Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Prologia

Analisis Promosi Goffee Indonesia Di Instagram Darmawan, Melly; Setyanto, Yugih; Aulia, Sisca
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6238

Abstract

Seiring berkembangnya kedai kopi di Indonesia menambah minat  penulis untuk ingin mengetahui lebih dalam tentang bisnis kedai kopi tersebut, yang salah satunya adalah Goffee Indonesia. Goffee Indonesia merupakan kedai kopi yang berlokasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, yaitu di ITC Mangga Dua lantai 2. Komunikasi Pemasaran merupakan suatu sarana menginformasikan, membujuk serta mengingatkan  pelanggan secara langsung maupun tidak langsung tentang suatu produk atau jasa yang ditawarkan  (Kotler 2009:172) . Pada umumnya, komunikasi pemasaran merepresentasikan “suara” perusahaan dan mereknya serta merupakan saran dimana perusahaan dapat membuat dialog dan membangun hubungan dengan konsumen (Kotler, 2009:172). Tujuan penelitian ini dibuat adalah untuk mengetahui lebih dalam analisis promosi yang dilakukan Goffee Indonesia di Instagram. Kemudian penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melalui pendekatan etnografi. Penelitian menggunakan metode wawancara dengan 6 informan yang terdiri dari pemilik kedai kopi, admin akun instagram Goffee Indonesia, dan juga pelanggan. Dari penelitian yang diperoleh bersumber dari wawancara, observasi dan studi etnografi. Agar komunikasi pemasaran atau promosi yang dilakukan Goffee Indonesia berjalan dengan efektif, Goffee Indonesia juga selalu membuat promosi yang menarik setiap hari, dan memiliki keinginan akan menambah semakin banyak minat beli  konsumen. Dan dari hasil penelitian ini adalah Instagram sangat bermanfaat dalam komunikasi pemasaran ataupun promosi yang dilakukan Goffee Indonesia. 
Strategi Humas dalam Menyebarkan Informasi Tentang Pelayanan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Oktaviani, Nadila Tasya; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.15505

Abstract

Indonesia is still battling the Covid-19 virus until 2021, and even the government has implemented Community Activity Restrictions (PPKM) for this purpose. During the implementation of the Community Activity Restrictions (PPKM), many community activities were restricted and various regulations were set by the government. When the Community Activity Restrictions (PPKM) are enforced, there are additional requirements for those who are active outside the home. In terms of disseminating information about the development of Covid-19, vaccines and so on, social media is one of the effective platforms. Likewise with the Public Relations of the Regional Health Laboratory (Labkesda) which currently focuses on using social media to disseminate service information. The theory used in this research is the theory of public relations strategy by using the concept of P.E.N.C.I.L.S, social media. The results obtained from this study are first, the need for the right strategy in disseminating information to achieve the goal. Second, supporting aspects are needed in implementing a strategy. Third, social media is an effective medium for disseminating information about the services of the Regional Health Laboratory (Labkesda) of the Bangka Belitung Islands Province.   Indonesia masih terus berjuang melawan virus Covid-19 hingga tahun 2021. Dalam menyosialisasikan informasi tentang perkembangan Covid-19, vaksin dan sebagainya, media sosial adalah salah satu platform yang efektif. Begitu juga dengan Humas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang saat ini fokus dalam menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi pelayanan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, yakni metode yang berpijak pada fenomena yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan dengan cara mendeskripsikannya dalam bentuk kata dan bahasa dengan konteks khusus. Sedangkan konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi public relation P.E.N.C.I.L.S pada media sosial. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pertama, perlunya strategi yang tepat dalam menyebarkan informasi untuk mencapai tujuan. Kedua, dibutuhkan aspek-aspek pendukung dalam melaksanakan sebuah strategi. Ketiga, media sosial merupakan media yang efektif untuk menyebarkan informasi tentang pelayanan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu terhadap Minat Investasi Mahasiswa Universitas Tarumanagara di Aplikasi Bibit Purnama, Bryan; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15695

Abstract

Technological advances have changed human lifestyles. This change in lifestyle is used by various industrial sectors to penetrate the digital realm, one of which is the economic sector. This research was conducted to determine how much influence the integrated marketing communication has on the investment interest of UNTAR students in the Seed application. The author uses a quantitative approach by distributing questionnaires. The population of the study was a student of Universitas Tarumanagara and the sample used was a purposive sampling technique with a total of 100 people. The theories used in this research are integrated marketing communication theory and buying intention theory. The data analysis techniques used in this study are a simple linear regression test, a T test, a correlation coefficient test and a determination coefficient test. The results of this study state that there is an influence between integrated marketing communication and the investment intention of UNTAR students in Bibit applications. From the T test hypothesis it is known that HA is accepted due to the significance value of < 0.05 and the value t obtained 14,255 > t table 1.984. The results of the coefficient of determination test also proved that there was an influence between exposure to advertising and buying intention by 67.5%. Kemajuan teknologi telah mengubah gaya hidup manusia. Perubahan gaya hidup ini dimanfaatkan berbagai sektor perindustrian untuk merambah ke ranah digital salah satunya sektor perekonomian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pemasaran terpadu terhadap minat investasi mahasiswa UNTAR pada aplikasi Bibit. Penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Tarumanagara dan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling berjumlah 100 orang. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi pemasaran terpadu dan teori minat beli. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linier sederhana, uji T, uji koefisien korelasi dan uji koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara komunikasi pemasaran terpadu dengan minat investasi Mahasiswa UNTAR pada Aplikasi Bibit. Dari hasil uji T dapat diketahui bahwa Ha diterima karena nilai signifikansi < 0,05 dan nilai t yang didapatkan 14.255 > t tabel 1,984. Hasil uji koefisien determinasi yang didapatkan juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan iklan dan minat beli sebesar 67,5%
Strategi Komunikasi Pemasaran Electronic Word of Mouth ESQA Cosmetics Bellajane, Nathania Celia; Setyanto, Yugih; Salman, Doddy
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.16030

Abstract

The development of communication technology affects the way people communicate and, in turn, marketing communications. Old strategies evolve and adapt to new media and technologies. Word of mouth is one of the marketing communication strategies that has developed. This strategy was previously carried out directly by two or more people. However, now it can be done online or called electronic word of mouth. The difference between the two strategies is the use of internet media. This strategy can be done by anyone, whether people who have popularity or not. ESQA Cosmetics is a local beauty product that uses an electronic word of mouth marketing communication strategy through key opinion leaders and ordinary people. Each type of electronic word of mouth has its own role in ESQA Cosmetics marketing communications. This strategy is also supported by other marketing communication strategies, namely public relations and advertising activities. Perkembangan teknologi komunikasi berpengaruh pada cara berkomunikasi masyarakat dan, pada gilirannya, komunikasi pemasaran. Strategi-strategi lama berkembang dan menyesuaikan dengan media dan teknologi yang baru. Word of mouth merupakan salah satu strategi komunikasi pemasaran yang mengalami perkembangan. Strategi ini sebelumnya dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih. Namun, saat ini bisa dilakukan secara daring atau disebut electronic word of mouth. Perbedaan antara kedua strategi tersebut adalah penggunaan media internet. Strategi ini dapat dilakukan oleh siapa pun, baik orang yang memiliki popularitas atau tidak. ESQA Cosmetics merupakan produk kecantikan lokal yang menggunakan strategi komunikasi pemasaran electronic word of mouth melalui key opinion leader dan orang biasa. Masing-masing jenis electronic word of mouth memiliki peran tersendiri dalam komunikasi pemasaran ESQA Cosmetics. Strategi ini juga didukung oleh strategi komunikasi pemasaran lainnya yaitu kegiatan hubungan masyarakat dan periklanan.
Strategi Membangun Citra di Universitas Swasta Melalui Media Relations (Studi Pada Humas Universitas Tarumanagara) Thacia, Shallen Augustine Pieter; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 7 No. 2 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i2.21374

Abstract

A university’s image can be formed not only by the internals. University as an institution needs media in order to carry out massive and extensive coverage and publications, thus internals and media could collaborate to create publications able to form image of the university. Good image is an important thing for an institution. In this case, Universitas Tarumanagara (Untar) is one of the universities that implement media relations strategy. Untar Public Relations Office always involve media in its public relations acitivities. This research uses qualitative with case study method. Data was collected through observation, interview, and documentations of informants and activities in Untar Public Relations Office. This research shows that Untar planning, drafting, exececution and evaluation with relations management, strategic development, also networking expansion thats keeps relations with the media are mutualistic. Media have the ease of access to information, while Untar able to obtain fast and positive publications such as achievements, accomplishments, and others, improving Untar’s image in the public. Pembentukan citra sebuah universitas tidak dapat dilakukan oleh pihak internal saja. Universitas sebagai sebuah institusi memerlukan media guna melakukan pemberitaan dan publikasi secara besar dan luas, sehingga internal dan media bisa bekerja sama membangun publikasi yang membangun citra universitas tersebut. Dalam hal ini, Universitas Tarumanagara (Untar) menjadi salah satu universitas yang menjalankan strategi media relations. Humas Untar dalam menjalankan kegiatan kehumasan tidak pernah lepas dari adanya keterlibatan media. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi kepada narasumber dan kegiatan yang berlangsung di kantor Humas Untar. Hasil penelitian yang dilakukan memperlihatkan Untar menjalankan perencanaan, perancangan, pelaksanaan dan evaluasi dengan pengelolaan relasi, mengembangkan strategi juga mengembangkan jaringan serta hubungan yang di kelola ini merupakan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan, media dipermudah dalam mendapatkan informasi sedangkan Untar mendapatkan publikasi yang cepat dan bernilai positif seperti capaian, prestasi dan lainnya sehingga citra Untar semakin terbangun di publik.
Analisis Strategi Marketing Public Relation PKB untuk Menarik Pemilih Generasi Muda di Kepulauan Aru Djabumir, Meilinda; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.21613

Abstract

The National Awakening Party is a political party with a moderate ideology in Indonesia. As a party that has existed for a long time in Indonesia and has many party branches, of course PKB has a reliable image strategy that has made it survive so far amid the many political party competitions in Indonesia. This research has a purpose that is to find out how PKB Aru builds the party's image among Millennials and to describe the marketing communication strategy in attracting young voters. The Aru Islands PKB uses it. In this research used qualitative methods using purposive sampling techniques in which the informant criteria were determined by researchers based on scientific research. From the results of this study, researchers used strategy theory in political marketing public relations from Adman Nurzal and marketing mix theory from Niffenneger, researchers concluded that in carrying out political marketing communications to build the party's image to the millennial generation in Aru Islands Regency, PKB markets the party through various efforts, both through social media and direct interaction with the community. Partai Kebangkitan Bangsa merupakan salah satu partai politik yang memiliki ideologi moderat di Indonesia. Partai yang berdiri cukup lama di Indonesia dan mempunyai banyak cabang partai, tentu saja PKB mempunyai strategi pencitraan handal yang membuatnya tetap bertahan sampai sejauh ini di tengah banyaknya persaingan partai politik di Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana cara PKB Aru membangun citra partai di kalangan milenial dan untuk mengetahui strategi marketing komunikasi dalam menarik pemilih generasi muda yang digunakan PKB Kepulauan Aru. Peneliti memilih untuk menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara memakai teknik purposive sampling dengan kriteria informan yang telah ditentukan oleh peneliti pada penelitian ini berdasarkan penelitian ilmiah. Hasil penelitian political marketing public relations dari Adman Nurzal dan teori marketing mix dari Niffenneger, peneliti membuat sebuah kesimpulan bahwa untuk melaksanakan sebuah komunikasi pemasaran politik untuk membentuk sebuah citra partai pada generasi milenial di Kabupaten Kepulauan Aru, PKB memasarkan partai dengan menggunakan bermacam usaha, seperti melalui media sosial serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Event Sebagai Pendukung Komunikasi Pemasaran Perusahaan Allo Bank dalam Membangun Kesadaran Merek Hardjono, Baby Setiawaty; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.21640

Abstract

PT. Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) is one of the digital banks in Indonesia under the auspices of CT Corpora. The purpose of this study is to explain event activities as a support for marketing communications carried out by Allo Bank in building brand awareness through the Allo Bank Festival 2022 which presents K-Pop groups. This study uses several supporting concepts, namely Communication, Marketing Communication, and Brand Awareness. The author uses qualitative research methods. The subject of this research is an event organizer and currently works in Allo Bank's digital customer service department, K-Pop fans, and also Allo Bank users. While the object of this research is the Allo Bank Festival 2022 event, which is a marketing communication activity used by Allo Bank in building brand awareness. Data from research results were obtained through interviews, observation, documentation, and literature studies. The results of the research show that the Allo Bank Festival 2022 event which presents K-Pop groups has succeeded in attracting audiences in building brand awareness. Marketing communications used by Allo Bank are events and publications which are included in the marketing communications mix, namely public relations. PT. Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) adalah salah satu bank digital di Indonesia yang berada di bawah naungan CT Corpora. Penelitian ini menjelaskan kegiatan event sebagai pendukung komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Allo Bank dalam membangun kesadaran merek lewat Allo Bank Festival 2022 yang menghadirkan grup K-Pop. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara panitia, penggemar K-Pop, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan event Allo Bank Festival 2022 yang menghadirkan grup K-Pop berhasil memberi daya tarik pada khalayak dalam membangun kesadaran merek. Komunikasi pemasaran yang digunakan Allo Bank adalah dengan menyelenggarakan event dan publikasi, termasuk dalam bauran komunikasi pemasaran yaitu hubungan masyarakat.
Peran Public Relations dalam Membangun Komunikasi Karyawan dan Pimpinan yang Konstruktif pada Perusahaan Natasha Ismail, Aisha; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.27563

Abstract

In this research author analyzes the role of PR in building constructive internal communication at Megatama Internal company. Communication is an important thing that is needed in life, including for conveying ideas and messages, as well as conveying messages to understand each other, so communication is really needed in the company to create better relationships and build constructive communication. To build constructive communication Public Relations is needed to maintain good values ​​and mutual understanding between audiences. Public Relations divided by two audiences, one of which is internal Public Relations which serves as a liaison between audiences within the company, namely between management and employees so that there are no misunderstandings within a company. Therefore, the aim of this research is to determine the role of PR in building good internal communication. building between employees and leaders at the Megatama Internal company. This research uses qualitative research methods, interviews with internal parties, and connects it with interpersonal communication which has five aspects, namely Equality, Empathy, Expressiveness, Cooperation and Proximity. The conclusion of this research is to find out that Public Relations has four roles in trying to build constructive communication at the Megatama Internal company.  Dalam penelitian ini penulis memiliki tujuan menganalisis peran PR dalam membangun komunikasi internal yang konstruktif pada perusahaan Megatama Internal. Komunikasi merupakan hal penting yang diperlukan dalam kehidupan antara lain untuk penyampaian ide dan gagasan, juga penyampaian pesan agar saling memahami, maka komunikasi sangat dibutuhkan dalam perusahaan guna menjalin hubungan yang lebih baik dan membangun komunikasi yang konstruktif. Guna membangun komunikasi yang konstruktif pada perusahaan Megatama Internal        Public Relations  atau PR dibutuhkan untuk menjaga nilai baik dan saling pengertian antar khalayak. PR terbagi menjadi dua khalayak salah satunya merupakan internal PR yang bertugas sebagai penghubung antara khalayak di dalam perusahaan yaitu antara manajemen dan karyawan agar tidak terjadi kesalah pahaman pada suatu perusahaan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran PR dalam membangun komunikasi internal yang konstruktif antara karyawan dan pimpinan pada perusahaan Megatama Internal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, wawancara dengan pihak internal dan menghubungkan dengan komunikasi interpersonal yang mempunyai lima aspek yaitu Equality, Empathy, Expresiveness, Coorperation dan Immediacy Kesimpulan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bahwa Public Relations  memiliki empat Peran dalam mencoba untuk membangun komunikasi yang konstruktif pada perusahaan Megatama Internal. yaitu communication, relationship,back up management dan good image maker untuk membangun komunikasi yang konstruktif.
Analisis Peran Humas dalam Meningkatkan Citra Perusahaan di Media Sosial Instagram Yosef, Juan; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27639

Abstract

Image is one of the most important things that a company needs to build and maintain. For parties outside the company, the image is built with the aim that the company can be received positively by society. On the other hand, companies also need to build a good image of their company. Building a company image is the main task of Public Relations. In today's era of globalization, technology and information are becoming increasingly sophisticated, and there is no doubt that humans, the internet and social media coexist. The reason is, people themselves can easily get what they want through social media, especially Instagram. On this occasion, large companies such as Telkom Indonesia also took advantage of these technological advances by using the Instagram account @telkomindonesia to improve the company's image. This research aims to determine the role of Telkom Indonesia's public relations in improving its good image through social media managed on Instagram. This research approach is qualitative with a case study methodology and uses data collection techniques through observation, interviews, documentation and also literature reviews. This research shows that Telkom Indonesia has utilized and used technological developments properly to build a positive image through their Instagram social media account. Citra merupakan salah satu hal terpenting yang perlu dibangun dan juga dipelihara oleh suatu perusahaan. Bagi pihak luar perusahaan, citra dibangun dengan tujuan agar perusahaan tersebut dapat diterima secara positif oleh masyarakat. Di sisi lain, perusahaan juga perlu membangun suatu citra yang baik pada perusahaannya. Membangun citra perusahaan merupakan tugas utama Humas. Di era globalisasi sekarang ini, teknologi dan informasi menjadi semakin canggih, dan tidak ada keraguan bahwa manusia, internet, dan media sosial hidup berdampingan. Pasalnya, masyarakat sendiri bisa dengan mudah mendapatkan apa yang diinginkannya melalui media sosial, khususnya Instagram. Pada kesempatan ini, perusahaan besar seperti Telkom Indonesia juga memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut dengan menggunakan akun Instagram @telkomindonesia untuk meningkatkan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas Telkom Indonesia dalam meningkatkan citra yang baik melalui media sosial yang dikelola di Instagram. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan metodologi studi kasus dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan juga tinjauan pustaka. Penelitian ini menunjukkan bahwa Telkom Indonesia telah memanfaatkan dan menggunakan perkembangan teknologi dengan semestinya untuk membangun citra positif melalui akun media sosial Instagram yang mereka miliki.
Strategi Komunikasi Divisi Partnership dalam Membangun Hubungan Eksternal di PT. Liputan Enam Dot Com Natasha, Angelie Alice; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33170

Abstract

Communication and marketing share a close and interdependent relationship. In the realm of business, numerous companies, particularly those in the media industry, employ marketing communication as a strategic tool for building corporate image and establishing relationships with external stakeholders. PT. Liputan Enam Dot Com is a company that manages seven digital media platforms. Within the organization, the Partnership Division functions as a bridge between the company’s verticals or media outlets and external parties seeking collaboration in the realm of publicity. External organizations or events often require publicity to introduce themselves to the public, facilitating partnerships with media companies. This research aims to identify and analyze the communication strategies employed by PT. Liputan Enam Dot Com in establishing and maintaining external relationships. The findings of this study, based on in-depth interviews and participatory observation, indicate that the Partnership Division of PT. Liputan Enam Dot Com implements three communication strategies: Audience Targeting Strategy, Message Structuring Strategy, and Media Selection Strategy. These strategies are designed to achieve client satisfaction in collaborative outcomes and enhance the corporate value of PT. Liputan Enam Dot Com through community engagement and various organized activities. Komunikasi dan pemasaran memiliki hubungan yang sangat erat. Dalam dunia bisnis, banyak perusahaan terutama perusahaan media memanfaatkan komunikasi pemasaran sebagai strategi membangun citra serta relasi dengan pihak eksternal. PT. Liputan Enam Dot Com merupakan sebuah perusahaan yang menaungi tujuh media digital di dalamnya. Divisi Partnership berperan sebagai penghubung antara vertikal-vertikal atau media yang terdapat di perusahaan dengan pihak eksternal yang ingin bekerja sama terkait hal publikasi, sebab perusahaan atau event eksternal membutuhkan publikasi untuk mengenalkan diri mereka terhadap masyarakat umum sehingga terjadinya kerja sama yang terjalin dengan perusahaan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan strategi komunikasi PT. Liputan Enam Dot Com dalam membangun hubungan eksternal. Hasil dari penelitian dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif ini menunjukkan bahwa Divisi Partnership PT. Liputan Enam Dot Com menerapkan tiga strategi komunikasi yaitu Strategi Pemilihan Khalayak, Strategi Penyusunan Pesan, dan Strategi Pemilihan Media. Strategi yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan kepuasan klien akan hasil kerja sama dan meningkatkan nilai perusahaan PT. Liputan Enam Dot Com melalui komunitas dan beragam kegiatan yang diselenggarakan.