Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Variable Research Journal

HUBUNGAN MASA KERJA, DURASI KERJA, DAN POSTUR KERJA SAAT MENGEMUDI DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA SOPIR MOBIL PENUMPANG ANTAR KOTA DI SULAWESI TENGGARA Pratiwi, Riska Juhadi; Nirmala G, Fifi; Harleli, Harleli
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan bagi para pekerja, terutama pengemudi angkutan penumpang antarkota, akibat jam kerja yang panjang dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama waktu kerja, masa kerja, dan postur tubuh saat mengemudi, terkait dengan keluhan MSDs di kalangan pengemudi angkutan penumpang antarkota di Sulawesi Tenggara. Metodologi yang digunakan adalah studi observasional analitis dengan desain cross-sectional. Populasi studi mencakup seluruh pengemudi kendaraan penumpang antarkota, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dan uji Chi-Square diterapkan pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara lama masa kerja (p = 0,001), lama waktu kerja (p = 0,003), dan postur kerja (p = 0,002) dengan keluhan MSDs. Kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal meningkat seiring dengan bertambahnya jam kerja dan postur tubuh yang buruk. Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara ketiga variabel tersebut dengan keluhan MSDs.
FAKTOR RISIKO DISPEPSIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABAWO TAHUN 2025 Ndariani, Uci; Nirmala G, Fifi; Nurfadilah H, Siti
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan pada saluran pencernaan yang banyak dialami masyarakat dan dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dispepsia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kabawo tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui metode dengan teknik pencocokan (matching). Sampel berjumlah 88 responden yang terdiri dari kelompok kasus dan kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur, kondisi stres, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berhubungan dengan kejadian dispepsia. Responden dengan pola makan kurang baik dan tingkat stres tinggi lebih banyak ditemukan pada kelompok kasus dibandingkan kontrol. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga lebih dominan pada kelompok kasus. Simpulan dari penelitian ini bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam meningkatkan risiko dispepsia sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui perubahan perilaku kesehatan.