Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Kajian Evaluasi Pelayanan Angkutan Penyeberangan Perintis Lintas Bitung – Melonguane Mutholib, Abdul
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.055 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v27i4.789

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan ASDP di Kota Bitung adalah satu-satunya jasa transportasi yang melayani kegiatan penyeberangan di Propinsi Sulawesi Utara, untuk lintas Bitung–Melonguane dengan jarak 212 mil.Untuk meningkatkan kinerja pelayanan perlu dilakukan pengukuran terhadap kepuasan masyarakat, yaitudengan mengunakan metode analisis Customer Satisfaction Index (CSI). AnalisisCSI dimaksudkan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada penyeberangan perintis lintas Bitung-Melonguane berdasarkan hasil analisis terhadap 150 responden  diperoleh nilai untuk kepuasan penumpang sebesar 70,76 %.Nilai ini terdapat pada koordinat 3,45 and 3,19.Hal ini menunjukan bahwa indeks kepuasan penumpang terhadap pelayanan angkutan penyeberangan perintis lintas Bitung–Melonguane berada pada kriteria memuaskan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama atribut-atribut pelayanan yang terdapat pada kuadran IV, pada kondisi tersebut kondisi pelayanan sudah cukup baik, namun memiliki kepentingan yang rendah hal ini perlu dipertahankan dalam meningkatkan kinerja.
PERANAN UPTD PEMADAM KEBAKARAN DAN PERALATAN PADA DINAS PEKERJAAN UMUM, PERHUBUNGAN, KOMUNIASI DAN INFORMATIKA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN DI MASYARAKAT KABUPATEN PANGANDARAN MUTHOLIB, ABDUL
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v2i1.2733

Abstract

Penelitian yang penulis lakukan berawal dari adanya masalah bahwa belum terwujudnya pelayanan yang optimal oleh UPTD Pemadam Kebakaran dan Peralatan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pangandaran. Diantaranya yaitu: 1) Belum terwujudnya ketepatan waktu dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat dalam menerima layanan terutama masih adanya keterlambatan di lapangan; 2) Belum terwujudnya daya tanggap petugas dalam menanggulangi masalah yang dilaporkan masyarakat; 3) Masih kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh UPTD Pemadam Kebakaran dan Peralatan Kabupaten Pangandaran kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Adapun sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 18 orang, sedangkan sumber daya sekunder yang digunakan adalah Undang-undang Nomor 25 tahun 2009. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peranan UPTD Pemadam Kebakaran dan Peralatan Kabupaten Pangandaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat belum optimal. Seperti tugas fungsi UPTD Pemadam Kebakaran dan Peralatan Kabupaten Pangandaran sebagai lembaga pelayanan jasa belum dijalankan dengan baik. Belum optimalnya pelayanan disebabkan terdapatnya hambatan-hambatan, yaitu: a) Masih rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM). b) Masih terbatasnya alokasi anggaran bagi kelengkapan sarana dan prasarana pendukung. c) Tingkat koordinasi yang belum maksimal antara UPTD Pemadam Kebakaran dan Peralatan dengan masyarakat; 3) Upaya yang sudah dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah: 1) Meningkatkan kesejahteraan petugas dengan mengalokasikan anggaran yang ada; 2) Mengalokasikan dana untuk menunjang sarana dan prasarana pendukung pelayanan; 3) Mengadakan sosialisasi agar masyarakat mengetahui prosedur dan langkah-langkah yang jelas tentang cara penanganan kebakaran yang benar.
PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA PANANJUNG KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN GUNTORO, RISMAN; MUTHOLIB, ABDUL
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v1i1.2933

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya pelayanan aparatur pemerintah desa kepada masyarakat baik secara kualitas maupun kuantitas, masih adanya aparatur desa yang kurang memiliki kesadaran dan disiplin dalam melaksanakan tugas yang diembannya dengan baik dan pelaksanaan Pemerintahan Desa dirasakan berjalan tanpa control, sikap Kepala Desa yang otoriter dalam menjalankan kepemimpinannya.  Berdasarkan uraian yang terdapat pada latar belakang di atas, maka berikut dirumuskan tentang beberapa permasalahan pokok dalam penelitian ini, yaitu 1) Bagaimana pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran? 2) Bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan? 3) Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran? Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Dead an masyarakat sebanyak 12 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara). Teknik analisis data digunakan secara Univariat (analisis satu variabel) yang diinterpretasikan secara kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran dapat diketahui bahwa secara umum dapat dilaksanakan. Terdapat hambatan antara lain adanya ketidaksesuian waktu penetapan peraturan desa, BPD belum menjadi lembaga sebagai wahana pelaksanaan demokrasi di Desa, belum optimalnya kerjasama, masih adanya tarik menarik kepentingan, kurangnya konsistensi dalam melakukan pengawasan, masih kurangnya tata kerja BPD dan kurang adanya sikap transparansi kepada masyarakat, masih rendahnya SDM anggota BPD, kurangnya komunikasi dan kerjasama seluruh anggota BPD. Untuk mengatasi berbagai hambatan, yaitu upaya pendekatan-pendekatan dengan menjalin komunikasi untuk melakukan kerjasama, upaya meningkatkan sikap keterbukaan dalam menampung aspirasi, menjalin kerjasama dan upaya peningkatan SDM anggota BPD.
al-Manhaj al-Dirasi wal Ithar al-Mafahimi Li i’dad Muallimi al-Lughah al-Arabiyah fi Jamiah Maulana Malik Ibrahim al-Islamiyah al-Khukumiyah Malang Mutholib, Abdul; Retnanto, Agus
Dinamika Ilmu: Jurnal Pendidikan Dinamika Ilmu Vol 20 No 1, June 2020
Publisher : IAIN Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.951 KB) | DOI: 10.21093/di.v20i1.2124

Abstract

This research aims to describe the reality of the curriculum of teacher preparation in the Department of Arabic Language Teaching at the Maulana Malik Ibrahim Islamic State University Malang and unveiling the conceptual framework for the preparation of Arabic language teachers in this Department.  The methodology used in this paper is the qualitative case study. The results of this research are that the curriculum for the preparation of teachers in the Department of Arabic Language Teaching at this university is based on competencies based curriculum  and the criterion of the Indonesian national framework for qualifications and the idea of the education of the first kernel, which includes the development of personality and the aspect of pedagogy and research and Arabic language science, to provide students with teaching skills and competencies in the field; and The conceptual framework for the preparation of teachers in this department includes the philosophy and standards of the department, the vision, mission and objectives, the included cognitive rules, specifications for graduates, and the system of evaluation adopted for it. The theoretical conclusion of this research is that the quality of the curriculum for the preparation of teachers depends on the extent of the link between the teacher preparation program and its conceptual framework, and the potential of the institutions of preparation to equip students to translate educational theories into practical teaching in schools.
Namūżaju al Barāmiji li Ta’līmi al ‘Arabiyyati li Aghrāḍin Mihniyyatin Mutholib, Abdul
Al-Uslub: Journal of Arabic Linguistic and Literature Vol. 5 No. 02 (2021): Al-Uslub: Journal of Arabic Linguistic and Literature
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/al-uslub.v5i02.107

Abstract

This paper aims to provide a model for programs to teach Arabic for professional purposes. The paper is exposed to the concept of teaching Arabic for professional purposes. Its characteristics, linguistic needs and the topics studied in it. Some of the pilot programs for teaching Arabic for professional purposes are Arabic language education for pilots, media professionals, doctors and nurses, oil companies, economists, etc. The topics studied in teaching Arabic for professional purposes focus on the vocabulary and expressions required to communicate effectively in business, topics from the language of a specific profession. Therefore, this paper proposes to universities or educational institutions that teach Arabic for professional purposes to focus on achieving educational purposes in providing the learner with competencies, skills and proficiencies that make him able to specialize in the subject of his or her field of work, integrated into his professional environment
Gambaran Kadar Asam Urat Pada Pekerja Bengkel Las di Kecamatan Sukarami Palembang Tahun 2019 Asrori, Asrori; Nurhayati, Nurhayati; Mutholib, Abdul; Ellinasari, Tiara Fita
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.154 KB) | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1865

Abstract

Pekerja bengkel las berpotensi menghirup asap yang mengandung kadmium dari proses pengelasan, hal ini dapat menyebabkan disfungsi ginjal, yang menghambat ekskresi urat dan dapat menyebabkan hiperurisemia. Penelitian ini bertujuan  mengetahui gambaran kadar asam urat pada pekerja bengkel las di Kecamatan Sukarami Palembang. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional. Sampel sebanyak 40 pekerja bengkel las. Kadar asam urat diperiksa dengan metode uricase. Hasil penelitian ini mendapatkan 6 orang (15,0%) dengan kadar asam urat tinggi dan 34 orang (85,0%) dengan kadar asam urat normal. Dari 6 sampel dengan kadar asam urat tinggi; berdasarkan umur, sebanyak 3 orang (50,0%) dengan umur berisiko dan 3 orang (8,8%) dengan umur tidak berisiko; berdasarkan waktu kerja, sebanyak 1 orang (25,0%) dengan waktu kerja berisiko dan 5 orang (13,9%) dengan waktu kerja tidak berisiko; berdasarkan masa kerja, sebanyak 4 orang (40,0%) dengan masa kerja berisiko dan 2 orang (6,7%) dengan masa kerja tidak berisiko; berdasarkan penggunaan APD sebanyak 5 orang (23,8%) dengan penggunaan APD tidak sesuai dan 1 orang (5,3%) dengan penggunaan APD sesuai; berdasarkan tekanan darah, sebanyak 1 orang (14,3%) dengan tekanan darah tinggi, 4 orang (15,4%) dengan tekanan darah normal dan 1 orang (14,3%) dengan tekanan darah rendah; berdasarkan asupan purin, sebanyak 3 orang (25,0%) dengan asupan purin tinggi dan 3 orang (13,6%) dengan asupan purin sedang.
The Use of Gamification in Teaching Writing Skills to Junior High Students | Istikhdām Al Tal’īb Fī Ta’līm Mahārah Al Kitābah Lada Thullāb Al Madāris Al Muthawassithah Mutholib, Abdul; Munjiah, Ma’rifatul; Anggara, Syamfa Agny
Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban Vol 7, No 1 (2023): Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpba.v7i1.23894

Abstract

Writing as a language skill is still considered a language skill that is categorized as very difficult. Various kinds of problems arise in learning to write Arabic because writing skills are skills that combine various disciplines. Therefore, teachers must continually innovate in the learning process, such as choosing a learning model or using various learning methods, one of which is gamification-based Arabic learning. Gamification is a modern educational strategy popular in the West, namely educational stimulation by applying game elements and principles in non-game contexts. This article describes Gamification's use in teaching high school students writing skills. The research method used is the descriptive method with the desk research method. The results of the study show that the use of Gamification in teaching writing skills can improve the quality of learning, especially in Arabic, so that students can master writing skills in an easy and fun way, and can lead to the development of teaching writing skills in a social context following their interests, motivations, and needs Student. This study recommends further research to test the effectiveness of Gamification on other Arabic language skills with a more varied research method.
Comparison of the Effectiveness of Total Intravenous Anesthesia (TIVA) vs Inhalation Techniques in Patients with Morbid Obesity at Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia Mutholib, Abdul; Zuriatinah
Journal of Anesthesiology and Clinical Research Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Anesthesiology and Clinical Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/jacr.v5i2.539

Abstract

Introduction: Morbidly obese patients (BMI ≥ 40 kg/m²) present unique challenges in anesthesia. Total intravenous anesthesia (TIVA) and inhalation techniques have their respective advantages and disadvantages in this group of patients. This study aims to compare the effectiveness and safety of TIVA and inhalation anesthesia in morbidly obese patients at Dr. M. Djamil General Hospital Padang. Methods: A prospective, randomized study was conducted on 80 morbidly obese patients undergoing elective surgery. Patients were randomized to receive TIVA with propofol and remifentanil or inhalation anesthesia with sevoflurane and desflurane. Results: The TIVA group demonstrated faster recovery time (p = 0.02) and less postoperative opioid requirements (p = 0.01) than the inhalation group. There was no significant difference in the incidence of intraoperative or postoperative complications. Conclusion: TIVA is an effective and safe option for morbidly obese patients undergoing elective surgery. TIVA offers faster recovery and fewer postoperative opioid requirements than inhalation anesthesia.
Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab Materi Qawaid Menggunakan Media Visual Wall Chart Di Madrasah Aliyah Nisa, Luthfiyah Khoirun; Mutholib, Abdul
Alsina : Journal of Arabic Studies Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/alsina.6.2.22325

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of Arabic language instruction on grammar material using visual media wall charts in the X grade of MA NU 03 Sunan Katong Kaliwungu Kendal during the 2023/2024 academic year, as well as to assess the suitability of this media in accordance with the SECTIONS guidelines. The research employs a qualitative descriptive method with the primary subjects being the Arabic language teacher, the principal, and 33 students from class XD. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using triangulation of techniques and sources. The results indicate that the implementation of learning consists of three stages: preparation, execution, and follow-up. The preparation stage involves developing learning materials and creating the wall chart. The execution stage includes introducing the wall chart, explaining categories and definitions, sentence structure, providing examples, Q&A sessions, interactive exercises, as well as discussions and presentations. The follow-up stage includes group assessments and daily quizzes. Based on the SECTIONS guidelines, the selection of the wall chart media aligns with the aspects of Student, Ease of Use, Cost, Teaching and Media Selection, Interaction, Organizational Issues, and Security and Privacy. However, it does not meet the Networking aspect, as it does not connect students with scientific communities and quality learning resources through digital media.
ANALISIS KUALITATIF PENGGUNAAN PLATFORM EDM DALAM MENUNJANG KESIAPAN AKREDITASI MADRASAH TSANAWIYAH DI KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2024 Suhada, Suhada; Mulyadi, Mulyadi; Mutholib, Abdul; Hadijah, Hadijah; Al Faqir, Supri
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas platform Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dalam menunjang kesiapan akreditasi madrasah tingkat tsanawiyah di Kabupaten Pandeglang. Metode yang digunakan adalah penelitian fenomenologi (Phenomenology): yakni memahami pengalaman dan persepsi pengguna platform EDM. Pendekatan ini memungkinkan pengumpulan data dari berbagai madrasah mengenai tingkat kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, dan dampaknya terhadap proses persiapan akreditasi. Hasil analisis diperoleh bahwa 85% madrasah tsanawiyah memiliki kesesuaian antara nilai SKPM/EDM dengan nilai akreditasi yang diperoleh, maka seyogyanya stakeholder madrasah dapat melaksanakan evaluasi diri dengan sebaik-baiknya.