Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Faktor Predisposing, Enabling Dan ReinforcingĀ  Dengan Keikutsertaan WUS Melaksanakan Pemeriksaan IVA Harnita; Minata, Fika; Hartati, Yuli
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1079

Abstract

Deteksi dini kanker serviks melalui Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah strategi krusial untuk menekan angka kejadian penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh simultan faktor-faktor Predisposing, Enabling, dan Reinforcing terhadap pelaksanaan pemeriksaan IVA. Penelitian deskriptif analitik dengan desain potong lintang dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025. Sampel berjumlah 108 wanita usia reproduktif dipilih dari populasi 4.248 menggunakan purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui angket. Variabel independen yang diuji meliputi usia, pendidikan, pengetahuan, sikap, akses informasi/layanan, dan dukungan tenaga kesehatan/keluarga. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara semua variabel independen dengan pelaksanaan IVA. Temuan kunci dari analisis multivariat menyimpulkan bahwa sikap merupakan faktor yang paling dominan dan prediktor terkuat. Sikap positif meningkatkan peluang melaksanakan pemeriksaan IVA hingga 3.4 kali (p= 0.011 , OR 3.408) dibandingkan sikap negatif. Sikap adalah prediktor terkuat keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA. Direkomendasikan kepada Puskesmas untuk mengintensifkan program promosi kesehatan, khususnya melalui penyuluhan berkala, guna memperbaiki dan membentuk sikap positif masyarakat untuk mengoptimalkan skrining IVA
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA TES IVA DALAM PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI LAPAS PEREMPUAN KOTA PALEMBANG Aquari, Bina; Minata, Fika; Arif, Ahmad; Afrika, Eka; Dewi, Ratna; Sari, Rini Gustina; Romadhon, Muhamad; Irdan, Irdan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55232

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di seluruh dunia, dengan lebih dari 570.000 kasus baru dan 311.000 kematian pada tahun 2018. Di Indonesia, kanker serviks juga menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah kanker payudara. Deteksi dini melalui tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dapat mengidentifikasi lesi prakanker dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat kanker serviks. Namun, kurangnya akses informasi kesehatan, khususnya di kalangan narapidana perempuan, menyebabkan rendahnya kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan dini tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran narapidana perempuan di Lapas Kota Palembang tentang pentingnya tes IVA dalam pencegahan kanker serviks melalui program edukasi dan pelaksanaan tes IVA. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Sebanyak 30 narapidana perempuan mengikuti program ini, dengan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang terbatas sebelum edukasi. Setelah mengikuti penyuluhan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 83,3% peserta memiliki pengetahuan yang baik tentang kanker serviks dan tes IVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program edukasi tentang kanker serviks dan tes IVA di Lapas Kota Palembang berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan. Program ini tidak hanya memberikan informasi mengenai kanker serviks, tetapi juga memberikan akses langsung untuk melakukan tes IVA, yang diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini dan mencegah kematian akibat kanker serviks di kalangan narapidana perempuan. Penelitian ini menyarankan untuk melanjutkan program edukasi secara berkala dan meningkatkan fasilitas kesehatan di lapas untuk mendukung keberlanjutan upaya pencegahan kanker serviks di kalangan narapidana perempuan.