Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perkembangan Lahan Terbangun Kota Pekanbaru Tahun 2000-2020 Almegi, Almegi; Fatmawati, Fatmawati
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.65372

Abstract

This research aims describe the development of built-up area and identify trends the development of built-up area in Pekanbaru City in 2000-2020. The approach in research is descriptive quantitative with stages of temporal landsat image interpretation, field verification, and spatial analysis. The study population is the entire pixel data in satellite imagery with sampling techniques for the image interpretation process. Supervised classification is used in the interpretation process, kappa index with 22 sample points is used to test the accuracy of the interpretation results, and map overlays are used in spatial analysis. The results of the analysis show that in the last two decades (2000-2020) the built-up area in Pekanbaru City increased by 13,45% (85,99 km2) with an average increase of 0.67% (4,30 km2) annually. Spatially, the distribution of development of built up area is unevenly, but forms a patterns and directions that tends to be the same, namely the pattern of spreading from the city center to the fringe area with development trends in the south and southwest following the main road route.
Systematic Literature Review: Dinamika Penggunaan Lahan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi di Wilayah Pegunungan Almegi, Almegi; Munajar, Adhi; Rahmah, Rahmah
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.38183

Abstract

Pegunungan adalah ekosistem yang paling rapuh di dunia dengan topografi yang curam, tanah yang tipis dan iklim yang ekstrem, sehingga dampak perubahan penggunaan lahan pada ekosistem ini lebih parah dibanding perubahan pada ekosistem lainnya. Perubahan penggunaan lahan di pegunungan lebih banyak disebabkan oleh aktivitas antropogenik yang merusak akibat intensifikasi penggunaan lahan tidak berkelanjutan dan eksploitasi sumberdaya alam yang berlebihan. Tulisan ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman mengenai dinamika penggunaan lahan di wilayah pegunungan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Systematic Literature Review (SLR) dari jurnal bereputasi yaitu sciencedirect.com. Review dipandu oleh model PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis). Hasil SLR menunjukkan tren publikasi fokus pada degradasi lahan dan atau restorasi ekosistem, dan pengabaian lahan pertanian. Seluruh artikel menggunakan data-data berorientasi geografis, sehingga teknologi Penginderaan Jauh dan atau Sistem Informasi Geografi (SIG) digunakan dalam tahapan pengumpulan, pengolahan dan analisis data. Metode kuantitatif digunakan pada sebagian besar artikel dan metode campuran (mix method) ditemukan dalam artikel dengan jumlah terbatas. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika penggunaan lahan yang umum digunakan adalah kondisi geografi, akses lahan dan kondisi sosial-ekonomi. Faktor lain yang digunakan secara terbatas adalah kependudukan, kebijakan dan kondisi sosial-politik. Penelitian ke depan dapat diarahkan pada bahasan pemetaan atau identifikasi pengabaian lahan pertanian dan analisis faktor-faktor penyebabnya dengan pengembangan pada strategi pencegahan bertambahnya pengabaian lahan pertanian di masa mendatang. Penelitian ini juga terbatas dilakukan pada pegunungan di wilayah subtropis, terutama Cina sehingga belum ada perbandingan pengabaian lahan pertanian dengan wilayah pegunungan tropis.