Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Orangtua Dengan Kejadian Pernikahan Usia Dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Aprilia, Siska; Wisroni, Wisroni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.371 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kejadian pernikahan usia dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, yang salah satu penyebabnya karena pola asuh demokratis orang tua. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan Pola asuh demokratis orang tua, menggambarkan kejadian pernikahan usia dini, dan melihat hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kejadian pernikahan usia dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Penelitian ini termasuk kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah 45 orang remaja yang menikah diusia dini. Sampel diambil 67% yaitu 30 orang dengan teknik sampel Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data berupa angket dengan alatnya berupa kuisioner. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pola asuh orang tua dalam mendidik anak dikategorikan kurang demokratis; (2) Kejadian pernikahan usia dini di Kecamatan Lubuk Sikaping tergolong tinggi; (3) Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua yang kurang demokratis dengan kejadian pernikahan dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Disarankan kepada (1) Orang tua agar meningkatkan pola asuh demokratis dalam mengasuh, membimbing dan mendidik anaknya; (2) Lembaga pemberdayaan keluarga agar dapat meningkatkan kemampuan pengasuhan demokratis orang tua dalam mendidik anak; (3) Kepada peneliti lain agar dapat meneliti variabel lain yang mempengaruhi pernikahan usia dini.
Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Orangtua Dengan Kejadian Pernikahan Usia Dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Aprilia, Siska; Wisroni, Wisroni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kejadian pernikahan usia dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, yang salah satu penyebabnya karena pola asuh demokratis orang tua. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan Pola asuh demokratis orang tua, menggambarkan kejadian pernikahan usia dini, dan melihat hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan kejadian pernikahan usia dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Penelitian ini termasuk kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah 45 orang remaja yang menikah diusia dini. Sampel diambil 67% yaitu 30 orang dengan teknik sampel Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data berupa angket dengan alatnya berupa kuisioner. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pola asuh orang tua dalam mendidik anak dikategorikan kurang demokratis; (2) Kejadian pernikahan usia dini di Kecamatan Lubuk Sikaping tergolong tinggi; (3) Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua yang kurang demokratis dengan kejadian pernikahan dini di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Disarankan kepada (1) Orang tua agar meningkatkan pola asuh demokratis dalam mengasuh, membimbing dan mendidik anaknya; (2) Lembaga pemberdayaan keluarga agar dapat meningkatkan kemampuan pengasuhan demokratis orang tua dalam mendidik anak; (3) Kepada peneliti lain agar dapat meneliti variabel lain yang mempengaruhi pernikahan usia dini.
Penguatan Sumber Daya Insani Menuju Unit Usaha Berkualitas Di Koperasi Rakhis PP. Nazhatut Thullab Sampang Qadarin, Maryam; Mahmudi; Suliyeh; Aprilia, Siska; Sahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 3 No 1 (2024): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/tepiswiring.v3i1.3828

Abstract

Business unit management, especially in cooperatives, plays a central role in the economic growth of communities. A study was conducted on Rakhis Cooperative in PP. Nazhatut Thullab, Prajjan Village, Camplong Subdistrict, Sampang Regency, identifying challenges, particularly related to human resources quality. The analysis reveals variations in employees' education and the need to enhance technical skills, understanding of cooperative regulations, and mastery of information technology. Therefore, community service activities focus on skills training, emphasizing financial management, marketing, and information technology. The method involves needs analysis, training program design, active participant involvement, selection of quality speakers, ongoing monitoring and evaluation, and dissemination of results. The results show the success of training in improving employees' knowledge and skills. Despite facing some obstacles, such as resistance to change, development opportunities include advanced programs and partnerships with relevant institutions or experts. In conclusion, strengthening human resources in Rakhis Cooperative through training can be a key to sustainability and a more significant contribution to economic and social development in the region
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN INVESTASI BAGI GENERASI MILINEAL (STUDI KASUS PADA MAHASISWA STIE APRIN PALEMBANG) Mayura, Raka; Dari, Wulan; Nopita, Sukesi; Damayanti, Suci; Aprilia, Siska; P.Y, Anggie Erika; Saputra, Tedy Setiawan
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 4 No 1 (2024): Entrepeneurship and Creative Economy In The Digital Era
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the factors that influence investment decisions in the millennial generation, especially STIE APRIN Palembang students. Using a case study method, this research used thematic analysis to extract in-depth information from 30 student respondents. Data was collected through questionnaires and in-depth interviews, then analysed using a thematic approach to identify key patterns and themes. The results showed that factors such as financial literacy, financial behaviour, economic conditions, and government policies strongly influence millennials' investment decisions. All respondents had a basic understanding of investment, but only 50% had attended investment training. The findings indicate the need for increased financial literacy education and training programmes among university students.
Eksplorasi Ragam Penelitian dalam Pengembangan Ilmu Pendidikan Agama Islam Usmiati, Nevianti Dewi Suyanlis; Aprilia, Siska; Amir, Muh Ikraam Sayyid; Saprin, Saprin; Majid, Jamaluddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6714

Abstract

This article discusses various research approaches in Islamic Religious Education (PAI), including qualitative, quantitative, mixed methods, and research and development (RD) approaches. The purpose of this study is to analyze the contribution of each approach to the development of Islamic education theory and practice. This research was conducted using a literature review method based on relevant national and international journals. The findings indicate that each approach has a unique role, ranging from exploring spiritual values to developing applicable learning media. This study recommends strengthening methodological capacity in PAI research to enhance its relevance and impact on current and future Islamic education.
Analisis Nilai-Nilai Religius pada Film "Surga yang Tak Dirindukan 2" Aprilia, Siska; Aini, Rofiqotul
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 3, No. 2, Desember 2023, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v3i2.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghetaui nilai religius pada film “Surga Yang Tak Dirindukan 2” yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo yang diangkat dari Novel by Asma Nadia. (2) mendeskripsikan nilai religius pada film “Surga Yang Tak Dirindukan 2” yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Peneliti melakukan observasi atau pengamatan secara mendalam dengan menonton adegan-adegan atau cuplikan-cuplikan dari film Surga Yang Tak Dirindukan 2. Kemudian peneliti mencatat dan memilih beberapa adegan atau scene penting yang merupakan inti dari permasalahan yang telah dirumuskan kemudian dianalisis. Film Surga Yang Tak Dirindukan 2 dirilis ke publik pada 9 Februari 2017 dan di sutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini digarap oleh rumah produksi MD Pictures serta Manoj Punjabi. Penelitian ini membahas mengenai nilai-nilai religius di kehidupan sehari- hari dari sisi kehidupan rumah tangga. nilai-nilai religius seiring perkembangan zaman mulai memudar. Dari hasil penelitian analisis nilai-nilai religius pada film “Surga Yang Tak Dirindukan 2” dapat ditarik kesimpulan yaitu, nilai-nilai religius yang dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari shalat, hablum minallah hablum minnanas, berdoa setelah sholat, berprasangka baik terhadap seseorang, berdakwah, berbakti kepada orang tua, amanah, serta iklhas menerima takdir Allah swt.
Relevansi Pembelajaran Langsung (Konvensional) di Era Modern Aprilia, Siska; Usman, Usman; Qaddafi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembelajaran langsung (konvensional) adalah sebuah pendekatan yang menempatkan guru sebagai pusat proses belajar, di mana materi disampaikan secara terstruktur dan berurutan kepada peserta didik. Pendekatan ini masih banyak dipakai di berbagai tingkat pendidikan karena dinilai mampu menyajikan pengetahuan dasar serta konsep-konsep penting dengan runtut dan jelas. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana strategi pembelajaran langsung diterapkan, apa saja kelebihan dan kelemahannya, serta sejauh mana strategi ini masih relevan dalam pendidikan saat ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Temuan penelitian mengungkap bahwa meskipun sering dikaitkan dengan model pembelajaran tradisional, strategi pembelajaran langsung tetap dapat menjadi pilihan yang efektif terutama pada pencapaian tujuan kognitif, asalkan diterapkan secara kreatif dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter peserta didik.
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT DI SD DENGAN PENDEKATAN MODEL STAKE Suryadin, Asyraf; Agustina, Yogi Alif; Aprilia, Siska; Rani, Delvi
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9688

Abstract

Elementary school at SD Negeri 57 Pangkalpinang integrates character building through the pencak silat extracurricular program, recognized as a national cultural heritage. The focus of this study is to evaluate the effectiveness of the program's implementation to ensure alignment between planning and actual results. The research used a descriptive evaluative approach through the Stake model, which included analysis of antecedents, transactions, and outcomes, involving the principal, coaches, and parents. The findings revealed that at the antecedents stage, the program's objectives were not formally documented, and coaches needed to strengthen child-specific pedagogical competencies. In the transactions dimension, activities ran routinely twice a week with good interaction, although there were no standard operating procedures related to discipline. The outcomes showed that the program was highly effective in improving physical fitness and fostering discipline and sportsmanship in students, with adequate mastery of basic techniques. The main conclusion emphasized that although the pencak silat program had a positive impact on students' non-academic development, schools needed to immediately standardize the objective documents, improve training facilities, and set more competitive achievement targets. This systematic evaluation serves as a crucial foundation for school management to optimize the potential of local culture in realizing holistic, targeted, and sustainable character education so that it can provide real benefits for all school members in the future. ABSTRAK Pendidikan dasar di SD Negeri 57 Pangkalpinang mengintegrasikan pembinaan karakter melalui ekstrakurikuler pencak silat sebagai warisan budaya nasional. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program tersebut untuk memastikan keselarasan antara perencanaan dan hasil nyata di lapangan. Langkah penelitian menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif melalui model Stake yang mencakup analisis antecedents, transactions, dan outcomes dengan melibatkan kepala sekolah, pelatih, serta orang tua siswa. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pada tahap antecedents, tujuan program belum terdokumentasi secara formal dan pelatih memerlukan penguatan kompetensi pedagogik khusus anak. Pada dimensi transactions, kegiatan berjalan rutin dua kali seminggu dengan interaksi yang baik, meskipun belum memiliki standar operasional prosedur terkait kedisiplinan. Hasil capaian atau outcomes menunjukkan bahwa program ini sangat efektif meningkatkan kebugaran jasmani serta membentuk karakter disiplin dan sportivitas peserta didik, dengan penguasaan teknik dasar yang memadai. Simpulan utama menegaskan bahwa meskipun program pencak silat memberikan dampak positif bagi perkembangan nonakademik siswa, sekolah perlu segera melakukan standarisasi dokumen tujuan, melengkapi sarana latihan, dan menetapkan target prestasi yang lebih kompetitif. Evaluasi sistematis ini menjadi landasan krusial bagi manajemen sekolah guna mengoptimalkan potensi budaya lokal dalam mewujudkan pendidikan karakter yang holistik, terarah, dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga sekolah di masa depan.  
Enhancing Junior High School Students’ Mathematical Problem-Solving Ability through GeoGebra-Assisted Project-Based Learning Aprilia, Siska; Harini, Novita Vindri; Siswono, Tatag Eko Yuli
Journal of the Indonesian Mathematics Education Society Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of the Indonesian Mathematics Education Society
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jimes.v4n1.p61-68

Abstract

This study aims to describe the improvement in students' mathematical problem-solving abilities taught using a GeoGebra-assisted project-based learning model. This study is a quasi-experiment with a post-test only control group design. The population of this study was all eighth-grade students at SMP PGRI 2 Denpasar in the 2016/2017 academic year, distributed across 11 classes. The sample was determined using cluster random sampling to obtain 3 classes as the research sample. Data on students' mathematical problem-solving abilities were collected using an essay test. The results of the hypothesis test using ANOVA showed that Fcount = 29.7061 was greater than Ftable = 3.06. This means that there is a difference in mathematical problem-solving ability between students who participated in learning using the GeoGebra-assisted project-based learning model, the project-based learning model alone, and the 5M model. Therefore, a further test was conducted using the Scheffe test. Based on the Scheffe test and the average scores of each sample group, it was found that the mathematical problem-solving ability of students who participated in project-based learning assisted by GeoGebra was better than that of students who participated in project-based learning alone and students who participated in the 5M model. Furthermore, it was found that the mathematical problem-solving ability of students who participated in project-based learning was better than that of students who participated in the 5M model. Therefore, it can be concluded that the GeoGebra-assisted project-based learning model is better than the project-based learning model alone and the 5M learning model in improving students' mathematical problem-solving ability.