Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PROSES PENERIMAAN SISTEM INFORMASI iCons DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA KARYAWAN PT.BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. DI KOTA SEMARANG Kartika, Shinta Eka
Valid Jurnal Ilmiah Vol 14 No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB)

Abstract

Penelitian ini termotivasi untuk menganalisis penerimaan SistemInformasi iCons pada karyawan PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. diKota Semarang dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM).Penggunaan model TAM didasarkan pada kenyataan bahwa sejauh ini TAMmerupakan sebuah konsep yang dianggap paling baik dalam menjelaskanperilaku user terhadap sistem teknologi informasi baru. Untuk membuktikansecara empiris perilaku user atas perubahan Sistem BOSS ke Sistem iCons diPT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kota Semarang. Populasi  penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BankNegara Indonesia (persero) Tbk yang ada dikota Semarang. Penentuan sampeldilakukan dengan proportional sampling yaitu metode pengambilan sampelsecara proporsional berdasarkan sub populasi. Pengambilan sampel denganmenggunakan teknik proportional sampling dilakukan karena populasi dalampenelitian ini menyebar di kantor-kantor cabang di seluruh Semarang yangmeliputi Kantor Wilayah 05, Cabang Semarang, Cabang Karangayu danCabang Undip. Analisis data dilakukan dengan SEM (Structural EquationModelling) dengan software AMOS (Analysis of Moment Structure).Hasil penelitian ini membuktikan hanya 8 hipotesis diterima dari total 16hipotesis yang diajukan. Hanya pada hubungan berikut yang terbukti signifikan:a) identification dengan perceived ease of use, b) compliance dengan perceivedease of use, c) self efficacy dengan perceived ease of use, d) self efficacy denganperceived usefulness, e) identification dengan perceived usefulness, f)identification dengan perceived attitude, g) compliance dengan attitude, h)perceived usefullnes dengan attitude. Hal ini membuktikan bahwa proses transisiperubahan sistem BOSS ke sistem iCons tidak sepenuhnya dapat dijelaskan olehTechnology Acceptance Model
Analisis Pengaruh Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lombok Utara Kartika, Shinta Eka; Sutianingsih, Sutianingsih; Widowati, Widowati
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol 9 No 1 (2021): JIAKES Edisi April 2021
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v9i1.411

Abstract

This study aims to determine the level of growth, effectiveness, contribution, and prediction of revenue (PAD) in North Lombok Regency. The data collection technique uses documentation, namely data on regional retribution and PAD for the years 2014-2019. Data analysis using descriptive analysis. The results show that the growth of regional retribution has increased in 2014 and 2015 by 76.3 percent and 72 percent, respectively. Meanwhile, in 2016-2019, the realization of regional retribution decreased by 56.4 percent, 9 percent, 4.7 percent and 55.3 percent respectively. The level of effectiveness of the collection of regional retribution in 2014 was 114.4 percent (very effective). Meanwhile, in 2015 and 2016, respectively 89.1 percent and 88.2 percent (less effective). And in 2017, 2018 and 2019 respectively 66.9 percent, 74 percent and 39.9 percent or included in the ineffective category. The contribution of regional retribution to PAD in 2014-2019 was 16.82 percent (not good), 22.83 percent (good enough), 7.88 percent, 6.16 percent, 6.76 percent and 2.69 percent respectively (not very good). The prediction of regional retribution for 2020-2022 is obtained by an average revenue for three years, namely IDR 19,474,844,122 or there will be an average increase of 33 percent per year. Meanwhile, the PAD prediction obtained an average revenue of IDR 342,948,257,802 or there will be an average increase of 33 percent per year.
TINGKAT PEMAHAMAN DAN KESIAPAN PELAKU UMKM DI KOTA MATARAM DALAM IMPLEMENTASI SAK EMKM Kartika, Shinta Eka; Puspaningrum, Diah Ayu; Widowati, Widowati
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 9, No 1 (2021): JE VOL 9 NO 1 (2021)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.772 KB) | DOI: 10.35794/emba.v9i1.32538

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemahaman dan kesiapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Mataram dalam mengimplementasikan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) dalam pelaporan keuangannya. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 100 pelaku UMKM di Kota Mataram dengan teknik sampling dengan aksidental. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian memberikan bukti bahwa tingkat pemahaman pelaku UMKM di Kota Mataram dalam mengimplementasikan SAK EMKM dalam pelaporan keuangannya berada pada kategori cukup paham. Artinya pelaku UMKM di Kota Mataram memiliki pemahaman yang cukup dalam hal pengukuran, asumsi dasar dan penyajian laporan keuangan. Sedangkan tingkat kesiapan pelaku UMKM di Kota Mataram dalam mengimplementasikan SAK EMKM dalam pelaporan keuangannya berada pada kategori tidak siap. Pelaku UMKM di Kota Mataram tidak memiliki catatan transaksi berbasis akrual, tidak ada pemisahan antara keuangan perusahaan dengan keuangan pribadi, dan tidak memiliki sumber daya manusia yang ahli di bidang akuntansi.Kata Kunci : Tingkat Pemahaman, Kesiapan, SAK EMKM Abstract: This study aims to analyze the level of understanding and readiness of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Mataram City in implementing Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Entities (SAK EMKM) in their financial reporting. Data collection techniques through distributing questionnaires and documentation. These samples included 100 MSMEs in Mataram with the accidental sampling technique. Data were analyzed using descriptive analysis. The results of the study provide evidence that the level of understanding of MSMEs in Mataram in implementing SAK EMKM in its financial reporting in the category quite understand. This means that MSMEs in Mataram have sufficient understanding in terms of measurement, basic assumptions and presentation of financial statements. While the level of preparedness of MSMEs in Mataram in implementing SAK EMKM in its financial reporting in the category is not ready. MSMEs in Mataram has no records accrual-based transactions, there is no separation between the finance company with personal finance, and does not have a human resources expert in the field of accounting.Keywords: Level of Understanding, Readiness, SAK EMKM
MINAT MAHASISWA AKUNTANSI STIE AMM MATARAM BERPROFESI DI BIDANG PERPAJAKAN Sofiati Wardah; Baiq Saufil Wida Mulyati; Shinta Eka Kartika
Jurnal Aplikasi Akuntansi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Aplikasi Akuntansi, Oktober 2020
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jaa.v5i1.81

Abstract

The gap between the number of tax experts such as DJP employees and tax consultants with the number of registered taxpayers is the duty of universities to print tax experts as one of the pillars in tax reform. The purpose of this study is to examine the effect of perceptions about taxation and perceptions about brevet taxation on interest in the taxation profession. The population in this study were accounting students at STIE AMM Mataram, with the sampling technique using stratified random sampling. The number of samples is 198 and data analysis is done by multiple linear regression. The results of the study show that perceptions of tax affect the interest in working in the taxation field. This can occur because career opportunities in the field of taxation are wide open and the role of taxes that are very important in development requires professional workers to be able to optimize state revenues and increase tax morale and tax compliance. Perception about brevet tax influences interest in profession in taxation. This can occur because brevet tax is one step that can be taken to equip themselves to enter the workforce in the field of taxation, thus increasing self-confidence in mastering the latest taxation material and expertise in the field of taxation marked by a certificate of brevet taxation.
ANALISIS PROSES PENERIMAAN SISTEM INFORMASI iCons DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA KARYAWAN PT.BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. Shinta Eka Kartika
Valid: Jurnal Ilmiah Vol 14 No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.35748/valid.v14i2.38

Abstract

Penelitian ini termotivasi untuk menganalisis penerimaan Sistem Informasi iCons pada karyawan PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. diKota Semarang dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM).Penggunaan model TAM didasarkan pada kenyataan bahwa sejauh ini TAMmerupakan sebuah konsep yang dianggap paling baik dalam menjelaskanperilaku user terhadap sistem teknologi informasi baru. Untuk membuktikansecara empiris perilaku user atas perubahan Sistem BOSS ke Sistem iCons diPT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kota Semarang. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BankNegara Indonesia (persero) Tbk yang ada dikota Semarang. Penentuan sampeldilakukan dengan proportional sampling yaitu metode pengambilan sampelsecara proporsional berdasarkan sub populasi. Pengambilan sampel denganmenggunakan teknik proportional sampling dilakukan karena populasi dalampenelitian ini menyebar di kantor-kantor cabang di seluruh Semarang yangmeliputi Kantor Wilayah 05, Cabang Semarang, Cabang Karangayu dan Cabang Undip. Analisis data dilakukan dengan SEM (Structural EquationModelling) dengan software AMOS (Analysis of Moment Structure). Hasil penelitian ini membuktikan hanya 8 hipotesis diterima dari total 16 hipotesis yang diajukan. Hanya pada hubungan berikut yang terbukti signifikan: a) identification dengan perceived ease of use, b) compliance dengan perceived ease of use, c) self efficacy dengan perceived ease of use, d) self efficacy dengan perceived usefulness, e) identification dengan perceived usefulness, f) identification dengan perceived attitude, g) compliance dengan attitude, h) perceived usefullnes dengan attitude. Hal ini membuktikan bahwa proses transisi perubahan sistem BOSS ke sistem iCons tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh Technology Acceptance Model.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN USAHA PETANI GARAM DI DESA KETAPANG KECAMATAN KERUAK LOMBOK TIMUR Herawati Khotmi; Agus Khazin Fauzi; M Wahyullah; Yusi Faizathul Octavia; Hikmah Hikmah; Shinta Eka Kartika
Valid Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.061 KB)

Abstract

Mata pencaharian masyarakat desa Ketapang Kecamatan Kruak Kabupaten Lombok Timur sebagian besar sebagai petani garam. Permasalahan yang dihadapi kapasitas produksi terbatas, modal kerja yang terbatas, kemampuan mengelola keuangan belum terorganisir, terbatasnya akses terhadap lembaga keuangan dan pasar, belum lagi dengan menghadapi rentenir. Selama delapan tahun berdiri perkembangan usaha ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai tatacara pengajuan kredit sebagai pendanaan penambahan modal bagi petani garam dari pihak perbankan maupun kerjasama dengan instansi pemerintah. Sedangkan Target dan luaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini antar lain Memiliki laporan keuangan usaha dalam kurun waktu 12 bulan masa kerjasama kegiatan & teralisasinya kredit atau pendanaan sebagai penambahan modal bagi petani garam. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut disusun kegiatan-kegiatan sebagai berikut pengarahan administrasi keuangan, pendampingan menyusun laporan keuangan, pengarahan syarat-syarat pengajuan kredit
Peran Manajemen dalam Eksistensi Usaha Day Care Rumah Brilliant Jati di Kota Semarang Wahyu Puspitasari; Metta Christiana; Shinta Eka Kartika; Laili Nur Fitriani; Tiara Bulqis
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 8 No. 4 (2022): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.332 KB) | DOI: 10.29303/jseh.v8i4.173

Abstract

Day Care adalah tempat penitipan anak atau sebagai salah satu dari sekian banyak cara yang ditawarkan oleh Lembaga Orang Tua yang sibuk bekerja, sibuk beraktifitas di luar rumah tanpa harus mengkhawatirkan kondisi tumbuh kembang anaknya setiap hari. Kondisi tumbuh kembang anak, Pendidikan karakter sendiri membutuhkan waktu yang sangat cepat untuk hal tersebut, dibutuhkan tempat penitipan anak seperti Day Care agar orang tua tidak perlu khawatir dengan kondisi perkembangan anak, cara Day Care memberikan pelatihan, arah, belajar sambil belajar dan bermain, orang tua tidak perlu khawatir dalam mendidik anaknya karena tenaga pengajarnya adalah tenaga pendidik, pengajar yang berkompeten dan ahli di bidangnya. Day Care Rumah Berliant Jati yang kami teliti bukan hanya sekedar tempat penitipan anak, melainkan tempat belajar yang menyenangkan, berbeda dengan yang lain, karena anak-anak juga belajar bermain disana, selain itu metode pembelajaran yang digunakan adalah metode pembelajaran Montessori. Montessori merupakan metode pembelajaran gabungan antara pendidikan akademik dan sosial, metode ini dengan konsep anak terlibat aktif secara langsung dalam kegiatan yang diadakan di Berliant Jati House Day Care, bermain kolaboratif. Tujuannya agar anak lebih mandiri, cerdas baik secara teori maupun praktik, serta membangun landasan yang kuat bagi tumbuh kembang anak. Jadi selain cerdas dalam berpikir, menghadapi masalah, dan cerdas dalam berkarakter. Kami Dosen Pemula Universitas Semarang yang ingin meneliti Peran Manajemen dalam Eksistensi Bisnis Rumahan Cemerlang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Peran Manajemen dalam Bisnis Day Care, strategi yang digunakan dalam Community Research yaitu SOAR. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran Management dan SOAR memiliki peran yang sangat penting terkait dengan Rumah Brilliant dalam mempertahankan eksistensi usahanya hingga saat ini.
The Effect Of Leg Muscle Strength Exercise On The Intensity Of Prelansian And Elderly Knee Pain In The Village Of Pandean Lamper, Semarang Metta Christina; Wahyu Puspitasari; Shinta Eka Kartika
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 02 (2023): Periode April-June, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studies using effective treatment/medication options for treating knee pain such as stretching, physiotherapy in the form of infrared, tens, neuromuscular taping, elderly exercise, medication and even surgery, it turns out that many patients do not experience long-term recovery from this treatment. So the formulation of the problem in this study is how to influence leg muscle strength training to treat knee pain.The purpose of this study was to determine the effect of leg muscle strength training to treat knee pain.This research uses quantitative research, the research design uses Pre-Experimental using One Group Pre-Test Post-Test Design. The population in this study were residents of Pandean Lamper Village aged 45 years and over who had experienced knee pain. The number of research samples was 31 people with a purposive sampling technique. The independent variable in this study was leg muscle strength training, the dependent variable was the intensity of knee pain. Data collection time for 6 weeks. The instruments used were Numerical Rating Scale pain scales and observation sheets. The statistical test used in this study was the Wilcoxon signed ranks test.The results of the Wilcoxson different test showed a sig value of 0.000 <0.05, this means that there was a significant difference between the results of the pre-test and post-test. So that it can be said that there is an effect of muscle strength training on the intensity of knee pain in pre-elderly and elderly people in the Pandean Lamper sub-district.The conclusion of this study is that pre-elderly and elderly people who experience knee pain should exercise with weights with special movements to train leg muscle strength which is done at least 2x a week to reduce pressure on the knee joints and can also reduce the intensity of knee pain.Suggestions that can be given are that pre-elderly and elderly people should choose or add to their type of exercise with weight sports or exercise to train leg muscle strength so that the leg muscles strengthen, the pressure on the knee joint is reduced so that the knee pain disappears. Finally able to do activities better in the future.
Analisis Pengaruh Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lombok Utara Shinta Eka Kartika; Sutianingsih Sutianingsih; Widowati Widowati
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 9 No. 1 (2021): JIAKES Edisi April 2021
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v9i1.411

Abstract

This study aims to determine the level of growth, effectiveness, contribution, and prediction of revenue (PAD) in North Lombok Regency. The data collection technique uses documentation, namely data on regional retribution and PAD for the years 2014-2019. Data analysis using descriptive analysis. The results show that the growth of regional retribution has increased in 2014 and 2015 by 76.3 percent and 72 percent, respectively. Meanwhile, in 2016-2019, the realization of regional retribution decreased by 56.4 percent, 9 percent, 4.7 percent and 55.3 percent respectively. The level of effectiveness of the collection of regional retribution in 2014 was 114.4 percent (very effective). Meanwhile, in 2015 and 2016, respectively 89.1 percent and 88.2 percent (less effective). And in 2017, 2018 and 2019 respectively 66.9 percent, 74 percent and 39.9 percent or included in the ineffective category. The contribution of regional retribution to PAD in 2014-2019 was 16.82 percent (not good), 22.83 percent (good enough), 7.88 percent, 6.16 percent, 6.76 percent and 2.69 percent respectively (not very good). The prediction of regional retribution for 2020-2022 is obtained by an average revenue for three years, namely IDR 19,474,844,122 or there will be an average increase of 33 percent per year. Meanwhile, the PAD prediction obtained an average revenue of IDR 342,948,257,802 or there will be an average increase of 33 percent per year.
Pendapatan Asli Daerah dalam Perspektif Pajak dan Retribusi Daerah: Studi Empiris di Jawa Tengah Hidyanti Endang Astuti; Shinta Eka Kartika
eCo-Fin Vol. 6 No. 2 (2024): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v6i2.1432

Abstract

Bertumbuhnya ekonomi di Jawa Tengah dari tahun 2017 hingga 2021 menunjukkan tren positif, yang tercermin dari peningkatan signifikan dalam sektor konstruksi dan peningkatan jumlah wisatawan, baik lokal maupun internasional. Fenomena ini, pada gilirannya, berpotensi meningkatkan PAD. Dalam konteks ini, penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap peningkatan PAD di Jawa Tengah selama periode 2017 hingga 2021. Peneliti berhipotesis bahwa kedua faktor ini memengaruhi kenaikan PAD secara signifikan. Data yang digunakan dalam penelitian bersumber dari laporan realisasi APBD Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Pendekatan pengambilan sampel secara sensus diterapkan pada populasi tiga puluh lima kabupaten/kota di Jawa Tengah. Data dievaluasi dengan menggunakan regresi linier berganda untuk menentukan dampak pajak dan retribusi daerah terhadap penambahan PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak daerah memiliki dampak yang cukup besar terhadap PAD, sedangkan retribusi daerah tidak memiliki pengaruh yang berarti. Model penelitian ini dianggap fit, dan variabel pajak dan retribusi daerah dapat menjelaskan peningkatan PAD Jawa Tengah sebesar 55,7%. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal fokus pada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan ke daerah lain. Selain itu, model ini hanya menggunakan dua variabel bebas, yang hanya berfokus pada sumber-sumber PAD itu sendiri. Untuk penelitian mendatang, kami menyarankan untuk mempertimbangkan daerah lain dan menggunakan variabel tambahan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam literatur dengan menunjukkan peran pajak daerah dalam meningkatkan PAD, yang penting bagi pengambilan keputusan di tingkat pemerintah daerah.