Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agroteksos

PENGARUH TEKNIK BUDIDAYA DAN APLIKASI PUPUK HAYATI MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI BERAS HITAM (Oryza sativa L.) Pratama, I Gusti Ngurah Agung; Mahardika, Ida Bagus Komang; Wangiyana, Wayan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1428

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik budidaya dan aplikasi pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil padi beras hitam, dengan melaksanakan percobaan di lahan sawah petani di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung (Bali), dari bulan April hingga Agustus 2024. Percobaan ditata dengan rancangan Split Plot dengan tiga blok dan dua faktor perlakuan, yaitu teknik budidaya padi (B1: konvensional; B2: sistem irigasi aerobik (SIA); B3: SIA + kacang hijau) sebagai petak utama, dan pupuk hayati mikoriza (M0: tanpa; M1: dengan mikoriza) sebagai anak petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk hayati mikoriza berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel pengamatan, kecuali jumlah gabah hampa. Teknik budidaya padi juga berpengaruh nyata terhadap hampir semua variabel pengamatan, kecuali tinggi tanaman, jumlah anakan, dan jumlah malai, tetapi pengaruh interaksi signifikan terhadap jumlah daun, anakan, malai, gabah berisi, dan hasil gabah. Berdasarkan pola interaksinya, kombinasi perlakuan terbaik adalah B3M1 (tumpangsari disertai aplikasi pupuk hayati), yang menghasilkan jumlah daun, anakan, malai, gabah berisi dan hasil gabah tertinggi, dengan hasil gabah 96,04 g/rumpun. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi teknik tumpangsari dan aplikasi pupuk hayati mikoriza berpotensi sebagai pendekatan budidaya berkelanjutan yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas padi beras hitam. Abstract. This study aims to determine the effect of cultivation techniques and mycorrhiza biofertilizer application on growth and yield of black rice, by conducting an experiment in a farmer's ricefield in Taman Village, Abiansemal District, Badung Regency (Bali), from April to August 2024. The experiment was arranged with Split Plot design comprising three blocks and two treatment factors, namely rice cultivation techniques (B1: conventional; B2: aerobic irrigation system (AIS); B3: AIS + mungbean) as main plots, and mycorrhiza biofertilizer (M0: without; M1: with mycorrhiza) as subplots. The results showed that mycorrhiza biofertilizer significantly affected all observation variables, except unfilled grain number. Rice cultivation techniques also significantly affected almost all observation variables, except plant height, tiller number, and panicle number, but interaction effects were significant on the number of leaves, tillers, panicles, filled grains, and grain yield. Based on the interaction pattern, the best treatment combination was B3M1 (intercropping with biofertilizer application), which produced the highest number of leaves, tillers, panicles, filled grains, and grain yield, with grain yield of 96.04 g/clump. These results indicate that integration of intercropping and biofertilizer application has the potential to be an effective sustainable cultivation approach to increase the productivity and quality of black rice.
PENGARUH MULSA PLASTIK DAN TUMPANGSARI DENGAN KACANG HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI BERAS HITAM SISTEM IRIGASI AEROBIK Nggale, Aloysius Rabata; Mahardika, Ida Bagus Komang; WANGIYANA, Wayan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1429

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mulsa plastik dan tumpangsari dengan kacang hijau terhadap pertumbuhan dan hasil padi beras hitam pada sistem irigasi aerobik. Percobaan dilaksanakan di Desa Taman, Abiansemal, Badung, Bali dari dari bulan April sampai dengan Agustus 2024, yang ditata menurut rancangan Split Pot design dengan tiga blok (ulangan) dan dua faktor perlakuan, yaitu mulsa plastik (P0: tanpa mulsa plastik; P1: dengan mulsa plastik penutup bedeng) dan tumpangsari (T0: tanpa tumpangsari; T1: tumpangsari padi beras hitam dengan kacang hijau). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mulsa plastik pada bedeng penanaman padi beras hitam berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah anakan, jumlah malai, jumlah gabah berisi, jumlah gabah hampa, dan hasil gabah per rumpun dengan rata-rata hasil gabah lebih tinggi pada aplikasi mulsa plastik (84,97 g/rumpun) dibandingkan tanpa mulsa plastik (66,88 g/rumpun), sedangkan tumpangsari dengan kacang hijau hanya berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat 100 gabah berisi. Namun demikian, pengaruh interaksi antar faktor perlakuan hanya signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah gabah berisi per malai dan per rumpun, berat 100 gabah, dan hasil gabah, dengan rata-rata hasil gabah tertinggi pada padi beras hitam tumpangsari dengan kacang hijau pada bedeng bermulsa plastik (89,65 g/rumpun). Abstract. This study aims to determine the effect of plastic mulch and intercropping with mungbean on growth and yield of black rice in an aerobic irrigation system. The experiment was conducted in Taman Village, Abiansemal, Badung, Bali from April to August 2024, which was arranged according to Split Pot design with three blocks (replications) and two treatment factors, namely plastic mulch (P0: without plastic mulch; P1: with plastic mulch covering the raised-beds) and intercropping (T0: without intercropping; T1: intercropping black rice with mungbean). The results showed that the application of plastic mulch on the raised-beds significantly affected number of leaves, tillers, panicles, filled grains, unfilled grains, and grain yield per clump with higher grain yield under application of plastic mulch (84.97 g/clump) compared to without plastic mulch (66.88 g/clump), while intercropping with mungbean only significantly affected plant height and weight of 100 filled grains. However, interaction effects between the treatment factors were significant only on plant height, number of filled grains per panicle and per clump, weight of 100 grains, and grain yield, with the highest grain yield was on black rice plants intercropped with mungbean grown on the raised-beds covered with plastic mulch (89.65 g/clump).