Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH AROMATHERAPY LAVENDER DAN KAMPRES AIR DINGIN UNTUK MENGURANGI RASA NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DI PMB S KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2024 Suhati, Suhati; Yolandia, Rita Ayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28999

Abstract

Tingginya prevalensi dismenore pada remaja di Kabupaten Pandeglang berdampak negatif pada kualitas hidup mereka. Terdapat 1178 kasus gangguan haid dan 43,5% remaja di PMB S mengalami dismenore hingga November 2022. Dismenore mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan prestasi akademis, dan berdampak buruk pada kesehatan mental, termasuk kecemasan dan depresi. Data PMB S tahun 2021-2023 menunjukkan sekitar 60 remaja mengalami dismenore, dengan 20 dirujuk ke puskesmas dan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi prevalensi dan faktor-faktor dismenore, menganalisis dampaknya, serta mengevaluasi metode penanganan yang digunakan oleh remaja dan pengetahuan mereka serta orang tua tentang dismenore. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain pre-test dan post-test control group. Populasi penelitian ini adalah remaja yang mengalami dismenore primer. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 responden yaitu remaja yang mengalami dismenore primer dengan membandingkan secara langsung terhadap respon dari aromatherapy lavender dan kompres air dingin. Penelitian dilakukan di wilayah kerja PMB S dari Desember hingga Januari 2024, menggunakan teknik sampling non-probability. Kriteria inklusi adalah remaja putri usia 10-19 tahun dengan dismenore primer, tanpa gastritis, pelajar aktif, dan disiplin. Data dikumpulkan melalui wawancara. Proses penelitian melibatkan persiapan, sosialisasi responden, dan pengumpulan data dengan instrumen wawancara, informed consent, pengukuran nyeri, SOP pemberian air kelapa hijau, dan lembar observasi. Hasil dianalisis menggunakan Uji Independent test. terdapat pengurangan skala nyeri setelah diberikan air aromatherapy lavender. Kesimpulan Pada hasil penelitian diperoleh hasil yang signifikan dalam mengurangi dismenrore primer, yaitu aromatherapy lavender, karena didapat hasil pengurangan nyeri dari skala 4 menjadi skala 2.
Pengaruh Pijat Perineum Dan Senam Kegel Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester Ke III Terhadap Kejadian Laserasi Perineum di RSUD Kriopanting Kabupaten Bangka Selatan Bangka Belitung Tahun 2023 Budiarti, Budiarti; Yolandia, Rita Ayu; Sari, Agustina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9758

Abstract

Laserasi perineum dapat terjadi karena adanya robekan spontan maupun episiotomi. laserasi perineum yang dilakukan dengan episiotomy itu sendiri harus dilakukan atas indikasi antara lain: bayi besar, perineum kaku, persalinan yang kelainan letak, persalinan dengan menggunakan alat baik forceps maupun vacum. Di seluruh dunia pada tahun 2019 terjadi 2,7 juta kasus laserasi perineum terjadi pada ibu bersalin. Angka ini diperkirakan mencapai 6,3 juta pada tahun 2050, seiring dengan semakin tingginya bidan yang tidak mengetahui asuhan kebidanan dengan baik. Di Amerika Serikat 26 juta ibu bersalin yang mengalami laserasi perineum sebanyak 40% diantaranya karena kelalaian bidan. Hal ini akan membuat beban biaya untuk pengobatan kira-kira 10 juta dolar pertahun .Di Asia laserasi perineum juga merupakan masalah yang cukup banyak dalam masyarakat, sebanyak 50% dari kejadian laserasi perineum di dunia terjadi di Asia.tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Pijat Perineum Dan Senam Kegel Terhadap Laserasi Perineum Pada Ibu Bersalin dan Diharapkan penelitian ini dapat mengetahui dan mengenal cara mencegah terjadinya laserasi jalan lahir saat melahirkan dengan malakukan pijat perineum dan senam kegel yang rutin selama hamil.
Efektivitas Buah Jambu Biji Dan Sayur Daun Bayam Untuk Meningkatkan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester Iii Dengan Anemia Ringan Hormayani, Hormayani; Ciptiasrini, Uci; Yolandia, Rita Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9831

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 207 per 100.000 KH melebihi target rencana strategi atau renstra sebesar 190 per 100.000 KH. Tiga penyebab utama kematian ibu diantaranya yaitu perdarahan (30%), hipertensi dalam kehamilan atau Preeklampsia (25%), dan infeksi (12%). Anemia adalah menurunnya massa eritrosit yang menyebabkan ketidakmampuannya untuk memenuhi kebutuhan oksigen ke jaringan perifer. Secara klinis, anemia dapat diukur dengan penurunan kadar hemoglobin (Hb), hematokrit, atau hitung eritrosit, namun yang paling sering digunakan adalah pengujian kadar hemoglobin (Hb). Survey awal penelitian di TPMB “H” dari 10 Ibu hamil terdapat 3 yang mengalami anemia dan mereka tidak mengetahui manfaat jambu biji dan sayur daun bayam untuk penanganan anemia. Metode studi kasus ini dengan secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi dengan sampel 2 orang yang dilakukan selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pada responden yang diberikan daun sayur bayam sebelum intervensi 10,5 g/dL menjadi 10,7 g/dL yaitu dengan kenaikan 0,2 g/dL, sedangkan kadar hemoglobin pada responden yang diberikan jus jambu biji merah sebelum intervensi 10,7 g/dL menjadi 11 g/dL yaitu dengan kenaikan 0,3 g/dL. Hal ini menunjukan jus jambu biji lebih efektif dibandingkan daun sayur bayam dalam menaikkan kadar Hb pada ibu hamil yang mengalami anemia ringan sehingga terapi non farmakologi ini dapat membantu menaikkan kadar Hb ibu hamil, disamping pemberian tablet Fe tetap diberikan untuk mengoptimalkan terapi pada anemia.
Pengaruh Aromaterapi Lavender Dengan Aromaterapi Cendana Untuk Mengatasi Insomnia Pada Wanita Menopause di BPM Y Bangka Selatan Tahun 2024 Yunita, Yunita; Karmelia, Mela; Yolandia, Rita Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9841

Abstract

Pada masa menopause, wanita akan mengalami banyak perubahan, antara lain perubahan siklus menstruasi, hot flashes, keringat malam, insomnia, kerutan pada vagina, sembelit, depresi, dan kondisi fisik lainnya. Insomnia merupakan suatu kondisi dimana sulitnya memenuhi kebutuhan tidur yang cukup baik secara kuantitas maupun kualitas. Tujuan penelitian ini untuk memberikan Pengaruh Aromaterapi Lavender Dengan Aromaterapi Cendana Untuk Mengatasi Insomnia Pada Wanita Menopause Di BPM Y Bangka Selatan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini Ada penurunan insomnia pada wanita menopause sesudah pemberian aromaterapi lavender, Ada penurunan insomnia pada wanita menopause sesudah pemberian aromaterapi cendana. Kesimpulannya bahwa ada pengaruh perbedaan aromaterapi lavender dengan aromaterapi cendana terhadap penurunan insomnia pada wanita menopause di PMB Y tahun 2024. Dalam penelitian ini yang paling efektif dalam penurunan insomnia adalah aroma terapi lavender. Saran untuk menambah pengetahuan bagi tenaga kesehatan tentang manfaat aromaterapi lavender yang dapat memberikan pelayanan pada wanita menopause, sehingga meningkatkan asuhan kebidanan pada wanita menopause..
Hubungan Pengetahuan, Motivasi Ibu dan Dukungan Keluarga Terhadap Screening Kanker Serviks Pada WUS yang Telah Menikah dengan Metode IVA Di Puskesmas Karangpawitan Kabupaten Garut Tahun 2023 Nugraha, Bunga Sri Astuti; Lisca, Shinta Mona; Yolandia, Rita Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10306

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Karangpawitan Kabupaten Garut tahun 2022, cakupan pemanfaatan IVA tes di Puskesmas Karangpawitan sebesar 187 orang dari jumlah 5.531 wanita usia subur atau skitar 3,38%. Rendahnya deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA tes oleh WUS dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi ibu dan dukungan keluarga terhadap screening kanker serviks dengan metode IVA. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh WUS yang berkunjung sebanyak 309, besar sampel dihitung dengan rumus Slovin sebanyak 76 dengan tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Didapatkan sebagian besar WUS 55,3% tidak melakukan IVA tes, 56,6% berpengetahuan rendah, 57,9% kurang memiliki motivasi, dan 52,6% kurang mendapatkan dukungan keluarga. Hasil analisis bivariat menunjukkan pengetahuan p-value 0,004, motivasi p-value 0,000 dan dukungan keluarga p-value 0,000. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, motivasi ibu dan dukungan keluarga terhadap screening kanker serviks dengan metode IVA. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan wanita usia subur, keluarga dan masyarakat mengenai kanker serviks sehingga WUS termotivasi untuk melakukan pemeriksaan secara dini menggunakan metode IVA.
Pengaruh Jus Alpukat Dan Telur Ayam Rebus Dalam Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil TM I di PMB A Kab. Bangka Selatan Tahun 2024 Studi Kasus Pada Ibu Hamil di PMB A Tahun 2024 Agustiawati, Agustiawati; Jayatmi, Irma; Yolandia, Rita Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10607

Abstract

Anemia dalam kehamilan kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya hemoglobin, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organorgan vital pada ibu dan janin menjadi berkurang. Selama kehamilan, indikasi anemia adalah jika konsentrasi hemoglobin kurang dari 10,5 sampai dengan 11 g/dl.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil yang di beri jus alpukat dan telur ayam rebus dalam peningkatan kadar Hemoglobin. Metode penelitian ini akan menggunakan metode studi kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan eksperimen yang dilakukan secara langsung kepada ibu hamil yang mengalami kadar Hb dibawah normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Jus Alpukat Dan Telur Ayam Rebus Dalam Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil Tm I di PMB A Kab. Bangka Selatan Tahun 2024. Penelitian kualitatif, dengan metode studi kasus (case study). Sampel penelitian 2 Ibu hamil dengan Anemia ringan selama 7 hari. Hasil penelitian pada pasien pertama yang diberikan Intervensi tablet fe dan jus Alpukat terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I di PMB A tahun 2024. Didapatkan hasil mengalami kenaikan yaitu dari 10,4 gr/dl menjadi 11,3 mg/dl dan keluhan sudah berkurang. Pasien kedua diberikan Telur Ayam Rebus dan Tablet Fe, Didapatkan hasil mengalami kenaikan yaitu dari 10,5 gr/dl menjadi 12,0 gr/dl dan keluhan sudah tidak diarsakan lagi. Kesimpulan intervensi tablet fe dan Telur ayam rebus lebih efektif untuk meningkatkan kadar HB pada Ibu Hamil TM I. Disarankan ibu hamil untuk mengkonsumsi Telur Ayam Rebus dan Tablet Fe untuk meningkatkan kadar Hemoglobin.
Efektifitas Pemberian Virgin Coconut Oil Terhadap Penyembuhan Biang Keringat Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di PMB Yulihah Serang Banten Tahun 2023 Yulihah, Yulihah; Yolandia, Rita Ayu; Hidayani, Hidayani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10897

Abstract

Miliaria (biang keringat) adalah penyakit kulit pada bayi yang sering tidak diperdulikan oleh banyak orang karena tidak berbahaya, yang sering terjadi karena suhu panas dan kelembaban yang tinggi,miliaria terjadi di dada, punggung, wajah, di daerah lipatan-lipatan kulit, bagian ekstermitas proksimal serta telapak tangan dan kaki disertai dengan rasa gatal dan panas. Salah satu bahan olahan alami yang bisa dipertimbangkan sebagai terapi topikal alternatif untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit bayi seperti miliaria bayi adalah dengan memberikan Virgin Coconut Oil (VCO) atau minyak kelapa murni dengan keunggulan mempunyai kandungan anti mikroba dan anti bakteri, tidak menimbulkan alergi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui ( Efektivitas Pemberian Virgin Coconut Oil Terhadap Penyembuhan Biang Keringat Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di PMB Y Serang Banten ).Desain penelitian yang akan dipakai dalam riset ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Study Case Literature Review (SCLR). dengan eksperimen, Sampel penelitian ini adalah bayi dengan biang keringat, berjumlah 2 bayi dengan karekteristik yang sama.Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa ada penyembuhan biang keringat pada bayi yang diberikan intervensi Virgin Coconut Oil (VCO), sedangkan pada bayi yang tidak diberikan intervensi tidak ada penyembuhan. Terdapat perbandingan penyembuhan biang keringat pada bayi yang diberikan intervensi Virgin Coconut Oil (VCO) dan yang tidak diberikan intervensi Virgin Coconut Oil (VCO).Diharapakan masyarakat khususnya orang tua dapat mengimplementasikan virgin coconut oil ( VCO ) untuk menyembuhkan biang keringet pada bayi.Secara non farmakologi.
Efektivitas Pemakaian Korset dan Senam Nifas Terhadap Diastasis Rekti Abdominal Pada Ibu Postpartum di RS Krakatau Medika Tahun 2023 Suparyanto, Tharindi; Sugesti, Retno; Yolandia, Rita Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11059

Abstract

Latar Belakang : Ibu pada masa pasca melahirkan akan mengalami berbagai masalah kesehatan atau ketidaknyamanan pada masa nifas, Gangguan masa nifas salah satunya adalah gangguan proses pemulihan kondisi fisik ibu postpartum yaitu proses involusi uteri dan kejadian diastasis rectus abdominis (pemisahan otot-otot perut), Dampak Diastasis rectus abdominis pada ibu post partum yang mengalami diastasis rectus abdominis adalah melemahnya dinding abdomen, mengurangi kontraksi kekuatan otot abdomen dan kestabilan pelvis, Salah satu upaya untuk mengembalikan keadaan normal dan meningkatkan kekuatan otot perut ibu serta mencegah terjadinya DRA setelah melahirkan adalah dengan memakai korset dan senam nifas.Tujuan; Mengetahui Efektivitas Pemakaian Korset Dan Senam Nifas Terhadap Diastasis Rekti Abdominal Pada Ibu Postpartum Di RS Krakatau Medika Tahun 2023. Metode; Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil; Setelah dilakukan intervensi penggunaan korset dan senam nifas didapatkan bahwa senam nifas lebih cepat dalam penyembuhan diastasis rekti abdominal yakni pada hari 14 tidak ada celah pada abdoment dibandingkan penggunaan korset pada hari ke 14 yaitu terdapat celah pada abdomen 1cm dan selisih dari celah abdomen yaitu 1cm. Kesimpulan Saran; Terdapat perbandingan pada penggunaan korset dan senam nifas yaitu senam nifas lebih unggul daripada penggunaan korset yakni penyembuhan Diastasis Rekti Abdominal, diharapkan dapat dijadikan wawasam ilmu pengetahuan dalam penanganan Diastasis Rekti Abdominal dengan memberikan intervensi penggunaan korset dan senam nifas.
The Relationship Between Knowledge, Attitude, and Vaginal Care Behavior and the Incidence of Vaginal Discharge Among Pregnant Women Dwiningsih, Rahmah; Jayatmi, Irma; Yolandia, Rita Ayu
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1664

Abstract

Background: One of the physiological changes that occurs in pregnant women is vaginal discharge. Vaginal discharge that occurs during pregnancy is a health problem that requires attention, because it can have an impact on reducing maternal morbidity and mortality. Knowledge, attitudes and behavior of vaginal care are factors that influence the occurrence of vaginal discharge in pregnant women. Purpose: To determine the knowledge, attitudes and behavior of vaginal care towards the occurrence of vaginal discharge in pregnant women. Method: This type of study is an observational analytic with a cross-sectional approach. The sample of this study was 72 people. The sampling technique was consecutive sampling with inclusion criteria, namely gestational age 4-36 weeks who experienced vaginal discharge, had no history of urogenital infection. Results: There is a significant relationship between knowledge and the occurrence of vaginal discharge in pregnant women (p = 0.000), attitudes with the occurrence of vaginal discharge in pregnant women (p = 0.000; OR = 3.328), and vaginal care behavior with the occurrence of vaginal discharge in pregnant women (p = 0.000; OR = 10.105). Conclusion: The level of knowledge, attitudes and behavior regarding vaginal care plays an important role in influencing the occurrence of vaginal discharge in pregnant women. Suggestion: Pregnant women should be more proactive in seeking information and increasing their knowledge about the importance of maintaining reproductive hygiene. Hospitals should improve their health promotion programs, particularly education on personal hygiene for pregnant women.
The relationship between body weight, dietary patterns, and menstruation duration and the incidence of anemia among female adolescents Yuliana, Yuli; Yolandia, Rita Ayu; Hidayani, Hidayani
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1722

Abstract

Background: Anemia is a common health problem among female adolescents and may be influenced by several factors, including body weight, dietary patterns, and menstruation duration. Purpose: to determine the relationship between body weight, dietary patterns, and menstruation duration with the incidence of anemia among female adolescents Method: This was a quantitative study with a cross-sectional design. The population consisted of all female adolescents, with a total sample of 80 respondents selected using a total sampling technique. The independent variables were body weight, dietary patterns, and menstruation duration, while the dependent variable was anemia. Data was collected using a structured questionnaire and hemoglobin measurement with a digital method. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test (α = 0.05). Results: The results showed that most respondents had normal body weight (46.25%), good dietary patterns (42.5%), normal menstruation duration (58.75%), and normal hemoglobin levels (48.75%). Bivariate analysis revealed significant relationships between body weight and anemia (p = 0.000), dietary patterns and anemia (p = 0.001), as well as menstruation duration and anemia (p = 0.003). Conclusion: Body weight, dietary patterns, and menstruation duration were significantly associated with the incidence of anemia among female adolescents. Suggestion: Teenagers are expected to maintain a healthy and balanced diet by paying attention to fulfilling their micronutrient intake.