Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Implementasi Clinical Pathway pada Pasien Demam Dengue: Systematic Literature Review Afifah, Maryam; Nurwahyuni, Atik
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i1.14171

Abstract

Demam dengue adalah penyakit yang mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang berat dan dalam beberapa kasus dapat berakibat fatal. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting dalam mengatasi demam dengue. Clinical Pathway digunakan dalam manajemen perawatan pasien demam dengue untuk memastikan bahwa perawatan yang diberikan sesuai dengan standar medis yang ada dan diharapkan dapat menekan biaya selama perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi clinical pathway pada pasien DBD melalui tinjauan sistematis terhadap literatur. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui pencarian sistematis dalam database akademik dan perpustakaan digital yang relevan. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis mencakup perbandingan, kategorisasi, dan penyajian temuan-temuan yang relevan dari studi-studi yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa Clinical Pathway memudahkan melakukan monitoring dalam pelayanan dan membantu menekan biaya selama rawat inap. Variasi dalam Clinical Pathway, manajemen SDM, komunikasi antar profesi dan pengembangan Clinical Pathway menjadi faktor yang menjadi kunci sukses Clinical Pathway. Hambatan pada impelementasi Clinical Pathway pada pasien demam dengue adalah jadwal visite Dokter Penanggung Jawab Pasien, tidak memiliki akses terhadap Clinical Pathway, kepatuhan terhadap Clinical Pathway rendah, pelayanan masih kurang, kurang sumber daya manusia dan logistic farmasi, dan Belum optimalnya sosialisasi, dan edukasi Clinical Pathway.
Kajian Literatur Terhadap Remunerasi dan Kinerja Tenaga Kesehatan: Dampak dan Tantangan Rosa, Marina Anggraeni; Nurwahyuni, Atik
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16722

Abstract

Remunerasi dan kinerja tenaga kesehatan telah menjadi fokus penelitian yang penting dalam sektor kesehatan, dengan tujuan memberikan landasan ilmiah bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep remunerasi dan dampak kebijakan remunerasi terhadap kinerja tenaga kesehatan serta tantangan dalam pelaksanaan remunerasi. Melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber, seperti buku, laporan dan penelitian terbaru dari artikel jurnal terindeks Scopus (10 tahun terakhir), penelitian ini mengulas berbagai aspek remunerasi, baik finansial maupun non-finansial, serta dampaknya yang variatif terhadap motivasi, kepuasan kerja, dan hasil kesehatan pasien. Temuan penelitian ini juga menyoroti tren dan kompleksitas hubungan antara remunerasi dan kinerja, tantangan utama dalam pemberian remunerasi kepada tenaga kesehatan di tengah lingkungan yang dinamis, serta menekankan pentingnya pengembangan metode pengukuran yang efektif untuk mengevaluasi dampak langsung remunerasi terhadap kinerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai referensi bagi penyedia layanan kesehatan dan pengambil kebijakan dalam merancang kebijakan remunerasi yang efektif dan efisien, serta bagi peneliti yang ingin mengeksplorasi topik ini lebih lanjut. Keterbatasan dalam cakupan literatur mendorong perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi lebih dalam hubungan antara remunerasi dan kinerja tenaga kesehatan dalam berbagai konteks. Agenda penelitian ke depan dapat lebih fokus pada aspek seperti perbedaan sistem remunerasi, faktor psikologis yang mempengaruhi remunerasi, serta pengembangan instrumen pengukuran kinerja yang lebih komprehensif dan efektif dalam meningkatkan kondisi kesehatan pasien.