Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Fostering Higher Order Thinking Skills in Mathematics Learning: A Scoping Review of Teacher Development Initiatives Gradini, Ega; Umar, Ali; Firmansyah, Firmansyah; Effendi, Yusuf; Winardi, Winardi
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i1.570

Abstract

This community service program aimed to enhance both the understanding and application of Higher-Order Thinking Skills (HOTs) in mathematics instruction for participating teachers. Employing a targeted professional development approach informed by the Community-Based Participatory Research (CBPR) framework, the program equipped 21 mathematics teachers from Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) in Aceh Tengah District, Indonesia, with the necessary knowledge and pedagogical strategies to foster and cultivate high-level thinking skills in their students. The program demonstrably improved teachers' knowledge, skills, and commitment towards implementing HOTs-oriented instruction. While areas like solving HOTs questions necessitate further attention, the overall results suggest success, paving the way for continued advancements in promoting deep-thinking and problem-solving skills in mathematics education. Analysis of the data reveals a positive impact of the program on teachers' understanding of HOTs. While areas such as problem-solving and critical thinking require further development, the program evidently achieved its goals of raising awareness, knowledge, and application skills related to HOTs. Building upon this foundation, future interventions can delve deeper into these advanced skills, further empowering teachers to cultivate critical thinking and problem-solving abilities in their students.
Pemanfaatan Kopi sebagai Media Pembelajaran Matematika: Pendampingan Guru SD/MI di Kabupaten Aceh Tengah Umar, Ali; B, Firmansyah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.21032

Abstract

Salah satu penyebab kesulitan dalam pengajaran matematika pada tingkat sekolah dasar adalah terbatasnya media pembelajaran yang tersedia. Padahal, banyak potensi di lingkungan sekitar yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran matematika, seperti kopi yang merupakan komoditas utama di Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mitra dampingan, yakni guru-guru SD, dengan kemampuan mengembangkan media pembelajaran berbasis kopi atau lingkungan sekitar, sesuai dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Service-Learning. Mitra dampingan adalah 25 orang guru SD anggota PGRI Kabupaten Aceh Tengah, dan seluruh kegiatan berlangsung dari Agustus 2024 hingga Oktober 2024. Hasil dari kegiatan pendampingan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, keterampilan dalam menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta kemampuan menyusun modul pembelajaran dengan menggunakan media dari kopi atau lingkungan sekitar, dan mempraktikkannya dalam bentuk kegiatan pembelajaran dengan rekan sejawat. Selain itu, melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini telah terjalin kerja sama antara Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon dan PGRI Kabupaten Aceh Tengah, yang dituangkan dalam nota kesepahaman sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan secara bersama-sama terutama dalam bentuk Tridharma Perguruan Tinggi.
Pengembangan LKPD Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Matematis: Development of a Problem-Based Learning Based Student Worksheet on Three- Variable Linear Equation Systems to Enhance Mathematical Computational Thinking Skills Anggraeni Shania Putri, Prifia; Nurmai Yenti, Isra; Afriyani, Dona; Umar, Ali
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 15 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v15i1.48648

Abstract

Permasalahan dalam artikel ini adalah rendahnya kemampuan berpikir komputasi matematis peserta didik SMAN 1 Padang Ganting akibat kurangnya sumber belajar pada materi SPLTV. Untuk mengatasinya, dibutuhkan sumber belajar yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir komputasi matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan LKPD berbasis Problem-Based Learning yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development dengan model pengembangan 4-D, namun tahap disseminate tidak dilaksanakan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal tes kemampuan berpikir komputasi matematis. Selanjutnya teknis analisis data yang digunakan adalah analisis persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan LKPD berbasis Problem-Based Learning memiliki tingkat validitas sangat valid (82,48%). Uji praktikalitas menunjukkan angket respon peserta didik (82,02%) dalam kategori sangat praktis. Kemudian hasil uji efektifitas LKPD berbasis Problem-Based Learning diperoleh N-Gain sebesar 0,7735 (Tinggi) atau 77,35% (Efektif).
Students’ errors in solving problems involving the polar form of complex numbers: An analysis based on kastolan’s stages Lubis, Nur Ainun; Zaiyar, M.; Harahap, Rosliana; Umar, Ali
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 2 (2026): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i2.31295

Abstract

Purpose: The application of Kastolan's error analysis framework to the polar form of complex numbers remains limited, leaving a gap in the diagnostic literature for undergraduate mathematics education. This study aims to describe and classify the errors made by students when solving complex number polar form problems based on Kastolan's error stages: conceptual, procedural, and technical, to provide an empirical basis for more targeted instructional strategies in complex analysis.Method: A qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through a written descriptive test and documentation of student answer sheets, which were analysed using Kastolan's error classification rubric. The research subjects were 21 seventh-semester Mathematics Education students at UIN North Sumatera who had completed the Complex Analysis course. Three students were selected through purposive sampling to represent each dominant error category.Findings: Three dominant error types were identified. Conceptual errors appeared in incorrect identification of arguments and angular quadrants. Procedural errors occurred when students bypassed the required polar form in division operations. Technical errors involved incorrect values of special angles and trigonometric function signs.Significance: These findings provide an empirical basis for lecturers to design targeted learning strategies addressing concept understanding, procedural order, and computational accuracy in complex number polar form instruction.