Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Eka Firmansyah; Melinda Putri Mubarika; Taryudi Taryudi; Silvia Ratnasari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i1.7687

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa pada SMA Negeri 1 Baleendah masih rendah sehingga perlu ditingkatkan. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar matematika siswa setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) tipe Embedded. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Baleendah kelas X IPA Tahun Pelajaran 2018-2019 yang terdiri dari 8 kelas dengan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sebanyak 31 siswa. Penelitian yang dilakukan menghasilkan beberapa data, yaitu berupa data kuantitatif berupa hasil tes kemampuan pemecahan masalah dan data kualitatif berupa hasil angket motivasi berprestasi belajar matematika siswa dan hasil observasi. Hasil analisis menunjukan: (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada siswa dengan pembelajaran konvensional, (2) Motivasi belajar matematika siswa dengan Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada siswa dengan pembelajaran konvensional, (3)Terdapat hubungan antara motivasi belajar matematika dengan pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang sangat kuat. Kata kunci: Problem Based Learning, Pemecahan Masalah, Motivasi Belajar. Abstract: Mathematical problem solving and student motivation in SMA Negeri 1 Baleendah are still low so it needs to be improved. Improving the ability of problem solving and student motivation can be done by applying the Problem Based Learning (PBL). The purpose of this research is to describe the improvement of students' mathematical problem solving and motivation to learn after using the Problem Based Learning (PBL). The method used is the Embedded mixed method. The population of this study was all students of SMA Negeri 1 Baleendah class X IPA in the 2018-2019 Academic Year consisting of 8 classes with a sample of 31 randomized students. The research conducted produced some data, namely in the form of quantitative data in the form of test results of problem solving abilities and qualitative data in the form of questionnaires for students' achievement in mathematics learning achievement and observation results. The results of the analysis show: (1) improvement in students' problem solving skills with Problem Based Learning (PBL) is better than students with conventional learning, (2) Motivation in learning mathematics students with Problem Based Learning (PBL) is better than students with conventional learning , (3) There is a very strong relationship between students' motivation to learn mathematics and their ability to solve mathematical problem solving abilities. Keywords: Problem Based Learning, Mathematical Problem Solving, Learning Motivation.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SERTA MENGEMBANGKAN SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK SMA: Komunikasi: Penalaran: Self-efficacy: Team Assisted Individualization Melinda Putri Mubarika
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 2 No. 2 (2017): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.274 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v2i2.2318

Abstract

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan convergen design. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan penalaran dan komunikasi, angket self efficacy, lembar observasi guru dan peserta didik, juga wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dari sebanyak Sembilan kali pertemuan menunjukkan bahwa : 1) penerapan model cooperative learning tipe Time Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan kemampuan penalaran peserta didik; 2) penerapan model cooperative learning tipe Time Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik; 3) kemampuan penalaran dan komunikasi matematis selama pembelajaran berlangsung dapat diatasi dengan baik, dan ada peningkatan pada setiap pertemuan; 4) perkembangan self-eficacy peserta didik selama proses pembelajaran matematika dengan penerapan model cooperative learning tipe Time Assisted Individualization (TAI) berada pada kategori sedang, baik secara keseluruhan maupun berdasarkan dimensi magnitude, strength, dan generality; 5) terdapat hubungan yang positif antara kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis dengan self efficacy peserta didik; 6) kendala yang dihadapi peserta didik dalam menyelesaikan tes kemampuan penalaran dan komunikasi matematis bisa diatasi dalam batas pencapaian kriteria ketuntasan minimal yang sudah ditetapkan pada awal penelitian dan didakan evaluasi dalam setiap pertemuannya.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Dan Instrumen Evaluasi Menggunakan Aplikasi Microsoft Kaizala Nenden Mutiara Sari; Poppy Yaniawati; Eka Firmansyah; In In Supianti; Melinda Putri Mubarika
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v4i2.997

Abstract

The purpose of holding Microsoft Kaizala training is to train teachers' skills in making teaching materials according to the stages of problem solving exploration. This community service activity was attended by 163 participants, with the target activities being mathematics teachers and mathematics education students. The methods of implementing the service carried out are: (1) surveying the effectiveness of online mathematics learning; (2) forum group discussion (FGD); (3) webinars on the use of the microsoft kaizala application; (4) assistance in making teaching materials and evaluation instruments with the Microsoft Kaizala application and (5) evaluating the implementation of community service. The results of the evaluation showed that in general the participants expressed satisfaction with the implementation of community service activities that had been carried out.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SERTA MENURUNKAN KECEMASAN MATEMATIS MELALUI STRATEGI BRAIN BASED LEARNING Dea Siti Fikriyah; Gitta Maharani; M. Gilang Agustian Nugraha; Melinda Putri Mubarika
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 7 No 2 (2021): JUMLAHKU Vol. 7 No.2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v7i2.1389

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi Brain Based Learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau dari perbedaan gender; (2) Bagaimana kecemasan matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi Brain Based Learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau dari perbedaan gender, (3) Apakah terdapat hubungan antara peningkatan kemampuan pemahaman matematis serta kecemasan matematis siswa ditinjau dari perbedaan gender. Metode penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) tipe embedded design. Populasi penelitian adalah kelas VIII SMP Pasundan 4 Bandung dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes, yaitu tes pemahaman matematis, sedangkan non tes yaitu observasi, wawancara. Hasil penelitian ini adalah: (1) Peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi Brain Based Learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau dari perbedaan gender; (2) Siswa yang menggunakan pembelajaran dengan strategi Brain Based Learning mempunyai tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional; (3) Tidak terdapat hubungan antara kecemasan matematis siswa terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
Android-Based Mathematics Learning Media Assisted by Smart Apps Creator on Self-Regulated Learning Isnaini Mahuda; Anton Nasrullah; Melinda Putri Mubarika; Ranny Meilisa; Laksmi Evasufi Widi Fajari
International Journal of Asian Education Vol. 3 No. 3 (2022): IJAE Vol. 03, No. 3, September 2022
Publisher : Research and Education Development (READ) Institute collaborate with Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46966/ijae.v3i3.292

Abstract

This study aimed; 1) to investigate student responses toward the use of android-based media assisted by Smart Apps Creator for mathematics learning; 2) to investigate student self-regulated learning level; 3) to find out whether there was an effect using Android-based mathematics learning media assisted by Smart Apps Creator on student self-regulated learning. The study used an experimental method One-Shot Case research design. This study took the population of second-semester students in the Department of Management. The research samples were 2B MAN students chosen by random cluster sampling. The study showed that the percentage of average student responses to Android-based learning media assisted by Smart Apps Creator was very high, 88.08% and students' self-regulated learning was in a high category at 75.87%. The hypothesis test results indicated an effect of using Android-based mathematics learning media assisted by Smart Apps Creator on student self-regulated learning. The number of using android-based mathematics learning media on student self-regulated learning was 18.2%, the rest by other variables in this study. The researchers found the result of their research and concluded: 1) the average of student responses to the use of Android-based learning media assisted by Smart Apps Creator was 88.08% which is categorized powerful ad category; 2) the average of students’ self-regulated learning was 75.87% described as a strong category; 3) The results of hypothesis test showed there was an effect of using Android-based Mathematics learning media assisted by Smart Apps Creator on student self-regulated learning.
ASSISTANCE IN THE IMPLEMENTATION OF SERVICE TO THE THEMATIC KKM STUDENT COMMUNITY IN SIKETUG VILLAGE, CIOMAS DISTRICT, SERANG REGENCY Anton Nasrullah; Aghi Septian Zikry; Gina Mutiara Rosdalina; Adisti Febri Asharani; Saadah Saadah; Anggita Apriyani Putri; Rani Puspa; Melinda Putri Mubarika
International Journal of Engagement and Empowerment Vol. 2 No. 2 (2022): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v2i2.59

Abstract

Thematic Student Work Lectures (KKM Thematic) of Bina Bangsa University carry out community service tasks to help developers with work programs that have been mutually agreed upon in Siketug village, Ciomas district, Serang-Banten. The purpose of the implementation is so that students can; First, deepen appreciation of how to think and work in developing eight activity programs, providing skills and taking an active role in village/ development; Second, students have a high sense of sensitivity to the problems and difficulties faced by the community in community empowerment. Third, it is a solution to dealing with every problem in society. Third, to produce students as motivators, problem solvers, and facilitators (companions). Implementing the activities is to conduct socialization, mentoring, and empowerment of rural communities by directly involving the Siketug village community, Ciomas District. The achievements in these activities are students; First, it has been able to deepen appreciation of how to think and work in developing eight program activities, providing skills and taking an active role in village development; Second, students can have a high sense of sensitivity to the problems and difficulties faced by the community in community empowerment. Third, students can have a solution to dealing with every problem in society. Third, produce students as motivators, problem solvers, and facilitators (companions) in Siketug Village, Ciomas District, Serang Regency, Banten Province
Pengaruh Ketahanmalangan dan Motivasi Belajar terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP pada Pelajaran Matematika Sarah Caesarani; Anton Nasrullah; Melinda Putri Mubarika
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2498

Abstract

Kesulitan belajar yang dilami siswa dalam mempelajari matematika disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep dasar matematika dan faktor internal: motivasi belaja dan ketahanmalangan. Tujuan penelitian; 1) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh ketahanmalangan dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri di Jakarta; 2) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh ketahanmalangan terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri di Jakarta; 3) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik sampling proportionate cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep dan angket dengan teknis analisis data uji korelasi dan regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Jakarta. Sampel terdiri dari tiga sekolah siswa SMP Negeri di Jakarta masing-masing berjumlah 19 siswa. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel terikat yaitu Pemahaman Konsep Matematika (Y) dan dua variabel bebas, yaitu Ketahanmalangan (X1) dan Motivasi Belajar (X2). Hasil yang dicapai; 1) terdapat pengaruh ketahanmalangan dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri di Jakarta; 2) terdapat pengaruh ketahanmalangan terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri di Jakarta; 3) terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri di Jakarta.
Ketangguhan Belajar Matematika Siswa Madrasah Aliyah Eka Firmansyah; Melinda Putri Mubarika
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2019): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.629 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v3i2.2431

Abstract

Siswa dituntut memiliki ketangguhan belajar yang baik pada era revolusi industri 4.0 ini, terlebih dalam pembelajaran matematika di madrasah-madrasah yang dinaungi sebuah pesantren yang membagi siswanya menjadi siswa salafiyah dan non salafiyah, dimana siswa salafiyah memiliki tugas lain diluar pembelajaran sekolah yaitu tugas-tugas kepesantrenan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketangguhan belajar siswa salafiyah dan non salafiyah di madrasah dalam pembelajaran matematika.  Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan subjek sebanyak 37 siswa kelas XII Madrasah Aliyah Swasta Alif Al-Ittifaq kabupaten Bandung. Instrumen penelitiannya berupa instrumen non-tes/ angket. Hasil menunjukkan bahwa siswa non-salafiyah memiliki ketangguhan belajar yang lebih baik dari siswa salafiyah, dimana siswa non-salafiyah memiliki ketangguhan belajar berinterpretasi cukup baik sedangkan ketangguhan belajar matematika siswa salafiyah berinterpretasi kurang baik. Kata Kunci: Ketangguhan Belajar, Pembelajaran Matematika, Siswa Salafiyah, Siswa Non-salafiyah
Pemanfaatan Geogebra Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep pada Pembelajaran Matematika Ekonomi Anton Nasrullah; Umalihayati Umalihayati; Melinda Putri Mubarika
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7098

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep pada pembelajaran matematika ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali keefektifan penggunaan GeoGebra dalam meningkatkan pemahaman konsep fungsi linier dan meningkatkan sikap mahasiswa dalam konteks pembelajaran matematika ekonomi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu, dan desain penelitiannya adalah non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan manajemen pada semester pertama, dan sampel sebanyak dua dari enam kelas secara non random. Kelas eksperimen menggunakan aplikasi GeoGebra dan terdiri dari 35 mahasiswa. Sebaliknya, kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran biasa terdiri dari 30 mahasiswa. Hasil penelitian adalah 1) mahasiswa yang belajar menggunakan aplikasi GeoGebra mengalami peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika dibandingkan dengan mahasiswa yang belajar menggunakan pembelajaran biasa pada pembelajaran matematika ekonomi, dan 2) mahasiswa memiliki sikap positif terhadap pembelajaran matematika ekonomi menggunakan GeoGebra. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika ekonomi dengan menggunakan GeoGebra dapat membantu mahasiswa meningkatkan pemahaman konsep dan berdampak pada sikap positif.
Pelatihan pembuatan storyboard dan games interaktif untuk guru dan mahasiswa magister pendidikan matematika Nenden Mutiara Sari; Poppy Yaniawati; Eka Firmansyah; Melinda Putri Mubarika; Nurani Assegaff; Nurul Septiyani Ayu Purwanti
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2023): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v19i1.6724

Abstract

[Bahasa]: Kemampuan guru dan mahasiswa magister pendidikan matematika dalam membuat dan memilih media pembelajaran serta mengemas proses pembelajaran berperan sangat penting dalam dalam menentukan keberhasilan dari hasil belajar. Namun, saat ini penggunaan media pembelajaran interaktif masih kurang, karena kurangnya penguasaan teknologi oleh para guru dan mahasiswa magister pendidikan matematika. Untuk mengatasi masalah tersebut, solusi yang diajukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah menyelenggarakan workshop tentang pembuatan storyboard dan games interaktif. Pendekatan PKM yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Participatory Ation Reasearch (PAR). Peserta program pengabdian ini adalah guru dan mahasiswa magister pendidikan matematika. Data evaluasi hasil kegiatan PKM menunjukkan tingkat kepuasan peserta pelatihan pada kategori sangat memuaskan. Berdasarkan hasil tes yang diberikan, pelatihan dan pendampingan pembuatan storyboard dan games interaktif meningkatkan kemampuan guru dan mahasiswa magister pendidikan matematika dalam membuat media pembelajaran. Sebanyak 85% peserta pelatihan berhasil membuat storyboard dan games interaktif. Kata Kunci: games interaktif, media pembelajaran, storyboard [English]: The ability of master students in mathematics education to make learning media, choose learning media, and package the learning process plays a vital role in determining the success of learning outcomes. However, the use of interactive learning media is still lacking due to a lack of mastery of technology by teachers and students of master of mathematics education programs. To overcome this problem, the solution proposed in this PKM activity is to organize a workshop on making storyboards and interactive games. The PKM approach used in this training is Participatory Action Research (PAR). The participants of this program were the teachers and students of the mathematics education master's degree. Evaluation of the data shows that the level of participants was very satisfactory. The results of this program show that the training and assistance in making storyboards and interactive games increase the ability of teachers and students of mathematics education masters to make learning media. As many as 85% of the training participants succeeded in making interactive storyboards and games. Keywords: interactive games, learning media, storyboard