Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH GAP ANALYSIS ASSET LIABILITY MANAGEMENT TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK MUAMALAT Ridho Rizqulloh, Muhammad; Martiansyah, Rapli; Aguspriyani, Yani
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v5i1.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gap Analysis Asset Liability Management (ALMA) terhadap kinerja keuangan Bank Muamalat Indonesia (BMI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Latar belakang penelitian didasari oleh tren kinerja BMI yang mengkhawatirkan dengan Return on Assets (ROA) kerap berada di bawah 0,5% jauh di bawah rata-rata industri perbankan syariah nasional, sementara Bank Syariah Indonesia (BSI) menunjukkan peningkatan profitabilitas signifikan. Metode SLR diterapkan pada tujuh studi empiris yang membahas ALMA, gap analysis, likuiditas, dan profitabilitas bank syariah periode 2015-2025. Hasil review menunjukkan bahwa gap management berpengaruh positif terhadap profitabilitas bank syariah, namun implementasi gap analysis pada BMI masih lemah dan belum optimal. Ketidaksesuaian struktural antara aset pembiayaan jangka panjang dengan liabilitas deposito jangka pendek menjadi faktor utama dugaan rendahnya ROA BMI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan gap analysis ALMA yang buruk berkontribusi signifikan terhadap rendahnya profitabilitas Bank Muamalat. Rekomendasi diberikan kepada manajemen BMI untuk melakukan reformasi strategis pada struktur pendanaan dan portofolio aset, serta kepada OJK untuk memperketat pengawasan penerapan gap analysis pada bank syariah.
PERAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) DALAM MANAJEMEN ASET DAN LIABILITAS PADA PERBANKAN SYARIAH Febriyanti, Anisa; Fahad Mohamed Al-Farasani, Asel; Aguspriyani, Yani
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v5i1.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Financing to Deposit Ratio (FDR) dalam manajemen aset dan liabilitas pada perbankan syariah. FDR selama ini lebih banyak dipandang sebagai indikator likuiditas semata, padahal perannya jauh lebih fundamental dalam menyelaraskan keputusan alokasi aset pembiayaan dengan struktur liabilitas dana pihak ketiga. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 artikel jurnal ilmiah terakreditasi periode 2018-2026, penelitian ini mengidentifikasi bahwa FDR berfungsi sebagai alat pengendali utama dalam menjaga keseimbangan antara pembiayaan dan simpanan, mengelola ketidakcocokan jatuh tempo (maturity mismatch), serta memitigasi risiko likuiditas. Hasil sintesis menunjukkan bahwa FDR yang optimal pada kisaran 75%-85% berpengaruh positif terhadap profitabilitas (ROA), namun efektivitasnya sangat tergantung pada rendahnya tingkat pembiayaan bermasalah (NPF) dan efisiensi operasional (BOPO). Penelitian ini menyimpulkan bahwa FDR bukan sekadar rasio kepatuhan regulator, melainkan instrumen strategis yang harus diintegrasikan dalam kerangka ALM untuk meningkatkan kinerja keuangan bank syariah secara berkelanjutan.
Analisis Unsur Gharar dalam Transaksi Saham Syariah: Antara Spekulasi dan Kepatuhan Etika Pasar Modal Syariah di Indonesia Taufik Darmawansyah, Trisna; Anwar, Rosihon; Najib, Moh; Harya pradyanegara, Arkananta; Aguspriyani, Yani
Manajemen Keuangan Syariah Vol 6 No 1 (2026): Journal of Islamic Financial Management
Publisher : Program Studi Manajemen Keuangan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/makesya.v6i1.3794

Abstract

The Islamic capital market in Indonesia faces challenges due to speculative practices containing elements of Gharar (uncertainty), which contradict the principles of Islamic law. This reduces market stability and undermines public confidence in the Islamic financial system. This study aims to analyze the influence of Gharar in Sharia-compliant stock transactions, assess its ethical impact, and propose regulatory measures to curb detrimental speculative practices. This research adopts a qualitative normative-juridical approach with supporting case analysis to examine Gharar practices in the Islamic capital market., analyzing related regulations, such as DSN-MUI Fatwa No. 80/2011 and POJK No. 15/POJK.04/2015, as well as empirical data on market volatility. The study shows that excessive Gharar contributes to price distortion and market volatility. Mitigating speculative practices requires strengthening corporate governance, information transparency, and law enforcement consistent with Sharia principles.