Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

PERBANYAKAN GENERATIF DAN STUDI ETNOBOTANI INGU (Boenninghausenia albiflora (Hook.) Rchb. ex Meisn)) I Gede Tirta; Jhon Hardy Purba
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5081

Abstract

Tanaman ingu (Boenninghausenia albiflora (Hook.) Rchb. ex Meisn) termasuk dalam keluarga jeruk-jerukan (Rutaceae), memiliki bau menyengat mengandung minyak atsiri. Tanaman ini memiliki potensi obat yang belum tergali secara optimal.  Keberadaan ingu di habitat aslinya semakin berkurang karena dalam pertumbuhan bijinya mengalami kompetensi yang ketat dengan tanaman lainnya. Kebun  Raya Eka Karya Bali sebagai salah satu lembaga konservasi ek-situ  telah mengoleksi tanaman ingu dari Bali dan Nusa Tenggara. Tanaman koleksi ini dicari dengan mengambil anakan/tanaman di habitat aslinya. Dalam eksplorasi belum pernah mengambil material tanaman ingu dalam bentuk biji. Penelitian ini bertujuan untuk memperbanyak tanaman ingu (B. albiflora) secara generatif (biji) dan menggali pemanfaatan etnobotaninya. Perbanyakan generatif dilakukan secara dengan menyemai biji B. albiflora sebanyak 30 biji pada 7 macam media ( M1=Kompenit+pasir, M2=Kompenit+kadaka, , M4=Kompenit, M5=Tanah, M6=Pasir, M7= Kadaka). Perlakuan  media  kadaka yang dicampur dengan pasir (M3)  memberikan hasil terbaik. Dari hasil wawancara di lapangan terhadap 27 responden,  belum ada ditemukan menanam tanaman ingu. Informasi tentang etnobotani  (pemanfaatan) tumbuhan ini juga sangat minim diketahui oleh responden,  hanya responden yang memiliki usia 84 tahun mengetahui dan memanfaatkan tanaman ingu yaitu  sebagai obat ayan/epilepsi dan obat panas pada bayi termasuk gangguan majik. 
ADAPTASI VARIETAS DAN GALUR JAGUNG PADA LAHAN MARGINAL Jhon Hardy Purba
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v5i1.1778

Abstract

Penelitian bertujuan  untuk mengetahui potensi produksi jagung dan hijauan pakan ternak dari beberapa kultivar yang telah beredar dipasaran, dan beberapa galur yang masih dalam tahap uji adaptasi dari Balai Penelitian Serealia di Maros. Bahan benih jagung yang digunakan adalah benih jagung Sukmaraga, Maros Sintetik-2, Gumarang, TLWD QH Oil C15, Lamuru, Bisma, BK(S1)C2, Bayu, Pop 64 C1 QTLWD, Pop 62 C2 QTLWD, dan Pop 63 C2 QTLWD. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu perbedaan varietas/galur yang terdiri atas 3 ulangan. Analisis data menggunakan sidik ragam dan apabila terjadi signifikansi dilakukan uji lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur Pop 64 C1 QTLWD menghasilkan pakan hijauan ternak berupa berat brangkasan tertinggi yaitu 10,090 ton/ha, hasil biji (kadar air 15%) tertinggi dihasilkan galur Maros Sintetik-2 (5,813 ton/ha).