu lintas pada jalan- jalan utama menuju ke tempat aktifitas masing-masing sehingga akan mempengaruhi tingkat pelayanan jalan yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik rumah tangga dan karakteristik perjalanan rumah tangga serta memodelkan bangkitan perjalanan di Perumahan PalmHills. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuisioner kepada penduduk. Menganalisis data dengan metode statistik deskriptif uji korelasi dan regresi linear berganda metode langkah demi langkah (stepwise method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi bangkitan pergerakan pada kawasan Perumahan Palm Hills adalah jumlah anggota keluarga (X1), jumlah anggota keluarga bekerja (X2), dan jumlah anggota keluarga bersekolah (X3). Dan model persamaan bangkitan pergerakan untuk Perumahan Palm Hills adalah Y = 0,732 + 0,344 X1 + 0,694 X2 + 0,372 X3 dengan Nilai Koefisien Determinan (R2) sebesar 54,2% Dan nilai Koefisien Korelasi (R) sebesar 73,6%.
ANALISIS KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN SIRING SDN 037 PENAJAM Hamriani Ryka; Irna Hendriyani
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1135.455 KB)

Abstract

Proyek Pembangunan Siring SDN 037 Penajam dengan waktu penyelesaian pekerjaan selama 80 hari kalender pada kenyataannya di lapangan pelaksanaan pekerjaan belum selesai, sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Langkah yang diambil untuk penyelesaian proyek yaitu membuat suatu metode pengendalian manajemen proyek, yaitu pengendalian waktu dan biaya. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi terhadap kinerja kontraktor pelaksana dari awal pelaksanaan pekerjaan Proyek Pembangunan Siring SDN 037 Penajam sampai proyek tersebut selesai dengan menggunakan metode Earned Value Analysis (EVA) dengan tiga indikator BCWS (Budget cost of work schedule), BCWP(Budget cost of work performed) dan ACWP (Actual cost of work performed). Dan Analisa Varians CV (Cost Varians), SV (Schedule Varians),CPI (Cost Performance Index) dan SPI (Schedule Performance Index). Berdasarkan hasil perhitungan realisasi, waktu pelaksanaan proyek lebih lambat dari jadwal rencana. Jadwal rencana 11 minggu dan waktu pelaksanaan 15 minggu. Dengan nilai CPI 0,36 dan SPI 0,83 menunjukkan biaya pelaksanaan proyek lebih kecil dari anggaran rencana dan waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana.
OPTIMALISASI PEMAKAIAN ALAT BERAT DALAM PROYEK JEMBATAN DI LAHAN GAMBUT Irna Hendriyani; Hamriani Ryka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.584 KB)

Abstract

Jembatan menjadi tumpuan untuk menghubungkan dan membuka wilayah-wilayah terpencil, pelosok-pelosok desa dan daerah-daerah penting lainnya. Di dalam pelaksanaan proyek jembatan khususnya di laha Rawa biasanya terjadi banyak tantangan dan kendala baik yang terduga maupun yang tidak terduga. Untuk itu penyusun mengangkat penjadwalan proyek dengan mengoptimalkan kinerja alat berat perlu karena alat berat merupakan salah satu faktor yang menetukan hasil dalam suatu proyek.
Sistem Informasi Geografis (GIS) dengan Arcgis dalam Pemanfaatan Analisis Banjir di Kelurahan Sepinggan: Geographic Information System (GIS) with Arcgis in Utilizing Flood Analysis in Sepinggan Village Hamriani Ryka; martheana Kencanawati; Abdul Syahid
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.584 KB)

Abstract

Pemetaan banjir sangat dibutuhkan dalam mengetahui daerah rawan banjir, salah satunya di Kelurahan Sepinggan Balikpapan. Ada tiga parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penggunaan lahan, kelerengan, dan curah hujan. Sistem informasi geografis (SIG) dalam penelitian ini dapat digunakan untuk mengetahui daerah rawan banjir dengan menggunakan analisa SIG, mengetahui besar bobot masing-masing faktor banjir, curah hujan rencana periode ulang 20 tahun, analisis hidrologi serta peta sebaran hujan. Parameter tersebut dianalisis menggunakan ArcGIS overlay intersection dan diberi bobot dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Curah hujan rencana untuk periode ulang 20 tahun menggunakan metode gumbel sebesar 824,41 mm, dan untuk sebaran hujan dengan metode Ishoyet sebesar 490,56 mm. Penggunaan lahan di Kelurahan Sepinggan terdiri dari semak belukar sebesar 48,27% dan Pemukiman atau tempat kegiatan sebesar 37,79%, dimana potensi rawan banjir lebih besar di daerah pemukiman. Analisa kelerengan dengan kemiringan lereng 15-25% paling luas dan 0-8% dengan persentase luas 28,53%, dimana kemiringan lereng 0-8% yang mempunyai potensi rawan banjir. Perhitungan metode AHP didapatkan bobot penggunaan lahan (0,480), curah hujan (0,480), kelerengan (0,120) yang kemudian di analisis ArcGIS dan menghasilkan peta rawan banjir diperoleh luas daerah paling aman 3,89%, aman 27,37%, terancam 27,11%, rawan 41,46%, dan sangat rawan 0,17%. Kata Kunci : Banjir, AHP, Sistem Informasi Geografis, ArcGIS, Analisa SIG Flood mapping is needed in knowing flood-prone areas, one of which is in Sepinggan Village, Balikpapan. There are three parameters used in this study, namely land use, slope, and rainfall. Geographic information system (GIS) in this study can be used to determine flood-prone areas by using GIS analysis, knowing the weight of each flood factor, rainfall plan for a 20-year return period, hydrological analysis and rain distribution maps. These parameters are analyzed using ArcGIS overlay intersection and are weighted with the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The planned rainfall for the 20-year return period uses the gumbel method of 824.41 mm, and for the distribution of rain with the Ishoyet method of 490.56 mm. Land use in the Sepinggan Village consists of shrubs by 48.27% and Settlements or places of activity by 37.79%, where the potential for flood-prone is greater in residential areas. Slope analysis with the largest slope of 15-25% and 0-8% with a percentage of area 28.53%, where the slope of 0-8% which has the potential for flood-prone. Calculation of AHP method obtained weight of land use (0,480), rainfall (0,480), slope (0,120) which was then analyzed by ArcGIS and produced flood prone maps obtained the safest area of ​​3.89%, safe 27.37%, threatened 27, 11%, 41.46% prone, and very vulnerable 0.17%. Keyword : Flood, AHP, Geographic Information System, ArcGIS, GIS Analysis
Pengaruh Putar Balik Aarah (U-Turn) Pada Simpang Tak Bersinyal Eks Puskib Balikpapan: The Effectt of U-Turn on the Unsignal Exchange of Eks Puskib Balikpapan Gunaedy Utomo; Hamriani Ryka; Olivia Octafiani
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.928 KB)

Abstract

Kondisi simpang Eks Puskib Jalan Ahmad Yani Balikpapan yang cukup padat menyebabkan simpang tersebut sering terjadi kemacetan. Tidak jauh berbeda dengan U-Turn yang berada di Jalan Jend Ahmad Yani yang menyebabkan panjang antrian kendaraan. Hal ini dikarenakan adanya kendaraan yang ingin melakukan putar balik (U-Turn) yang hendak pergi ke arah Rapak maupun ke arah Gunung Sari. Metode penelitian yang digunakan berupa survey selama 3 hari. Data yang digunakan adalah data geometri, data kondisi lingkungan, arus lalu lintas, panjang antrian, dan data sekunder berupa data jumlah penduduk kota Balikpapan dan kendaraan kota Balikpapan. Analisis data menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 untuk Simpang Tak Bersinyal. Berdasarkan hasil analisis didapatkan jam puncak tertinggi terjadi pada hari Selasa jam 16.15 – 18.00 wita dengan Derajat Kejenuuhan (DS) sebesar 0,72, yang artinya masuk tingkat pelayanan level C. Untuk arah putar balik arah (U-Turn) di dari arah Gunung Sari dengan kecepatan rata-rata jenis kendaraan MC sebesar 16,21 km/jam dan jenis kendaraan LV sebesar 7,43 km/jam. Sementara dari arah Rapak dengan kecepatan rata-rata jenis kendaraan MC sebesar 5,33 km/jam dan jenis kendaraan LV sebesar 11,15 km/jam dengan Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 0,04, yang artinya berada pada tingkat pelayanan A. The congestion of the Ex Puskib Jalan Ahmad Yani Balikpapan intersection, which causes traffic jams to occur. Not much different from the U-Turn which is on Jalan Jend Ahmad Yani which causes long queues of vehicles. This is because there are vehicles that want to make a U-turn that is going to Rapak or Gunung Sari. The research method used was a survey for 3 days. The data used are geometric data, environmental condition data, traffic flow, queue length, and secondary data in the form of data on the population of Balikpapan and Balikpapan city vehicles. Data analysis used the Indonesian Road Capacity Manual 1997 for Unmarked Intersections. Based on the results of the analysis, it was found that the highest peak hour occurred on Tuesday at 16.15 - 18.00 wita with a Degree of Saturation (DS) of 0.72, which means that it entered the level C service level. with an average speed of the MC vehicle type of 16.21 km / hour and the LV type of vehicle of 7.43 km / hour. Meanwhile, from the direction of Rapak, the average speed of the type of MC vehicle is 5.33 km / hour and the type of LV vehicle is 11.15 km/ hour with a degree of saturation (DS) of 0.04, which means that it is at service level A.
ANALISIS SISTEM DRAINASE PADA WILAYAH RAWAN BANJIR SIMPANG JALAN MANUNGGAL-MT HARYONO BALIKPAPAN: ANALYSIS OF DRAINAGE SYSTEM IN FLOOD AREAS MANUNGGAL-MT HARYONO JUNCTION BALIKPAPAN Wahidin Alaudin; Maslina; Syadila Melawardani; Hamriani Ryka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.781 KB)

Abstract

Simpang Jalan Manunggal - MT. Haryono di Kecamatan Balikpapan Selatan merupakan salah satu titik rawan banjir di Kota Balikpapan apabila hujan turun dengan intensitas yang tinggi. Pada penelitian ini dilakukannya analisis sistem drainase dan analisis hidrologi bertujuan untuk menghitung debit rencana banjir menggunakan metode rasional. Dengan curah hujan rencana untuk periode ulang 10 tahun menggunakan metode gumbel sebesar 648,99 mm. Berdasarkan hasil analisis, perlu adanya perencanaan sistem drainase baru dan perlunya pemeliharaan dan pembersihan drainase dari sampah dan sedimentasi. The traffic lights intersection of street Manunggal in South Balikpapan District is on of the flood-prone points in Balikpapan City if it rain so hard to get high intensity. In this research, analysis of the drainage system and hydrological purpose to calculation Rational flood Method. And so far to planned rainfall for a return period of 10 years using the Gumbel Method of 648,99 mm. Based on the results of the analysis, it is necessary to plan a new drainage system and maintenance from garbage/sediment.