Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS JUMLAH TROMBOSIT PADA IBU HAMIL PREEKLAMSIA DI KOTA PALEMBANG Garini, Ardiya; Febriyani, Erisa; Harianja, Sri Hartini; Wulandari, Septi; Yusneli, Yusneli; Oktavia, Tiara
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 3 No 1 (2023): Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v3i1.1696

Abstract

Latar Belakang: Preeklamsia merupakan kondisi pada ibu hamil dengan tekanan darah tinggi dan proteinuria tinggi pada akhir kehamilan atau lebih dari 20 minggu kehamilan. Preeklamsia menyebabkan disfungsi endotel, dan vasospasme atau vasokontriksi. Vasospame memicu agregasi trombosit sehingga menyebabkan penggunaan trombosit meningkat dan menyebabkan trombositopenia. Metode: Jenis penelitian yang digunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami preeklamsia di RSIA Rika Amelia Kota Palembang tahun 2021 dan mempunyai rekam medis pemeriksaan jumlah trombosit dan diambil dengan teknik total sampling berjumlah 105 pasien. Pemeriksaan hitung jumlah trombosit menggunakan metode otomatik dengan alat hematology analyzer Dirui BCC-3600. Hasil: Didapatkan rata- rata jumlah trombosit 296.77 K/μl dengan jumlah trombosit terendah 107 K/μl dan jumlah trombosit tertinggi 548 K/μl. Berdasarkan umur, pada 35 ibu hamil preeklamsia dengan umur berisiko didapat rata- rata jumlah trombosit 277 K/μl sedangkan pada 70 pasien dengan umur tidak berisiko didapatkan rata- rata jumlah trombosit adalah 306 K/μl, dari pengujian T-test di peroleh P value = 0,149. Berdasarkan usia kehamilan, pada 35 ibu hamil preeklamsia dengan usia kehamilan < 37 minggu diperoleh rata- rata jumlah trombosit adalah 306 K/μl sedangkan pada 70 ibu hamil preeklamsia dengan dengan usia kehamilan ≥ 37 minggu diperoleh rata- rata jumlah trombosit adalah 292 K/μl, dari pengujian T-test di peroleh P value = 0,514 Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap jumlah trombosit pada ibu hamil preeklamsia berdasarkan umur ibu dan usia kehamilan.
ANALYSIS OF FEVER DURATION AND LEUKOCYTE TYPES IN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) PATIENTS IN PALEMBANG Garini, Ardiya; Harianja, Sri Hartini; Berliani, Zaenab; Syailendra, Anton
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 1 (2024): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v4i1.2237

Abstract

Latar Belakang: DBD merupakan penyakit infeksi oleh virus, jenis arbovirus dari genus Flavivirus (famili Flaviviridae) dan mencakup empat serotipe yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3 dan DENV-4. Virus Dengue merupakan virus yang ditularkan oleh salah satu filum arthropoda yang ditularkan kepada manusia, khususnya nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dimana peneliti menggunakan data sekunder tahun 2022 di RSUD Siti Fatimah Sumatera Selatan. Data berupa rekam medis dan pemeriksaan laboratorium tentang lama waktu demam dan hitung jenis leukosit). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melakukan pemeriksaan jenis leukosit menggunakan alat automatic hematology Analyzer.Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, didapat sebanyak 32 rekam medis pasien. Uji analisis data menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil: Jumlah rata-rata basophil, eosinophil, netrofil dan limfosit dalam jumlah normal, namun ada peningkatan pada jumlah rata-rata monosit dengan lama waktu demam ≤ 7 hari, kemudian mengalami penurunan jumlah rata-rata pada lama waktu demam > 8 hari. Analisis perbedaan antara lama waktu demam ≤ 7 hari dan > 8 hari terhadap jumah basophil, eosinophil, netrofil, monosit dan limfosit yaitu > 0.05. Kesimpulan: lama waktu demam ≤ 7 hari tidak ada beda dengan > 8 hari terhadap jumlah basophil, eosinophil, netrofil, monosit dan limfosit.
PERBANDINGAN HITUNG JUMLAH TROMBOSIT MENGGUNAKAN DARAH KAPILER DAN VENA METODE CARA LANGSUNG DAN MANUAL siregar, sri sulpha; Garini, Ardiya; Harianja, Sri Hartini
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 2 (2023): JSH: Jurnal Skala Husada-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i2.2893

Abstract

Pemeriksaan hitung jumlah trombosit merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk menetahui jumlah trombosit / mm3 darah. Pemeriksaan hitung jumlah trombosit dapat dilakukan dengan metode langsung dan metode tidak langsung. Metode langsung terdiri atas cara manual dan cara otomatik. Sedangkan metode tidak langsung menggunakan sediaan apus darah tepi. Pemeriksaan hitung jumlah trombosit metode tidak langsung menggunakan darah kapiler dan darah vena. Dari kedua bahan darah tersebut masih terdapat faktorfaktor kesalahan yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil hitung jumlah trombosit menggunakan darah kapiler dan darah vena. Jenis penelitian bersifat deskriptif komparatif dengan studi perbandingan yaitu membandingkan hasil hitung jumlah trombosit menggunakan darah kapiler dan darah vena. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Poltekkes Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 30 mahasiswa yang diambil dengan teknik pengambilan simple random sampling.Kata kunci: darah kapiler, darah vena, jumlah trombosit, metode tidak langsung  Kepustakaan: 10 (1999-2021) 
Analysis of Total Iron-Binding Capacity (TIBC) in Pregnant Women in Palembang City Swarsa, Rachma Dhini; Garini, Ardiya; Harianja, Sri Hartini
Journal of Noncommunicable Diseases Prevention and Control Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Noncommunicable Diseases Prevention and Control
Publisher : Hypertension Prevention and Control Research Center, The Polytechnic of Health of Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61843/jondpac.v2i2.829

Abstract

Total Iron-Binding Capacity (TIBC) is a test to determine the total iron in serum and is used as one of the clinical diagnoses of iron deficiency anemia. The TIBC levels will increase during pregnancy. This study aimed to determine the factors that are related to TIBC levels in pregnant women at the Vitri Suzanti independent midwife practice in Palembang in 2024. The type of research used was descriptive observational with a cross-sectional approach, with a total of 38 pregnant women as respondents, taken by accidental sampling. The examination material in the form of 3 mL of venous blood was taken from each respondent to then was processed into serum, and a TIBC examination was carried out at the Palembang Public Health Laboratory Center (BBLKM). Each respondent was also given a questionnaire regarding parity status, age, gestational age, iron consumption, employment status, education status, and family income level. The results of filling out the questionnaire and the respondents' TIBC levels obtained were then analyzed statistically using SPSS software version 26 by conducting a Chi-square test. The results showed that the frequency distribution of normal TIBC levels was 32 people (84.2%). The results of the Chi-square analysis showed no relationship between the TIBC levels and parity status (p=0.294), maternal age (p=1.000), gestational age (p=0.199), iron consumption (p=0.578), employment status (p=0.302), maternal education (p=1.000), and family income (p=0.682).