Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PEMAHAMAN LITERASI SAINS PADA SISWA SD Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Nur Nasution, Hanifah; Zuliani, Unita Sukma; Fauzi, Rahmad; Sari, Lia Purnama; Ermawita, Ermawita; Siregar, Dwi Aninditya
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode pembelajaran berbasis permainan tradisional terhadap pemahaman literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian adalah siswa kelas V di SD Negeri X di Tapanuli Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional secara signifikan meningkatkan literasi sains siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, permainan tradisional dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran sains.
PENGARUH MODUL FISIKA BERBANTU VIRTUAL LAB PHET DENGAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN KPS SISWA Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Siregar, Dwi Aninditya; Sari, Lia Purnama; Nur Nasution., Hanifah; Hidayat, Thofik; Zainy, Ahmad; Nasution, Unita Sukma Zuliani; Soraya, Reti
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7243

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL, mengetahui bagaimana kemampuan keterampilan proses sains siswa dalam penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL,mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Angkola Selatan yang beralamat di Jl.Marpinggan Kel Napa, Kec Angkola Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA yaitu dengan jumlah 68 orang. Adapun metode pengambilan sampel yang digunakan penelitian adalah Teknik Non Probability Sampling yaitu Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara angket, tes, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai diperoleh data melalui uji paired sample test nilai signifikansi 0,00 < 0,005 menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan, maka hipotesis yang peneliti ajukan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA Negeri 1 Angkola Selatan.
PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS HOLOGRAM INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GELOMBANG MEKANIK Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Fauzi, Rahmad; Zuliani Nasution, Unita Sukma; Sari, Lia Purnama; Zainy, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7618

Abstract

Pembelajaran konsep gelombang mekanik di pendidikan fisika sering menemui hambatan konseptual dan miskonsepsi yang persisten pada tingkat perguruan tinggi. Teknologi Augmented Reality (AR) dan media holografik interaktif muncul sebagai alat pengajaran yang potensial untuk memvisualisasikan fenomena gelombang secara three-dimensional dan dinamis, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa. Tinjauan literatur ini mensintesis bukti empiris, desain media, dan kerangka teoretis (mis. kognisi multimedia dan cognitive load) dari penelitian 2015–2025 yang relevan dengan pengembangan AR-hologram untuk topik gelombang mekanik. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) AR meningkatkan keterlibatan dan pencapaian pembelajaran pada banyak studi fisika; (2) holografi/visualisasi 3D mendukung pemahaman struktur spasial fenomena fisika; (3) gelombang mekanik tetap area bermasalah dan spesifik intervensi visual-interaktif (mis. representasi superposisi, fase, dan modulasi amplitudo) diperlukan; (4) penggabungan AR dan hologram interaktif berpotensi menurunkan miskonsepsi jika desain instruksional memperhatikan scaffolding dan cognitive load. Rekomendasi akhir memuat rancangan prototipe, metrik evaluasi, dan isu keberlanjutan implementasi di konteks perguruan tinggi.
PENERAPAN ALAT PERAGA FISIKA BERBASIS IoT UNTUK PRAKTIKUM FISIKA DASAR Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Hidayat, Thofik; Sari, Lia Purnama; Nasution, Hanifah Nur; Siregar, Dwi Aninditya; Fauzi, Rahmad; Nasution, Unita Sukma Zuliani; Zainy, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan alat peraga fisika berbasis Internet of Things (IoT) dalam mendukung kegiatan praktikum Fisika Dasar. Keterbatasan alat laboratorium dan rendahnya interaktivitas dalam proses pembelajaran sering menjadi hambatan bagi mahasiswa dalam memahami konsep fisika secara mendalam. Melalui integrasi IoT, alat peraga dikembangkan agar mampu menyajikan data eksperimen secara real-time dan dapat diakses melalui perangkat digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil uji coba menunjukkan bahwa alat peraga IoT mampu meningkatkan efektivitas praktikum, memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, serta mempermudah dosen dalam monitoring aktivitas mahasiswa. Dengan demikian, penerapan alat peraga berbasis IoT dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fisika Dasar.