Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Prevention of Anemia in Adolescent Girls Through Adolescent Posyandu Activities in Bocor Village Mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti; Rahmadani, Wulan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a condition where the number of red blood cells or the concentration of oxygen carriers in the blood, namely hemoglobin [Hb] is not sufficient for the physiological needs of the body. The incidence of anemia in adolescents aged 15-24 in Indonesia based on Riskesdas in 2018 was 32%. The purpose of this community service is to increase the knowledge of young women about anemia in adolescents, including the causes, complications, methods of prevention, and management of anemia. The method of this activity is through the provision of health education to 35 young women who attend. Measurement of knowledge was carried out before and after counseling using a questionnaire. The results of the activity showed a significant increase in the level of knowledge of young women about anemia in adolescents. Before the activity, most of the youth's level of knowledge was adequate [51%], while after the activity, most of the youth's level of knowledge was good [54%]. The conclusion of community service activities through health counseling at the youth posyandu can increase knowledge about anemia in adolescent girls so that it is expected to be able to prevent anemia, especially in adolescent girls.
Increasing Adolescent Reproductive Health Awareness through Role Play Drama Method Rahmadhani, Wulan; Mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents are faced with complex problems related to physical, psychological and emotional changes that caused with them experience health problems. Lack of knowledge, would had an impact on reproductive health status. Availability of adolescent care health services that can meet adolescent health needs, especially adolescent-friendly reproductive health services. The purpose of this activity was to increased understanding and awareness of health among adolescents. The method used was the planning stage and the implementation stage. In this community service, the participants played a drama that has been arranged by the service team. This drama told about an incident that is currently happening a lot among adolescents, namely free sex behavior. Adolescents who taken a part in this activity understood the purpose of this activity, and adolescents could hold the material that has been given by the implementing team.
Socialization Sorting, Waste Management, Waste Treatment In Selokerto Village, Sempor, Kebumen Kusumastuti, Kusumastuti; Mutoharoh, Siti; Rahmadhani, Wulan; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garbage is material that is disposed of as residue from industrial and householdproduction. Garbage is the residue of human daily activities and/or natural processes insolid form (Law Number 81, 2012). The amount of waste produced in a certain area isproportional to the number of residents, types of activities, and the level of consumptionof the population for goods or materials. The larger the population or the level ofconsumption of goods, the greater the volume of waste produced (Sucipto, 2012).Selokerto Village is one of the villages in Sempor sub-district with an area of 150hectares. Based on preliminary results, it was found that most of the people of Selokertoare still not aware of environmental health with a classification of about 57% of residentsthrowing garbage and waste in rivers, 37% in the yard, 3% in the fields and 3% throwinggarbage in its place. There needs to be concern from the Selokerto village community tominimize the existing waste into the Selokerto village environment.This community service was carried out by conducting socialization about wastemanagement to the residents of Selokerto village which was attended by 30 peopleconsisting of RW, RT, Kadus and cadres. Before and after the socialization, a pre-test andpost-test of the residents' knowledge about waste management were conducted. Theresults of the pre-test found that 60% of the residents did not know how to process waste.And after the socialization, the post test results showed that 80% of the residents hadgood knowledge of waste management. After the socialization, residents were also invitedto do community service simultaneously in the Selokerto village area to maintain a cleanenvironment. In conclusion, there is a need for public awareness and the need for wastemanagement for the importance of maintaining environmental cleanliness in theSelokerto village area.
PANDU RASA (Pelayanan Terpadu Ramah Lansia) di Desa Selokerto, Sempor, Kebumen Rahmadhani, Wulan; Mutoharoh, Siti; Kusumastuti, K; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia lanjut ditandai mengalami kemunduran biologis seperti yang terlihat gejala kemunduran fisik salah satunya mengalami kemunduran kemapuan kognitif. Fungsi kognitif berkaitan dengan aktifitas fisik yang berpengaruh pada struktur dan fungsinya, setiap gerakan fisik yang dilakukan memberikan rangsangan kepada otak. Menurunnya kemampuan fisik mengakibatkan lansia menjadi kelompok berisiko tinggi dalam penanganan masalah Kesehatan. Peningkatan taraf Kesehatan pada lansia dapat di lakukan melalui senam lansia. Permasalahan yang ada di selesaikan melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tujuan dari pengabdian kepada komunitas lanjut usia adalah menginformasikan pentingnya menjaga kualitas kesehatan bagi lansia dengan ruitin melakukan senam lansia, sehingga lanjut usia dapat beraktifitas secara optimal. Evaluasi keberhasilan program dilihat dari berjalannya kegiatan senam secara rutin dari kelompok lansia.
Faktor Resiko Kehamilan Post-Term di RS PKU Muhammadiyah Gombong Riyanti, Eka; Widiastuti, Suratih; Mutoharoh, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan postterm merupakan kehamilan yang memanjang sampai 41 minggu atau lebih. Beberapa faktor resiko kehamilan postterm diantaranya usia, paritas, pendidikan dan riwayat kehamilan postterm sebelumnya. Kehamilan postterm dapat berakibat pada ibu dan janin diantaranya terjadi trauma perineum pada ibu dan makrosomia terjadi pada janin. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan usia, paritas, pendidikan, riwayat kehamilan postterm sebelumnya dengan kehamilan postterm di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain case control. Data penelitian ini diperoleh dari rekam medik ibu bersalin di RS PKU Muhammadiyah Gombong tahun 2021 dengan besar sampel sebanyak 94. Pengambilan sampel mengunakan metode purposive sampling dan perhitungan analisis data menggunkan uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil analisis dari usia (p=0,002< 0,05), paritas (p=0,000< 0,05), pendidikan (p=0,000< 0,05), dan riwayat kehamilan postterm sebelumnya (p=0,030< 0,05) yang berarti memiliki hubungan dengan kehamilan postterm. Kesimpulan: Terdapat hubungan usia, paritas, pendidikan, riwayat kehamilan postterm dengan kehamilan postterm. Rekomendasi: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan faktor resiko kehamilan postterm seperti faktor resiko obesitas, riwayat keturunan, dan riwayat ANC yang dapat mempengaruhi kehamilan postterm dengan desain penelitian yang berbeda.
Jus Buah Naga Merah untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia Mutoharoh, Siti; Ramadhani, Wulan; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada kehamilan didefinisikan dengan kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11 g/dL. Anemia mempengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia. Dua pertiganya berasal dari Asia. Lebih dari 80 % negara di dunia, prevalensi anemia pada kehamilan lebih dari 20% dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama. Buah naga merah adalah salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin C dan zat besi yang tinggisehingga mampu membantu meningkatkan kadar haemoglobin pada darah. Tujuanpenelitian ini adalah mengetahui peningkatan kadar Hb ibu hamil trimester tiga yang mengalami anemia setelah diberikan tablet Fe disertai jus buah naga merah. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dipilih sesuai dengan kriteria yaitu tiga orang ibu hamil trimester III yang mengalami anemia. Partisipan tetap mengkonsumsi tablet Fe disertai jus buah naga merah setiap hari selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kadar Hb pada ibu hamil setelah dilakukan penerapan selama 14 hari. Partisipan pertama Hb 9 gr/dL menjadi 11,2 gr/dL, partisipan kedua 9,8 gr/dL menjadi 11,4 gr/dL, dan partisipan ketiga 10,8 gr/dL menjadi 11,2 gr/dL. Kesimpulan penelitian ini adalah jus buah naga merah dapat meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil trimester tiga dengan anemia.
KELAS EDUKASI KESEHATAN PRANIKAH DAN PRAKONSEPSI CALON PENGANTIN DI KUA KECAMATAN GOMBONG Mutoharoh, Siti; Sumarni, S; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas Edukasi Kesehatan Pranikah dan Prakonsepsi Calon Pengantin Di KUA Kecamatan Gombong AbstrakWorld Health Organization (WHO) memperkirakan setiap tahun, di seluruh dunia, 303.000 wanita meninggal selama kehamilan dan persalinan, 2,7 juta bayi meninggal selama 28 hari pertama kehidupan dan 2,6 juta bayi lahir mati. Masalah yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan, termasuk AKI tidak dapat dilepaskan dari berbagai faktor yang mempengaruhinya, antara lain status kesehatan ibu dan kesiapan untuk hamil. Perencanaan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak adalah persiapan kehamilan sehat. Calon pengantin adalah cikal bakal terbentuknya sebuah keluarga, sehingga sebelum menikah calon pengantin perlu mempersiapkan kondisi kesehatannya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan calon pengantin tentang kesehatan khususnya kesehatan pada masa pranikah dan prakonsepsi sehingga dapat mempersiapkan perkawinan secara optimal, mempersiapkan kehamilan sehat, dan mendapatkan generasi yang berkualitas. Metode kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan pada calon pengantin di KUA Kecamatan Gombong. Peserta adalah 10 pasang calon pengantin (20 calon pengantin), yang mengikuti kelas calon pengantin sebanyak 2x. Materi diberikan langsung kepada calon pengantin melalui metode pembelajaran orang dewasa. Pengukuran pengetahuan melalui pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan calon pengantin tentang kesehatan pada masa pranikah dan prakonsepsi. Tingkat pengetahuan calon pengantin pada saat pre test mayoritas adalah cukup (60%), sedangkan saat post test mayoritas baik (75%). Kesimpulan kegiatan ini pengabdian masyarakat melalui kelas edukasi kesehatan pranikah dan prakonsepsi pada calon pengantin efektif untuk meningkatkan pengetahuan calon pengantin sehingga diharapkan dapat mempersiapkan perkawinan dan kehamilan sehat setelah perkawinan.
EDUKASI PENANGANAN STUNTING MELALUI PENDEKATAN FAMILY CENTERED CARE GUNA MENCIPTAKAN GENERASI BERKUALITAS DI DESA TAMBAKMULYO Dewi, Adinda Putri Sari; Indrayani, Eni; Mutoharoh, Siti; Indriyastuti, Hastin Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita stunting memiliki berbagai masalah kesehatan dan tumbuh kembang anak. Keluarga diharapkan memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik tentang perawatan anak stunting. Dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, bertujuan untuk memberdayakan keluarga dengan balita stunting melalui edukasi penanganan stunting melalui pendekatan Family Centered Care di Desa Tambakmulyo. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melalui ceramah, demo dan simulasi, praktik dan diskusi. Harapannya bahwa ibu dan keluarga semakin lebih baik dalam menerapkan pola asuh pada anak dan balita stunting semakin optimal dalam tumbuh kembangnya Stunting.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN DI PURING Indrayani, Eni; mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Latarbelakang: Pijat bayi adalah gerakan usapan lambat dan lembut pada seluruh tubuh bayi yang dimulai dari kaki, kemudian ke perut, dada, wajah, tangan dan punggung bayi. Pijat bayi merupakan salah satu cara yang menyenangkan untuk menghilangkan ketegangan dan gelisah, karena pijatan lembut akan membantu mengendurkan otot-ototnya sehingga bayi menjadi tenang dan tertidur. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk menerapkan pijat bayi sehingga kualitas tidur bayi dapat meningkat. Tujuan:Menerapkan pijat bayi pada bayi usia 3-6 bulan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Metode:Menggunakan metode deskriptif analitik jenis studi kasus. Data didapatkan melalui pemeriksaan, pemberian asuhan dan pengkajian yang didokumentasikan. Hasil: Setelah dilakukan penerapan pijat bayi terhadap 5 bayi usia 3-6 bulan didapatkan hasil bahwa pijat bayi dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penerapan pijat bayi terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. "
The Relationship Of Children's Knowledge About Covid 19 Prevention With Healthy Living Behavior In Class 3-6 State Elementary School: Hubungan Pengetahuan Anak Mengenai Pencegahan Covid 19 dengan Perilaku Hidup Sehat pada Anak Kelas 3-6 Sekolah Dasar Negeri Astuti, Dyah Puji; Prabandari, Fitria; Mutoharoh, Siti; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of PHBS for students at school certainly requires the role of parents and teachers as companions in its implementation. Parents play a role in implementing PHBS activities at home, while the implementation of PHBS in schools is the responsibility of the teacher. Therefore, parents and teachers must understand the various health problems that may arise in children. This is related to the process of preventing and avoiding complications so as to create healthy, intelligent and accomplished Indonesian children. This study aims To find out the relationship between children's knowledge of COVID-19 prevention and healthy living behavior in grades 3-6 Methods: The method used by the researchers in this study was non-experimental with a correlational analysis research design through a cross sectional approach. Sampling for this study was taken by the entire population, namely 84 respondents. The research instrument used a questionnaire on the level of children's knowledge and healthy lifestyle behavior. Results: The level of knowledge of students in grades 3-6, Kebumen Regency is dominated by the level of knowledge in the good category with a frequency value of 56 respondents (66.5%). Healthy lifestyle behavior Students in grades 3-6 are dominated by healthy lifestyle behaviors in the good category with a frequency of 55 respondents (65.5%). There is a positive relationship between the level of knowledge of children with healthy lifestyle behavior of students in grades 3-6. This means that the better the child's level of knowledge regarding the prevention of COVID-19, the healthier lifestyle behavior of students in grades 3-6 will improve.Conclusion: There is a positive relationship between the level of knowledge of children with healthy lifestyle behavior of students in grades 3-6. Recommendation: It is hoped that students can continue to maintain and increase knowledge about preventing Covid-19 because it can improve habits for carrying out clean and healthy living behaviors for students.