Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENINGKATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM SIBAKUL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Priyastiwi, Priyastiwi; Widiastuti, Nur; Agustin SW, Fitria; Cahyadi, Rizal Rahmat; Laili, Ina Rizqia; Prihamboro, Nugroho; Kristiyani, Anik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pemasaran digital kepada para UMKM, sehingga dapat memasarkan barang dan jasa yang dihasilkan melalui web yang tersedia pada MarketHUB Sibakul. SiBakul Jogja adalah sistem informasi untuk membina koperasi dan UMKM DIY. Program ini merupakan model digitalisasi pembinaan sirkular DISKOP UKM DIY untuk pelaku koperasi dan UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. SiBakul MarketHUB adalah layanan untuk UKM yang sudah menjadi mitra SiBakul dan ingin mendapatkan dukungan pemasaran dengan biaya bebas. SiBakul MarketHUB menawarkan konsultasi bisnis, pelatihan, pendampingan, gratis ongkir, dan promosi online. Para UMKM dapat memanfaatkan fitur dan fungsi MarketHUB Sibakul untuk mengelola konten, mengoptimalkan kinerja, dan melakukan tugas administratif dan pemeliharaan dasar. Hasil akhir dari kegiatan ini dapat dapat membantu UMKM memperkenalkan produknya secara online sehingga dapat memperluas pasar, UMKM yang bergabung dalam Sibakul dapat meningkatkan pendapatannya melalui penggunaan teknologi informasi.
PELATIHAN DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM Chasanah, Uswatun; Mathori, Muhammad; Priyastiwi, Priyastiwi; Afifah, Rahayu Nur; Nur’aini, Fitri; Fajar, Rizki Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v2i2.999

Abstract

Produk yang tidak dikelola dengan baik akan berakibat pada kurang menarik bagi pembali (konsumen). Salah satu bentuk nyata dari pengelolaan produk adalah melalui membuat atau menggunakan kemasan dengan baik, menarik dan sehat. Selama ini kesadaran pentingnya kemasan masih rendah terutama pada pengusaha kecil (UMKM). Pemahaman mereka pada kemasan masih terbatas pada wadah atau bungkus yang kalau sudah tidak terpakai akan dibuang. Mengenal macam-macam kemasan, teknologi dan bentuk-bentuk kemasan yang ada dan berkembang saat ini masih jauh dari pemahaman para pengusaha kecil tersebut, sehingga kemasan produk yang mereka buat ala kadarnya. Pelatihan pengenalan disain dan kemasan produk di RT. 07 Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, DIY dimaksudkan untuk memberikan edukasi bagi pengusaha kecil di wilayah tersebut akan pentingnya disain dan kemasan produk agar mampu memiliki daya saing dalam mengembangkan usahanya dan meningkatkan penjualan, harapannya dengan pengenalan di masa yang akan datang dapat mengangkat kesejahteraan perekonomian para pengusaha dan warga sekitarnya. Alternatif kegiatan berikutnya adalah pendampingan berupa praktek pembuatan disain produk dan penggunaan kemasan produk dengan target jangka panjang yaitu terbentuk embrio rumah kemasan yang menjadi wadah kerjasama dan media belajar pengusaha kecil dalam hal disain produk dan kemasan.
OPTIMALISASI DESA WISATA UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT STUDI DI DESA POTORONO Wardani, Sri; Priyastiwi, Priyastiwi; Septiyaningrum, Erlina; Mawaddah, Sulalatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v2i3.1112

Abstract

Desa Potorono mwerupakn desa wisata yang nyaman, bersih dan cantik spot, kawasan ini juga dilengkapi dengan beberapa spot foto. Desa Potorono juga merupakan pusat ekonomi bagi masyarakat. Potensi pengembangan pariwisata karena lapangan kerja memiliki cukup berdampak pada masyarakat sekitar untuk menjual makanan dan Minuman. Seiring dengan perkembangan pariwisata, telah membawa konsekuensinya sendiri, terutama di destinasi wisata dan lokal Masyarakat. Penelitian ini menggunakan kualitatif diskriminatif metode, yang menggambarkan data yang ditemukan di lapangan menjadi baru menemukan data. Hasil penelitian ini menunjukkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat studio di desa Potorono sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan perekonomian dan menjadi sejahtera, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari hari (basic need) mereka, sehigga dapat mengurangi kemiskinan, keterbelakangan, kesenjangan sosial serta ketidakberdayaan.
The Role of Religiousity in Mitigating the Effects of Technostress on Engaging Academic Fraud during Accounting Online Learning Priyastiwi, Priyastiwi; Sriwidharmanely, Sriwidharmanely; Halim, Abdul
Jurnal Akuntansi Vol. 13 No. 3 (2023): Accounting Journal
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jakuntansi.13.3.229-243

Abstract

The aim of this study is to examine how religion may help students overcome the effects of technostress, which heightens students' propensity for academic dishonesty during online learning. First, this study uses the self-determination theory (SDT) to describe the function of religion. We confirm that student’s technostress increases academic fraud during online learning using structural equation modelling (SEM). The study concludes that during hybrid learning, students with strong religiosity are more intrinsically motivated to prevent academic fraud than are students with low motivation. Students must be extremely motivated, confident in their cognitive flow, and convinced that using ICT won't cause them to engage in dysfunctional behavior in order to successfully adopt a virtual face-to-face application or learning management system in education. The study's last finding is that students' cognition can boost their positive emotion.
UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI PUSKESMAS CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG Junianto, Rohedy Kartiko; Priyastiwi, Priyastiwi; Subkhan, Muhammad
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i2.1190

Abstract

The aim of this research is to find out why health workers' compliance in the context of Infection Prevention and Control (PPI) at the Candiroto Health Center, Temanggung Regency is still not optimal and to formulate efforts to increase health workers' compliance in the context of Infection Prevention and Control (PPI) at the Candiroto Health Center, Temanggung Regency. The research results stated that the compliance of health workers in the context of Infection Prevention and Control (PPI) at the Candiroto Community Health Center, Temanggung Regency is still not optimal in terms of monitoring the implementation of PPI activities, PPI education for employees and PPI education for visitors. Efforts to increase the compliance of Health workers in the context of Infection Prevention and Control (PPI) at the Candiroto Community Health Center, Temanggung Regency, are by: (1) Monitoring the implementation of Sterilization, Disposal of infectious waste, body fluids and blood, Disposal of sharp objects and needles, Hand hygiene and PPE Compliance ; (2) PPI education for employees in increasing compliance with SOPs relating to PPI, decontamination of medical equipment, waste management, linen management, employee health protection and cough etiquette; (3) PPI education for visitors to improve hand hygiene and cough etiquette.
ANALISIS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH DI SMPN KOTA MAGELANG Rismiyati, Eni; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i3.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pengelolaan barang milik daerah yang berada di SMP Negeri di Kota Magelang. Dalam penelitian menunjukkan bahwa banyak kendala yang dihadapi oleh sistem manajemen pemerintahan di bidang pengelola asset. Data yang digunakan dalam penelitian ialah kualitatif dengan mewancarai bagian pengelola barang milik daerah, dan berupa data dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah bahwa system pengelolaan barang milik daerah sudah sesuai dengan Permendagri No 19 tahun 2016, dan sesuai dengan PSAP No 07 tentang aset daerah. Dalam system pengelolaan terdapat kendala dari segi sumberdaya manusia yang kurang baik dalam mengelola. Dari system inventarisasi dan pelabelan barang yang belum dilakukan secara optimal. Hal ini karena sumberdaya manusia yang belum memadai mengenai inventarisasi barang. Barang yang belum terinventarisasi dengan baik, berupa peralatan kantor di gedung-gedung atau instansi pemerintah, banyak peralatan kantor yang belum dibuat kartu inventarisasinya, sehingga banyak mengalami kendala. Dalam sistem penganggaran yang menjadi kendala yaitu anggaran pada tahun berikutnya seharusnya sudah dapat dianggarkan pada tahun sebelumnya agar kegiatan yang dilakukan untuk tahun berikutnya tidak menjadi kendala bagi dinas pendidikan.
PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DAN ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT DI DUSUN GLAGAH LOR, TAMANAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Priyastiwi, Priyastiwi; Purwanto, Wahyu; Riauwanto, Slamet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i2.1234

Abstract

Permasalahan yang ditimbulkan dari pembuangan sampah sembarangan dan tidak terurus dengan baik dapat mengakibatkan masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah menginvestigasi sampah di Dusun Glagah Lor, Tamanan, Bantul karena masih terdapat masyarakat membuang sampah sembarangan dan masih kurangnya pengetahuan terkait cara pemanfaatan sampah dengan baik. Salah satu solusi dari permasalahan sampah di Desa Batu Jangkih adalah dengan memilah sampak organik dan anorganik yang dapat memanfaatkan barang yang lebih bermanfaat. Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Glagah Lor, Tamanan, Bantul. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan tambahan pengetahuan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan agar bisa meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta untuk memanfaatkan dan mengolah sampah organik dan anorganik dengan baik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dalam 3 tahapan yakni identifikasi masalah terkait sampah, persiapan pelaksanaan kegiatan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya penambahan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Glagah Lor, Tamanan, Bantul dalam pemanfaatan dan pengolahan sampah organik rumah tangga sehingga dapat mengurangi sampah yang dibuang sembarangan ke luar rumah dan ke TPA liar yang berpotensi mencemarkan lingkungan.
OPTIMALISASI PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT) DI PEMERINTAH KABUPATEN TEMANGGUNG Hidayatullah, Syarif; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya mengoptimalkan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik (e-procurement) di Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah Interactive Model of Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyebab belum optimalnya kinerja pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) di Pemerintah Kabupaten Temanggung yaitu: sarana dan prasarana belum memadai, jumlah Sumber Daya Manusia belum sesuai rekomendasi LKPP, pengelola fungsi pengadaan barang/jasa belum kompeten, jaringan internet dan server bermasalah, dan fitur SPSE belum lengkap dan kadang terjadi error. 2) Upaya untuk mengoptimalkan kinerja pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) di Pemerintah Kabupaten Temanggung yaitu: pengembangan sarana dan prasarana, pemenuhan jumlah sumber daya manusia, melakukan pengembangan kompetensi pengelola fungsi pengadaan barang/jasa, merencanakan pengelolaan jaringan internet dan server secara mandiri, memberikan masukan kepada LKPP untuk pengembangan aplikasi pengadaan barang/jasa. In this research, the Goods/Services Procurement Section of the Regional Secretariat of Temanggung Regency will assess efforts to maximize the implementation of electronic procurement of goods and services (e-procurement). The type of research is qualitative and descriptive. Interview and observational strategies for collecting information. Interactive Model of Analysis is the data analysis technique employed. The research findings indicate: 1) The reasons for the suboptimal performance of electronic procurement of goods and services (e-Procurement) in the Temanggung Regency Government are as follows: Inadequate infrastructure and facilities, and Human Resources that do not fit LKPP recommendations., the internet network and servers have issues, the SPSE feature is not complete, and occasionally Error occurs. The manager of the goods/services procurement function is also incompetent. 2) Attempts to maximize the performance of electronic procurement of goods and services (e-Procurement) in the Temanggung Regency Government, including the creation of infrastructure and facilities, Independently meet the Human Resources quota, enhance the skills of managers of the goods/services procurement function, and plan the management of internet networks and servers, Providing input to LKPP for the preparation of procurement applications for products and services.
STRATEGI DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI STUDI PADA KPP PRATAMA WONOSARI Irfana , Ajeng Widha; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan bagaimana strategi yang akan dilakukan oleh para manajemen untuk meningkatkan pendapatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di KPP Pratama Wonosari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara dengan responden. Data dan informasi yang diperoleh dirangkum, dibuat matriks Ringkasan Analisis Faktor Eksternal, Ringkasan Analisis Faktor Internal, diagram kartesius dan kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT mencatat bahwa posisi Pengawasan Perwakilan Akun berada di kuadran I dan strategi yang dapat dilakukan oleh para manajemen KPP Pratama Wonosari ,Identifikasi penyebab/faktor-faktor penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di KPP Pratama Wonosari belum optimal antara lain: a. Kurangnya pemahaman Wajib Pajak terhadap peraturan dan kewajiban perpajakan khususnya terkait dengan Pengusaha Kena Pajak. b. Kondisi geografis wilayah Kabupaten Gunung Kidul yang membuat jaringan komunikasi menjadi terhambat. c. Penyebaran wilayah wajib pajak Kabupaten Gunungkidul yang sangat luas menjadikan petugas pajak tidak dapat menjangkau dan sulitnya Wajib Pajak/Pengusaha Kena Pajak dalam melaporkan atau membayar pajak. Strategi KPP Pratama Wonosari dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai antara lain: a. Meningkatkan pengawasan pembayaran masa dan pengujian kepatuhan material oleh KPP Pratama Wonosari. b. Meningkatkan penggalian potensi kepada Pengusaha Kena Pajak. c. Meningkatkan volume Kegiatan Pengumpulan Data Lapangan, sosialisai dan visit kepada wajib pajak di KPP Pratama Wonosari, khususnya kepada Pengusaha Kena Pajak. d. Menjalin hubungan yang baik dengan wajib pajak khususnya Pengusaha Kena Pajak dan sinergitas antar lembaga.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN DI KLINIK BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN POLRES MAGELANG Dewantoro, Fakhrul; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i3.1039

Abstract

The aim of this research is to analyze the quality of service at the Magelang Police BIDDOKES Clinic and to formulate the efforts made to improve the quality of service at the Magelang Police BIDDOKES Clinic.The results of the study stated that the quality of service at the Magelang Police BIDDOKES Clinic received patient responses with an average of saying they were satisfied with an average score of 3.90 and patient expectations regarding the quality of service at the Magelang Police BIDDOKES Clinic received patient responses with an average of saying it was very important. Average value 4.64. Then the gap that occurs between patient perceptions and expectations regarding the quality of service at the Magelang Police BIDDOKES Clinic shows that everything is a negative gap. The occurrence of a gap or negative discrepancy shows that the quality of service is small compared to community expectations. Efforts made to improve the quality of service at the Magelang Police BIDDOKES Clinic, based on the Cartesian Diagram are: (a) The main priority is treatment and examination services for patients, conformity of expected services with those informed, responsiveness of officers in providing services, ease of the referral process , the physical building of the clinic, and the appearance of the staff (clean, neat); (b) Maintained is the response of officers in handling patient complaints, providing health information to patients, the clinic providing fair service to all patients, the completeness of the medical equipment used, the condition of the medical equipment used and the condition of the service room (clean and comfortable); (c) Low Priority is correct administration and payment procedures, service in the clinical pharmacy installation, the attitude of staff listening to patient complaints, sympathy for patients and communication between staff and patients. (d) Excessive are the standards of service for referred patients, the politeness of health workers to patients, the ability of staff to provide services, guarantees and trust in services and medical staff having patient medical records.