Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Program DASHAT Pada Kader Posyandu Puskesmas Kassi Kassi Makassar Ningsi, Agustina; Subriah, Subriah; Sonda, Maria
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i1.488

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini melibatkan kader posyandu dan petugas kesehatan . Masalahnya adalah: 1) Masih Tingginya kasus stunting yang mempengaruhi kesehatan anak Balita (2 Belum optimalmya partisipasi masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting (3 Pentingnya peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengentaskan stunting. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah kader posyandu, ibu balita bersama keluarga (suami). Pelaksanaan kegiatan dengan pemberian materi, dan demonstrasi pemilihan, pengolahan dan penyiapan menu sehat balita oleh kader bersama dengan petugas penanggungjawab dari Puskesmas. Output kegiatan adalah modul sederhana/leaflet/video kegiatan yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat, Materi untuk penyegaran kader tentang dapur sehat atasi stunting, dan terlaksananya kegiatan demonstrasi pemilihan bahan makanan, pengolahan dan penyiapan menu sehat balita oleh kader posyandu. Kata kunci: dapur sehat , pemberdayaan Kader
Kurang Energi Kronis Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Subriah, Subriah; Safitri, Inka Dewi; Umar, Syaniah; Saadong, Djuhadiah
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 2 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v2i2.383

Abstract

KEK (Chronic Energy Deficiency) is a condition caused by an imbalance in nutritional intake, which lasts (chronic) while the anemia in pregnant women is closely related to the nutritional status of pregnant women because anemia is one sign that the mother suffers from malnutrition. This study aims to determine the relationship between chronic energy deficiency and anemia in pregnant women at the Public healthcanter Mangasa, Makassar City. The type of research used is an analytic survey with a cross-sectional design. The sampling technique was purposive sampling with 78 respondents. The results of the statistical test with the chi-square test are known as the significance value of p (0.005) <α (0.05), meaning that the p value is smaller than the value of α at 95% confidence level with 1 degree of freedom, it can be concluded that the null hypothesis is rejected and this accepted hypothesis means that there is a chronic lack of energy relationship with the incidence of anemia in pregnant women at the Public healthcenter Mangasa, Makassar City. Therefore, health workers are expected to be able to carry out continuous strengthening of KIE (communication, information, and education) in pregnant women with KEK risk and anemia to pay more attention to their health status from all factors in readiness to face pregnancy with a cross-sectoral approach.
Peran Gender dalam Pemilihan Penolong Persalinan Nurdin, Nurfadila; Saadong, Djuhadiah; Subriah, Subriah; Ningsi, Agustina
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 3 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v3i1.484

Abstract

Gender is the differences between men and women constructed socially and culturally related to roles, behaviors, and characteristics, which are considered appropriate for both and can be interchanged. The direct cause of maternal death is hemorrhage followed by hypertension in pregnancy and unassisted labor by health professionals. The study's aim is to determine the effect of gender roles in birth attendants elections at the Lancirang Health Center in Sidrap Regency. The research method is an analytic survey with a cross-sectional approach and sampling using purposive sampling of as many as 30 respondents. The Research was conducted in February – May 2021 using a data collection format. Analyzation using Multiple Linear Regression = 0.05. The results showed 18 (60%) mothers with gender roles in the 'good' category, 12 (40%) mothers with gender roles in the 'poor' category, 21 (70%) respondents chose the correct birth attendant, and there were 9 (30 %) respondents who chose the incorrect birth attendant. The statistical tests result has shown that gender roles influenced the selection of birth attendants with a P-value = 0.006. Thus can be concluded that gender roles affect the birth attendant election in the Lancirang Health Center Work Area, Sidrap Regency.
Peningkatan Kapasitas Bidan Melalui Penerapan Strategi Konseling Berimbang KBPP untuk Meningkatkan Cakupan MKJP di Puskesmas Kassi-Kassi Ningsi, Agustina; Subriah, Subriah; Devryani, Ade; Rahmawati, Ros
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1647

Abstract

Program keluarga berencana merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Penggunaan alat kontrasepsi secara tepat dapat mengurangi risiko kematian ibu dan bayi. Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2017, capaian kepesertaan KB untuk seluruh metode KB sebesar 63,6% dengan peserta KB metode modern mengalami penurunan menjadi 57,9% dari hasil survei 2012 yaitu sebesar 57,2%. Permasalahan mitra dalam kegiatan ini adalah belum optimalnya partisipasi PUS dalam penggunaan Metode MKJP. Tujuan kegiatan adalah meningkatnya cakupan kepesertaan KB terutama KB Pasca persalinan dengan metode MKJP. Metode pelaksanaan kegiatan adalah deseminasi teknik  Strategi Konseling Berimbang Keluarga Berencana Pasca Persalinan (SKB KBPP) untuk mendorong partisipasi aktif PUS calon akseptor KB. Sasaran kegiatan adalah 15 orang bidan di Puskesmas Kassi Kassi . Hasil yang dicapai adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam menerapkan konseling dari nilai pretest rata-rata nilai 75 (sedang), setelah posttest menjadi rata- rata nilai 85 (tinggi), dengan kata lain terjadi peningkatan pengetahuan menjadi 86,66% baik diakhir kegiatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah SKB KBPP memberikan peningkatan pengetahuan bidan yaitu sebesar 66,66% dan hal ini diharapkan meningkatkan angka kepesertaan KB.
SUKSES MENYUSUI DENGAN EDUKASI MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK DI KELURAHAN KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR Subriah, Subriah; Hartati, Hartati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 11: Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan sumber nutrisi alami terbaik bagi bayi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan ibu serta anak. Meskipun cakupan pemberian ASI eksklusif di Sulawesi Selatan telah mencapai 71,8%, masih banyak ibu yang mengalami kesulitan terkait teknik menyusui yang tepat dan kurangnya dukungan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi ibu nifas dan ibu menyusui melalui edukasi dengan pendekatan holistik yang meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, Kota Makassar, dengan melibatkan dosen, mahasiswa, bidan, dan kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi sesi edukasi kelompok, konseling individual, dan praktik simulasi. Evaluasi dilakukan dengan penilaian pretest-posttest dan observasi langsung teknik menyusui dengan phantom bayi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 85% dan peningkatan keterampilan menyusui sebesar 80%. Peserta menunjukkan sikap yang lebih positif dan kepercayaan diri yang lebih besar dalam memberikan ASI eksklusif. Program ini menyoroti bahwa pendekatan pendidikan holistik efektif dalam meningkatkan keberhasilan menyusui dan berkontribusi pada upaya pemerintah untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif dan mencegah terhambatnya pertumbuhan bayi.
SENTUHAN CINTA KELUARGA: KUNCI EMAS STIMULASI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGASA KOTA MAKASSAR Ros Rahmawaty; Asmawati Gasma; Syaniah Umar; Yulianto, Yulianto; Subriah, Subriah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat utama di Indonesia, termasuk di Kota Makassar, di mana prevalensi stunting dan terbatasnya penggunaan Buku KIA (Buku Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai alat pemantauan masih menjadi masalah yang signifikan. Kondisi ini menyoroti perlunya intervensi pendidikan dan pemberdayaan keluarga, yang didukung oleh kader kesehatan masyarakat, untuk memastikan stimulasi dini yang optimal. Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini merupakan inisiatif kolaboratif antara dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar dan Puskesm Mangasa. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader kesehatan masyarakat dan orang tua balita dalam menggunakan Buku KIA sebagai instrumen utama untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, demonstrasi pengisian checklist, praktik stimulasi sesuai usia, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Program ini menargetkan 25 kader kesehatan dan ibu balita di wilayah kerja Puskesm Mangasa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta: sebelum intervensi, 76% dikategorikan sebagai "sedang" dan 24% sebagai "baik," sedangkan setelah intervensi, semua peserta (100%) mencapai kategori "baik". Perubahan perilaku positif juga terlihat dalam penggunaan Buku Pegangan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara konsisten dan peningkatan keterlibatan kader dalam membantu orang tua. Hasil program meliputi brosur pendidikan, laporan komprehensif, dan publikasi ilmiah. Dampak sosial yang diharapkan adalah peningkatan kesehatan anak, kesejahteraan keluarga, dan kesiapan balita untuk memasuki pendidikan formal melalui stimulasi dini yang optimal. Program ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi, profesional kesehatan, kader kesehatan masyarakat, dan keluarga dalam mendukung perkembangan anak secara holistik.
Pengadaan Papan Bicara Pencegahan Merokok dan Penyalahgunaan Narkoba Secara Dini di Sekolah Dasar Kota Makassar Muhasidah, Muhasidah; Ahmad, Abd Kadir; Simunati, Simunati; Subriah, Subriah; Hartati, Hartati
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.8114

Abstract

Analisis situasi/masalah Mitra yaitu Muhasidah, dkk (2015-2018) telah melakukan penelitian pada 9 sekolah dasar di kota Makassar, antara lain SD IKIP 1 2 dengan besar sampel 67 org, yang merokok sebanyak 12 orang (17,9%), SD Minasa Upa 1 2 dengan besar sampel 91 anak, dengan anak merokok sebanyak 37 orang (40,6%), SDN Manuruki 1 2 dengan besar sampel 79 orang dengan jumlah merokok sebanyak 47 orang (59,4%), dan SD Inpres Paccerakkang dengan besar sampeL 72 anak, yang merokok sebanyak 39 orang (54,1%). Hasil Penelitian Muhasidah, dkk (2018) di SD kota Makassar ditemukan anak merokok 64 anak laki-laki (69,5%) dari 92 anak pada kelas 5 dan 6. Tujuan kegiatan : Meningkatkan Pemahaman anak, para guru dan Masyarakat yang ada dilingkungan sekolah tentang bahaya merokok dan penyalahgunaan narkoba secara dini, melalui media “PAPAN BICARA” Solusi yang telah dilakukan : pengadaan PAPAN BICARA secara permanen dihalaman sekolah untuk dapat dibaca setiap hari, dan membagikan buku tentang pencegahan merokok dan penyalahgunaan narkoba pada siswa laki-laki Metode pelaksanaan : Input : Menyusun proposal,laporan, buku dan isi papan bicara. Prosen ada pre test sebelum didirikan PAPAN BICARA BERDIRI, dan pembagian buku, dan post-test setelah ada PAPAN BICARA dan telah dibagikan buku. Out Put : ada video kegiatan, ada 2 PAPAN BICARA berdiri permanen, ada JANJI SISWA yang dibaca setiap uapacara, ada buku, artikel nasional, dan HKI (sertifikat HKI dan Artikel diproses terbit akhit tahun) Konstribusi Mitra : menyiapkan lokasi pengabdian, memfasilitasi siswa yang menjadi mitra sasaran sebanyak 52 anak laki laki kelas 4 dan 5 Hasil kegiatan : berdiri 2 PAPAN BICARA, ada JAJANJI SISWA telah dibacakan setiap upacara, hasil uji N.Gain ditemukan anak laki laki yang memiliki pengetahuan tinggi 71,15% dan pengetahuan sedang yaitu 25%, dan pengetahuan rendah 3,8% tentang pencegahan merokok dan penyalahgunaan narkoba, serta hasil analisis data ditemukan dari 52 anak laki-laki, yang telah mencoba merokok 23 orang (44%) yaitu kelas 4 sebanyak 11 orang (21%), dan kelas 5 ada 12 orang (23%), dan yang belum pernah merokok sebanyak 29 orang (55,7%). siswa laki-laki di SDN Minasa Upa 1 dan Miasa Upa Arsyad. Target capaian pengabdian: 2 “Papan Bicara” yang efektif, menarik untuk dibaca anak SD dan masyarakat lainnya di dalam lingkungan sekolahnya, tentang pencegahan merokok dan penyalahgunaan narkoba, video, artikel, sertifikat HKI, foto foto kegiatan. Rencana Tindak Lanjut : apabila tim pengabdi telah selesai kegiatan ditahun ini, maka kami titipkan kepada kepala sekolah dan para guru untuk memantau dan melaksanakan dua kegiatan hirilisasi hasil pengabdian yaitu : setiap kegiatan upacara, salah satu siswa laki laki membacakan JANJI SISWA sebagai salah satu bacaan upacara.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III: STUDI KORELASIONAL DI PUSKESMAS BALLAPARANG MAKASSAR Hamriani, Hamriani; Subriah, Subriah; Sukarta, I Made
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i3.10524

Abstract

Physiological, hormonal, and psychological adjustments during late pregnancy may increase women’s vulnerability to anxiety. Persistent anxiety during this period can adversely affect maternal well-being and fetal development, highlighting the need for supportive factors that help maintain maternal psychological stability. Husband support is considered one of the essential resources during pregnancy, as spouses often serve as the closest companions for pregnant women. This study aimed to examine the association between husband support and anxiety levels among third-trimester pregnant women at Ballaparang Public Health Center, Makassar. A quantitative observational analytic study with a cross-sectional design was conducted. The study involved 31 respondents recruited through accidental sampling. Data were collected using questionnaires assessing husband support and maternal anxiety, then analyzed with the Spearman rho test at a 5% significance level. The findings indicated that husband support scores ranged from 42 to 72, with a mean of 54.37 ± 8.25. Statistical analysis demonstrated a correlation coefficient of -0.386 and a p-value of 0.031, indicating a statistically significant inverse relationship between husband support and maternal anxiety. Greater husband involvement was associated with lower anxiety levels among pregnant women in the third trimester. Emotional, informational, appraisal, and instrumental support from husbands were found to contribute to improved maternal psychological readiness before childbirth. Strengthening husband participation in antenatal services is recommended to support maternal mental health outcomes. ABSTRAK Perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis selama akhir masa kehamilan dapat meningkatkan kerentanan ibu terhadap kecemasan. Kondisi kecemasan yang berlangsung terus-menerus berisiko memengaruhi kesehatan ibu serta perkembangan janin, sehingga diperlukan faktor pendukung yang mampu menjaga stabilitas psikologis ibu hamil. Salah satu bentuk dukungan yang dinilai penting berasal dari suami sebagai pendamping utama selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Penelitian menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden dipilih melalui teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui instrumen kuesioner mengenai dukungan suami dan tingkat kecemasan ibu hamil, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan skor dukungan suami berada pada rentang 42–72 dengan rerata 54,37 ± 8,25. Analisis statistik memperoleh koefisien korelasi sebesar -0,386 dan nilai p = 0,031, yang menunjukkan adanya hubungan negatif bermakna antara kedua variabel. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan dukungan suami berkaitan dengan penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Dukungan dalam bentuk emosional, pemberian informasi, penghargaan, dan bantuan instrumental berkontribusi terhadap kesiapan psikologis ibu menjelang persalinan. Keterlibatan aktif suami direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal guna mendukung kesehatan mental maternal.