Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENCEGAHAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN SEBAGAI DETEKSI DINI KEHAMILAN RESIKO TINGGI Susilawati, Elly; Aryani, Yeni; Yanti, Yanti
PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health Vol 4 No 1 (2025): PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36929/pitimas.v4i1.1108

Abstract

Anemia dalam kehamilan ialah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester 1 dan 3 atau kadar< 10,5 gr% pada trimester 2.Anemia dalam kehamilan dapat mengakibatkan dampak yang membahayakan bagiibu dan janin (Rini Mayasari 2020). Anemia pada ibu hamil memiliki dampak kesehatan terhadap ibu dan anakdalam kandungan, antara lain meningkatkan risiko bayi dengan berat lahir rendah, keguguran, kelahiranprematur dan kematian pada ibu dan bayi baru lahir. Ibu hamil dengan kadar Hb <10 g/dl mempunyai risiko 2,25kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi BBLR, sedangkan ibu hamil dengan anemia berat mempunyai resikomelahirkan bayi BBLR 4,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia berat. Resiko kematianibu meningkat 3,5 kali pada ibu hamil yang menderita anemia (Yanti, Dewi, and Sari 2023). Tujuan dari kegiatanpengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mencegah terjadinyaanemia dalam kehamilan karena merupakan deteksi dini terjadinya resiko tinggi kehamilan. Kegiatan inidilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan Rosita Kota Pekanbaru pada tanggal 9 Januari 2025. Pelaksanaankegiatan pengabdian ini diawali dengan melakukan edukasi mengenai Pencegahan anemia dalam kehamilan dandilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 9 PEKANBARU Lailiyana, Lailiyana; Susilawati, Elly; Sari, Septi Indah Permata
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a health problem that is often experienced by adolescents, especially young women. This condition occurs when the body lacks hemoglobin in the blood, which functions to carry oxygen throughout the body. Adolescent girls are at a higher risk of developing anemia due to various factors, such as a poor nutritional diet, menstruation, and a lack of understanding of the importance of iron intake. The results of the 2020 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) found that 29.6% of adolescent girls aged 10-18 years in Riau Province suffered from anemia. The impact of anemia on adolescents includes reduced productivity, especially low academic achievement and other creative activities. The main cause of anemia in adolescent girls is an imbalance in nutritional intake containing iron triggered by a lack of knowledge about foods containing iron. The purpose of this community service activity is to increase adolescent girls' knowledge about anemia. The activity was carried out at SMPN 9 Pekanbaru and was attended by 30 ninth grade female students. The method of the activity was to provide education in the form of counseling in one meeting for approximately 2 hours including brainstorming, games and questions and answers. The material presented was about; the definition of anemia, the causes and impact of anemia on the health of adolescent girls. The activity was evaluated using pretest and posttest questionnaires. The results showed an increase in adolescents' knowledge before and after the education, from an average score of 7.26 in the pretest to an average score of 9.76 in the posttest. Adolescents need to be regularly educated about anemia as a way to prevent anemia in adolescent girls and its impact on health.
THE EFFECT OF GIVING MUNG BEAN EXTRACT ON HEMOGLOBIN LEVELS OF MIDWIFERY STUDENTS OF LEVEL III OF MINISTRY OF HEALTH POLTECHNIC, TANJUNGPINANG Susilawati, Elly; Febriani, Hanifah; Yanti, Yanti; Lailiyana, Lailiyana
JURNAL IBU DAN ANAK Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ibu dan Anak. Volume 13 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau Under Health Ministry Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents with iron deficiency anemia are a group prone to anemia. Data from the Tanjungpinang City Health Office in 2018 showed that the incidence of anemia in adolescent girls was 25% of the total number of adolescent girls in Tanjungpinang City. The purpose of this study was to determine the effect of giving green bean juice on hemoglobin levels of female students at the Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang. This study was conducted in January - May 2020 at the Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang with this type of research being Quasy Experiment and post test only with control group design. Sampling in this study used the Purposive Sampling technique. The population in this study were all female students of DIII Midwifery Level III. The average hemoglobin level in the group given Fe tablets after being given Fe tablets was 13.67 gr / dl and the average hemoglobin level in the intervention group after being given green bean juice and Fe tablets was 12.32 gr / dl. The results of the Independent Test with a 95% confidence level showed no effect of green bean juice on hemoglobin levels in female students of the Tanjungpinang Ministry of Health Polytechnic (p = 0.209). It is expected that female students consume supplements containing iron, especially during menstruation and consume foods that contain a lot of substances that accelerate iron absorption
Efektivitas Edukasi Posyandu dalam Meningkatkan Kesadaran Imunisasi Wajib pada Ibu Balita: Studi di Wilayah Puskesmas Umbansari Indah Permata Sari, Septi; Susilawati, Elly; Yanti, Yanti
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2025): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v3i1.246

Abstract

Immunization is one of the most effective preventive efforts in reducing morbidity and mortality caused by infectious diseases in children under five years of age. Although the immunization program has long been implemented by the government, a lack of awareness among some mothers regarding the importance of mandatory immunization is still observed. This may be due to limited access to information, misconceptions, or insufficient health education. This community service activity aimed to enhance the understanding of mothers of toddlers about the importance of immunization through an educational approach conducted directly at the Integrated Health Post (Posyandu) within the working area of Umbansari Public Health Center. The activity involved health education sessions, interactive discussions, and the distribution of educational media such as leaflets. The primary target was mothers with children aged 0–5 years. The results showed a significant improvement in knowledge, with the average pre-test score increasing from 60 to 80 in the post-test. These findings indicate the effectiveness of community-based educational approaches in raising mothers' awareness about the importance of mandatory immunization. It is expected that similar activities can be implemented sustainably as part of strategies to improve the coverage of basic immunization programs.
The Influence Of The Marmet Technique On Breast Flow In Post Partum Mothers At Rosita'S Private Midwife Practice Susilawati, Elly; Alyens, Fatiyani; Noflin, Rahma Diana; Yanti, Yanti; Permata Sari, Septi Indah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.22927

Abstract

Latar belakang : Masalah pada ibu menyusui seperti ASI tidak keluar di awal kelahiran sering ditemukan, upaya yang dapat dilakukan adalah memerah atau memompa ASIhingga bayi dapat menyusui. Salah satu teknik untuk melancarkan ASI yaitu menggunakan teknik marmet.Tujuan : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik marmet terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimental dengan rancangan post test only design control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum normal 6 jam sampai 3 hari post partum yang mengeluhkan ASI nya belum keluar, ibu yang ingin memberikan ASI ekslusif kepada bayinya, berat badan lahir bayi normal (2500-4000 gram) yang berada di wilayah Bidan Praktik Swasta Rosita Kota Pekanbaru pada bulan Maret s/d Juni 2018. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 10 orang kelompok yang dilakukan teknik marmet dan 10 orang kelompok yang tidak dilakukan teknik marmet.Hasil : Hasil uji mann whitney menunjukkan ada pengaruh teknik marmet terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum dengan nilai (ρ = 0,001) < α = 0,05. Hasil penelitian pada ibu post partum yang dilakukan teknik marmet memiliki nilai median lebih tinggi yaitu 12,00 dengan nilai minimum 11  dan maximum 12 dibandingkan ibu post partum yang tidak dilakukan teknik marmet memiliki nilai median 6,00 dengan nilai minimum 5 dan maximum 12.  Kesimpulan : Ada pengaruh teknik marmet terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum di bidan praktik swasta Rosita kota pekanbaru tahun 2018. (Nilai ρ-value 0,001 < α 0,05).Saran : diharapkan bagi bidan untuk memberikan edukasi pada ibu post partum tentang teknik marmet yang berguna untuk kelancaran ASI Kata kunci : Kelancaran ASI, Teknik Marmet. ABSTRACT  Background: Problems in breastfeeding mothers such as not having breast milk come out at the beginning of birth are often found, efforts that can be made are expressing or pumping breast milk. until the baby can breastfeed. One of the techniques to promote breastfeeding is using the marmet technique.  Purpose: the purpose of this research is to find out the influence of the marmet technique on the flow of breast milk in postpartum mothers.  Method: This type of research is descriptive research.pre-experimentalwith a plan post test only design control group. The population in this study were all normal postpartum mothers 6 hours to 3 days postpartum who complained that their breast milk had not come out, mothers who wanted to give exclusive breast milk to their babies, normal birth weight babies (2500-4000 grams) who were in the area of Rosita Private Midwife Practice, Pekanbaru City in March to June 2018. Sampling usedpurposive sampling totaling 10 people in the group that did the marmet technique and 10 people in the group that didn't do the marmet technique.Results: Test resultsmann whitney shows that there is an influence of the marmet technique on the smoothness of breast milk in postpartum mothers with a value of (ρ = 0.001) < α = 0.05. The results of the study on postpartum mothers who used the marmet technique had a higher median value, namely 12.00 with a value ofminimum 11 andmaximum 12 compared to post partum mothers who did not perform the marmet technique had a median value of 6.00 with a value of minimum 5 andmaximum 12.  Conclusion: There is an influence of the marmet technique on the smooth flow of breast milk in postpartum mothers at the private midwife practice Rosita in Pekanbaru City in 2018. (ρ-value 0.001 < α 0.05). Suggestion: It is hoped that midwives will provide education to postpartum mothers about the Marmet technique which is useful for smooth breast milk flow. Keywords: Fluency of Breastfeeding, Marmet Technique. 
The Effect Of Abdominal Lifting Massage On Intensity Labor Pain In The 1st Active Phase Susilawati, Elly; Permata Sari, Septi Indah; Ilma, Fauza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i6.15165

Abstract

Latar belakang : Nyeri persalinan yang timbul semakin sering dan semakin lama dapat menyebabkan ibu gelisah, takut dan tegang bahkan stres yang berakibat pelepasan hormon yang berlebihan seperti adrenalin, katekolamin dan steroid (Sulistiawati & Ningrum, 2020). Sebagian besar persalinan  (90%) selalu disertai rasa nyeri sedangkan rasa nyeri pada persalinan merupakan hal yang lazim terjadi, nyeri selama persalinan merupakan proses fisiologis dan psikologis (Rejeki & Irawan, 2019).  Angka nyeri persalinan yang dilaporkan didapatkan hasil bahwa rata-rata di Indonesia sebanyak 85-90% Wanita hamil yang akan menghadapi persalinan mengalami nyeri persalinan yang hebat dan 7-15% tidak disertai rasa nyeri (Fitriawati et al., 2021).Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Abdominal Lifting Massage Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di PMB Dince SafrinaMetode : Jenis penelitian ini adalah pre experiment. Pendekatan penelitian ini dengan studi One Group Pre Test- Post Test yaitu penelitian yang memberikan tes awal (Pretest) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberi perlakuan barulah memberikan test akhir (posttest). Penelitian dilakukan dari bulan Januari s/d April 2022 di PMB Dince Safrina Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini teknik Non  Probability Sampling berupa Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi yaitu menilai intensitas nyeri ibu bersalin kala I sebelum dilakukan intervensi dan setelah dilakukan intervensi. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu skala Numeric Rating Scale (NRS). Analisa data menggunakan SPSS dengan melakukan Analisa univariate dan Bivariate.Hasil : hasil penelitian yang didapat adalah Rata-rata intensitas nyeri nyeri persalinan kala 1 fase aktif sebelum dilakukan Abdominal Lifting Massage adalah 4,8 (SD = 0,9), Rata-rata intensitas nyeri nyeri persalinan kala 1 fase aktif setelah dilakukan Abdominal Lifting Massage adalah 3,53 (SD = 0,9).Simpulan : kesimpulan pada penelitian ini adalah Ada pengaruh Abdominal Lifting Massage terhadap  intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di PMB Dince Kota Pekanbaru (ρ=0,000) artinya ρ < α (0,05)Diharapkan bagi bidan di PMB Dince Safrina agar dapat menerapkan Abdominal Lifting Massage pada ibu bersalin sebagai tambahan alternatif  untuk mengurangi rasa nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif, sehingga ibu dapat bersalin dengan aman dan nyaman. Kata kunci: Abdominal Lifting Massage, Nyeri Persalinan, Kala I Fase Aktif ABSTRACT Background: Labor pain that occurs more frequently and lasts longer can cause mothers to be anxious, afraid and tense and even stressed which results in excessive release of hormones such as adrenaline, catecholamines and steroids (Sulistiawati & Ningrum, 2020). The majority of births (90%) are always accompanied by pain, while pain during labor is a common occurrence, pain during labor is a physiological and psychological process (Rejeki & Irawan, 2019). Reported labor pain figures show that on average in Indonesia 85-90% of pregnant women who are about to give birth experience severe labor pain and 7-15% are not accompanied by pain (Fitriawati et al., 2021).Goal: GoalThis research is to determine the effect of abdominal lifting massage on the intensity of labor pain during the first active phase at PMB Dince Safrina.Method: This type of research ispre experiment. This research approach is with studyOne Group Pre Test- Post Test namely research that provides an initial test (Pretest) before being given treatment, after being given treatment then gives a final test (posttest). The research was conducted from January to April 2022 at PMB Dince Safrina, Pekanbaru City. The sample in this study amounted to 15 people. The sampling technique in this research is technical Non Probability Sampling form Purposive Sampling. The data collection method in this study was observation, namely assessing the pain intensity of mothers in the first stage of labor before the intervention and after the intervention. The data collection instrument used is a scaleNumeric Rating Scale (NRS). Data analysis using SPSS by carrying out univariate and bivariate analysis.Results: The research results obtained were the average pain intensity of labor pain in the 1st stage of the active phase before it was carried outAbdominal Lifting Massage was 4.8 (SD = 0.9), the average pain intensity of labor pain during the 1st active phase afterAbdominal Lifting Massage was 3.53 (SD = 0.9).Conclusion: the conclusion of this research is that there is an influenceAbdominal Lifting Massage on the intensity of labor pain during the first active phase in PMB Dince Pekanbaru City (ρ=0.000) meaning ρ < α (0.05)It is hoped that midwives at PMB Dince Safrina can apply Abdominal Lifting Massage to mothers in labor as an additional alternative to reduce pain in mothers during the first active phase, so that mothers can give birth safely and comfortably. Keywords:Abdominal Lifting Massage, Labor Pain, First Stage Active Phase 
Breast massage to support the success of exclusive breastfeeding among postpartum mothers in Pekanbaru, Indonesia Susilawati, Elly; Hindratni, Findy; Rahmadani, Cyntia
GHMJ (Global Health Management Journal) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Aliansi Cendekiawan Indonesia Thailand (Indonesian Scholars' Alliance)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35898/ghmj-51597

Abstract

Pendampingan Tim Percepatan Penurunan Stunting melalui Inisiasi dan Implementasi Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Desa Pancuran Gading Kabupaten Kampar Yanti, Yanti; Susilawati, Elly; Alza, Yessi; Santhariana, Lamindo
SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2023): SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/segantang.v1i2.137

Abstract

Sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mengatasi masalah gizi stunting, telah diterbitkannya Peraturan Presiden No. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting melalui program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Secara umum program DASHAT bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui optimalisasi sumber daya pangan lokal dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting ditingkat desa atau kelurahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Tri Dharma perguruan tinggi, yang dilaksanakan bulan Mei sampai dengan September tahun 2023, yang berlokasi di Desa Pancuran Gading Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Bentuk pengabmas yang dilakukan berupa sosialisasi dan pelatihan bagi peserta, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang DASHAT, yang selanjutnya dibentuk organisasi “Dapur Sehat” Desa Pancuran Gading. Sasaran sosialisasi program adalah perwakilan dari kader Posyandu, kelompok PKK, perangkat desa & tokoh masyarakat desa Pancuran Gading. Peserta pelatihan yang nantinya sebagai pelaksana ‘Dapur Sehat’ adalah ibu-ibu PKK yang juga berperan sebagai kader Posyandu, yang berjumlah 20 orang. Implementasi Dapur Sehat melalui  pemberian makanan padat gizi bagi keluarga risiko stunting dengan pemanfaatan bahan pangan lokal. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dalam bentuk sosialisasi, pembekalan materi, demonstrasi pembuatan menu sehat di Posyandu. Hasil kegiatan pengabmas ini tercapainya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang DASHAT, didapatkan peningkatan evaluasi nilai pre-test (62) dan post-test (80). Implementasi DASHAT yaitu terbentuknya organisasi penanganan stunting di desa, yang disepakati dengan nama “Dapur Sehat Desa Pancuran Gading”. Dapur Sehat berkoordinasi dengan Puskesmas Pantai Cermin menyediakan PMT bagi Balita gizi kurang dan stunting selama 90 hari yang dimulai bulan September 2023, dengan pelaksananya adalah ibu-ibu peserta pelatihan.
Combination of Beetroot Juice, Honey and Green Apple on Hemoglobin Levels in Anemia Pregnant Women at Payung Sekaki Health Center, Pekanbaru Sari, Septi Indah Permata; Susilawati, Elly; Devi, Shinta; Pamudi, Berwi Fazri
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v5i2.31539

Abstract

Anemia is a medical condition characterized by lower-than-normal hemoglobin (Hb) levels. In pregnant women, anemia can lead to prolonged delivery times, increased bleeding, and shock during contractions. The adverse effects of anemia on the fetus include premature birth, low birth weight (LBW), potential disabilities, and infant mortality. The recommended solution to overcoming anemia in pregnant women is to consume a combination of beetroot juice and green apples juice. Beets contain essential components that can elevate Hb levels, whereas green apples provide minerals and vitamin C, enhancing iron absorption (Fe). This study aimed to investigate the effect of a combination of beetroot juice and green apple juice on Hb levels in pregnant women with anemia. The study population was comprised of 200 normal pregnant women, with a sample size of 15 in trimester III (TM III) with anemia, selected through purposive sampling. The intervention involved administering the juice daily for seven days. Data were collected using observation sheets and easy-to-touch devices. The research design was pre-experimental, utilizing a one-group pre-test–post-test design. This study was conducted within the working area of the Payung Sekaki Public Health Center (PHC) from January to April 2022. Dependent T-test analysis was used for data evaluation. The average Hb level of TM III pregnant women before juice consumption was 9.7 g/dL, which increased to 10.6 g/dL after the intervention. The dependent t-test results, with a 95% confidence level (Cl), indicated a p-value of 0.000, signifying a significant impact of fruit juice on the Hb levels of TM III pregnant women experiencing anemia. These findings suggest that clinical midwives should educate pregnant women about the importance of Fe tablets and the positive influence of fruit juice on Hb levels.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MELAKUKAN SKRINING ANTENATAL DETEKSI DINI TINGKAT RESIKO KEHAMILAN MENGGUNAKAN KSPR Susilawati, Elly; Yanti, Yanti; Alza, Yessi; Anjar, Agus
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang mengancam Kesehatan dan kesejahteraan ibu dan janinnya. Kondisi seperti ini mengharuskan untuk mendapatkan perawatan dari tenaga Kesehatan terlatih dan khusus (National Institutes of Health, 2017). Kehamilan dianggap beresiko tinggi bila ada potensi komplikasi yang dapat mempengaruhi ibu, bayi, atau keduanya. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam melakukan skrining deteksi dini resiko tinggi dalam kehamilan. Metode pelaksanaan pengabmas yang dilakukan berupa pelatihan bagi kader dalam bentuk pembekalan materi, demonstrasi dan praktik cara pengisian KSPR sebagai alat deteksi dini skrining ANC resiko tinggi dalam kehamilan dan evaluasi penerapan di lapangan. Tempat pelatihan dilakukan di kantor desa dan kegiatan praktik cara pengisian KSPR diadakan pada Posyandu. Hasil yang didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta, yaitu dari rata-rata nilai 45 menjadi rata-rata 70 melalui pretest dan posttest, dan terdapat peningkatan kemampuan kader dalam pengisian KSPR yaitu dari rata-rata 40 menjadi rata-rata 65. Disarankan kepada kader posyandu di Desa Ranah Singkuang agar dapat rutin melakukan skrining deteksi dini resiko tinggi pada kehamilan dengan menggunakan KSPR pada saat hari buka posyandu dan pada saat pelaksaan kelas ibu hamil.