Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

INOVASI PRODUK BISKUIT BERBASIS DAGING IKAN TOMAN DAN TEPUNG KELAKAI SEBAGAI MAKANAN FUNGSIONAL Firlianty, Firlianty; Najamuddin, Anang; Syarifuddin Yusuf, Noor
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 1 (2024): Juni 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i1.15254

Abstract

Upaya peningkatan produksi pangan pada lahan gambut dan lahan sulfat masam memerlukan pendekatan dan teknologi spesifik dan inovatif, yang dicirikan oleh peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi serta perbaikan lingkungan dan sosial budaya. Tujuan Penelitian untuk memperkenalkan produk inovatif unggulan dari lahan gambut dan memperluas jaringan kerjasama dalam pengembangan teknologi lanjutan; kerjasama sertifikasi produk; perluasan promosi dan pasar atas produk, Meningkatkan sinergi inovasi yang berkelanjutan dengan lembaga riset inovasi pangan baik di daerah, nasional maupun internasional. Metode Penelitian adalah Eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Kandungan gizi cookies daging ikan Toman dan tepung Kalakai pada komponen uji kadar air, kadar abu dan serat kasar berada dalam kondisi diatas nilai maksimum SNI 01-2973-1992. Kandungan karbohidrat berada dalam kondisi dibawah nilai minimum SNI 01-2973-1992. Sedangkan kandungan protein, lemak, daya cerna protein dan kandungan energi berada dalam kondisi diatas nilai minimum SNI 01-2973-1992. Kandungan Fe dan Zn sesuai dengan Acuan Label Pangan (ALG) berdasarkan kesepakatan WNPG (2004).Disarankan perlu diadakan penelitian lanjutan untuk memperbaiki komposisi gizi, penampakan secara keseluruhan dan meminimalisir aroma amis yang terdapat pada cookies.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENGOLAHAN BAKSO IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) Hermansyah, Hermansyah; Firlianty, Firlianty; Yasin, Mohammad Noor
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3562

Abstract

Bakso ikan merupakan penerapan diversifikasi atau penganekaragaman produk hasil perikanan sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Diversifikasi olahan ikan gabus merupakan motivasi baru untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa ikan gabus dapat dibuat makanan yang lebih menarik dan tetap bergizi yang dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak, dewasa, sampai lanjut usia. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pengolahan bakso ikan gabus adalah untuk menyiapkan kelompok masyarakat yang mampu dan bisa mengolah bakso ikan gabus sebagai alternatif mata pencaharian sekaligus juga untuk pemenuhan kebutuhan protein tinggi dan peningkatan pendapatan masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu : 1) kegiatan penyuluhan sosialisasi program : tingkat pengetahuan masyarakat 70% dari peserta/masyarakat, dan tingkat pengetahuan masyarakat 85% sudah mengetahui dan teknik pengolahan bakso ikan 2). Pendampingan : masyarakat merasakan puas 90% terhadap pendampingan yang diberikan, dan 65% mengharapkan pendampingan lanjutan, 3). Pelatihan : 75% masyarakat sudah menguasai dan bisa menerapkan penggunaan pengolahan bakso ikan, 50% ragu-ragu menerapkan pengolahan bakso ikan, dan 5% masyarakat masih belum memahami teknik pengolahan bakso ikan
Urgensi Kerjasama Satuan Tugas Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Palangka Raya Dan Institusi Eksternal Dalam Penanganan Kasus Kiki Kristanto; Firlianty, Firlianty; Theresia Mentari; Joanita Jalianery
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2025): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v3i1.1032

Abstract

Urgensi kerjasama antara Satgas PPKS Universitas Palangka Raya dan institusi eksternal menjadi semakin penting dalam menghadapi kasus kekerasan seksual yang kompleks. Latar belakang masalah ini mencakup tantangan yang dihadapi oleh Satgas PPKS dalam menangani kasus secara mandiri, yang seringkali memerlukan sumber daya dan keahlian dari luar kampus, serta didasari oleh kebutuhan akan sinergi yang kuat dengan institusi eksternal, seperti lembaga hukum, organisasi non-pemerintah, dan pihak kepolisian, guna memberikan dukungan yang komprehensif kepada korban dan memastikan keadilan dapat ditegakkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pentingnya kolaborasi tersebut dan bagaimana sinergi antara berbagai institusi dapat meningkatkan efektivitas penanganan kasus kekerasan seksual. Argumen utama penelitian ini adalah bahwa kolaborasi lintas institusi akan memberikan dukungan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi korban, serta memperkuat upaya pencegahan di lingkungan kampus Universitas Palangka Raya. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan analisis dokumen terkait kerjasama antar institusi/lembaga. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kerjasama antara kampus dan institusi eksternal, serta menunjukkan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam menangani kekerasan seksual di lingkungan akademik.
SOSIALISASI PENGASAPAN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) TANPA DURI BAGI PELAKU USAHA MIKRO Hermansyah, Hermansyah; Firlianty, Firlianty
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengasapan ikan bandeng (Chanos chanos) tanpa duri merupakan penerapan diversifikasi atau penganekaragaman produk hasil perikanan sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Penganekaragaman produk olahan hasil perikanan untuk meningkatkan permintaan dan menciptakan alternatif bagi pengolah hasil perikanan untuk mengembangkan usaha sehingga menambah penghasilan yang dapat dijadikan usaha rumahan. Bandeng adalah ikan air payau yang populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Dijuluki “ikan rakyat” karena harganya terjangkau, bandeng memiliki tekstur daging yang lembut dan rasa gurih alami. Manfaat kesehatan dari ikan bandeng yaitu : menyehatkan jantung, mendukung pertumbuhan anak, mencegah osteoporosis, meningkatkan kualitas tidur, dan menyehatkan kulit. Pelatihan yang diberikan dalam rangka mendukung pengembangan produksi Usaha Kecil Mikro tetap memiliki semangat dan motivasi tinggi penggerak perubahan dalam mengembangkan produk olahan yang memiliki potensi ekonomi dan tetap menjaga ekosistem. Tujuan kegiatan pelatihan pengabdian kepada masyarakat pengolahan bandeng asap adalah untuk menyiapkan kelompok pelaku usaha mikro yang mampu dan bisa mengolah bandeng asap sebagai alternatif mata pencaharian sekaligus untuk pemenuhan kebutuhan protein tinggi dan peningkatan pendapatan masyarakat. Pelatihan dilaksanakan di Desa Natai Sedawak Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu : 1) kegiatan pelatihan program : tingkat pengetahuan masyarakat 75% dari peserta/masyarakat, dan tingkat pengetahuan masyarakat 80% sudah mengetahui dan teknik pengolahan bandeng asap 2). Pendampingan : masyarakat merasakan puas 85% terhadap pendampingan yang diberikan, dan 65% mengharapkan pendampingan lanjutan, 3). Pelatihan : 85% masyarakat sudah menguasai dan bisa menerapkan penggunaan pengolahan bandeng asap, 25% ragu-ragu menerapkan pengolahan bandeng asap, dan 5% masyarakat
Penggunaan Aplikasi InaRisk Personal Untuk Mengetahui Kesiapsiagan Masyarakat Dalam Mitigasi Bencana Di Kabupaten Katingan: The Use of the InaRisk Personal Application to Determine Community Preparedness in Disaster Mitigation in Katingan Regency Triyadi, Antonius; Firlianty, Firlianty; Yulianto, Santosa; Yulianti, Reri; Aguswan, Yusuf
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.23604

Abstract

In today's digital era, training and professional competency development in using mobile applications is crucial. To help the public understand their Community Preparedness Index (CSI), the government has created an application called InaRISK Personal. This online application, available for Android and iOS, provides information on the hazard level of an area and provides action recommendations for participatory anticipation. This application was developed jointly by the government and other parties experienced in disaster education in Indonesia. In its development, InaRISK Personal includes several additional features to support disaster risk reduction efforts, including vulnerability surveys and household-level preparedness. The results of this training are also expected to serve as a basis for village officials and the community regarding disaster management at the regional and village levels. Therefore, we took a role in initiating the activity "Training on Using the InaRisk Personal Application to Determine Community Preparedness in Disaster Mitigation in Katingan Regency."
EDUKASI ECOPRINT DAN DAUR ULANG BOTOL BEKAS MENJADI CELENGAN SEBAGAI PRODUK KREATIF BERNILAI EKONOMI DI DESA TEWANG PANJANG KABUPATEN KATINGAN Firlianty, Firlianty; Ellydia Ludang
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic waste, particularly single-use plastic bottles, has become a growing environmental issue in both urban and rural areas. Tewang Panjang Village, Katingan Regency, faces similar challenges due to limited waste management systems and low utilization of plastic waste into economically valuable products. Conversely, the village possesses abundant natural resources that can be utilized for environmentally friendly creative economic development. This community service program aimed to enhance environmental awareness and creative economic skills through ecoprint education and the recycling of plastic bottles into piggy banks with economic value. The program employed a participatory community empowerment approach, including preparation, socialization, and hands-on practice. The results indicated increased community knowledge and skills, the creation of ecoprint products and recycled piggy banks, as well as improved environmental awareness and entrepreneurial motivation. This program contributes to strengthening local creative economy and supporting sustainable environmental management in Tewang Panjang Village