Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pelatihan Pembuatan SEMERU (Balsem Serai Sarewu) dengan Metode Distilasi Uap Sederhana Irawan, Ade; Ulfah, Mariam; Rahmatika, Siti Difta; Putra, Teguh Adiyas
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16300

Abstract

Pendahuluan: Desa Sarewu memiliki potensi alam melimpah, salah satunya serai dapur. Balsem berbahan minyak atsiri serai bermanfaat meredakan nyeri otot, sendi, dan mual sekaligus memanfaatkan khasiat serai. Studi ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan manfaat kesehatan serai, pelatihan isolasi minyak atsiri serai, dan pelatihan pembuatan balsem serai. Metode: Sosialisasi, penyuluhan manfaat kesehatan serai, pelatihan isolasi minyak atsiri, dan pembuatan balsem yang diikuti oleh 19 ibu PKK Desa Sarewu. Hasil: hasilnya, meningkatnya pengetahuan warga tentang manfaat serai serta keterampilan dalam isolasi minyak atsiri dan pembuatan balsem. Produk balsem yang dihasilkan dinamakan SEMERU (Balsem Serai Sarewu). Kesimpulan: Mitra berhasil memanfaatkan tanaman sekitar rumah untuk menciptakan produk bernilai guna, yaitu balsem berbahan minyak atsiri serai.
Inovasi Tepung Kelora (Limbah Tempe dan Kelor) pada Kelompok PKK Kelurahan Argasunya untuk PMT Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Rahmatika, Siti Difta; Gunawan, Ucha Indra; Triwahyuningsih, Ria Yulianti; Lairie, Lairie; Ningsih, Siti Laela Sari; Iskandar, Syifa Fauziah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20881

Abstract

Pendahuluan: Kulit kedelai mengandung protein, serat, selulosa, hemiselulosa, seng, dan zat besi. Kulit kedelai juga bisa diolah menjadi tepung untuk bahan makanan. Selain itu kelor merupakan tanaman yang sering kita jumpai di pekarangan rumah dan sering kali dianggap sebagai hama kerena jumlahnya yang banyak. Tidak hanya kedelai, kelor memiliki kandungan gizi yang tinggi termasuk protein, vitamin, mineral, dan serat. Studi ini bertujuan untuk memberikan edukasi manfaat kesehatan limbah tempe dan kelor serta mengenai balita stunting. Metode: Penyuluhan, pelatihan, demo, dan pendampingan ibu-ibu PKK Kelurahan Argasunya menghasilkan tepung Kelora. Hasil: Masyarakat mampu mengolah limbah tempe dan kelor menjadi sebuah usaha bisnis yang kreatif dan bisa menjadi salah satu pangan tambahan untuk balita stunting. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan secara komprehensif mengenai manfaat dan pengolahan kombinasi limbah tempe dan daun kelor (tepung Kelora) sebagai PMT balita stunting.