Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SANITASI LINGKUNGAN

Efektivitas Larutan Fermentasi Gula Pasir Sebagai Atraktan Perangkap Nyamuk Aedes Aegypti Fitriani, Desta; Anwar, Khairil; Hendawati, Hendawati
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v3i2.2002

Abstract

Latar Belakang: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyakit menular Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu cara alternatif pengendalian populasi nyamuk secara mekanik adalah menggunakan alat perangkap nyamuk (Trapping) dengan media atraktan. Atraktan dari bahan nabati salah satunya adalah dari jenis fermentasi gula atau glukosa karena menghasilkan senyawa etanol dan karbondioksida yang merupakan salah satu senyawa yang dapat menarik nyamuk. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas larutan fermentasi gula pasir sebagai atraktan perangkap nyamuk Aedes aegypti. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap. Populasi dalam penelitian ini adalah nyamuk Aedes aegypti betina dengan jumlah sampel 150 ekor nyamuk Aedes aegypti betina dengan enam kali ulangan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan fermentasi gula pasir efektif sebagai atraktan perangkap nyamuk Aedes aegypti. Jumlah nyamuk Aedes aegypti yang terperangkap tertinggi pada konsentrasi 40% sebanyak 14 ekor dan hasil analisa data menggunakan One Way Annova menunjukkan terdapat perbedaan jumlah nyamuk yang terperangkap pada perlakuan variasi konsentrasi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa larutan fermentasi gula pasir dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% efektif sebagai atraktan nyamuk.
Penilaian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Area Packer di PT X Kota Palembang Doeangge, Lala Febri Annissa; Noviadi, Pitri; Hendawati, Hendawati; Saputra T, Fider; Anwar, Khairil
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v5i1.2618

Abstract

ABSTRACT Background: The bagging process in the cement industry has risks such as respiratory problems and eye irritation. The research objectives is to assess occupational safety and health risks in the packer area. Methods: This study uses a quantitative method with a descriptive design using questionnaire interview observation techniques. This research was conducted in February-May 2024, with a sample size of 10 packer area workers. Results: The characteristics of packer area workers at PT X are on average <50 years old, average education S1 and average work experience ≥10 years. The results of risk assessment research obtained chemical hazards and physical hazards with various risks, namely tripping, eye irritation, coughing silicosis, pinched, crushed, electric shock, explosion, fire, falling, deafness, dehydration, heat stress, wrist pain, neck and shoulder pain and back pain. From these activities, the risk rating is obtained, namely Extreme risk, High Risk and Medium Risk. Conclusion: Extreme risk activity is the operation of the cement packer equipment cleaning the cement shipping area. Keywords : Risk assessment, cement industry, packer area.