Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Konseling Individu Terhadap Trauma Seksual Digital pada Tahanan Kasus Video Call Sex di LPKA Kelas 1 Medan Lestari, Dwi Putri; Mardiyah, Ainul; Daulay, Aziza Nur Khalisa; Hanifah, Hainun
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/xej21378

Abstract

Maraknya kasus kekerasan seksual berbasis digital, khususnya Video Call Sex (VCS), menimbulkan dampak psikologis yang serius terhadap anak dan remaja, terutama ketika korban justru diposisikan sebagai pelaku dalam proses hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konseling individu dalam menangani trauma seksual digital pada anak binaan yang terlibat kasus VCS di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan. Subjek dalam kajian ini beberapa meliputi anak binaan berinisial JS, MF, dan Z, yang memiliki latar belakang kasus asusila digital dengan posisi kerentanan sebagai korban manipulasi, paksaan, maupun eksploitasi seksual. Temuan menunjukkan bahwa pengalaman hukum dan sosial yang dialami subjek menimbulkan trauma psikologis berupa kecemasan berlebihan, ketakutan terhadap teknologi digital, rasa lepas, penarikan diri sosial, serta kebingungan dalam memandang masa depan. Intervensi konseling individu berperan penting dalam membantu klien memahami posisi dirinya sebagai korban, mengelola trauma dan emosi negatif, serta membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri. Konseling individu juga menjadi sarana pendampingan psikologis yang efektif dalam memperkuat kesiapan mental anak binaan dalam menjalani proses pelatihan dan menghadapi stigma sosial. Oleh karena itu, konseling individu memiliki peran strategis dalam pemulihan psikologis korban kekerasan seksual digital di lingkungan LPKA.
A Case Study of Cohesion in Academic Texts trough Systemic Functional Linguistics Lestari, Dwi Putri; Nurlela, Nurlela
JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy) Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jall.v10i1.22946

Abstract

This study aims to analyze the use of cohesive devices in undergraduate thesis abstracts by English Department students in Indonesia through the Systemic Functional Linguistics (SFL) approach. The data consist of 20 thesis abstracts selected from three public and private universities and were analyzed qualitatively focusing on grammatical cohesion (reference, substitution, ellipsis, conjunction) and lexical cohesion (repetition, synonym, antonym, collocation). The findings reveal that reference and conjunction are the most dominant grammatical cohesive devices; however, errors such as ambiguous references and illogical conjunction usage are frequently found. On the lexical level, repetition serves as the main strategy, while the use of synonyms and collocations remains limited, reducing lexical variety and the clarity of arguments. These findings underscore the importance of integrating SFL into academic writing instruction to improve students’ cohesion competence.