Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Kajian Produktivitas Alat untuk Mengoptimalkan Hasil Produksi Overburden di PT. Karebet Mas Indonesia Site Kutai Energi Kalimantan Timur Fairus Atika Redanto Putri; Yudho Dwi Galih Cahyono; Serin Rabin
PROMINE Vol 9 No 2 (2021): PROMINE
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/promine.v9i2.2865

Abstract

Overburden and coal mining must go hand in hand and in line, because high overburden productivity will affect coal production results. This study aims to calculate, analyze productivity and determine recommendations for increasing production. This research uses a combined research method and a mathematical pattern. The company has a productivity target of 220.5 m3/hour, with the actual conditions obtained for digging and loading equipment that has reached the target of 279.9238 BCM/hour, but the transportation equipment has not reached the target of 80.9048 LCM/hour. There are various factors that have not achieved the production target, among others, low work efficiency, quite long transportation and return times during transportation equipment circulation times, as well as mismatched compatibility factors that cause long waiting times for transportation equipment. After optimization with the addition of 1 unit of excavator with the same type, optimization of the transportation equipment cycle time and optimization of the work efficiency of the transportation equipment, an increase in productivity was obtained in each conveyance, so that after optimizing the productivity target of transportation equipment was achieved by 222 ,4045 LCM/Hour.
ANALISIS MULTIVARIAT KEGIATAN PRODUKSI TERHADAP RASIO BAHAN BAKAR ALAT GALI MUAT DI PT. RATU INTAN MINING DI KECAMATAN MARAU, KABUPATEN KETAPANG, PROVINSI KALIMANTAN BARAT Gabriela Viony Yama; yudho dwi galih cahyono; Fairus Atika Redanto Putri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Ratu Intan Mining merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangn bauksit di Desa Karya Baru, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Pada kegiatan penambangan ini, konsumsi bahan bakar alat mekanis sangat berpengaruh pada proses produksi. Konsumsi bahan bakar yang efisien pada alat mekanis akan membuat biaya produksi menjadi lebih rendah. Salah satu masalah yang timbul adalah tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan konsumsi bahan bakar pada alat mekanis menjadi tidak ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis multivariat kegiatan produksi terhadap rasio bahan bakar alat gali muat di PT. Ratu Intan Mining. Dari hasil penelitian  diperoleh besar fuel ratio pada alat gali muat Excavator Liugong 933E dari tanggal 2 Agustus 2021 – 31 Agustus 2021 yaitu sebesar 0,15 liter/bcm dengan produktivitas hasil optimalisasi sebesar 162,6 BCM/jam dan persamaan multivariate yang dihasilkan dari hubungan fuel consumption dan efisiensi kerja terhadap produksi bauksit yaitu Y = 160,27 + 0,86X1 + 1,43X2. Sehingga di peroleh kesimpulan bahwa efisiensi kerja terlihat lebih berpengaruh pada tercapainya target produksi.
Evaluasi Dampak Getaran Tanah Terhadap Aktivitas Peledakan di Pit TSBC PT Bukit Asam Tbk, Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan Imelda Yuni Pratiwi; Yudho Dwi Galih Cahyono; Fairus Atika Redanto Putri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Bukit Asam Tbk merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha pertambangan, berlokasi di Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Memproduksi batubara untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri serta pengiriman luar negeri. Tujuan dari penelitian yaitu mengevaluasi dampak getaran tanah terhadap aktivitas peledakan di Pit TSBC serta metode yang diterapkan untuk mengurangi getaran tanah. Metodologi penelitian ini kualitatif dan kuantitatif, yangmana dari hasil observasi dan wawancara dapat menganalisis hasil penelitian yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel, dikembangkan dengan rumus yang sesuai hasil analisis. Salah satu dampak yang ditimbulkan pada aktivi-tas peledakan adalah getaran tanah. Peneliti berpedoman pada SNI 7571 2010 untuk nilai ambang batas dari getaran terhadap bangunan dengan alasan memperkecil dampak yang ditimbulkan, faktor yang mempengaruhi yaitu struktur geologi, pengaruh air/alam, muatan handak, jenis handak, geometri peledakan, serta pola dan inisiasi lubang ledak. Ada dua metode yang saat ini diterapkan, de-lay blast dan decking. Dengan pemasangan delay blast Nonel yang tepat dapat mengurangi getaran tanah pada aktivitas peledakan. Prediksi delay blast Nonel dapat di desain menggunakan aplikasi SHOTPlus-i Pro. Metode decking hanya berlaku di lubang ledak kedalaman 5 meter, sehingga dapat mengurangi muatan bahan peledak dan memperkecil getaran tanah jika jumlah bahan peledak kompak di setiap lubang ledak. 
Evaluasi Tingkat Keberhasilan Reklamasi Tahap Operasi Produksi Pada lahan Bekas Tambang Batubara PT. Prolindo Cipta Nusantara Di Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan Yohanes Gilbert Tampaty; Fairus Atika Redanto Putri; Ratih Hardini Kusuma Putri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Prolindo Cipta Nusantara adalah perusahan yang bergerak pada bidang penambangan batubara yang terletak di Desa Sembamban, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi kalimantan Selatan. Kegiatan Reklamasi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting bagi kegiatan pertambangan yang dimana dalam kegiatan reklamasi ini perlu dilakukannya penilaian terhadap keberhasilan reklamasi yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengevaluasi dari kegiatan reklamasi yang dilakukan oleh PT. Prolindo Cibta Nusantara dengan mengetahui tingkat keberhasilan reklamasi pada lahan area timbunan. Metode penelitian dengan melakukan pendekatan metode kuantitatif yang meliputi : observasi penataan lahan, revegetasi dan pemeliharaan serta studi pustaka mengenai peraturan perundangan dan laporan penelitian sebelumnya. Hasil akhir penilaian berdasarkan Permenhut Nomor P.60/Menhut – II/2009 yang diperoleh tingkat keberhasilan reklamasi yang dilakukan oleh PT. Prolindo Cipta Nusantara adalah 63,4 dimana nilai ini dapat diterima dengan catatan perlu di lakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Evaluasi Reklamasi di Area Pertambangan Batubara PT. PQ, Kecamatan Tanjung Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan Esthi Kusdarini; Eka Rizky Ramadhani; Fairus Atika Redanto Putri
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/dli.10.2.p.82-87

Abstract

Coal mining activities carried out by PT. PQ causes a change in the environmental setting so that its function needs to be restored according to its designation. The return of land function is carried out through reclamation activities. Reclamation activities need to be evaluated in order to continue to make improvements and optimal results. This study assesses the success rate of reclamation carried out by PT. PQ. This study aims to examine and evaluate the reclamation activities carried out by PT. PQ is based on Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources Number 1827/30 K/MEM of 2018. The research method used is field observation; analysis of primary and secondary data on land use, revegetation, and maintenance stages; and mathematical calculation of reclamation success rate. Soil quality was tested by testing the pH of H2O, organic C, and total N. The results showed that the soil in the reclamation area is considered to be acidic, namely the pH of H2O is 4.5 -5.5; organic C by 1-2%; N total of 0.1 – 0.2%; C/N of 5 – 1 test for pH H2O, organic C, and N total reclamation success rate of 94.1 or in the good category. The soil in the reclamation area has a pH of 4.3 and a soil organic C content of less than 1%. The main eucalyptus oil plants require soil with a pH of 4.5 -5.5. organic C by 1-2%; N total of 0.1 – 0.2%; C/N of 5 – 1. To complete the reclamation activities, it is necessary to increase the pH of the soil, which is still acidic, namely 4.3 and to increase the organic C content of the soil, which is still low, namely <1%. Findings of acidic soil pH and soil organic C content below the standard needed for the main plant eucalyptus oil are initial information for improving soil conditions in the reclamation area of PT. PQ so that reclamation activities run better.
Rancangan Geometri Lereng untuk Menentukan Kestabilan Lereng pada Kuari Tanah Liat Pt. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur Yudho Dwi Galih Cahyono; Wendy Muhammad Ibnu Faridh; Fairus Atika Redanto Putri
Journal of Geology Sriwijaya Vol 2 No 2 (2023): The Journal of Geology Sriwijaya
Publisher : Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62932/jgs.v2i2.2182

Abstract

Lokasi penelitian terletak pada IUP Karang Asem PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Pada lokasi penelitian belum dilakukan kegiatan penambangan namun akan dilakukan penambangan dengan menggunakan metode tambang terbuka, dengan begitu tidak lepas dengan permasalahan geoteknik kestabilan lereng. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi dan tingkat kestabilan lereng di lapangan dan mendapatkan geometri lereng rekomendasi yang aman dan efisien. Faktor keamanan lereng dihitung menggunakan metode Bishop simplified dan metode Janbu Simplified dengan kriteria keruntuhan Mohr Coloumb, semua perhitungan lereng diasumsikan dalam keadaan kering dan jenuh dengan perhitungan faktor keamanan diaplikasikan ke dalam Software Rocsience Slide v 6.0. Hasil analisis diperoleh kondisi lereng eksisting dalam kategori aman pada kondisi kering dan tidak aman dalam kondisi jenuh, dengan nilai faktor keamanan dalam keadaan kering dengan metode Bishop simplified dan metode Janbu Simplified. Untuk lereng rekomendasi overall slope, sudut tiap janjang 35 derajat, sudut overall slope 28 derajat, tinggi lereng 10 meter, lebar lereng 36,045 meter, lebar tiap bench 2 meter, lereng overall slope terdapat 7 jenjang, nilai faktor keamanan kondisi kering dengan metode Bishop simplified 1,401 dan dengan metode Janbu Simplified 1,390. Sedangkan kondisi jenuh dengan metode Bishop simplified 0,772 dan dengan metode Janbu Simplified 0,729.
Design and Planning of Mine Drainage Systems at PT. Pertama Mina Sutra Perkasa, Puger District, Jember Regency, East Java, Indonesia Malik, Aldy Maulana; Sari, Avellyn Shinthya; Putri, Fairus Atika Redanto
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2024.v4i2.5352

Abstract

PT. Pertama Mina Sutra Perkasa, a limestone mining company, operates in Grenden Village, Puger District, Jember Regency, East Java Province. Utilizing an open mining system, the company faces challenges related to mine drainage. Based on rainfall analysis from 2013 to 2020. the planned rainfall rate is 25.938 mm/hour, with a rainfall intensity of 5.712 mm/hour, resulting in a runoff water discharge of 0.599 m³/second. The water discharge entering the well at the site is 2159.08 m³/hour. The designed drainage channel has a discharge capacity of 3.109 m³/second, a wet surface area of 0.5 m², a channel bottom slope of 0.03%, a hydraulic radius of 0.25 m, a Manning roughness coefficient of 0.011. a wet cross-section circumference of 2 m, and a flow depth of 0.5 m. The planned well dimensions are 60 m in length, 20 m in width, and 7 m in depth, with a volume of 8400 m³. The current sludge settling pond has three compartments with a total capacity of 393.75 m³. The proposed design for the sludge settling pond includes a length of 60.6 m, a width of 15 m, a depth of 7 m, and a volume of 5454 m³. The actual mud dredging frequency is once every 2 days, while the proposed plan extends this interval to 9 days using a Doosan 340DX type excavator. This comprehensive drainage system design aims to efficiently manage runoff and sedimentation, ensuring sustainable mining operations
Identification of Hazards and Risk Assessment in the Workplace of PT. Nusantara Traisser Site PT. Vale Indonesia Sorowako, South Sulawesi Mahindra, Fahni; Fanani, Yazid; Putri, Fairus Atika Redanto
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2024.v4i2.5562

Abstract

The mining industry has a high risk of accidents, thereby prioritizing the understanding of safety and occupational health aspects. This research discusses the potential hazards and risk values for each work area of Nusantara Traisser Ltd. at the site of Vale Indonesia Pte Ltd. in 2023. Potential hazards came from field observations, and risk assessments were conducted by analyzing the probability, exposure, and consequence values of each identified hazard. These values were then adjusted according to the semi-quantitative risk level standards of William T. Fine. This research employed an observational approach using the AS/NZS 4360:2004 method for risk management. The results of the study indicated that the total number of potential hazards identified in the four work areas was 11, each with its respective risk value. The highest risk level reached 300, classified as priority 1, involving the hazard of mining traffic in the Anoa North Ground Training area (Mines HSOR Department) and the Enggano Coal and Sulfur Storage area. The recommended risk controls for each work area include elimination, engineering control, administration, and personal protective equipment (PPE).
Kajian Pengaruh Geometri Jalan Angkut Terhadap Produktivitas di PT. Karebet Mas Indonesia, Site Kutai Energi Kalimantan Timur Cahyono, Yudho Dwi Galih; Putri, Fairus Atika Redanto; Dinoy, Edward
Geosapta Vol 9, No 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v9i1.12860

Abstract

Pada PT. Kerebet Mas Indonesia jalan angkut berfungsi sebagai penghubung lokasi-lokasi yang penting pada area tambang. Salah satu area jalan yang perlu dilakukan analisis yaitu jalan angkut dari front penambangn menuju dispossal. Geometri jalan yang baik tentunya dapat mendukung kelancaran kegitan alat angkut dalam proses pemuatan material. Hal ini menunjang kegiatan produktivitas penambangan untuk mecapai target produksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode gabungan dengan pola matematis untuk menghitung dan mengetahui pengaruh geometri jalan terhadap produktivitas alat angkut. Pada kondisi aktual permasalahan yang terjadi adalah tidak tercapainya target produksi karena beberapa geometri jalan angkut belum sesuai dengan standart yang berlaku, salah satunya yaitu kemiringan jalan angkut yang labih dari 8% (>8%) kondisi jalan yang cukup licin, karena tidak mempunyai cross slope yang sesuai dengan lebar jalan angkut, dan jari-jari tikungan yang kurang dari standart yang telah ditentukan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan perbaikan geometri jalan angkut, dimana grade jalan yang >8% dilakukan regrading dan juga penambahan cross slope, jari-jari tikungan dan superelevasi. Berdasarkan pengolahan data di lapangan produktivitas actual Dump Truck Mercedes Benz sebesar 29 Lcm/jam, setelah adanya perbaikan geometri jalan, produktivitas alat angkut meningkat menjadi 71,10 Lcm/jam, dengan target produksi yang ditetapkan yaitu 54 Lcm/Jam.
Analisis Kestabilan Lereng untuk Menentukan Desain Geometri Lereng Final pada Tambang Tanah Liat Tobo di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur Chaq, Nakhlah Amiroh Risyda; Cahyono, Yudho Dwi Galih; Putri, Fairus Atika Redanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitian terletak di Tambang Tanah Liat Tobo PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Pada lokasi penelitan menggunakan metode penambangan tambang terbuka dengan begitu tidak lepas dengan permasalahan geoteknik kestabilan lereng. Lereng pada lokasi penelitian seluruhnya terendam oleh air sehingga tidak dapat melakukan pengukuran geometri lereng existing. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh air terhadap nilai faktor keamanan lereng, membuat rekomendasi geometri lereng yang aman dan efisien, dan untuk mengetahui perbandingan faktor keamanan antara menggunakan metode Fellenius dengan menggunakan metode Morgenstern-Prince. Semua perhitungan lereng diasumsikan pada keadaan kering dan jenuh, perhitungan faktor keamanan diaplikasikan dalam software Rockscience Slide V6.0. Hasil analisis diperoleh kondisi lereng dalam kategori aman, dengan nilai faktor keamanan dalam keadaan jenuh. Untuk lereng rekomendasi overall slope, sudut tiap bench pada overall slope 45°, sudut overall slope 29°, tinggi lereng overall 10 meter, lebar lereng 28,114 meter, lebar tiap bench 2 meter dan tinggi tiap bench 2 meter. Nilai faktor keamanan dengan metode Fellenius yang terdiri dari faktor keamanan (fk) determine 1,324, faktor keamanan (fk) mean 1,331, dan PK (0%). Nilai faktor keamanan dengan metode Morgenstern-Price yang terdiri dari faktor keamanan (fk) determine 1,315 dan faktor kemanan (fk) mean 1,321.