Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PKM PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU DI SDLB BINA WIYATA PUTRA Puspitaningtyas, Amalia Risqi; Pratiwi, Vidya
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 1 (2022): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i1.1625

Abstract

Media pembelajaran memiliki peranan yang penting dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran merupakan alat bantu yang memudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Dalam proses belajar mengajar guru tidak bisa menyamakan antara mengajar anak normal dengan anak berkebutuhan khusus, karena kebutuhan keduanya sangat berbeda dalam pembelajaran. Anak berkebutuhan khusus perlu penangan khusus terkait pemberian materi, sehingga guru harus selektif dalam menggunakan media pembelajaran. Materi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus memerlukan kreativitas yang ekstra dan media pembelajaran yang benar-benar menarik agar potensi yang sudah ada pada anak dapat berkembang lebih optimal. Anak berkebutuhan khusus mengalami kesulitan dalam hal-hal yang berhubungan dengan belajar karena kemampuan atensi, metacognition, memory, dan generalisasi yang lambat dibandingkan dengan anak normal. Masalah ini dapat berasal dari lemahnya kemampuan persepsi dan menilai (judgement) suatu ingatan yang sudah disimpan dengan keadaan saat ini. Kemampuan dalam menggunakan ingatan jangka pendek yang lemah pada anak berkebutuhan khusus. Salah satu ciri anak berkebutuhan khusus adalah perkembangan bahasa yang miskin, kekurangan dalam pendengaran sehingga kemampuan umum untuk mengadakan komunikasi verbal kesulitan. Dengan kekurangan yang dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus maka guru harus lebih inovatif menggunakan media pembelajaran. Permasalahan yang ada saat ini yaitu guru kurang inovatif dalam membuat media pembelajaran, yang hanya masih menggunakan media sederhana yaitu menggunakan papan tulis, sehingga anak dalam pembelajaran kurang bisa menerima dengan baik apa yang guru sampaikan. Dengan adanya PKM ini sekolah mampu meningkatkan keterampilan guru dalam memberikan materi dengan menggunakan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik sehingga anak berkebutuhan khusus bisa menerima pembelajaran yang diberikan oleh guru dengan baik.
PENGARUH PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SDN 5 PATOKAN Setianingrum, Rosalinda; Yulianto, Dodik Eko; Pratiwi, Vidya
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.6866

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah cara belajar yang menggunakan pendekatan (Scientific) bisa meningkatkan hasil belajar peserta didik dibandingkan dengan cara belajar yang tidak menggunakan pendekatan Scientific atau pendekatan langsung. Penelitian ini membandingkan dua kelas: kelas V-A yang belajar dengan cara biasa (tanpa pendekatan ilmiah) dan kelas V-B yang belajar dengan pendekatan ilmiah. Pilihan kelas ini dilakukan secara acak. Untuk mengukur peningkatan nilai, peneliti memberikan tes kepada kedua kelas. Hasil tes kemudian dianalisis menggunakan uji statistik. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa siswa yang belajar dengan pendekatan Scientific mendapatkan nilai yang lebih baik dibandingkan siswa yang belajar dengan pendekatan langsung atau tanpa pendekatan Scientific.