Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI: Studi Kasus Pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Yogyakarta Hermawan, Beni Wahyu; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of leadership style, organizational culture, and motivation on employee performance at Class IIA Yogyakarta Detention Center and to analyze the influence of motivation in moderating the influence of leadership style and organizational culture on employee performance at Class IIA Yogyakarta Detention Center. This study uses a quantitative descriptive method with a causal research approach. The sample used in this study were employees of the Yogyakarta Class IIA State Detention Center, totaling 50 respondents with a data collection method, namely a questionnaire. Data analysis used a structural equation model or Structural Equation Modeling (SEM) by testing convergent validity, discriminant validity, construct reliability, and model validity to show that all the answers to the questions asked were significant with the SMARTPLS application tool version 4.0. The results of this study indicate that leadership style and organizational culture do not have a positive and significant effect on the performance of the Yogyakarta Class IIA State Detention Center employees, while motivation has a positive and significant influence on the performance of the Yogyakarta Class IIA State Detention staff. Furthermore, this study shows that motivation has no effect in moderating the effect of leadership style and organizational culture variables on the performance of Class IIA Yogyakarta State Detention Center employees.
ANALISIS KEBUTUHAN STAF PENDUKUNG TEKNOLOGI INFORMASI DI KELURAHAN - KELURAHAN YANG ADA DI KECAMATAN TEMANGGUNG KABUPATEN TEMANGGUNG Arifah, Siti; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanggihan teknologi informasi harus diimbangi dengan tersedianya sumber daya manusia dengan kualitas yang cukup memadai agar produktifitas dan kinerja yang pada akhirnya sangat mendukung kinerja suatu organisasi. Pemanfaatan teknologi infomasi diukur berdasarkan kebutuhan, dan ketergantungan pemakai terhadap sistem informasi yang ada dan harus ada untuk melaksanakan tugas dan meningkatkan kinerjanya. Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), SPBE ditujukan untuk untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya kepada masyarakat yang efektif dan efisien. Untuk mencapai kinerja andal dan baik, dibutuhkan adanya integritas, profesional, netral dan bebas dari tekanan apapun serta bersih dari adanya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Tersedianya sumber daya manusia di kelurahan sangat berpengaruh pada kinerja kelurahan, sedangkan pada saat ini, sumber daya manusia khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di kelurahan sangat terbatas baik dalam jumlah atau kuantitas maupun secara kualitas. ASN di kelurahan tidak banyak, hanya sekitar 10 orang dari 103 orang yang bisa menguasai atau mahir komputer, yang bisa mengoperasikan komputer 89 orang dan yang tidak bisa sama sekali sebanyak 4 orang, sedangkan pada saat reformasi birokrasi sekarang ini membutuhkan staf pendukung yang menguasai teknologi informasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan lebih banyak bersifat uraian dari hasil wawancara mendalam dan studi dokumentasi serta bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebutuhan dan pengaruh staf pendukung informasi teknologi di Kelurahan-Kelurahan di Kecamatan Temanggung berkaitan dengan efektifitas kerja organisasi Kelurahan. Sophisticated technology should be in line with the sufficient quality of human resources provided to support the performance and productivity of an organization. The utilization of information technology could be measured by the user's need and dependency on the information technology used to accomplish the task and improve the performance. The Presidential Regulation No. 95 of 2018 about The Electronic Based Government System (“SPBE”) is aimed to provide clean, effective, transparent, and accountable government administration, and also establish effective, efficient, qualified, and reliable public services. To assign reliable and good performance of public services, integrity, professionalism, independence, and an attitude against corruption, collusion, and nepotism are highly needed. The provided human resource at the urban village (Kelurahan) level is significant to the performance of the urban village government. However, nowadays, the provided human resource, especially the civil servant (Aparatur Sipil Negara) in the urban village government is very limited, either in quantity or quality. Among the 103 civil servants at the urban village level, only 10 people master the computer skill, 89 can use a computer, and 4 are unable to use a computer. Meanwhile, the bureaucracy reformation requires supporting staff who excel in information technology. It was a descriptive study that mostly contained the elaboration of the in-depth interview and documentation study which is aimed to find out the need and significance of information technology support staff in urban villages around Temanggung for the urban village government’s work efficiency.
ANALISIS EFISIENSI EFEKTIFITAS DAN KEMANDIRIAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH STUDI KASUS DI PEMERINTAH KOTA MAGELANG Yuliantoro, Rendi; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Riset Manajemen
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana tingkat efisiensi, efektivitas dan kemandirian keuangan daerah Kota Magelang. Data yang digunakan adalah data Primer yaitu data Laporan Realiasi Anggaran Kota Magelang periode anggaran 2017-2022. Untuk menghitung tingkat efisiensi, efektivitas dan kemandirian keuangan daerah Kota Magelang teknik analisis yang digunakan adalah dengan menghitung Rasio Efisiensi, Rasio Efektivitas dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah serta faktor-faktor yang menghambat dan upaya yang di lakukan untuk meningkatkannya. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, rata-rata nilai rasio efektivitas keuangan daerah Kota Magelang periode tahun 2017-2022 mencapai tingkat yang sangat efektif. Hal ini berarti pemerintah daerah Kota Magelang telah berhasil dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari target yang diperkirakan sebelumnya sehingga potensi PAD yang ada dapat dimaksimalkan oleh pemerintah daerah untuk menunjang pembangunan di Magelang. Sementara itu, tingkat efisiensi keuangan daerah Kota Magelang selama periode 2017-2022 rata-rata berada pada tingkat kurang efisien dan tidak efisien. Pola perkembangan tingkat kemandirian pengelolaan keuangan daerah di Kota Magelang selama tahun 2017-2022 cenderung meningkat, dari hasil analisis Kemandiran menunjukkan bahwa perhitungan dengan menggunakan formulasi tingkat kemandirian pengelolaan keuangan Kota Magelang tahun 2017 sampai 2021 rata-rata sebesar 42,12% per tahun. Upaya peningkatan rasio kemandirian pengelolaan keuangan daerah di Kota Magelang dengan penerapan dan penggunaan digitalisasi peta melalui one map policy, pemasangan Tapping box, dan penegakan law enforcement berupa denda pajak bagi wajib pajak yang menunggak.
PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBAGAI VARIABEL MEDIASI: STUDI PADA KOTA/KABUPATEN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERIODE 2014-2024 Rahman, Abiyan; Priyastiwi, Priyastiwi
UPAJIWA DEWANTARA : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Daulat Rakyat Vol 9 No 1 (2025): UPAJIWA DEWANTARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN MANAJEMEN DAULAT RAKYAT
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmud.v9i1.19516

Abstract

The Human Development Index (HDI) is a key indicator used to measure the quality of development in a region. However, improvements in HDI do not always align with the amount of capital expenditure allocated by local governments. This raises questions about the effectiveness of capital expenditure in promoting human development, as well as the potential influence of other contributing factors. This study analyzes the direct and indirect effects of Capital Expenditure on the Human Development Index (HDI), with Local Own Revenue (PAD) as a mediating variable. Using panel data from cities/regencies in Yogyakarta Special Region (DIY) for the period 2014–2024, the analysis employs path analysis with multiple linear regression and the Sobel test. The results show: (1) Capital Expenditure has a positive and significant effect on PAD; (2) PAD has a positive and significant effect on HDI; (3) the direct effect of Capital Expenditure on HDI is positive but not statistically significant; and (4) Capital Expenditure has a significant indirect effect on HDI through PAD, confirmed by the Sobel test (z = 3.46; p < 0.05). The main conclusion is that PAD serves as a full mediator in the relationship between Capital Expenditure and HDI, indicating that the effectiveness of Capital Expenditure in improving HDI works through enhancing local fiscal capacity.
Pengaruh Faktor Internal dan Tata Kelola terhadap Kinerja Pegawai Instansi Pemerintahan Daerah Nasira, Wuri Estyana; Priyastiwi, Priyastiwi
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 27 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1/3899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola pemerintahan dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada instansi pemerintahan daerah, serta menguji peran kapabilitas manajemen sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang disebarkan kepada pegawai instansi pemerintahan daerah. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan dan budaya organisasi merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja pegawai pada instansi pemerintahan daerah. Di samping itu, kapabilitas manajemen terbukti memperkuat pengaruh tata kelola pemerintahan terhadap kinerja, namun tidak memberikan efek moderasi yang berarti pada hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai
THE INFLUENCE OF WORKLOAD ON EMPLOYEE PERFORMANCE THROUGH JOB SATISFACTION WITH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AS A MODERATING VARIABLE AT THE REGIONAL REVENUE MANAGEMENT AGENCY OF BURU REGENCY Mony, Yasmin Yulianti; Priyastiwi, Priyastiwi
Prosiding Seminar Nasional dan Call Paper STIE Widya Wiwaha Vol 4 No 1 (2025): International Seminar Proceedings and Call for Paper STIE Widya Wiwaha
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/semnas.v4i1.1315

Abstract

This study aims to analyze the effect of workload on employee performance with job satisfaction as a mediating variable and transformational leadership as a moderating variable at the Regional Revenue Management Agency (BPPD) of Buru Regency. This study is motivated by the still low achievement of employee performance as indicated by fluctuations in performance realization and the failure to achieve regional revenue targets, which are thought to be influenced by high workload, low job satisfaction, and the less than optimal implementation of transformational leadership. This study uses a quantitative approach. The study population was all 42 employees of BPPD Buru Regency, and all were sampled using a saturated sampling technique. Data collection was carried out through a questionnaire using a Likert scale. Data analysis was carried out using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method using SmartPLS software version 4.0. The results of the study indicate that: (1) workload has a negative and significant effect on employee performance; (2) workload has a negative and significant effect on job satisfaction; (3) job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance; (4) job satisfaction is proven to mediate the effect of workload on employee performance; and (5) transformational leadership moderates the influence of workload on job satisfaction positively, thereby weakening the negative impact of workload on job satisfaction. The findings of this study confirm that proportional workload management, increasing employee job satisfaction, and the effective implementation of transformational leadership are important factors in improving employee performance at the BPPD of Buru Regency.
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN VAKSINASI DI KLINIK PRATAMA CAWANG MEDICAL MAGELANG Masripah , Imas; Priyastiwi, Priyastiwi; Tjahjono, Achmad
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medika Magelang, untuk mengidentifikasi penyebab peningkatan Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medika Magelang masih belum optimal dan untuk merumuskan upaya meningkatkan Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medika Magelang. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan analitik. Analisis data menggunakan rumus rata-rata dan model analisis kualitatif yang terkenal adalah model Miles & Hubberman (1992) yang meliputi: reduksi data, sajian deskriptif dan penyimpulan dari hasil yang disajikan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Mutu Pelayanan Vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medical menurut tanggapan responden dinyatakan mutu pelayanan vaksinasi di Klinik Pratama Cawang Medical Magelang ditinjau dari bukti fisik (tangibles) dengan nilai 3,2898 (sangat puas),dimensi kehandalan (reliabitity) dengan nilai 3,3949 (sangat puas),dimensi kecepattanggapan (responsiveness) dengan nilai 3,2585 (sangat puas), dimensi jaminan (asurance) dengan nilai 3,3324 (sangat puas),dimensi empati (emphaty) dengan nilai 3,3920 (sangat puas), dan dengan nilai total rata-rata dengan nilai 3,3443 (sangat puas). Penyebab peningkatan mutu Pelayanan vaksinasi di Klinik Cawang Medical Magelang masih belum optimal sehingga perlu ditingkatkan karena dalam memberikan pelayanan masih dihadapkan pada berbagai hambatan antara lain: (1) Kompetensi petugas yang berkaitan dengan pelayanan vaksin masih perlu ditingkatkan; (2) Kurangnya anggaran sehingga sarana dan prasarana pelayanan vaksin masih terbatas terutama sarana hand hygiene dan APD atau Alat Pelindung Diri; (3) Kurangnya edukasi masyarakat terkait vaksin karena hambatan akses informasi, dan hambatan sosial perilaku yang salah persepsinya dan menolak divaksin. Upaya peningkatan mutu Pelayanan vaksinasi di Klinik Cawang Medical Magelang antara lain dengan (1) Peningkatan kompetensi petugas dengan memotivasi petugas untuk mengikuti pelatihan, workshop, dan lainnya; (2) Peningkatan anggaran untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan vaksin masih perlu ditingkatkan terutama sarana hand hygiene dan APD atau Alat Pelindung Diri; (3) Meningkatkan edukasi masyarakat terkait vaksin melalui berbagai media social seperti website, Instagram, Facebook, dan lainnya. The aim of this research is to determine the quality of vaccination services at the Cawang Medika Pratama Clinic, Magelang, to find out why the increase in the quality of vaccination services at the Cawang Medika Pratama Clinic, Magelang, is still not optimal and to formulate efforts to improve the quality of vaccination services at the Cawang Medika Pratama Clinic, Magelang.The results of the research stated that the quality of vaccination services at the Pratama Cawang Medical Clinic, according to respondents' responses, stated that the quality of vaccination services at the Pratama Cawang Medical Clinic, Magelang, was seen from physical evidence (Tangibles) with a value of 3.2898 (very satisfied), the reliability dimension (reliability) with a value of 3 .3949 (very satisfied), responsiveness dimension with a value of 3.2585 (very satisfied), assurance dimension with a value of 3.3324 (very satisfied), empathy dimension with a value of 3.3920 (very satisfied ), and with an average total score of 3.3443 (very satisfied). The reason for improving the quality of vaccination services at the Cawang Medical Magelang Clinic is still not optimal so it needs to be improved because providing services is still faced with various obstacles, including: (1) The competency of officers related to vaccine services still needs to be improved; (2) Lack of budget so that facilities and infrastructure for vaccine services are still limited, especially hand hygiene facilities and PPE or Personal Protective Equipment; (3) Lack of public education regarding vaccines due to barriers to access to information, and social barriers to misperceptions and behavior that refuses to be vaccinated. Efforts to improve the quality of vaccination services at the Cawang Medical Magelang Clinic include (1) Increasing the competency of officers by motivating officers to take part in training, workshops, etc.; (2) Increasing the budget to improve vaccine service facilities and infrastructure still needs to be improved, especially hand hygiene facilities and PPE or Personal Protective Equipment; (3) Increasing public education regarding vaccines through various social media such as websites, Instagram, Facebook, and others.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) PADA UMKM KULINER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBERLANJUTAN USAHA Priyastiwi, Priyastiwi; Purwanto, Wahyu; Riauwanto, Slamet
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v3i3.1349

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, khususnya dalam penyediaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM kuliner masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan usaha, terutama dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar penetapan harga jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM kuliner dalam menghitung HPP secara sederhana dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan perhitungan HPP, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap komponen biaya produksi serta mampu menghitung HPP secara lebih akurat. Penerapan perhitungan HPP diharapkan dapat membantu UMKM kuliner dalam menetapkan harga jual yang rasional, meningkatkan efisiensi biaya, dan mendukung keberlanjutan usaha.
Analisis Rasio Keuangan dalam Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun 2020–2024 Saputra, Muhammad Surya; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL RISET MAHASISWA AKUNTANSI VOLUME 14 NOMOR 1 TAHUN 2026
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrma.v14i1.13325

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai kinerja keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta selama periode 2020–2024 melalui pendekatan rasio keuangan. Kinerja fiskal daerah penting dianalisis untuk menggambarkan kemampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya publik secara akuntabel dan efisien. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) Kota Yogyakarta yang telah diaudit BPK. Analisis rasio mencakup Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Belanja, Rasio Pertumbuhan PAD dan Pendapatan, serta Rasio Keserasian Belanja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Kemandirian meningkat secara moderat dari 22,61% (2020) menjadi 24,65% (2024), mengindikasikan ketergantungan terhadap dana transfer masih tinggi. Rasio Efektivitas PAD consistently berada di atas 100% dengan rata-rata 103,74% yang menunjukkan target PAD realistis dan tercapai. Rasio Efisiensi Belanja rata-rata 98,32% menandakan pengendalian belanja cukup efisien sesuai prinsip value for money. Pertumbuhan PAD dan total pendapatan tetap positif dengan rata-rata 7,93% dan 5,41% meski sempat melandai pada 2024 akibat dinamika pemulihan pasca pandemi. Rasio Keserasian menunjukkan dominasi belanja operasi terhadap belanja modal (rata-rata 231,4%) yang mengindikasikan ruang fiskal investasi publik masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan kinerja fiskal Pemerintah Kota Yogyakarta stabil dan efektif dari sisi pendapatan, namun dibutuhkan penguatan porsi belanja modal dan strategi penggalian sumber PAD agar kemandirian fiskal meningkat di masa mendatang.
Hedonic Value and Performance Expectancy on Gen-Z’s Interest in Using the PayLater Application with Platform Trust Moderation Widiya, Erlani; Priyastiwi, Priyastiwi
Research Horizon Vol. 6 No. 1 (2026): Research Horizon - February 2026
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.6.1.2026.1069

Abstract

The rapid growth of digital financial services has made paylater applications popular among Generation Z, driven by both functional benefits and emotional trust, yet posing risks of consumptive behavior and financial problems. This study examines the influence of hedonic value and performance expectancy Generation Z’s interest in using paylater applications, with platform trust as a moderating variable. A quantitative approach was employed, targeting 155 respondents aged 18–27 in the Special Region of Yogyakarta, selected through purposive sampling. Data were collected via Likert-scale questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4. The results indicate that performance expectancy positively and significantly influences interest in using paylater applications, while hedonic value does not show a significant effect. Moreover, trust in digital paylater platforms negatively moderates the effect of performance expectancy on user interest. These findings highlight that perceived functional benefits are the main driver of Generation Z’s adoption of paylater services, providing insights for digital finance providers to enhance user engagement responsibly. The study implies that providers should design paylater services that balance user convenience and enjoyment with mechanisms that promote responsible financial behavior.