Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PREFERENCES OF ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS IN CHOOSING PAYROLL AT SHARIA BANKS Hardiyani, Gianisha; Kurnia, Tuti; Hasbi, Sahlan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (Journal of Islamic Economics and Business) Vol. 4 No. 2 (2018): JULI-DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.578 KB) | DOI: 10.20473/jebis.v4i2.10693

Abstract

This study aims to determine the most dominant factors that affecting the preferences of Islamic educational institutions in choosing payroll in Islamic banks. The research method used a quantitative approach with factor analysis technique. Data collection techniques used questionnaires and interview techniques from 30 Islamic educational institutions in Sukabumi. The results of this study indicate that service, facilities, image, religion, and reference groups are the most dominant factor or the main factor for the preference of Islamic educational institutions in choosing payroll in Islamic banks. While role factor and status, product, promotion, location and knowledge are the supporting factor for preference of Islamic education institution in choosing payroll in syariah bank.Keywords: Bank Syariah, Preferences, Payroll, Islamic educational institutions.
Penguatan Branding melalui Konten Digital pada UMKM Dery Flower’s dalam Pengolahan Limbah Plastik Fauziah, Fitria Ramadhani; Munawar, Wildan; Kurnia, Tuti; Aziz, Imam Abdul; Latifah, Zahra Khusnul
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i3.21545

Abstract

Transformasi paradigma pemasaran digital mengharuskan UMKM mengadaptasi strategi komunikasi berbasis konten untuk meningkatkan daya saing dalam era ekonomi hijau. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas penguatan branding melalui konten digital pada UMKM Dery Flower's yang bergerak dalam pengolahan limbah plastik menjadi produk bunga hias bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan sistematis: pembangunan kapasitas melalui edukasi komprehensif strategi pemasaran digital dan manajemen operasional, produksi dan demonstrasi konten multimedia berkualitas tinggi, serta pemantauan dan evaluasi menggunakan analisis metrik kuantitatif engagement rate periode September-Desember dengan pendekatan campuran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan engagement rate pada seluruh platform media sosial: Instagram dari 2,5% menjadi 10%, TikTok dari 11% menjadi 41,6%, Facebook dari 3,75% menjadi 8%, dan YouTube Shorts dari 6,25% menjadi 62,5%. Transformasi ini berdampak langsung pada peningkatan visibilitas produk berkelanjutan, perubahan persepsi konsumen positif terhadap produk daur ulang, penguatan positioning sebagai UMKM berkelanjutan, dan pembentukan loyalitas merek berdasarkan nilai lingkungan. Simpulan menunjukkan bahwa konsistensi konten berkualitas, optimalisasi visual profesional, dan komunikasi nilai keberlanjutan menjadi faktor kunci keberhasilan strategi branding digital UMKM sektor ekonomi hijau dengan dampak transformatif terhadap pola pikir kewirausahaan.
Pengembangan Akses Pasar Produk Olahan Ikan Palabuhan Ratu Berbasis Business Model Canvas Kurnia, Tuti; Latifah, Zahra Khusnul; Fitrilia, Tiana; Wiliasih, Ranti; Safitri, Annisa Jannah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i3.22251

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas akses pasar UMKM Bakso Ikan Katumiri dan Abon Ikan Dua Putra di Palabuhanratu. Program pengabdian ini pendekatan kolaboratif–partisipatif yang dipadukan dengan kerangka Business Model Canvas (BMC) untuk menganalisis dan memperbaiki elemen-elemen utama model bisnis UMKM. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pemasaran digital, pelatihan negosiasi dan kerja sama bisnis, pendampingan pemasaran, serta perbaikan desain kemasan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pemasaran, di mana skor pengetahuan dan keterampilan mitra meningkat dari kisaran 2–3% menjadi 54–73% setelah pendampingan. Pada pelatihan negosiasi, peningkatan skor juga terlihat dari kisaran 3–4% menjadi 25–64%. Perbaikan kemasan melalui redesain turut meningkatkan daya tarik produk dan kesiapan bersaing di pasar modern. Secara keseluruhan, program ini efektif meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan strategi pemasaran, peningkatan kapasitas negosiasi, dan pengembangan model bisnis yang lebih terstruktur dan adaptif.