Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Kiwari

Strategi Digital Public Relations PT. Toffee International dalam Membangun Brand Awareness melalui Event SEOCON Lee, Chris; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.31963

Abstract

Rapid technological advances require humans to be able to adapt. This can be seen from the emergence of the internet which has influenced human activities, including in the field of work. One of the activities affected by the emergence of the internet is public relations activities. Therefore, it is very important to carry out research or in-depth studies to see the impact of adopting digital technology in the world of public relations, looking further at what public relations authorities are preparing today both in organizations and in commercial businesses. This research was conducted to see how to elevate the digital public relations strategy carried out by PT. Toffee International or known as ToffeeDev in building company brand awareness through the SEOCON event. This research uses a qualitative approach with a case study method at PT. Toffee International as organizer of the SEOCON event. The results of this research found that several digital public relations strategies that had been carried out by PT. Toffee International provides company websites and event websites, carries out advertising on search engines such as Google, publishes content related to digital marketing on social media, and organizes events such as webinars, seminars, workshops and conferences. SEOCON is an international conference related to digital marketing held by ToffeeDev every year starting from 2019. Kemajuan teknologi yang pesat, mengharuskan manusia untuk dapat beradaptasi. Hal tersebut dapat dilihat dari kemunculan internet yang memengaruhi kegiatan manusia termasuk di bidang pekerjaan. Salah satu kegiatan yang terdampak akibat kemunculan internet adalah kegiatan public relations. Oleh karena itu sangat penting untuk dilakukan penelitian atau telaah mendalam untuk melihat dampak pengadopsian teknologi digital dalam dunia public relation, melihat lebih jauh apa yang hari disiapkan oleh pemegang otoritas public relation baik dalam organisasi maupun dalam bisnis komersial. Penelitian ini dilakukan untuk melihat mengangkat strategi digital public relations yang dilakukan PT. Toffee International atau dikenal ToffeeDev dalam membangun brand awareness perusahaan melalui event SEOCON. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada PT. Toffee International sebagai penyelenggara event SEOCON. Hasil pada penelitian ini ditemukan bahwa beberapa strategi digital public relations yang telah dilakukan PT. Toffee International adalah menyediakan website perusahaan dan website event, melakukan advertising/iklan pada mesin pencari seperti Google, publikasi konten terkait digital marketing di media sosial, dan menyelenggarakan event-event seperti webinar, seminar, workshop, dan konferensi. SEOCON merupakan konferensi internasional terkait digital marketing yang diadakan oleh ToffeeDev setiap tahun mulai dari tahun 2019.
Peran Public Relations serta Strategi dalam Membangun Brand Image PT. Bepah Karya Indonesia Gabriel, Christian; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.31964

Abstract

Public relations has an important role in determining public perception of a brand which can have an impact on the reputation and success of a company. With the right strategy, a publicist can build a company's brand image. This research discusses the strategies used by PT Bepah Karya Indonesia public relations in building the company's brand image. This research aims to determine the importance of the role of a publicist and the strategies used by PT Bepah Karya Indonesia's public relations in building its brand image. The research approach used is descriptive qualitative with a case study method. The author collected data through literature study, observation, documentation and interviews. The research results show that public relations has a big role in building a company's brand image. With the right strategy, public relations can form positive perceptions and help the company achieve its goals. The success of Bepah Coffee's public relations in building brand awareness and building a strong brand image through a number of strategies shows the relevance and effectiveness of the strategies used. Public relation memiliki peran penting dalam menentukan persepsi masyarakat terhadap suatu brand yang dapat memberikan dampak terhadap reputasi dan kesuksesan sebuah perusahaan. Dengan strategi yang tepat, seorang public relation dapat membangun brand image sebuah perusahaan. Penelitian ini membahas tentang strategi - strategi yang digunakan oleh public relation PT Bepah Karya Indonesia dalam membangun brand image perusahaannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pentingnya peran seorang public relation serta strategi yang digunakan oleh public relation PT Bepah Karya Indonesia dalam membangun brand image. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Penulis mengumpulkan data dengan studi pustaka, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan, public relation memiliki peran yang besar dalam membangun brand image suatu perusahaan. Dengan strategi yang tepat, public relation dapat membentuk persepsi positif serta membantu perusahaan mencapai tujuannya. Keberhasilan public relation Bepah Coffee dalam membangun brand awareness dan membangun brand image yang kuat melalui sejumlah strategi menunjukkan relevansi dan keefektifan strategi yang digunakan.
Pengaruh Public Relation Instagram @balonboxjakarta Terhadap Minat Beli Konsumen Chung, Ifan; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33078

Abstract

Public Relations is a process of interaction between people and organisations that creates public opinion, perception, understanding, motivation, and public participation. Most companies use marketing public relations to retain consumers by providing satisfaction with product quality. Marketing public relations requires social media, such as Instagram. One of the party supplier business sectors that utilise social media is @balonboxjakarta. Instagram content @balonboxjakarta is used to provide information and increase consumer buying interest. The purpose of this study was to determine whether there is an influence of Public Relations Instagram @balonboxjakarta in maintaining consumer buying interest and how large the percentage of influence is. The number of samples in this study was 130 respondents who were followers of the @balonboxjakarta Instagram account. This study uses a quantitative approach that is explanatory and uses purposive sampling techniques in sampling. The final result of this study is the influence of Public Relations Instagram @balonboxjakarta in maintaining consumer buying interest by 54,4%, while the rest is influenced by other factors outside this study. Public Relations merupakan proses interaksi antar masyarakat maupun organisasi yang menciptakan opini publik, persepsi, pengertian, motivasi, dan partisipasi publik. Sebagian besar perusahaan memiliki Marketing Public Relations untuk mempertahankan konsumen dengan cara memberikan kepuasan terhadap kualitas produk. Marketing Public Relations membutuhkan media sosial contohnya Instagram. Salah satu sektor bisnis party supplier yang memanfaatkan media sosial yakni @balonboxjakarta. Konten Instagram @balonboxjakarta digunakan untuk memberikan informasi dan meningkatkan minat beli konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh Public Relations Instagram @balonboxjakarta dalam mempertahankan minat beli konsumen dan seberapa besar persentase pengaruh tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 responden yang merupakan followers akun Instagram @balonboxjakarta. Didalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat eksplanatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampel. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 29. Hasil akhir dari penelitian ini adalah adanya pengaruh Public Relations Instagram @balonboxjakarta dalam mempertahankan minat beli konsumen sebesar 54,4% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Pengaruh Positif Komunikasi Pemasaran terhadap Citra Merek Bank ICBC Indonesia Maxwell, Maxwell; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33082

Abstract

The world is starting to enter the era of globalization which has many impacts on companies in the business market, competition is becoming increasingly fierce and every company is becoming competitive. Companies are required to compete each other and create strategies that have a positive impact on competition in the market. Banks must create new innovations, develop their products and carry out effective marketing communications. This research aims to prove whether marketing communications give positive influence for brand image of Bank ICBC Indonesia. This research uses quantitative methods with purposive sampling techniques. To obtain research data, we will conduct a questionnaire survey using google form with a target population of the general public aged at least 21 years and domiciled in Jakarta, and a sample of 100 respondents will be taken. To assist the research process, data analysis was assisted with IBM SPSS 29 software. The reliability test in this study showed a number greater than 0.6, which means all data is reliable for use. The T test results show a t-count of 8.096. For the coefficient of determination test, the results obtained were that 40% of the brand image variable could be explained by marketing communication variables, and the remaining 60% was explained by other variables outside of this research. So it can be concluded that marketing communications give positive impact for the brand image of Bank ICBC Indonesia. Dunia yang mulai memasuki era globalisasi memberikan banyak dampak bagi perusahaan yang ada di dalam pasar bisnis, persaingan menjadi semakin ketat dan setiap perusahaan menjadi kompetitif. Para perusahaan dituntut agar dapat bersaing dan menciptakan strategi-strategi yang memberikan dampak positif bagi persaingan dalam pasar. Para bank harus menciptakan inovasi baru, mengembangkan produk mereka dan melakukan komunikasi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah komunikasi pemasaran memberikan pengaruh positif terhadap citra merek Bank ICBC Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif serta menggunakan teknik purposive sampling. Untuk mendapatkan data penelitian akan melakukan survey kuisioner melalui google form dengan target populasi masyarakat umum berusia minimal 21 tahun dan berdomisili di Jakarta, serta untuk sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Untuk membantu proses penelitian, analisis data dibantu dengan software IBM SPSS 29. Hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini menunjukkan angka lebih besar dari 0.6 yang berarti seluruh data reliabel untuk digunakan. Hasil dari uji T menunjukkan hasil t-hitung sebesar 8,096. Untuk uji koefisien determinasi mendapat hasil 40% variabel citra merek mampu dijelaskan oleh variabel komunikasi pemasaran, dan 60% sisanya bisa didapat dan dijelaskan oleh variabel lain yang ada diluar dari penelitian ini. Maka dapat disimpulkan komunikasi pemasaran memberikan dampak positif terhadap citra merek Bank ICBC Indonesia.
Strategi Pemasaran dalam Menarik Konsumen Wedding Organizer Willy, Ricky Ricardo; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33083

Abstract

Marketing communications in business development is very important, as are the marketing activities of Ohana Enterprise Wedding Organizer. In this business, marketing is the key to increasing a company's consumers. The author's aim in conducting this research is to find out how the marketing communication strategy used by the Ohana Enterprise Wedding Organizer team builds consumer engagement and encourages purchasing decisions. In this research the author also uses several theories and concepts as a theoretical basis, namely communication strategy, marketing communication, marketing communication concepts, and marketing communication mix. This research approach is qualitative and uses case study methodology. Researchers have the data and information needed by conducting participant observation, in-depth interviews, documentation, and literature study. The research results show that the marketing communication strategy carried out by Ohana Enterprise Wedding Organizer shows the emergence of a desire to make purchases, build loyalty, and encourage audiences to recommend products to other parties. In fact, this method has also proven that it can help companies continue to exist during times of crisis such as Covid-19. Komunikasi pemasaran dalam perkembangan usaha sangatlah penting, Begitu juga dengan aktivitas marketing Ohana Enterprise Wedding Organizer. dalam usaha ini marketing sangat menjadi kunci dalam meningkatkan konsumen suatu perusahaan. Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh tim Ohana Enterprise Wedding Organizer dalam membangun engagement konsumen sert mendorong keputusan pembelian. Dalam penelitian ini penulis juga memakai beberapa teori dan konsep sebagai landasan teoritis yaitu strategi komunikasi, komunikasi pemasaran, konsep komunikasi pemasaran, dan bauran komunikasi pemasaran. Pendekatan penelitian ini kualitatif dan menggunakan metodologi studi kasus. Peneliti mempunyai data dan informasi yang dibutuhkan dengan melakukan observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Ohana Enterprise Wedding Organizer menunjukkan munculnya keinginan untuk melakukan pembelian, membangun loyalitas, serta mendorong audiens untuk merekomendasikan produk kepada pihak lain. Malah cara ini juga membuktikan dapat membantu perusahaan tetap eksis pada masa krisis seperti pada Covid-19.
Peran Babinsa dalam Menjalin Hubungan Masyarakat dan Lingkungan Syalafi, Wilda; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33107

Abstract

The large population and abundant natural resource management in Indonesia make this country vulnerable to potential attacks from foreign parties that could threaten the country's sovereignty. As part of the Indonesian Army, Babinsa is tasked with developing regional, population and socio-cultural aspects. The aim of this research is to determine and describe the function of Babinsa's public relations in improving environmental security. Based on this explanation, the author uses a qualitative approach because it is in accordance with the problem formulation that the author formulated in this research. In this research, the subject is Babinsa, then the object of this research is the role of Babinsa in establishing relations between society and the environment. The data collection methods used in this research were in-depth interviews and observation as primary data. Based on the research results, Babinsa plays a role in fostering good relations between the TNI and the local community. Their main function is to maintain public order and security, and support rural development. Overall, the Babinsa program has played a role in increasing public awareness and building cooperation between government security agencies and the community to create a peaceful and safe environment. Jumlah penduduk dan hasil pengelolaan sumberdaya alam yang melimpah di Indonesia membuat negara ini rentan terhadap potensi serangan dari pihak asing yang dapat mengancam kedaulatan negara. Sebagai bagian dari TNI AD, Babinsa bertugas dalam pembinaan kewilayahan, penduduk, dan aspek sosial budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan fungsi humas Babinsa dalam meningkatkan keamanan lingkungan. Berdasarkan penjelasan tersebut penulis menggunakan pendekatan kualitatif karena sesuai dengan rumusan masalah yang penulis susun pada penelitian ini. Pada penelitian ini, yang menjadi subjek adalah Babinsa, selanjutnya yang menjadi objek penelitian ini adalah peran Babinsa dalam menjalin hubungan masyarakat dan lingkungan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dan observasi sebagai data primer. Berdasarkan dari hasil penelitian, Babinsa berperan dalam membina hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat setempat. Fungsi utama mereka adalah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta mendukung pembangunan pedesaan. Secara keseluruhan, program Babinsa telah berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membangun kerjasama antara lembaga keamanan pemerintah dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang tenteram dan aman.
Pemanfaatan Media Sosial Twitter dalam Menunjang Komunikasi Pemasaran Merchandise K-Pop pada Online Shop @fullsunkstuff Andrian, Michellin Yosevin; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33110

Abstract

The existence of technological developments creates the internet and social media which provide changes to marketing such as promotion and advertising. Not only that, k-pop also increasingly worldwide due to the rapid spread of South Korean culture on social media. This resulted in increased business on line on k-pop merchandise. Online shop @fullsunkstuff is a business who sells k-pop merchandise especially the NCT group through social media Twitter to carry out its marketing communication activities. The purpose of this research is to find out how utilization social media Twitter in support marketing communications k-pop merchandise on online shop @fullsunkstuff. The methodology used is a qualitative approach with the case study method and data collection methods through interviews, observation, documentation, and literature study. After conducting research, the authors draw the conclusion that the utilization of social media Twitter is used online shop @fullsunkstuff by holding giveaway, carry out promotions using accounts autobase, and use the features Twitter provides to engage with its followers and potential buyers. Adanya perkembangan teknologi menciptakan internet dan media sosial yang memberikan perubahan pada pemasaran seperti promosi dan periklanan. Tak hanya itu, k-pop juga semakin mendunia dikarenakan penyebaran budaya Korea Selatan pada media sosial yang sangat cepat. Hal ini mengakibatkan meningkatnya bisnis online pada merchandise k-pop. Online shop @fullsunkstuff adalah pelaku usaha yang menjual merchandise k-pop khususnya grup NCT melalui media sosial Twitter untuk melakukan kegiatan komunikasi pemasarannya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial Twitter dalam menunjang komunikasi pemasaran merchandise k-pop pada online shop @fullsunkstuff. Metodologi yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentas, dan studi kepustakaan. Setelah melakukan penelitian, penulis menarik kesimpulan bahwa pemanfaatan media sosial Twitter yang digunakan online shop @fullsunkstuff dengan mengadakan giveaway, melakukan promosi menggunakan akun autobase, dan menggunakan fitur yang disediakan Twitter untuk berinteraksi dengan pengikut dan calon pembelinya.
Gegar Budaya pada Mahasiswa Perantauan terhadap Lingkungan Sekitar Dewi, Melyana Putricia; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 4 No. 1 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i1.33678

Abstract

Culture shock is a psychological phenomenon that a person experiences when they are in a cultural environment that is different from their place of origin. Various symptoms such as confusion, anxiety, and feelings of alienation are the result of differences in values, norms, and social interaction patterns that are not the same as those usually encountered in their place of origin. This research was conducted to analyze the factors that cause culture shock and the strategies used by new students at Tarumanagara University. The theories used in this research are communication theory, culture shock theory, intercultural communication theory, cultural theory, adaptation theory, student theory, and migration theory. The research method used is a qualitative research method with a phenomenological approach with primary and secondary data sources in the form of interviews, observation and documentation. Interviews were conducted with migrant students at the Tarumanagara University Campus. The results of this research show that the cultural shock experienced by the interviewees took various forms, such as language differences, different patterns of communication or interaction styles and the role of peers in the adaptation process. This research concludes that social support, either from fellow students or organizations, plays an important role in helping the adaptation process. Gegar budaya adalah fenomena psikologis yang dialami seseorang ketika berada di lingkungan budaya yang berbeda dari tempat asalnya. Berbagai gejala seperti kebingungan, kecemasan, dan perasaan terasing adalah hasil dari perbedaan nilai, norma, dan pola interaksi sosial yang tidak sama dengan yang biasa dihadapi di tempat asal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya gegar budaya dan strategi yang digunakan pada mahasiswa baru Universitas Tarumanagara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, teori culture shock, teori komunikasi antar budaya, teori budaya, teori adaptasi, teori mahasiswa, dan teori perantauan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan sumber data primer dan sekunder berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan mahasiswa perantau yang berada di Kampus Universitas Tarumanagara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gegar budaya yang dialami narasumber dalam berbagai bentuk, seperti perbedaan bahasa, pola gaya komunikasi atau berinteraksi yang berbeda dan peran teman sebaya dalam proses beradaptasi. Penenlitian ini menyimpulkan bahwa dukungan sosial, baik dari sesama mahasiswa atau organisasi merupakan peran yang penting dalam membantu proses adaptasi.
Strategi Public Relations Kedai Kopi dalam Memperbaiki Reputasi di Tengah Isu Boikot Martin, Edbert; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 4 No. 1 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i1.33747

Abstract

Kedai Kopi Indonesia, as a subsidiary of a global coffee shop giant, faces challenges in maintaining a positive image amid sensitive social and political issues. This research examines Kedai Kopi Indonesia's strategic public relations approach in dealing with controversy, improving brand perception, and building customer loyalty. By utilising open communication, professionalism and responsiveness, Kedai Kopi Indonesia was able to navigate sensitive issues such as political statements or social movements. The company also emphasises inclusivity, diversity, and sustainability in their campaigns to strengthen relationships with local communities. Through the use of social media and corporate social responsibility programmes, Kedai Kopi engages with audiences to mitigate the negative impact of public criticism. This article highlights the key elements of Kedai Kopi Indonesia's PR strategy, showing how they managed the crisis while adhering to their core values and ensuring long-term success in the Indonesian market. With this approach, Kedai Kopi was not only able to overcome challenges but also carved out a positive image that became stronger in the eyes of the Indonesian public. Kedai Kopi Indonesia, sebagai anak perusahaan dari raksasa kedai kopi global, menghadapi tantangan dalam mempertahankan citra positif di tengah isu sosial dan politik yang sensitif. Penelitian ini mengkaji pendekatan strategis Public Relations Kedai Kopi Indonesia dalam menghadapi kontroversi, meningkatkan persepsi merek, dan membangun loyalitas pelanggan. Dengan memanfaatkan komunikasi terbuka, profesionalisme, dan responsif, Kedai Kopi Indonesia dapat menavigasi isu-isu sensitif seperti pernyataan politik atau gerakan sosial. Perusahaan ini juga menekankan inklusivitas, keberagaman, dan keberlanjutan dalam kampanye mereka untuk memperkuat hubungan dengan komunitas lokal. Melalui penggunaan media sosial dan program tanggung jawab sosial perusahaan, Kedai Kopi berinteraksi dengan audiens untuk mengurangi dampak negatif dari kritik publik. Artikel ini menyoroti elemen-elemen kunci dari strategi PR Kedai Kopi Indonesia, menunjukkan bagaimana mereka mengelola krisis sembari mengikuti nilai inti, serta memastikan kesuksesan jangka panjang di pasar Indonesia. Dengan pendekatan tersebut, Kedai Kopi tidak hanya mampu mengatasi tantangan, tetapi juga mengukir citra positif yang semakin kuat di mata masyarakat Indonesia.
Strategi Komunikasi antara Suplier dengan Retail dalam Membangun Hubungan yang Baik Bryan, Bryan; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34975

Abstract

Suppliers are responsible for providing products that meet consumer needs through retail networks, while retailers act as intermediaries between suppliers and end consumers. This relationship can be mutually beneficial if managed effectively through proper communication. Suppliers can enhance their product distribution, while retailers can gain profits by ensuring timely product availability. This study employs a qualitative approach using descriptive methods, enabling researchers to understand the meaning behind the dynamics of the supplierretailer relationship. Data was collected through triangulation techniques, and the analysis was conducted inductively, emphasizing meaning over generalization. The findings highlight the importance of maintaining good and sustainable collaboration through both professional and personal approaches. Professional relationships involve consistent responses to inquiries, prompt problem resolution, and high-quality service delivery. Additionally, programs such as promotions and incentives can enhance retailer satisfaction. Transparency in addressing technical and administrative challenges is also essential to building trust. This trust serves as the foundation for progressing to the next stage, which involves establishing deeper personal relationships to strengthen long-term cooperation between suppliers and retailers. Suplier bertanggung jawab menyediakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen melalui jaringan retail, sedangkan retail berperan sebagai penghubung antara suplier dan konsumen akhir. Hubungan ini dapat saling menguntungkan, jika dikelola dengan komunikasi yang efektif. Suplier dapat meningkatkan distribusi produknya, sementara retail dapat memperoleh keuntungan dengan menyediakan produk yang tepat waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang memungkinkan peneliti memahami makna di balik dinamika hubungan antara suplier dan retail. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi, dan analisis dilakukan secara induktif dengan penekanan pada makna daripada generalisasi. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya memelihara hubungan kerja sama yang baik dan berkelanjutan melalui pendekatan profesional dan personal. Hubungan profesional melibatkan respons konsisten terhadap pertanyaan, penanganan cepat terhadap masalah, dan pemberi layanan yang berkualitas. Kegiatan promosi dan insentif dapat meningkatkan kepuasan retail. Keterbukaan dalam menyampaikan kendala teknis dan administratif juga penting untuk membangun kepercayaan. Kepercayaan ini menjadi dasar untuk melangkah ke tahap berikutnya, yaitu membangun hubungan personal yang mendalam untuk memperkuat kerja sama jangka panjang antara suplier dan retail.