Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Scientech Research and Development

KENDALA TEKNIS PENGEMBANGAN TERNAK SAPI DI KECAMATAN IV NAGARI KABUPATEN SIJUNJUNG Rini Elisia; Cendra Febri
Journal of Scientech Research and Development Vol 4 No 2 (2022): JSRD, December 2022
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v4i2.123

Abstract

Usaha peternakan sapi di Indonesia sebagian besar masih merupakan peternakan rakyat. Pola pemeliharaan yang tradisional, serta kepemilikkan ternak relatif sedikit antara 2-3 ekor/peternak. Hal ini yang menjadi kendala dalam pengembangan usaha ternak sapi di pedesaan Indonesia, termasuk di Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Data BPS Kecamatan IV Nagari menunjukan bahwa tidak ada peningkatan populasi ternak sapi selama 5 tahun terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala teknis dalam pengembangan ternak sapi di Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Lokasi penelitian adalah ke-5 nagari/desa yang berada di Kecematan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Ressponden penelitian adalah 61 orang peternak sapi yang ditentukan secara purposive sumpling. Penelitian ini menggunakan metode survey (observasi) dengan menggunakan Pendekatan Analisa Data Primer dan Pendekatan Analisa Data Sekunder. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dengan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian didapat: peternak sapi masih tergolong usia produktif (98%) dengan jenis kelamin laki-laki (92%), tingkat pendidikan terbanyak SLTA (49%) dengan pengalaman beternak antara 1-5 tahun (83%). Aspek teknis pemeliharan; semua ternak sudah dikandangkan (kandang individu: 53%), pakan berasal dari rumput lapangan dan leguminosa, pengendalian dan pencegahan penyakit belum optimal 6%, system perkawinan 93% aseptor IB. Kendala teknis pengembangan ternak sapi di Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung sangat dipengaruhi oleh sumber daya peternak dan sifat pemeliharaan ternak sapi yang belum berorientasi usaha/bisnis.
UJI ORGANOLEPTIK KULIT BUAH KAKAO YANG DIFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN LEVEL Efektife Microorganisme (EM4) BERBEDA Fadilla Meidita; Yuni Pebri Sahara; Afrini Dona; Rini Elisia
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 1 (2023): JSRD, June 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i1.151

Abstract

Kulit buah kakao (KBK) merupakan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Namun, KBK memiliki kandungan lignin tinggi, sehingga sulit dicerna. Salah satu cara menurunkan kandungan lignin pada KBK adalah dengan fermentasi. Proses fermentasi menyebabkan perubahan organoleptik karena aktivitas mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui organoleptik KBK yang difermentasi efektife microoganisme (EM4) dengan level berbeda. Metode penelitian ini adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 30 orang panelis sebagai ulangan. Perlakuan adalah level EM4, yaitu P0= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 0% EM4 (kontrol), P1= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 7,5% EM4, P2= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 15% EM4, dan P3= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 22,5% EM4. Parameter yang diukur yaitu organoleptik (warna, aroma, dan tekstur) fermentasi KBK. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hasil uji organoleptik fermentasi KBK dengan penambahan level EM4 7,5% merupakan perlakuan yang terbaik. Pada level ini menghasilkan warna cokelat, aroma lebih baik (asam), dan memiliki tekstur lunak.