Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JUS JERUK (CITRUS RETICULATA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SENGETI MUARO JAMBI Lidya Kurniasari; Yesi Mustika Sari; Nia Nurzia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2508

Abstract

Anemia pada ibu hamil bukan tanpa resiko, tingginya angka kematian ibu berkaitan erat dengan anemia. Salah satu buah yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yaitu buah jeruk memiliki kandungan zat besi 0,4 mg, dan senyawa bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil.Penelitian ini merupakan pra-eksperimental, dengan rancangan yang one group pretest-postest.  Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang anemia di Puskesmas Sengeti sebanyak 17 orang. Sampel penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisa data kedua variable tersebut adalah dengan menggunakan T-Test.Berdasarkan hasil penelitian Nilai rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan jus jeruk adalah 10.32 g/dL dan setelah 11.40 g/dL. Berdasarkan uji statistik nilai p-value 0.000 yang artinya ada Pengaruh pemberian jus jeruk terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Sengeti Muaro Jambi Tahun 2022.Dapat dijadikan sumber informasi dalam perencanaan program kesehatan resproduksi ibu hamil di Puskesmas dan sebagai gambaran dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan melakukan penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang pencegahan amenia pemberian tablet fe. Ibu hamil juga dapat menggunakan terapi jus ini sebagai pendukung pengobatan konvensional atau pilihan lain dari pengobatan medis.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN POSYANDU LANSIA DENGAN TINGKAT KEPUASAN LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETALING JAYA Gita Noviyanti; Nia Nurzia; Elvaro Islami Muryadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63019

Abstract

Posyandu lansia berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan esensial untuk kelompok usia lanjut. Mutu layanan yang disajikan berpotensi kuat menentukan persepsi kepuasan para lansia sebagai pengguna jasa. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis keterkaitan antara mutu pelayanan Posyandu Lansia dengan tingkat kepuasan peserta lansia di area kerja Puskesmas Petaling Jaya. Desain penelitian yang diterapkan adalah observasional analitikal melalui pendekatan potong silang (cross-sectional). Sebanyak 55 individu lansia direkrut sebagai responden menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling). Data dihimpun lewat instrumen kuesioner dan diuji secara statistik dengan tes Chi-Square pada ambang signifikansi 95% (α = 0,05). Temuan empiris mengindikasikan bahwa 89,1% partisipan menilai mutu layanan masuk dalam kategori baik, serta 83,6% menyatakan puas atas layanan yang diperoleh. Pengujian Chi-Square menghasilkan p-value < 0,001 (p < 0,05), yang membuktikan adanya korelasi bermakna secara statistik antara mutu pelayanan Posyandu Lansia dan derajat kepuasan responden. Hal ini memperjelas bahwa semakin optimal mutu layanan yang disajikan, semakin tinggi pula kepuasan yang dirasakan lansia. Oleh sebab itu, pemeliharaan serta optimalisasi mutu pelayanan secara berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mendongkrak kepuasan lansia terhadap fasilitas kesehatan primer.