Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PRODUK INOVATIF PENGELOLAAN KERIPIK BERBAHAN BAKU SAYUR PAKCOY DI DESA PANGEK Pitriyana, Sisi; Rahim, Abdul; Habibi, Fikri; Arista, Silvia; Endianah, Tenty; Tutriani, Novi; Prisila, Lika; Angellina, Viona; Nurlena, Nurlena; Putriani, Iis; Witri, Witri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1616-1623

Abstract

Desa Pangek Kabupaten Bangka Barat adalah sebuah desa yang dekat dengan kawasan perkebunan, sehingga memiliki potensi besar menghasilkan hasil perkebunan seperti budidaya sayur pakcoy. Tetapi dalam hal ini, masyarakat hanya mengelolah sayur pakcoy hanya untuk lauk pauk saja. Sayur pakcoy mengandung senyawa pelawan kanker, seperti vitamin C dan E, beta-karoten, folat, dan selenium. Pada Vitamin C, E, dan beta-karoten adalah antioksidan kuat yang dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas, dan menurunkan risiko kanker. Masalah inilah yang dihadapi peneliti dalam upaya pemberdayaan masyarakat pasca pandemi covid-19 untuk menghasilkan produk inovatif berbasis potensi lokal Desa Pangek yaitu sayur pakcoy. Oleh  karena itu, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program sosialisasi yang bertema pemberdayaan pengelolaan berbahan baku sayur pakcoy dan cara pembuatan pengolahan keripik sayur pakcoy. Kegiatan program ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Realisasi pengabdian dibahas dalam 4 tahapan yaitu observasi, perencanaan program pengabdian, pelaksanaan program pengabdian, dan evaluasi program. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah produk inovatif berbahan baku sayur pakcoy menjadi keripik sayur pakcoy.
ANALISIS PARPOL KOALISI PENDUKUNG PEMERINTAHAN JOKOWI TERHADAP PEMERINTAHAN BARU PASCA PEMILIHAN PRESIDEN 2024 Djoni Gunanto; djoni; Istimal, Imal; Habibi, Fikri
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 13 No. 2 (2025): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v13i2.10879

Abstract

Berdasarkan hasil pemilihan umum dan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hasil rekapitulasi pemilihan umum baik pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2024 Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh 96.214.691 dengan begitu pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan pasangan Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin mengalami kekalahan. Dampak kekalahan tersebut membuat partai-partai yang kalah melakukan manuver politik dengan membuat haluan baru yang dapat menguntungkan partainya dengan acara bergabung dengan pemenang capres-dan cawapres 2024. Bergabungnya Nasdem dan PKB ke koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran mewarnai dinamika terbaru konsolidasi politik nasional pascapemilu. Masuknya dua partai punggawa Koalisi Perubahan ini otomatis menambah dalamnya pijakan koalisi pemerintah eksekutif dalam ruang legislatif. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. pendekatan kualitatif digunakan dalam analisis masalah yang bertujuan untuk memperoleh penjelasan yang mendalam dan menyeluruh tentang fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, dengan hasil penelitian ini bahwa koalisi partai politik dalam kabinet Prabowo Gibran mencerminkan dinamika kekuasaan jokowi masih melekat di dalamnya. Padahal Koalisi besar mempengaruhi pembentukan kabinet dengan seringkali menjadikan sistem politik balas jasasebagai dasar distribusi kekuasaan. Hal ini mengakibatkan penempatan jabatan lebih didasarkan pada kepentingan partai dibandingkan pada kompetensi tiap-tiap individu. Akibatnya, efisiensi kabinet   serta pemerintahan secara keseluruhan menurun karena yang menduduki kursi kekuasaan bukanlah yang ahli dalam bidangnya namun karena adanya kepentingan kekuasaan.
Pemetaan Riset Reformasi Birokrasi di Indonesia: Research Mapping of Bureaucratic Reform in Indonesia Habibi, Fikri
Jurnal Borneo Administrator Vol. 16 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Pusjar SKPP Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24258/jba.v16i2.695

Abstract

The purpose is to map the research on the bureaucratic topics in Indonesia and get a development description of its changes from the bureaucratics reform and achievements of its changes in Indonesia. The study obtained from 105 articles published on journal accredited Sinta 1 and 2 from 2010 to 2020. Based on the amount, it showed that from 2010 to 2014 was relatively stable, from 2015 to 2019 were fluctuated with an increase in 2016 followed by continued decline. Research on bureaucratic reform has covered the institutions/organizations, governance, apparatus and public services including achievement of eight change areas. . However, there is still less research that discusses about political-bureaucratic relations, cultural and efforts to change mind set and culture set of apparatus. There are 17 researches about central government bureaucracy, 44 researches relate to regional bureaucracy, 43 researches of government organizations, and 1 research about village bureaucracy. This study showed that the agenda of bureaucratic reform has not yet reached the expected significant effectiveness. Future bureaucratic reform can discuss the topics that lack or earn non-optimal results and received less attention from previous research. In short, it needs synchronization between the research of bureaucratic reform with the Grand Design of Bureaucratic Reform 2010 to 2025 Keywords: Research Mapping, Bureaucratic Reform, Indonesia Abstrak Tujuan dari studi ini melakukan pemetaan terhadap riset reformasi birokrasi di Indonesia untuk mendapatkan gambaran perkembangannya, baik dari aspek-aspek reformasi birokrasi maupun capaian perubahannya. Studi dilakukan pada artikel-artikel yang dipublikasi pada jurnal yang terdata pada Sinta 1 dan 2 dari tahun 2010-2020 dan diperoleh 105 artikel. Dari jumlah penelitian, periode 2010-2014 relatif stabil, sementara tahun 2015-2019 terjadi fluktuasi dengan peningkatan jumlah riset tahun 2016 dan selanjutnya terjadi penurunan. Topik riset reformasi birokrasi sudah mencakup semua aspek, yaitu kelembagaan/organisasi, tata laksana, aparatur dan pelayanan publik termasuk capaian delapan area perubahan. Akan tetapi, sedikit sekali riset yang membahas tentang hubungan politik–birokrasi, aspek budaya dan upaya mengubah mind set dan culture set aparatur. Terdapat 17 riset tentang birokrasi pemerintah Pusat, 44 riset birokrasi daerah, 43 riset organisasi pemerintahan secara umum, dan 1 riset birokrasi desa. Studi ini menunjukan bahwa agenda reformasi birokrasi belum mencapai efektivitas yang signifikan. Riset reformasi birokrasi ke depan dapat diarahkan pada topik-topik yang kurang atau belum menunjukkan hasil yang optimal dan yang sedikit mendapatkan perhatian pada riset sebelumnya. Perlu ada sinkronisasi antara riset reformasi birokrasi dengan Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Kata Kunci: Pemetaan Riset, Reformasi Birokrasi, Indonesia