Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU REMAJA Fransisca Noya; Kadar Ramadhan; Deviana Laurenzy Tadale; Ni Kadek Widyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.742 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5257

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan kegiatan posyandu remaja selama ini belum berjalan dengan baik karena rendahnya pengetahuan dan keterampilan kader terutama dalam pengukuran antropometri dan penentuan status gizi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan dalam melaksanakan kegiatan posyandu remaja. Metode pengabdian yang akan dilaksanakan memberikan pelatihan pada kader melakukan pengukuran antropometri (BB, TB, LP), mengukur LILA, menentukan IMT sekaligus status gizi remaja. Mitra pada kegiatan ini adalah 5 orang kader posyandu remaja. Evaluasi kegiatan ini menggunakan kuesioner pengetahuan dan chek list keterampilan pre-posttest. Hasil pelatihan diperoleh peningkatan pengetahuan tentang posyandu remaja dan keterampilan pengukuran antropometri serta penentuan status gizi remaja. Pengetahuan kader sebelum pelatihan pengetahuan cukup 3 orang (60%), pengetahuan kurang 2 orang (40%).  Keterampilan kader 100% tidak terampil. Setelah dilakukan pelatihan kader, seluruh kader  memiliki pengetahuan baik  dan terampil (100%). Abstract: The implementation of youth posyandu activities so far has not been going well due to the lack of knowledge and skills of cadres, especially in anthropometric measurements and determining nutritional status. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase the knowledge and skills of cadres through training in carrying out youth posyandu activities. The service method that will be carried out provides training for cadres to take anthropometric measurements (BB, TB, LP), measure LILA, determine BMI as well as adolescent nutritional status. Partners in this activity are 5 youth posyandu cadres. Evaluation of this activity uses a knowledge questionnaire and a check list of pre-post test skills. The results of the training obtained increased knowledge about adolescent posyandu and anthropometric measurement skills and determination of adolescent nutritional status. The knowledge of cadres before training is sufficient for 3 people (60%), less knowledge of 2 people (40%). The skills of cadres are 100% unskilled. After training cadres, all cadres have good knowledge and skills (100%).
Sosial Ekonomi dan Pengetahuan Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Nurfatimah Nurfatimah; Pertiwi Labusa; Fransisca Noya; Lisda Widianti Longgupa; Christina Entoh; Nilda Yulita Siregar; Kadar Ramadhan; Hastuti Usman
Jurnal Sehat Mandiri Vol 17 No 1 (2022): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 17, No.1 Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v17i1.585

Abstract

The coverage of exclusive breastfeeding at Puskesmas Tokorondo from 2018-2019 decreased from 50.8% to 28%. Lack of knowledge and intensive promotion of formula milk is one of the causes to low exclusive breastfeeding. The aim of this study was to discover the relationship between socio-economic factors and the level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding at the Puskesmas Tokorondo. This study using an analytical method with a cross-sectional approach. The number of population were 46 people that is mothers who have toddlers aged 6-12 months in the working area of Puskesmas Tokorondo. The sample in this study was 36 people, using consecutive sampling technique. Research shows that more exclusive breastfeeding is found on the low-educated mothers (60%), unemployed mothers (23.5%), high-income (50%), and well-informed (100%). There is a correlation between the knowledge level and exclusive breast-feeding (p= 0.001) while education (p= 0.217), work (p=1,000), and income (p= 0.436) has no relation to exclusive breast-feeding. It is hoped that health workers can be a source of information to the importance of exclusive breastfeeding for infant aged up to 6 months and after 6 months old. After six months, continued with the complementary feeding as well as continuing the breastfeed until the aged of 2 years, along with the support of the husband and particularly the family as an effort to increase the scope of exclusive breastfeeding.
SKRINING PENYIMPANGAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK UMUR 36-72 BULAN MENGGUNAKAN KUESIONER MASALAH PERILAKU EMOSIONAL Fransisca Noya; Lisda Widianti Longgupa; Sony Bernike Magdalena Sitorus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.638 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9493

Abstract

Abstrak: Masalah emosi dan perilaku yang terjadi pada anak dan remaja merupakan masalah yang cukup serius dan tidak bisa dianggap remeh karena dapat berdampak pada perkembangannya. Tujuan dilaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk:mengetahui penyimpangan perilaku emosional anak usia 36-72 bulan menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional di Desa Pantangolemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah ibu yang memiliki anak umur 36-72 bulan di Desa Pantangolemba sebanyak 14 orang. Evaluasi kegiatan ini dari hasil pengisian KMPE. Metode pengabdian yang akan dilakukan yaitu melaksanakan Skrining masalah mental emosional anak usia 36-72 bulan menggunakan KMPE, yang diawali dengan pemberian materi tentang Skrining masalah mental emosional menggunakan KMPE, dan memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya. Tahap selanjutnya melakukan Skrining masalah penimpangan perilaku emosional anak. Selanjutnya melakukan interpretasi skor KMPE yakni normal (tidak ada jawaban ya), kemungkinan penyimpangan (ada 1 jawaban ya) dan abnormal (jawaban ya ≥ 2). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berdasarkan interpretasi hasil KMPE jumlah masalah mental emosional terbanyak normal (92,9%) dan berdasarkan jenis kelamin pada laki-laki terdapat masalah mental emosional kemungkinan penyimpangan (20%) dan pada perempuan semuanya normal (100%).Abstract; Emotional and behavioral problems that occur in children and adolescents are quite serious problems and cannot be underestimated because they can have an impact on their development. The purpose of implementing Community Service (PkM) is to: identify deviations in the emotional behavior of children aged 36-72 months using the Emotional Behavior Problem Questionnaire in Pantangolemba Village, Poso Pesisir Selatan District. The service method that will be carried out is to carry out Skrining for mental emotional problems for children aged 36 -72 months using KMPE, which begins with providing material on Skrining for emotional mental problems using KMPE, and giving mothers the opportunity to ask questions. The next stage is to screen children's emotional behavior deviance problems. Partners in this community service are mothers who have children aged 36-72 months in Pantangolemba Village as many as 14 people. Evaluation of this activity is based on the results of filling out the KMPE. Next, interpret the KMPE score, namely normal (no yes answer), possible deviation (one yes answer) and abnormal (yes answer 2). The results of this community service activity are based on the interpretation of the results of the KMPE the the most normal emotional mental problems (92.9%) and based on gender in men there are emotional mental problems with the possibility of deviation (20%) and in women everything is normal (100%).
Pengaruh Konsumsi Buah Pisang Ambon (Musa Paradisiaca var Sapientum Linn) terhadap Peningkatan Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kayamanya Nilda Yulita Siregar; Fransisca Noya; Putu Candriasih
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.919

Abstract

Pencegahan anemia dapat dilakukan pengobatan relatif secara mudah dan murah. Salah satu alternatifnya adalah mengonsumsi buah pisang ambon untuk memenuhi asupan zat besi bagi pasien anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh konsumsi buah pisang ambon (Musa Paradisiaca var Sapientum Linn) terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kayamanya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi Quasi Eksperimental, dengan rancangan  pretest-posttest control group design.  Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sebesar 44 orang. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan distribusi frekuensi dengan ukuran persentase dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata kadar Hb mengalami peningkatan pada kelompok kasus dari 9,09 mg/dl menjadi 10,13 mg/dl dan pada kelompok kontrol dari 8,95 mg/dl menjadi 9,42. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna sebelum dan setelah intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai 0,000 (p<0,05). Kesimpulan yaitu terdapat pengaruh konsumsi buah pisang ambon (Musa Paradisiaca var Sapientum Linn) terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kayamanya
Efforts to deal with the adolescent emotional mental problem during Covid-19 pandemic in Pantangolemba Christina Entoh; Fransisca Noya; Kadar Ramadhan
Community Empowerment Vol 7 No 9 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7288

Abstract

The purpose of this community service program (PkM) is to deal with mental emotional problems in adolescents during the Covid-19 pandemic in Pantangolemba Village, Poso Pesisir Selatan District. This is because there is a teenager who commit suicide. The method used is by screening, providing material about mental emotional problems and evaluation. The results of the program showed the highest total difficulty score was normal (97%) and borderline 3%, and the problems found in adolescent emotional symptoms. SDQ scores in all women are normal (100%) and men are 92% normal and borderline 8%, and there is an increase in adolescent knowledge about mental emotional problems and SDQ to 100%.
Program Pendampingan Keluarga Bermasalah Kesehatan sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Nurjaya Nurjaya; Amsal Amsal; Nurfatimah Nurfatimah; Tjitrowati Djaafar; Herlina Susanto Sunuh; Artika Dewie; Andi Fatmawati Syamsu; Hadriani Hadriani; Dwi Yogyo Suswinarto; Lisnawati Lisnawati; Mardiani Mangun; Fitria Masulili; Baiq Emy Nurmalisa; Sri Restu Tempali; Helena Pangaribuan; Lindanur Sipatu; Fransisca Noya; Dafrosia Darmi Manggasa; Dewi Nurviana Suharto
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.572 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i4.1647

Abstract

The prevalence of stunting in Sigi Regency showed an increase from year to year by 27.67% to 40.7%. The problem of stunting is a multidimensional problem that requires efforts from all parties to overcome it. One of the activities that can be done is to provide assistance to families with health problems or families at risk of stunting so that families can identify, assess, and take action independently accompanied by health workers. The implementation of this activity starts from 22-28 October 2022 in Beka Village, Marawola District. The socialization of the activity was attended by 50 people consisting of the village government, community leaders, PKK women, posyandu cadres, and target families. The targets of this activity are families with stunted children, pregnant women, teenagers/productive age, or breastfeeding mothers. His service activities include measuring body length/height, counseling on stunting, providing additional food, providing developmental stimulation, assisting cadres in filling out KMS, and KB MKJP education for mothers. The results of this activity program were very well appreciated by the local government, there was a change in knowledge about stunting, families who received assistance were very accepting of this activity and realized the importance of preventing stunting from the First 1000 Days of Life (HPK). It is hoped that this activity can take place continuously, families and communities can be independent in preventing stunting. ABSTRAK Prevalensi stunting di Kabupaten Sigi menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun sebesar 27,67% menjadi 40,7%. Masalah stunting merupakan masalah multidimensional sehingga butuh upaya dari semua pihak untuk mengatasinya. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah melakukan pendampingan kepada keluarga dengan masalah kesehatan atau keluarga dengan risiko stunting sehingga keluarga bisa mengenali, menilai, dan melakukan tindakan secara mandiri yang didampingi oleh tenaga kesehatan. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari tanggal 22-28 Oktober 2022 di Desa Beka Kecamatan Marawola. Sosialisasi kegiatan dihadiri 50 orang yang terdiri dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, ibu PKK, kader posyandu, dan keluarga sasaran. Sasaran dari kegiatan ini adalah keluarga yang memiliki anak stunting, ibu hamil, remaja/usia produktif, atau ibu menyusui. Kegiatan pengabdiannya berupa pengukuran panjang badan/tinggi badan, penyuluhan tentang stunting, pemberian makanan tambahan, pemberian stimulasi perkembangan, pendampingan kader dalam pengisian KMS, dan edukasi KB MKJP kepada ibu. Hasil dari program kegiatan ini sangat diapresiasi dengan baik oleh pemerintah setempat, adanya perubahan pengetahuan tentang stunting, keluarga yang mendapatkan pendampingan pun sangat menerima dengan baik kegiatan ini dan menyadari pentingnya pencegahan stunting dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinyu, keluarga dan masyarakat bisa mandiri dalam pencegahan stunting.
EDUKASI PEMERIKSAAN IBU HAMIL (Antenatal Care) TERATUR DI DESA PANCA MAKMUR KABUPATEN MOROWALI UTARA Andi Ayu Sariani; Nilda Yulita Siregar; Fransisca Noya; Sony Bernike M; Christina Entoh
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v5i2.217

Abstract

Antenatal Care (ANC) menjadi komponen pelayanan kesehatan ibu hamil terpenting untuk memantau kemajuan kehamilan. Angka Kematian Ibu (AKI) banyak disebabkan karena kurangnya kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya pada saat hamil dan jarang datang ke ANC (Antenatal Care). Provinsi Sulawesi Tengah kunjungan ibu hamil K1 tahun 2021 sebesar 90,1 % dan data Cakupan kunjungan ibu hamil K4 tahun 2021 sebesar 78,2%. Cakupan kunjungan ibu hamil Desa Panca makmur masih sangat kurang baik K1 dan K 4. Tujuan dari kegiatan Pegabdian Masyarakat ini adalah untuk memberitahukan kepada ibu hamil mengenai pentingnya ANC teratur. Edukasi ini ilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2023. Sasarannya adalah ibu hamil di Dusun 02 Desa Panca Makmur. Metode edukasi dilakukan dengan menggunakan leaflet dan kuesioner. Hasil evalusi melalui pengisian kuesioner pre-test dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil dari 60% meningkat menjadi 100%.
Description of the Characteristics of Mothers with Premature Rupture of Membrane: Gambaran Karakteristik Ibu Bersalin dengan Ketuban Pecah Dini Nilda Yulita Siregar; Orizza Varian Indah; Lisda Widianti Longgupa; Fransisca Noya; Sony Bernike Magdalena Sitorus; Nurfatimah Nurfatimah
Napande: Jurnal Bidan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/njb.v2i1.1797

Abstract

Background: The incidence of premature rupture of membranes (PROM) ranges from 3-18% in preterm pregnancies, while in term pregnancies it is around 8-10%. PROM case data at the Poso Regional General Hospital (RSUD) from 2017 to 2020 has fluctuated. In 2017 there were 534 cases, in 2018 there were 452 cases and in 2019 there were 773 cases.Objective: This study was to describe the characteristics of mothers giving birth with PROM at Poso Hospital. Methods: Descriptive by using secondary data. The sample size was 142 pregnant women who experienced premature rupture of membranes in 2020 at Poso Hospital using the total sampling technique. Data were analyzed by univariate test. Results: The highest distribution of PROM incidence was in mothers aged 20-35 years, based on parity, the highest were multiparas, and the highest was based on work, namely mothers who did not work suggestions for the Poso Hospital, especially for medical record officers to complete patient data thoroughly.  
IMPLEMENTASI PEMBERIAN EDUKASI CARA MEMBUAT MINUMAN KUNYIT ASAM UNTUK MENGATASI DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Fransisca Noya; Marlina Fitriya Lailatul K.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16888

Abstract

Abstrak: Frekuensi dismenore pada semua remaja putri pubertas meningkat dari 45% menjadi 75%. Di Indonesia prevalensi dismenorea mencapai 98,8%, ditandai dengan nyeri pada daerah pinggul, dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang manfaat dan cara membuat minuman kunyit asam. Metode pengabdian yang akan dilakukan yaitu meliputi tahap awal yaitu melakukan studi pendahuluan untuk memperoleh data remaja dan permasalahan terkait haid. Tahap kedua yaitu kegiatan pengabmas meliputi pemberian kuesioner prepost test dan pemberian materi. Tahap akhir kegiatan yaitu monitoring serta evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan ini menggunakan angket pengetahuan pre-posttest. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberian penyuluhan dan cara membuat minuman kunyit asam meningkatkan pengetahuan remaja putri (100%).Abstract: The frequency of dysmenorrhea in all puberty young women increased from 45% to 75%. In Indonesia, the prevalence of dysmenorrhea reaches 98.8%, is characterized by pain in the hip area, and affects daily activities. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase youth's knowledge about the benefits and how to make sour turmeric drink. The service method that will be carried out includes the initial stage, namely conducting a preliminary study to obtain data on adolescents and problems related to menstruation. The second stage, namely community service activities including giving pre-post test questionnaires and providing material. The final stage of the activity is monitoring and evaluating activities. Evaluation of this activity using a pre-posttest knowledge questionnaire. The result of this community service is the provision of counseling and how to make a sour turmeric drink increases the knowledge of young women (100%).
EDUKASI ASI EKSLUSIF MELALUI METODE ULAR TANGGA endar, Endar pratiwi; Nilda, Nilda Yulita Siregar; Noya, Fransisca; Entoh, Christina; Bernike M, Sony
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.220

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Desa Panca Makmur masih belum mencapai target. Berdasarkan analisis situasi dari pendataan, didapatkan bahwa cakupan ASI Eksklusif Desa Panca Makmur hanya 50,7%, bahkan cakupan ASI Eksklusif dari Dusun 3 terdata hanya 38,9%. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya ASI eksklusif. Metode palaksanaan adalah melakukan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan edukasi denagn permainan metode ular tangga dan melakukan post-test. Hasil evaluasi melalui pengisian kuesioner post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa dari 5 peserta setelah diberikan edukasi pentingnya ASI eksklusif didapatkan 4 peserta memilki pengetahuan baik (80%), 1 peserta memiliki pengetahuan cukup (20%). Setelah kita melakukan kegiatan edukasi, kita dapat mengetahui peningkatan pengetahuan terhadap peserta mengenai ASI eksklusif dari 20% hingga 80% memiliki pengetahuan baik. Banyak ibu yang belum tahu mengenai pentingnya ASI eksklusif sehingga mengabaikan kebutuhan utama anak, maka dari itu kepada bidan desa supaya bisa penyuluhan secara terperiodik mengenai ASI eksklusif
Co-Authors Aminuddin Aminuddin Amiruddin, Ainun Amsal Andi Ayu Sariani Andi Fatmawati Syamsu Baiq Emy Nurmalisa Bernike M, Sony Candriasih, Putu Christina Entoh Christina Entoh Cici Fitrayanti Kias Cintu Waisawati Dafrosia Darmi Manggasa Deviana Laurenzy Tadale Dewi Nurviana Suharto Dewie, Artika Dwi Yogyo Suswinarto endar, Endar pratiwi Fahmi Hafid Febti Kuswanti Febty Kuswanti Fitria Masulili Hadriani Hadriani Hastuti Usman Herlina Susanto Sunuh Kadar Ramadhan Khuzaifah Khuzaifah Khuzaifah, Khuzaifah Kias, Cici Fitrayanti Kuswanti, Febty Lailatul K, Marlina Fitria Lailatul K., Marlina Fitriyah Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Mardiani Mangun Marlina Fitriya Lailatul K Marlina Fitriya Lailatul K Marlina Fitriya Lailatul K. Marlina Lailatul K Mercy Joice Kaparang, Mercy Joice Nasrul Ni Kadek Widyani Ni Made Ridla Nilasanti Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda Yulita Siregar Nilda, Nilda Yulita Siregar Nining Supriyani Maliusi Nining Supriyani Maliusi Nirmalasari Nirmalasari Nuraidah, Ida Nurfatimah Nurfatimah Nurfatimah Nurfatimah Nurjaya Nurmiaty Nurmiaty Nurmiaty, Nurmiaty Orizza Varian Indah Pangaribuan, Helena Pertiwi Labusa Putri Mulia Sakti Putri, Lilis Pratami Salmawati I Ishak Setiawan Setiawan Siregar, Nilda Yulita SKM.M.Kes, Mercy Sony Bernike M Sony Bernike Magdalena Sitorus Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri Restu Tempali Sumiaty Sumiaty Tempali, S.Kep.,Ns.,M.Sc, Sri Tjitrowati Djaafar