Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : SENTRALISASI

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN PADA PT. NESTLE INDOFOOD CITARASA INDONESIA DI MAKASSAR Rasyid, Nuraini; Rawi, Rais Dera Pua
SENTRALISASI Vol 7, No 2 (2018): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.403 KB) | DOI: 10.33506/sl.v7i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari harga, produk, distribusi dan promosi terhadap penjualan sambel Indofood pada PT. Nestle Citarasa Indonesia di Makassar.Sedangkan jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data, 1) Analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari harga, produk, distribusi dan promosi terhadap penjualan sambel Indofood. 2) Analisis regresi berganda mengukur keterkaitan unsur-unsur bauran pemasaran terhadap peningkatan penjualan sambel Indofood, persamaan yaitu : Y = b0 + b1 X1 + b2 X2 + b3 X3 + e. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien regresi memperlihatkan hasil koefisien konstanta (variabel Penjualan) adalah sebesar 3,173 dengan Thitung sebesar 3,574 dan nilai signifikansi sebesar 0,037, variabel Harga (X1) adalah sebesar 0,401 dengan Thitung sebesar 5,547 dan nilai signifikan sebesar 0,012, variabel Biaya Promosi (X2) adalah sebesar 0,751 dengan Thitung sebesar 12,498 dan nilai signifikan sebesar 0,001 dan untuk variabel Biaya Distribusi sebesar -0,098 dengan Thitung sebesar -7,955 dan nilai signifikan sebesar 0,004. Nilai Ttabel untuk uji ini adalah sebesar 1,943 yang diperoleh dengan alpha 5% dan df sebesar 6 (n-1). Jika kita bandingkan nilai Thitung koefisien konstanta dengan Ttabel, terlihat bahwa nilai Thitung lebih besar dari pada Ttabel, dan nilai signifikan yang lebih kecil dari pada alpha 5%, maka kesimpulan yang bisa diambil adalah menolak Ho yang berarti signifikan secara statistik
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PELABELAN PRODUK MENURUT EKONOMI ISLAM Wangsi, Mitta Muthia; Rawi, Rais Dera Pua
SENTRALISASI Vol 7, No 1 (2018): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.189 KB) | DOI: 10.33506/sl.v7i1.93

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian literer yaitu menggunakan buku – buku yang berkaitan dengan judul di atas. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dengan metode pengumpulan data yang berkaitan dengan materi pembahasan penulis menggunakan dokumenter. Dalam analisis data penulis menggunakan metode induktif dan deduktif yang kemudian dianalisa dengan menggunakan metode analitis deskriptif. Peneliti memperoleh hasil penelitian bahwa legalitas perundang-undangan perlindungan konsumen di indonesia telah diadopsi dari adanya peran ekonomi islam dalam menciptakan kesejahteraan para pelaku ekonomi yang berasaskan pada Al-Qur’an, Hadist dan penerapannya sejak zaman kekhilafahan. perlindungan konsumen merupakan salah satu upaya dalam penerapan pelaksanaan Ekonomi Islam untuk melindungi konsumen dan untuk memberikan rasa tanggung jawab kepada para pelaku usaha dalam setiap kegiatan produksi sehingga tercapailah keadilan ekonomi dalam setiap kegiatan pemenuhan kebutuhan (barang dan jasa).  Ada beberapa pihak yang mempunyai peran khusus dalam penerapan konsep perlidungan konsumen dalam pelabelan produk pangan diantaranya : pertama: individu, yaitu setiap orang harus sadar akan keberadaannya masing-masing sebagai pihak konsumen yang berhak mendapatkan hak-haknya dan sebagai pelaku usaha yang harus memperhatikan berbagai tanggung jawab berkaitan dengan produk yang dihasilkan. Kedua: pemerintah, pihak ini bertugas menetapkan peraturan (undang-undang) perlindungan konsumen dan memberikan pengawasan atau kontrol terkait dengan harga, kualitas, kadaluarsa yang tertulis di label suatu produk. Ketiga: lembaga perlindungan konsumen, lembaga swasta ini dibentuk dari beberapa masyarakat yang peduli akan pentingnya perlindungan konsumen demi terpenuhinya hak-hak para konsumen.
Analisis Audit Operasional Atas Pemberian Kredit Pemilikan Rumah Pada Pt Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang Di Kota Makassar Hanadelansa, Hanadelansa; Pua Rawi, Rais Dera
SENTRALISASI Vol 8, No 1 (2019): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.148 KB) | DOI: 10.33506/sl.v8i1.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan audit operasional atas prosedur pemberian kredit pemilikan rumah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang di Kota Makassar. Di dalam penelitian terdapat variabel yaitu Audit operasional atas prosedur pemberian kredit pemilikan rumah yang diukur dengan tingkat presentase (%). Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang di Kota Makassar sebanyak 35 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan bagian pemberian kredit pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang di Kota Makassar sebanyak 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuesioner,wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif komperatif dan menggunakan rumus Champion. Dari hasil analisis data kuesioner atas variabel independen yang diajukan kepada 10 responden maka diperoleh jawaban “Ya” sebanyak 286 dan jawaban “Tidak” sebanyak 54. Berdasarkan analisis data maka diperoleh nilai Champion sebesar 84,12%. Dimana berdasarkan teori dengan skor tingkat persentase 76-100% dikualifikasikan “High association up to perpect association” yang artinya pelaksanaan audit operasional atas pemberian kredit pemilikan rumah yang dilaksanakan sesuai dengan kriteria tahapan audit operasional yang berlaku umum. Yang berarti bahwa hipotesis yang diajukan “Diduga bahwa pelaksanaan audit operasional atas pemberian kredit pemilikan rumah yang dilaksanakan belum sesuai dengan kriteria tahapan audit   operasional” ditolak.
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PELABELAN PRODUK MENURUT EKONOMI ISLAM Mitta Muthia Wangsi; Rais Dera Pua Rawi
SENTRALISASI Vol. 7 No. 1 (2018): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v7i1.93

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian literer yaitu menggunakan buku – buku yang berkaitan dengan judul di atas. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dengan metode pengumpulan data yang berkaitan dengan materi pembahasan penulis menggunakan dokumenter. Dalam analisis data penulis menggunakan metode induktif dan deduktif yang kemudian dianalisa dengan menggunakan metode analitis deskriptif. Peneliti memperoleh hasil penelitian bahwa legalitas perundang-undangan perlindungan konsumen di indonesia telah diadopsi dari adanya peran ekonomi islam dalam menciptakan kesejahteraan para pelaku ekonomi yang berasaskan pada Al-Qur’an, Hadist dan penerapannya sejak zaman kekhilafahan. perlindungan konsumen merupakan salah satu upaya dalam penerapan pelaksanaan Ekonomi Islam untuk melindungi konsumen dan untuk memberikan rasa tanggung jawab kepada para pelaku usaha dalam setiap kegiatan produksi sehingga tercapailah keadilan ekonomi dalam setiap kegiatan pemenuhan kebutuhan (barang dan jasa).  Ada beberapa pihak yang mempunyai peran khusus dalam penerapan konsep perlidungan konsumen dalam pelabelan produk pangan diantaranya : pertama: individu, yaitu setiap orang harus sadar akan keberadaannya masing-masing sebagai pihak konsumen yang berhak mendapatkan hak-haknya dan sebagai pelaku usaha yang harus memperhatikan berbagai tanggung jawab berkaitan dengan produk yang dihasilkan. Kedua: pemerintah, pihak ini bertugas menetapkan peraturan (undang-undang) perlindungan konsumen dan memberikan pengawasan atau kontrol terkait dengan harga, kualitas, kadaluarsa yang tertulis di label suatu produk. Ketiga: lembaga perlindungan konsumen, lembaga swasta ini dibentuk dari beberapa masyarakat yang peduli akan pentingnya perlindungan konsumen demi terpenuhinya hak-hak para konsumen.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN PADA PT. NESTLE INDOFOOD CITARASA INDONESIA DI MAKASSAR Nuraini Rasyid; Rais Dera Pua Rawi
SENTRALISASI Vol. 7 No. 2 (2018): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v7i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari harga, produk, distribusi dan promosi terhadap penjualan sambel Indofood pada PT. Nestle Citarasa Indonesia di Makassar.Sedangkan jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data, 1) Analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari harga, produk, distribusi dan promosi terhadap penjualan sambel Indofood. 2) Analisis regresi berganda mengukur keterkaitan unsur-unsur bauran pemasaran terhadap peningkatan penjualan sambel Indofood, persamaan yaitu : Y = b0 + b1 X1 + b2 X2 + b3 X3 + e. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien regresi memperlihatkan hasil koefisien konstanta (variabel Penjualan) adalah sebesar 3,173 dengan Thitung sebesar 3,574 dan nilai signifikansi sebesar 0,037, variabel Harga (X1) adalah sebesar 0,401 dengan Thitung sebesar 5,547 dan nilai signifikan sebesar 0,012, variabel Biaya Promosi (X2) adalah sebesar 0,751 dengan Thitung sebesar 12,498 dan nilai signifikan sebesar 0,001 dan untuk variabel Biaya Distribusi sebesar -0,098 dengan Thitung sebesar -7,955 dan nilai signifikan sebesar 0,004. Nilai Ttabel untuk uji ini adalah sebesar 1,943 yang diperoleh dengan alpha 5% dan df sebesar 6 (n-1). Jika kita bandingkan nilai Thitung koefisien konstanta dengan Ttabel, terlihat bahwa nilai Thitung lebih besar dari pada Ttabel, dan nilai signifikan yang lebih kecil dari pada alpha 5%, maka kesimpulan yang bisa diambil adalah menolak Ho yang berarti signifikan secara statistik
Analisis Audit Operasional Atas Pemberian Kredit Pemilikan Rumah Pada Pt Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang Di Kota Makassar Hanadelansa Hanadelansa; Rais Dera Pua Rawi
SENTRALISASI Vol. 8 No. 1 (2019): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v8i1.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan audit operasional atas prosedur pemberian kredit pemilikan rumah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang di Kota Makassar. Di dalam penelitian terdapat variabel yaitu Audit operasional atas prosedur pemberian kredit pemilikan rumah yang diukur dengan tingkat presentase (%). Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang di Kota Makassar sebanyak 35 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan bagian pemberian kredit pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Panakukkang di Kota Makassar sebanyak 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuesioner,wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif komperatif dan menggunakan rumus Champion. Dari hasil analisis data kuesioner atas variabel independen yang diajukan kepada 10 responden maka diperoleh jawaban “Ya” sebanyak 286 dan jawaban “Tidak” sebanyak 54. Berdasarkan analisis data maka diperoleh nilai Champion sebesar 84,12%. Dimana berdasarkan teori dengan skor tingkat persentase 76-100% dikualifikasikan “High association up to perpect association” yang artinya pelaksanaan audit operasional atas pemberian kredit pemilikan rumah yang dilaksanakan sesuai dengan kriteria tahapan audit operasional yang berlaku umum. Yang berarti bahwa hipotesis yang diajukan “Diduga bahwa pelaksanaan audit operasional atas pemberian kredit pemilikan rumah yang dilaksanakan belum sesuai dengan kriteria tahapan audit   operasional” ditolak.