Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI)

Modifikasi Algoritma Affine Cipher untuk Mengamankan Data Adnan Buyung Nasution
(JurTI) Jurnal Teknologi Informasi Vol 4, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurti.v4i2.1742

Abstract

Abstract -  The Affine Cipher algorithm is part of classical cryptography which is a method of substitution in data security, namely shifting the plaintext by multiplying the plaintext value with a key with a prime number value. The weakness of the Affine Cipher Algorithm is its easy to use key. Therefore, the author wants to modify the Affine Cipher algorithm by dividing the plaintext into blocks with the length of the specified key (k). After that, change the position of each character by reversing its position and then do the Affine Cipher algorithm process. This algorithm modification can hide the message and return it in the form of original data (plaintext) without causing data loss. This research concludes that the encrypted message by modifying the affine cipher becomes more random. The process in this research only uses the alphabetic characters (a to z) so it is hoped that it can add other characters such as numbers, symbols and others.Keywords - Affine Cipher, Data Security, Plaintext, Weaknesses, Affine Cipher Modification Abstrak - Algoritma Affine Cipher merupakan bagian dari kriptografi klasik yang merupakan metode substitusi dalam pengamanan data, yaitu melakukan pergeseran plaintext dengan mengalikan nilai plaintext dengan kunci bernilai bilangan prima. Kelemahan Algoritma Affine Cipher adalah kunci yang mudah digunakan. Oleh sebabnya, penulis ingin memodifikasi algoritma Affine Cipher dengan membagi plaintext menjadi blok-blok dengan panjang sebanyak kunci (k) yang telah ditentukan. Setelah itu, merubah posisi setiap karakter dengan cara membalikkan posisinya dan selanjutnya melakukan proses algoritma Affine Cipher. Modifikasi algoritma ini dapat menyembunyikan pesan dan mengembalikan dalam bentuk data asli (plaintext) tanpa menyebabkan kehilangan data. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa pesan yang terenkripsi dengan memodifikasi affine cipher menjadi lebih teracak. Proses pada penelitian ini hanya menggunakan karakter alphabet (a hingga z) sehingga diharapkan dapat menambahkan karakter lainnya seperti angka, simbol dan lainnya.Kata Kunci - Affine Cipher, Pengamanan Data, Plaintext, Kelemahan, Modifikasi Affine Cipher
IMPLEMENTASI PENGAMANAN DATA DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CAESAR CIPHER DAN TRANSPOSISI CIPHER Adnan Buyung Nasution
(JurTI) Jurnal Teknologi Informasi Vol 3, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.136 KB) | DOI: 10.36294/jurti.v3i1.680

Abstract

Abstrack - The existence of data theft and misuse of data by unrelated groups causes the data to be no longer safe. Therefore, a security is needed that can make data safe from groups that are not concerned. Caesar Cipher Algorithm, which is the position of the original letter location changed through the alphabet. Transposition algorithm, which uses character permutations. Caesar Cipher and Transposition can secure data and restore data without changing the original form (plaintext).Keywords - Data Theft, Security, Caesar Chiper, Cipher Transposition Abstrack - Adanya pencurian data dan penyalahgunaan data oleh kelompok yang tidak bersangkutan  menyebabkan  data tidak terjaga lagi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu keamanan yang bisa membuat data aman dari kelompok yang tidak bersangkutan. Algoritma Caesar Cipher, yaitu posisi letak huruf asal diubah melalui alfabet. Algoritma Transposisi, yaitu menggunakan permutasi karakter. Caesar Cipher  dan Transposisi dapat mengamankan data dan mengembalikan data tanpa merubah bentuk dari aslinya (plainteks).Kata Kunci - Pencurian Data, Keamanan, Caesar Chiper, Trasposisi Chiper