Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Prologia

Marketing Public Relations Chongqing Hotpot dalam Membangun Hubungan dengan Pelanggan Putri, Cecylia Agatha; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33173

Abstract

In the current era of globalization, the business industry is experiencing very rapid developmrnt. Companies that want to be an advance must be able to provide good service to customers, product in the form of quality goods and services, and fast delivery. To stay competitive, Public Relations is needed to continue to innovate in the business sector. Public Relations is needed in a company to continue to maintain relationships with the customers. To maintain a good relationship with customers, there is a Public Relations strategy, called Marketing Public Relaions (MPR) activities. Marketing Public Relations (MPR) can also be defining as planned activities and continuous efforts made in good faith to gain understanding between the company and the audience. This research aims to discuss the Marketing Public Relations that applied by Chongqing Hotpot to maintain good relations with customers. This research was conducted through a qualitative approach with study case method, the results shoewed that Chongqing Hotpot applies Marketing Public Relations which includes push, pull, and pass strategies in maintaining good relations with customers. Di era globalisasi saat ini, industri bisnis sedang mengalami  perkembangan yang sangat pesat. Perusahaan yang ingin maju harus dapat memberikan layanan yang baik kepada para pelanggan, produk berupa barang dan jasa yang berkualitas, dan pengiriman yang cepat Untuk tetap bersaing, Public Relations sangat dibutuhkan untuk terus berinovasi dalam sektor bisnis. Public Relations dibutuhkan di sebuah perusahaan agar bisa terus menjaga hubungan dengan para konsumen. Agar dapat menjaga hubungan yang baik dengan para pelanggan terdapat strategi Public Relations yaitu kegiatan Marketing Public Relations (MPR). Marketing Public Relations (MPR) dapat diartikan juga sebagai kegiatan terencana dan usaha terus menerus yang dilakukan dengan itikad baik untuk memperoleh kesepahaman antara perusahaan dengan khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai Marketing Public Relations yang diterapkan oleh Chongqing Hotpot  untuk menjaga hubungan baik dengan para pelanggan. Penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, hasil penelitian menunjukkan bahwa Chongqing Hotpot menerapkan Marketing Public Relations yang mencakup strategi push, pull, dan pass dalam menjaga hubungan baik nya dengan para pelanggan.
Optimalisasi Tayangan sebagai Alat Public Relations untuk Membangun Citra Merek iNews TV Pandeleke, Cynthia; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 1 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i1.33210

Abstract

This study aims to explore iNews TV's Public Relations (PR) efforts in building a brand image through quality broadcasts. Amidst the increasingly fierce competition in the Indonesian television industry, PR plays an important role in strengthening the relationship between organizations and audiences, as well as building a credible image in the eyes of the public. Since its establishment in 2013 under the auspices of the MNC Group, iNews TV has prioritized informative and up-to-date news programs, which have succeeded in gaining high public trust. To achieve this goal, this study uses a qualitative approach involving interviews and observations of the iNews Publicity team. The results of the study show that iNews TV has succeeded in strengthening its brand image through high-quality broadcasts, innovation in branding, and responsive communication management to negative issues that may arise. In addition, diversifying digital platforms is also a key strategy to reach young audiences. Therefore, the role of PR at iNews TV is crucial in building a positive reputation and increasing audience loyalty. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya Public Relations (PR) iNews TV dalam membangun citra merek melalui tayangan berkualitas. Di tengah persaingan ketat yang semakin meningkat di industri televisi Indonesia, PR memegang peranan penting dalam memperkuat hubungan antara organisasi dan audiens, serta membangun citra yang kredibel di mata publik. Sejak didirikan pada tahun 2013 di bawah naungan MNC Group, iNews TV telah mengedepankan program-program berita yang informatif dan aktual, yang berhasil memperoleh kepercayaan publik yang tinggi. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara dan observasi terhadap tim Publicity iNews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iNews TV berhasil memperkuat citra mereknya melalui kualitas tayangan yang tinggi, inovasi dalam branding, dan pengelolaan komunikasi yang responsif terhadap isu-isu negatif yang mungkin muncul. Selain itu, diversifikasi platform digital juga menjadi strategi utama untuk menjangkau audiens muda. Oleh karena itu, peran PR di iNews TV sangat krusial dalam membangun reputasi positif dan meningkatkan loyalitas audiens.
Implementasi Komunikasi Pemasaran dalam Menarik Minat Konsumen di Wall Street English Bernadett, Fiona CH; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33177

Abstract

The need for English communication skills is increasing, learning institutions such as Wall Street English are here to bridge the gap between language and communication skills. Wall Street English is an international English course institution, founded in 1972 in Italy and has many branches in various countries, including in Indonesia. Communication and mastery of foreign languages, especially English, are two important elements in the era of globalization, English serves as an international language that allows the exchange of information. Effective communication is important to create a clear understanding of the value and advantages offered to potential customers. The research was conducted with a qualitative approach with a case study method, the research subject is the Assistant Brand Marketing Manager at Wall Street English and the object of research which is the research problem is marketing communication at Wall Street English in attracting consumer interest. This research shows that the marketing communication that has been done. Wall Street English in attracting consumer interest is applying the 7P marketing mix and applying marketing tools, namely advertising and personal selling. Thus, the effective implementation of marketing communication is not only an effort to attract consumers but also to attract customers. Kebutuhan akan kemampuan komunikasi bahasa inggris semakin meningkat, lembaga pembelajaran seperti Wall Street English hadir untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan bahasa dan komunikasi. Wall Street English adalah lembaga kursus Bahasa Inggris Internasional, didirikan pada tahun 1972 di Italia dan memiliki banyak cabang di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Komunikasi dan penguasaan bahasa asing khususnya Bahasa Inggris merupakan dua elemen penting dalam era globalisasi, bahasa inggris berfungsi sebagai bahasa internasional yang memungkinkan pertukaran informasi. Komunikasi yang efektif menjadi penting untuk menciptakan pemahaman yang jelas tentang nilai dan keunggulan yang ditawarkan kepada calon konsumen. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, subjek penelitian merupakan Assistant Brand Marketing Manager di Wall Street English dan objek penelitian yang menjadi permasalahan penelitian merupakan komunikasi pemasaran di Wall Street English dalam menarik minat konsumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran yang telah dilakukan. Wall Street English dalam menarik minat konsumen yaitu menerapkan marketing mix 7P serta menerapkan marketing tools yaitu advertising dan personal selling. Dengan demikian, penerapan komunikasi pemasaran secara efektif tidak hanya menjadi upaya untuk menarik konsumen tetapi juga menjadi kunci untuk mempertahankan posisi kompetitif dalam industri.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Mempertahankan Citra Perusahaan PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama Hung, Jocellyne Stephanie; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33188

Abstract

Social media has become one of the most important strategic tools for building and maintaining a company’s reputation, Calbi brand’s owner, PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama, mostly uses Instagram and TikTok as their primary social media platforms. The purpose of the research is to analyze the implementation of PR strategy based on the phases of research, planning, communication–action, and evaluation. The research methodology used qualitative using a case study method,. Information was collected via interviews, documentation, observation, and literature reviews. According to the findings, the business conducts extensive research to understand consumer behavior and ensures that the uploaded content complies with each platform’s requirements. Promotion, entertainment, and influencer partnerships are all used in content planning to increase brand awareness. Through social media capabilities, the business keeps up active engagement in its operations and immediately responds to client complaints and questions. Consumer feedback and content performance are analyzed regularly to show improved customer loyalty, engagement, and brand awareness. Calbi is successfully creating an excellent brand reputation because of PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama’s social media–based PR strategy, also keeps the business competitive in the market. Media sosial saat ini telah menjadi salah satu alat strategis yang penting dalam membangun dan mempertahankan citra perusahaan. PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama, pemilik merek Calbi, memanfaatkan media sosial Instagram dan Tiktok sebagai platform utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi PR berbasis tahapan Research, Planning, Communication – Action, dan Evaluation. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Penulis mengumpulkan data dengan studi pustaka, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan melakukan riset mendalam untuk memahami perilaku audiens, sehingga konten yang diunggah sesuai dengan karakteristik masing – masing platform. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menjaga interaksi aktif melalui fitur media sosial, memberikan respons cepat terhadap pertanyaan dan keluhan konsumen. Evaluasi rutin dilakukan dengan menganalisis performa konten dan feedback konsumen, yang menunjukkan peningkatan brand awareness, engagement, dan loyalitas pelanggan. Strategi PR berbasis media sosial yang diterapkan PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama telah berhasil membangun citra positif merek Calbi sekaligus memastikan perusahaan tetap relevan di pasar yang kompetitif.
Kegiatan Pengelolaan Media oleh Prokopim Kota Tangerang dalam Realisasi Penataan Pasar Sipon Dewi, Nada Ignacia; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33204

Abstract

This research discusses the media management activities by Prokopim Tangerang City in the realization of the Sipon Market revitalization in 2024. Media management is crucial in building an organization’s relationship with the media. Therefore, this research aims to explore the media management by Prokopim Tangerang City in implementing one of the government programs in 2024, the revitalization of Sipon Market. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The research results show that Prokopim Tangerang City applies a two-way symmetric communication model, which aligns with the Excellence theory in government Public Relations. It was found that Prokopim actively establishes relationships with various local and national media through press releases and press conferences, and it involves media in field coverage to enhance the accuracy of the information shared. The communication carried out by Prokopim with the media is transparent and responsive, which strengthens the good relationship with the media and supports the success of the Sipon Market revitalization program. Penelitian ini membahas kegiatan pengelolaan media oleh Prokopim Kota Tangerang dalam realisasi penataan Pasar Sipon tahun 2024. Pengelolaan media menjadi faktor penting dalam membangun hubungan sebuah organisasi dengan media. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media yang dilakukan oleh Prokopim Kota Tangerang dalam merealisasikan salah satu program pemerintah di tahun 2024 yaitu penataan Pasar Sipon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prokopim Kota Tangerang menerapkan komunikasi dua arah simetris yang sesuai dengan teori Excellence dalam Humas pemerintah. Diketahui, Prokopim Kota Tangerang aktif menjalin hubungan dengan berbagai media lokal hingga nasional melalui siaran pers, konferensi pers, dan pelibatan media dalam liputan lapangan untuk meningkatkan akurasi informasi yang disampaikan. Komunikasi yang dilakukan Prokopim Kota Tangerang dengan media bersifat transparan dan responsif, sehingga dapat memperkuat hubungan baik dengan media serta mendukung kesuksesan program penataan Pasar Sipon.
Peran Komunikasi Korporat PT Bank Central Asia Tbk dalam Menyebarkan Informasi melalui Media Sosial Internal Vallerie, Vallerie; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33207

Abstract

In this era of globalization and rapid technological development, success in conducting good and effective communication in a company is assisted by the existence of a communication team that plays an important role in communicating company-related information. Internal Corporate Communication is a part of PT Bank Central Asia Tbk (BCA) that strives for communication between employees and management to be conveyed in accordance with the message to be conveyed through new media. New media is a communication technology that becomes a bridge in communication. Social media is an example of such new media. Instagram and TikTok are two social media platforms used by BCA Corporate Communications. Both platforms are increasingly popular among BCA employees, which is why BCA Internal Corporate Communications utilizes these platforms to disseminate information. This research uses a qualitative approach with a case study research method, with data collection through in-depth interviews and non-participatory observation. The focus of this research is the role of BCA Internal Corporate Communication and the experience of employees in receiving information disseminated by BCA Internal Corporate Communication. The results of this study show the important role that BCA Internal Corporate Communication plays in disseminating information to employees. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, keberhasilan dalam melakukan komunikasi yang baik dan efektif dalam suatu perusahaan dibantu dengan adanya tim komunikasi yang berperan penting dalam mengkomunikasikan informasi terkait perusahaan. Komunikasi Korporat Internal menjadi bagian dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang mengusahakan komunikasi antara karyawan dengan manajemen dapat tersampaikan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan melalui media baru. Media baru adalah teknologi komunikasi yang menjadi jembatan dalam berkomunikasi. Media sosial adalah contoh dari media baru tersebut. Instagram dan TikTok menjadi dua media sosial yang digunakan oleh Komunikasi Korporat BCA. Kedua platform tersebut semakin popular di kalangan karyawan BCA, karena itulah Komunikasi Korporat Internal BCA memanfaatkan platform tersebut untuk menyebarkan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi non-partisipatif. Fokus pada penelitian ini adalah peran Komunikasi Korporat Internal BCA dan pengalaman karyawan dalam menerima informasi yang disebarkan Komunikasi Korporat Internal BCA. Hasil penelitian ini menunjukkan peran penting yang dilakukan Komunikasi Korporat Internal BCA dalam menyebarkan informasi kepada karyawan.
Strategi Public Relations dalam Membangun Brand Image Melalui Instagram Lime Light Bar Harmia, Dara Ayu Sofie; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.35348

Abstract

Lime Light Bar is a new company operating in the food and beverage sector and was founded in 2023 by PT. Untung Sejahtera Makmur, Lime Light Bar offers a Tequila Bar, Nightclub and Lounge concept which is packaged attractively in terms of concept, products, services, and even uploads on social media. If it is related to increasing the brand image of Lime Light Bar in the eyes of the public, then this cannot be separated from the role and function of public relations itself. The image of Lime Light Bar varies according to public perception because this is related to individual assessment. The purpose of this research is to determine the role of public relations in building brand image through Instagram Light Lime Bar. The uniqueness of this bar is its cool atmosphere and different from the others. This research method uses qualitative research methods. This research is research with a qualitative approach. The research was conducted by conducting interviews with Adelwine Rene as Public Relations of Lime Light Bar, Qesya Aliyya, Bramantya Widyanto, Citta Nathania, Salwa Desvitha as customers and Instagram followers @lime.lightbar. The research results found that Lime Light Bar meets a good brand image assessment, namely; (1) Strength of Brand Association (2) Favorability of Brand Association (3) Uniqueness of Brand Association. Lime Light Bar merupakan salah satu perusahaan baru yang bergerak dalam bidang food and beverage dan didirikan tahun 2023 oleh PT. Untung Sejahtera Makmur, Lime Light Bar menawarkan sebuah konsep Tequila Bar, Klub malam, dan Lounge yang dikemas secara atraktif baik secara konsep, produk, pelayanan, hingga unggahan di media sosial. Apabila dikaitkan dengan peningkatan brand image Lime Light Bar di mata masyarakat, maka hal itu tidak terlepas dari peran dan fungsi public relations itu sendiri. Citra Lime Light Bar berbeda-beda menurut persepsi masyarakat karena hal ini berkaitan dengan penilaian secara individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Public Relations Dalam Membangun Brand Image Melalui Instagram Light Lime Bar. Keunikan dari bar ini adalah suasananya yang keren dan beda dari yang lain. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara pada Adelwine Rene selaku Public Relations Lime Light Bar, Qesya Aliyya, Bramantya Widyanto, Citta Nathania, Salwa Desvitha selaku customer dan pengikut instagram @lime.lightbar. Hasil Penelitian menemukan bahwa Lime Light Bar memenuhi penilaian brand image yang baik yaitu; (1) Strength of Brand Association (2) Favorable of Brand Association (3) Uniqueness of Brand Association.