Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Literatur Terhadap Remunerasi dan Kinerja Tenaga Kesehatan: Dampak dan Tantangan Rosa, Marina Anggraeni; Nurwahyuni, Atik
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16722

Abstract

Remunerasi dan kinerja tenaga kesehatan telah menjadi fokus penelitian yang penting dalam sektor kesehatan, dengan tujuan memberikan landasan ilmiah bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep remunerasi dan dampak kebijakan remunerasi terhadap kinerja tenaga kesehatan serta tantangan dalam pelaksanaan remunerasi. Melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber, seperti buku, laporan dan penelitian terbaru dari artikel jurnal terindeks Scopus (10 tahun terakhir), penelitian ini mengulas berbagai aspek remunerasi, baik finansial maupun non-finansial, serta dampaknya yang variatif terhadap motivasi, kepuasan kerja, dan hasil kesehatan pasien. Temuan penelitian ini juga menyoroti tren dan kompleksitas hubungan antara remunerasi dan kinerja, tantangan utama dalam pemberian remunerasi kepada tenaga kesehatan di tengah lingkungan yang dinamis, serta menekankan pentingnya pengembangan metode pengukuran yang efektif untuk mengevaluasi dampak langsung remunerasi terhadap kinerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai referensi bagi penyedia layanan kesehatan dan pengambil kebijakan dalam merancang kebijakan remunerasi yang efektif dan efisien, serta bagi peneliti yang ingin mengeksplorasi topik ini lebih lanjut. Keterbatasan dalam cakupan literatur mendorong perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi lebih dalam hubungan antara remunerasi dan kinerja tenaga kesehatan dalam berbagai konteks. Agenda penelitian ke depan dapat lebih fokus pada aspek seperti perbedaan sistem remunerasi, faktor psikologis yang mempengaruhi remunerasi, serta pengembangan instrumen pengukuran kinerja yang lebih komprehensif dan efektif dalam meningkatkan kondisi kesehatan pasien.
Pemanfaatan Digital Health untuk Meningkatkan Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Negara Berkembang : Literature Review : The Digital Health Utilization to Improve Successful Treatment of Tuberculosis Patient in Developing Countries : Literature Review Farhana, Farhana; Nurwahyuni, Atik; Alatas, Saly Salim
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2542

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius di dunia terutama di negara berkembang. Pengobatan tuberkulosis dengan jangka waktu lama membutuhkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau pasien. Kehadiran digital health dapat menawarkan solusi hemat biaya untuk mengatasi keterbatasan keuangan, sosial, waktu dan jarak jauh terutama di negara berkembang. Tujuan: Mengidentifikasi aplikasi digital health yang dapat dimanfaatkan sebagai upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis di negara berkembang dan negara mana saja yang sudah melakukan penelitian terkait pemanfaatan digital health ini. Metode: Protokol scoping review menggunakan 5 langkah framework Arksey dan O’Malley. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah artikel penelitian, diterbitkan pada tahun 2016 hingga 2022, teks lengkap, berbahasa Inggris, dan membahas penggunaan aplikasi kesehatan digital untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan bagi pasien tuberkulosis di negara berkembang. Hasil: Terdapat 7 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi menyebutkan bahwa digital health dapat menjadi solusi dalam perawatan pasien tuberkulosis, terutama untuk negara dengan sumber daya pelayanan kesehatan yang belum memadai. 2 jenis aplikasi yang digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan tuberkulosis di negara berkembang yaitu short message service (SMS) dan video observed therapy (VOT). Kesimpulan: Penggunaan aplikasi digital health dapat meningkatkan komunikasi tenaga kesehatan dan pasien, memberikan kemudahan bagi pasien untuk mengakses fasilitas kesehatan yang hemat biaya secara optimal, dan dapat meningkatkan kepatuhan pasien untuk melakukan perawatan secara tuntas.
Analisis Implementasi Clinical Pathway Sectio Caesarea sebagai Kendali Mutu dan Biaya di Rumah Sakit: Scoping Review Solihah, Siti Raudatus; Nurwahyuni, Atik
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.6286

Abstract

Latar Belakang: Sectio Caesarea (SC) merupakan prosedur obstetri dengan pembiayaan dan frekuensi tinggi serta tren yang meningkat setiap tahun. Pelayanan SC dituntut memberikan mutu yang berkualitas dengan biaya pelayanan yang terbatas sehingga diperlukan strategi untuk mengoptimalkan keduanya. Strategi yang dapat dilakukan yaitu mengimplementasikan Clinical Pathway (CP). Tujuan: Scoping review ini bertujuan menganalisa implementasi CP SC di rumah sakit dan efektifitasnya sebagai alat kendali mutu dan biaya. Metode: Penyusunan dengan metode Arksey dan O'Malley meliputi identifikasi pertanyaan penelitian, penelusuran literatur, seleksi studi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, ekstraksi data terstruktur, dan sintesis hasil secara naratif. Pencarian dilakukan pada tujuh database yaitu SCOPUS, PUBMED, ScienceDirect, Springerlink, Ebscohost, Google Scholar, Emerald. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis dan dilaporkan mengikuti panduan PRISMA. Sebanyak 863 artikel dari tahun 2020–2025 diidentifikasi, dan tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi (ditulis dalam Bahasa Inggris atau Indonesia, tersedia full-text dan fokus implementasi CP SC) dianalisis lebih lanjut. Hasil: Implementasi CP SC saat ini masih menghadapi tantangan yang ditunjukkan dengan angka kepatuhan CP SC di sebagian rumah sakit yang rendah. Optimalisasi CP SC dapat dilakukan dengan redesign, sosialisasi, pelatihan dan audit berkala. Implementasi CP efektif digunakan sebagai tools untuk kendali mutu dan biaya. CP dinilai efektif sebagai kendali mutu melalui indikator LOS, infeksi luka operasi, dan nyeri, serta sebagai kendali biaya berdasarkan perbandingan antara biaya riil rumah sakit dan tarif pemerintah. Kesimpulan: Scoping review ini menegaskan bahwa implementasi CP SC terbukti efektif sebagai alat kendali mutu dan biaya di rumah sakit apabila diterapkan lengkap dan konsisten.