Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII SMP SATRYA BUDI TAHUN PELAJARAN 2017/ 2018 Sinaga, Dian Perayanti
Jurnal Metabio Vol. 1 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jpbm.v7i2.164

Abstract

Penelitian ini tentang pengaruh penggunaan model pembelajaran Group Investigation terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem. Dilaksanakan di Kelas VII SMP Satrya Budi Tahun Pelajaran 2017/ 2018. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengunaan metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa dalam mempelajari ekosistem dengan menggunakan model pembelajaran group investigation. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 40 orang, dibagi menjadi dua kelas eksperimen 20 orang dan satu kelas kontrol 20 orang. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata skor, Standar Deviasi dan hipotesis diuji dengan statistik t atau uji t pada taraf signifikansi α = 0.05. Nilai rata-rata pre-test dan post-test kelompok eksperimen adalah 3.70 dan 8.05 dan selisih hasil belajar sebesar 4.35. Nilai rata-rata pre-test dan post-test kelompok kontrol adalah 2.95 dan 4.20 dengan selisih hasil belajar 1.25. Berdasarkan hasil uji t yang dilakukan ditemukan bahwa, thitung (6.376)>ttabel (2.02). Dengan demikian, Hipotesis alternatif (Ha) diterima dan Hipotesis nihil (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil analisis data tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran group investigation terhadap hasil belajar siswa dalam mempelajari ekosistem pada siswa Kelas VII SMP Satrya Budi Tahun Pelajaran 2017/ 2018.Kata Kunci: Hasil Belajar, Group Investigation, Ekosistem.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 4 PEMATANGSIANTAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sinaga, Dian Perayanti
Jurnal Metabio Vol. 2 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jpbm.v8i1.228

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Perbandingan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Picture and Picture dan Examples Non Examples Pada Materi Ekosistem di kelas VII SMP Negeri 4 Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2018/2019. Populasi dari penelitian ini sebanyak 230 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara Cluster Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan menentukan uji normalitas, uji homogenitas, nilai rata-rata (X), Standar Deviasi (S), dan hipotesis yang dibuktikan dengan menggunakan “uji t” pada taraf signifikansi α = 0,05. Dari hasil penelitian diperoleh nilai ratarata post-test kelas Eksperimen I sebesar 85,56. Sedangkan nilai rata-rata post-test kelas Eksperimen II 82,35. Hasil ini menunjukkan selisih nilai post-test sebesar 3.21 sesudah diberikan perlakuan. Dari pengujian hipotesis diperoleh thitung (2,31) > ttabel (2,00) pada taraf signifikansi α = 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture dan Examples Non Examples pada materi Ekosistem di kelas VII SMP Negeri 4 Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2018/2019.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SINERGETIC TEACHING: COMPARISON OF STUDENT LEARNING OUTCOMES USING SINERGETIC TEACHING METHOD Sinaga, Dian Perayanti
Jurnal Metabio Vol. 2 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jpbm.v8i2.385

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan stategi pembelajaran sinergetic teaching pada materi keanakaragaman mahluk hidup dikelas VII SMP Negeri 1 panombeian panei tahun pelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa VII SMP Negeri Panombeian panei yang berjumlah 100 orang, dan jumlah sampel 50 orang yang diambil secara acak kelas (cluster random sampling), dimana kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-1 sebagai kelas kontrol. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara nilai rata-rata (x),standar devenisi (S) Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pre-test pada kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah 40,00 dan 41,60. Nilai rata-rata post-test pada kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah 72,80 dan 63,60. Dengan demikian menunjukkan adanya peningkatan dengan hasil belajar, setelah menggunakan hasil strategi pembelajaran sinergetic teaching sebesar 9,20. Hasil pengujian hipotesis diperoleh 3,40 > 2,01, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada hasil perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran sinergetic teaching pada materi keanekaragaman mahluk hidup dikelas VII SMP Negeri 1 panombeian panei tahun pelajaran 2019/2020. Disimpulkan bahwa ada perbedaan yang disignifikan dari hasil belajar siswa dengan menggunakan metode sinergetic teaching pada materi keanekaragaman mahluk hidup dikelas VII SMP Negeri 1 panombeian panei tahun pelajaran 2019/2020.
Pengembangan E-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Ekosistem Kelas X SMA Kartika I-4 Pematangsiantar. Siboro, Thiur Dianti; Sinaga, Dian Perayanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9914

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan pengaruh e-modul berbasis inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa dan keterampilan inkuiri siswa pada materi ekosistem. Penelitian ini mengacu pada model 4D (Define, Design, Development, Dissemination) dikembangkan oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I yang diuji cobakan secara terbatas di SMA Swasta Kartika I-4 Pematangsiantar. Untuk mengolah data menggunakan bantuan dari SPSS 21 yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian pengembangan tahap 4D dengan menggunakan Heyzine Flipbook, menghasilkan e-modul biologi yang kreatif inovatif. Kelayakan e-modul menurut ahli materi sebesar 97% dan ahli media sebesar 92,5% dikategorikan sangat layak. Peningkatan hasil belajar siswa menggunakan e-modul berbasis inkuiri terbimbing memproleh rata-rata nilai posttest 88.57. Dan kiusioner keterampilan inkuiri siswa yang positif dengan rata-rata persentase 83% dikategorikan ˝Tinggi˝. Hasil uji hipotesis hasil belajar diperoleh thitung (7.676) ttabel (1,995) pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df = 69 maka Ha diterima dan H0 ditolak dan hasil pengujian hipotesis keterampilan inkuiri siswa diperoleh thitung (14.027) ttabel (1,995) pada taraf signifikan α 0,05 dengan df = 69 maka Ha diterima dan H0 ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan inkuiri siswa di kelas X SMA pada materi Ekosistem di SMA Swasta Kartika I-4 Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2023/2024.. Hal ini menunjukkan bahwa e-modul biologi berbasis inkuiri terbimbing pada materi ekosistem dapat meningkatkan hasil belajar dan  keterampilan inkuiri siswa
HUBUNGAN DISIPLIN DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA DI KELAS VII  SMP N 10 PEMATANGSIANTAR Simajorang, Anna Tresya; Hulu, Irwan Lihardo; Sinaga, Dian Perayanti
Jurnal Metabio Vol. 6 No. 2 (2024): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/39r3cm37

Abstract

This study was conducted with the aim of determining the relationship between learning discipline and science learning achievement of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2021/2022 Academic Year. This study was conducted from February to April 2022. The population in the study was 224 students and the number of samples was 35 students. The instruments used in this study were questionnaires and DKN. This study was proven by correlation tests, t tests and determination tests. The average score of science learning achievement of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2021/2022 Academic Year was 79.97, which is a fairly high average learning achievement. The average score of the science learning discipline questionnaire of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2021/2022 Academic Year was 73.28, which is a fairly high average questionnaire. From the results of the correlation test, the correlation between discipline and science learning achievement of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2021/2022 Academic Year was obtained r = 0.82. Based on the qualification of the correlation coefficient, the correlation of the two variables above is included in the correlation coefficient which is quite high. From the results of the hypothesis testing with the t-test, the calculated t = 8.27 was obtained and at the significance level ∝ = 0.05 and dk = 33, the t-table = 2.034 was obtained. So the calculated t is greater than the t-table, so in this case Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a significant relationship between learning discipline and science learning achievement of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2020/2021 Academic Year. Based on the results of the determination test, the contribution/relationship between discipline and science learning achievement of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2021/2022 Academic Year was 67.24%. This means that the science learning achievement achieved by class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar, 67.24% is influenced by discipline in learning. It is concluded that there is a significant relationship between learning discipline and science learning achievement of class VII students of SMP Negeri 10 Pematangsiantar in the 2021/2022 Academic Year.