Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Islamic Man: Deep Insight Monzer Kahf Agusti, Netta
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 21, No 2 (2021): December 2021
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syiar.v21i2.10465

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendiskusikan bagaimana bentuk pemikiran tokoh ekonomi kontemporer Monzer Kahf terhadap ekonomi Islam. Peneliti membedah pemikiran Kahf menggunakan analisis konten. Caranya adalah membaca karya Kahf dan karya lain yang memuat pemikiran Kahf, kemudian mentabulasi, dan mengelompokkan bagian-bagian yang dinilai penting. Studi ini menemukan bahwa pandangan-pandangan Kahf terhadap sistem ekonomi dilandaskan pada petunjuk Islam. Asumsi dasar dari teori yang dibangun Kahf merupakan kritik atas economic man yang berlaku pada ekonomi konvensional. Kahf memberikan sebuah bentuk pemikiran sebagai pengganti konsep ini yang dikenal dengan konsep Islamic man. Atas dasar itu Kahf membangun teori konsumsi dan produksi, ajaran perintah zakat, larangan riba serta gagasan al-qirad sebagai alternatif terhadap sistem berbunga. Kahf memandang bahwa pekerja yang menjalankan sistem ekonomi Islam, walaupun berasal dari non-muslim, itu sudah cukup untuk dikatakan Islamic man. Studi ini merekomendasikan pentingnya menguji pemahaman Kahf tentang Islamic man di tingkat perbankan Islam.
SUMBER DAYA MANUSIA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (KJKS) DI KOTA PADANG: DILEMA ANTARA PENGELOLAAN DAN PEMAHAMAN KONSEP Lubis, M. Zaky Mubarak; Agusti, Netta
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 19, No 1 (2019): June 2019
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syiar.v19i1.10537

Abstract

Penelitian ini mencoba mengungkap pemahaman sumber daya manusiaKoperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) pada prinsip-prinsip dasarekonomi syariah. Sebagai lembaga keuangan mikro syariah, KJKS akanmenghadapi pelanggan Muslim harian dan sistem operasional yangmenuntut pengetahuan dasar tentang ekonomi Islam. Penelitian inimenggunakan metode diskusi kelompok terarah (FGD) dengan targetsampel 30 manajer KJKS di Kota Padang. Sampel diberikan 18 itempertanyaan pre-test terkait dengan dasar-dasar ekonomi Islam denganpilihan ya atau tidak. Kami menemukan bahwa masalah utama adalahmasih memahami konsep ekonomi Islam, di mana masih banyakmanajer koperasi yang kurang pengetahuan. Penelitian menunjukkanbahwa 39% manajer tidak tahu dengan jelas bagaimana ekonomi Islam.  Kami kemudian melakukan FGD dengan memberikan pemahaman tentang pemahaman ekonomi Islam dan keuangan syariah. Terlihat peningkatan dalam grafik persentase pemahaman manajer koperasi, yaitu 86% manajer mampu memahami dasar-dasar konsep ekonomi syariah dan keuangan syariah, sedangkan 14% lainnya tidak dapat memahami dengan benar.
Maximizing Productive Zakat Earnings through Internal Supervision Strategy in Zakat Organizations Agusti, Netta; Arsela, Mika; Ashari, Fadli
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 22, No 2 (2022): December 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syiar.v22i2.10387

Abstract

This study discusses the implementation of internal control to maximize the acquisition of productive zakat funds in the Bengkulu Branch of the Indonesian Zakat Initiative. This research uses qualitative based on primary and secondary data. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. To test the validity of the data, researchers used triangulation analysis. The study results found that internal control for Productive Zakat at the Indonesian Zakat Initiative Bengkulu Branch begins with tidying up the data and distributing the data to each member in the related field. Each member gets a regular schedule. Part of this work is done manually and partly using an e-donation application. The best supervisors get awards for achieving work targets and provide sanctions/reprimands for those who do not complete their work targets. Finally, this study recommends further discussing effective zakat control in Indonesian zakat initiatives.