Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISA PENERAPAN KONSEP UNIVERSAL DESAIN PADA BANGUNAN PELAYANAN PUBLIK Studi Kasus : Gedung Kantor Pemerintahan DUKCAPIL Bandar Lampung Kurniawan, Guruh Kristiadi; Damanik, Novita Hillary Christy; Nasution, Luthfiah Salsabila; Ananda, Novita Dea
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Government offices are state-owned buildings that serve the purpose of official duties and providing public services or services related to various agencies. However, many government offices, which are public service providers, do not sufficiently support public service accessibility for people with disabilities. Therefore, it is essential to conduct a study on the implementation of the Universal Design concept for people with disabilities in various cities in Indonesia. The aim of this research is to understand how the spatial configuration within public service buildings, particularly the universal design for people with disabilities, is applied at the Civil Registration Office (DUKCAPIL) in Bandar Lampung. The research methodology used is a qualitative approach, where the identification of universal design is chosen within the DUKCAPIL building area in Bandar Lampung. The analysis extends to redesigning based on literature studies in accordance with the standards of the Ministry of Public Works and Public Housing. The conclusion drawn from the case study is that applying the universal design concept to public service buildings is feasible.Keyword: Government Office, Universal Design, Accessibility, Public Service, Re-DesignAbstrak:  Kantor Pemerintahan merupakan gedung milik negara yang memiliki fungsi untuk keperluan dinas dan kantor pelayanan masyarakat atau instansi terkait. Namun, masih banyak Kantor Pemerintahan sebagai pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah tidak mendukung aksesibilitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas. Oleh karena itu, penting dilakukan kajian tentang penerapan konsep Universal Desain untuk penyandang disabilitas di berbagai kota di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimana konfigurasi ruang dalam bangunan pelayanan publik khususnya universal desain penyandang disabilitas pada Kantor Pemerintahan DUKCAPIL Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan menggunakan jenis pendekatan metodologi kualitatif dimana identifikasi universal design dipilih di area Gedung DUKCAPIL Bandar Lampung serta menganalisis hingga melakukan perancangan kembali dengan data kajian literatur sesuai standar Kementerian PUPR. Kesimpulan yang didapatkan, studi kasus menerapkan konsep universal desain dan disimpulkan bahwa konsep universal bisa diterapkan pada bangunan pelayanan publik.Kata Kunci: Kantor Pemerintah, Universal Design, Aksesibilitas, Pelayanan Publik, Re-Desig
Tinjauan Gaya Arsitektur Kontemporer Pada Kafe di Sepanjang Koridor Ryacudu Bandar Lampung Satria, Widi Dwi; Ricardo, David; Kurniawan, Guruh Kristiadi; Sigalingging, Roy Candra P; Ramadhanti, Safira; Sobirin, Muhammad Bima
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 2 (2025): Tekstur (Jurnal Arsitektur)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i2.6334

Abstract

Cafe, atau yang juga dikenal dengan sebutan coffeehouse, coffee shop, atau cafe, merujuk pada tempat yang menyajikan kopi dan minuman hangat lainnya. Kafe memiliki ciri khas mirip dengan bar atau restoran, namun berbeda dengan kafetaria. Studi ini bertujuan untuk meninjau gaya arsitektur pada kafe yang ada di sepanjang koridor Ryacudu serta memahami perkembangan dan ciri khas desain arsitektur yang ada karena desain arsitektur memiliki pengaruh besar terhadap pengalaman dan kenyamanan pengunjung. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung, studi literatur, dan analisis visual terhadap gaya arsitektur kafe di koridor Ryacudu Bandar Lampung. Data-data ini kemudian dianalisis secara komprehensif dengan memperhatikan karakteristik gaya arsitektur yang meliputi bagian eksterior dan interior. Penelitian ini menggunakan lima objek kafe di Ryacudu, yaitu Kopi Soe, Janji Jiwa, Qalu, Adiksi, dan Tukamu. Dari kelima kafe tersebut, ada beberapa kafe yang menggunakan gabungan dari dua gaya arsitektur yang berbeda. Kesamaan dari gaya arsitektur yang digunakan oleh kafe-kafe tersebut yaitu menggunakan bahan alami, tampilan sederhana tidak terlalu berlebihan dalam dekorasi eksterior, dan selalu menekankan pencahayaan alami serta permainan tata letak pada interior
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PERANCANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN CANDIPURO LAMPUNG SELATAN Nurzukhrufa, Antusias; Satria, Widi Dwi; Widya, Amelia Tri; Kurniawan, Guruh Kristiadi; Saputro, Cahyo Ardi; Riesanty, Okta
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.6602

Abstract

Candipuro merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki potensi besar di bidang pertanian karena didominasi lahan persawahan dan perkebunan. Namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Mengingat potensi pertanian yang paling utama, apabila ditambahkan unsur wisata berupa agrowisata dapat menambah nilai positif, seperti meningkatkan edukasi bidang pertanian dan pendapatan daerah, serta meminimalisir alih fungsi lahan pertanian. Penelitian ini penting karena agrowisata tidak hanya dinilai dari sisi komersilnya, namun harus memiliki dampak positif terhadap keberlangsungan lingkungan. Salah satu konsep perancangan yang berwawasan lingkungan yaitu arsitektur ekologi. Arsitektur ekologi berperan melindungi ekosistem dari kerusakan serta menciptakan kenyamanan penghuni dari segi fisik, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan desain agrowisata yang berwawasan lingkungan dengan menerapkan konsep arsitektur ekologi. Agrowisata sangat dekat dengan alam, sehingga lingkungan alami harus terjaga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan tahapan yaitu identifikasi permasalahan, pengumpulan data, analisis, dan penyusunan konsep, kemudian konsep diimplementasikan ke dalam rancangan. Hasil penelitian ini yaitu implementasi dari empat aspek konsep arsitektur ekologi pada desain agrowisata Candipuro, diantaranya melalui sistem penghawaan dan pencahayaan alami dengan membuat bukaan pada bangunan, penghematan energi dengan penggunaan panel surya, penggunaan material alami pada massa bangunan seperti tanah liat, ijuk, kayu dan bambu, dan penerapan sistem biopori sebagai resapan air.