Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Cookies Buah Gayam Di Dusun Panjangan Azzahra, Atikah; Rahmawati, Amin Yoga; Tariani, Fitri; Nabilah, Khairina Putri; Hurek, Sriwahyuni Putri; Sukaca, Firola; Kurniasari, Yulinda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(1).24-27

Abstract

So many Gayam that we can find in Panjangan village, Sendangsari can be used as one of those things that can be used as food and also can be the resources to boost the economy at Panjangan Village. Gayam with the Latin name Inocarpus Fagifer contains antioxidants. At Panjangan Village, people boil Gayam and make chips from gayam. Therefore, doing development innovation in gayam processing which can increase market value and can also be consumed by all. The method used is observation and interviews at Panjangan Village, Sendangsari, Bantul. from developed innovation in gayam processing, produced a product namely Cookies gayam. Keywords: product development, cookies, gayam
Pemanfaatan Tempe Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Brownies (Brotela) di Dusun Bromo, Desa Kalinegoro, Magelang Salsafia, Aisyah; Rachma, Annisa Yunia; hidayat, kukuh; Sari, Indah; Hariawan, Desi Antika; Dewi, Egy Rizqika; Septiani, Nyayu Hindun; soraya, muna; Rizqi, Wahyu; Wahyuda, Dinil Qowim; Hidayat, Muhammad; Kurniasari, Yulinda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).69-76

Abstract

Berdasarkan Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi balita stunting di Kota Magelang sebesar 13,9%. Menurut Informasi Rekap Hasil Pendampingan Keluarga 2023 di desa Kalinegoro jumlah risiko stunting baduta yaitu 2 orang dan ibu hamil yaitu 7 orang. Maka dari itu KKN UAA melakukan sebuah eksperimen pembuatan produk untuk menurunkan angka stunting di Kota Magelang dengan berinovasi brownies tempe dan labu kuning. Pengembangan produk pangan berbasis kearifan lokal dengan menggunakan bahan dari UMKM masyarakat di Desa Kalinegoro yaitu tempe sebagai bahan utama pembuatan brownies, untuk menjadi bahan dasar pengganti tepung terigu dan pemanfaatan UMKM. Menggunakan metode eksperimen dengan teknik analisis dalam pengembangan produk. Penelitian eksperimen bertujuan untuk mengetahui kualitas rasa, aroma, tekstur, lama daya tahan, biaya, serta menambah wawasan dalam mengolah dan menambah aneka olahan dari tempe dan labu kuning. Tempe mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12 serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Labu kuning juga mengandung antioksidan sebagai penangkal radikal bebas dan penyakit kanker. KKN-T Alma Ata bekerja sama dengan pihak Puskesmas, ibu-ibu PKK, dan para kader Posyandu di setiap dusun untuk memperkenalkan olahan tempe berupa brownies. Dalam kegiatan ini masyarakat sebagai sasarannya. Dengan perwakilan kader dan PKK disetiap dusun untuk mengikuti program kegiatan pembuatan brownies tempe dan labu. Sehingga dari perwakilan kader dan PKK disetiap dusunnya diharapkan dapat memberikan informasi kepada seluruh masyarakat di semua dusun. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan makanan sehat berupa brownies tempe dan labu ini mendapatkan respons positif dari masyarakat.Keywords : Brownies, Tempe, Labu Kuning, Stunting
Pengolahan dan Pemanfaatan Ikan Kembung Sebagai Sumber Protein Hewani Dalam Upaya Cegah Stunting di Desa Damarsari Kabupaten Kendal Kurniasari, Yulinda; Khaerunnisa, Apriani; Utami, Sufi Dewi; HM, Nur Roini; Anggita, Syarifah; Hasanah, Robiatul; Sahira, Alia Jihan; Wulansari, Amanda; Putri, Devi Aprilia Afifah; Saputra, Tik Tik Dwi; Al-‘Ulya, M. Nailu Syifa’; Saputro, Ragil Tri
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(2).90-99

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang adekuat pada masa awal pertumbuhan anak. Salah satu upaya untuk menekan angka stunting adalah melalui pengolahan dan pemanfaatan ikan kembung sebagai sumber protein hewani yang mudah diakses dan bernilai gizi tinggi. Ikan kembung kaya akan protein, asam lemak omega-3, serta mikronutrien penting lainnya yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Program "Stunting Stop, Masa Depan Top" yang dilaksanakan di Desa Damarsari, Kabupaten Kendal, bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal ikan kembung dengan mengolahnya menjadi berbagai produk makanan bergizi tinggi yang dapat diterima masyarakat seperti otak-otak ikan kembung. Melalui pendekatan edukasi gizi dan pelatihan pengolahan ikan kembung diharapkan masyarakat Desa Damarsari mampu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya asupan protein hewani serta pola makan sehat untuk mencegah stunting. Hasil program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya penurunan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas hidup generasi masa depan di Desa Damarsari.