Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peranan Kelengkapan Dokumen dalam Proses Transaksi Pembayaran pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Putri, Aryani Cahaya; Dewi, Putu Purnama
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13110

Abstract

Sistem pembayaran di Indonesia semakin cepat berkembang. Perkembangan ini ditandai oleh adanya mekanisme baru dalam proses pembayaran di berbagai instansi. Akibatnya inovasi-inovasi teknologi pembayaran semakin bermunculan dengan sangat pesat, salah satunya terjadi pada Bank Indonesia. Dalam menjaga kelancaran sistem pembayarannya, Bank Indonesia menciptakan mekanisme transaksi pembayaran melalui website yang salah satunya digunakan pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali. Dalam pendataan ke website, membutuhkan dokumen yang lengkap sebagai sarana pencatatan informasi. Penyelenggaraan dokumen wajib dibuat dengan lengkap dan akurat, sehingga data yang bersangkutan menjadi informasi yang komprehensif untuk proses transaksi dana. Dokumen yang tidak lengkap menyebabkan tertundanya proses bekerja selanjutnya dan menciptakan kendala lain yang dapat mempengaruhi karyawan dan juga perusahaan. Perusahaan sudah sepantasnya berkewajiban untuk selalu menjaga dan mengembangkan kualitas layanannya. Dalam menjaga kualitas layanannya,  diperlukan juga tenaga sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengembangkan kualitas pekerjaannya dengan baik untuk menjamin kualitas maupun produktivitas dari perusahaan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peranan kelengkapan dokumen dalam proses transaksi pembayaran pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. Sehingga dapat menerapkan strategi yang tepat untuk meminimalkan risiko yang lebih besar.
Analisis Faktor-Faktor Penentu Minat Beli Produk “Sejauh Mata Memandang Oka Putri, Ni Putu Dian; Dewi, Putu Purnama
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i4.968

Abstract

This study aims to examine the influence of green marketing, brand image, and environmental knowledge on purchase intention. The research employed a quantitative survey method distributing online questionnaries to 150 respondents who follow the Instagram account @sejauh_mata_memandang and are familiar with Sejauh Mata Memandang’s products. The collected data were analyzed using SmartPLS. The result show that green marketing and brand image have a positive and significant effect on both purchase intention and environmental knowledge. Furthermore, environmental knowledge has a positive influence on purchase intention and serve as a mediating variable that strengthens the relationship between green marketing and brand image with purchase intention. The research model explains 52,1% of the variance in the endogenous variable. These findings indicate that consistant green marketing strategies and brand image emphasizing sustainability values can enhance consumers’ environmental awareness. This knowledge ultimately encourages positive attitudes and purchasing decisions toward eco-friendly products. The practical implication of this research highlights the importance of integrating sustainability values into marketing strategies to foster consumer loyalty and increase purchase intention toward sustainable products.
Perubahan Struktur Tenaga Kerja Indonesia Akibat Penerapan Artificial Intelligence dalam Konteks Budaya Kerja Masyarakat Indonesia Syosti Sara, Ni Komang Yasoda; Yanti, Putu Dea Anggita; Sidaryanti, Ni Nyoman Asri; Balakrishnan, Vishalache; Mahendra, Ngakan Putu Yoga Aditya; Dewi, Putu Purnama; Putri, Saskia Adya; Maharani, Kunti Afrida
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 2 (2025): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i2.6210

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has had a significant impact on the structure of the workforce, including in Indonesia. This study examines the implications of AI implementation on changes in the national workforce structure and the transformation of traditional work culture values such as family values, loyalty, and hierarchy. The method used is qualitative descriptive through a literature review of academic literature from the past five years. The study covers shifts in work roles, changes in organizational culture values, and adaptive responses from society and institutions to digitalization. The results indicate that while AI enhances efficiency and productivity, the automation of routine tasks particularly in manufacturing and customer service sectors may reduce the need for conventional labor and drive demand for new competencies such as digital literacy, data analysis, creativity, and emotional intelligence. Therefore, adaptive collaboration between government, industry, and educational institutions is needed to formulate inclusive training policies and organizational cultural adaptation strategies to support the readiness of the national workforce to face digital transformation in a fair and sustainable manner.
Pengelolaan Keuangan Gen Z yang Dipengaruhi Inkusi Keuangan, Dompet Digital dan Literasi Keuangan sebagai Moderasi Weda, Putu Arya Krisna; Ariwangsa, I Gusti Ngurah Oka; Tirtayani, I Gusti Ayu; Dewi, Putu Purnama
INOVASI Vol. 12 No. 2 (2025): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v12i2.p407-419.54307

Abstract

Perkembangan keuangan digital yang pesat telah mengubah cara individu mengelola keuangannya, terutama di kalangan Generasi Z yang adaptif terhadap teknologi namun kerap menghadapi tantangan dalam menjaga disiplin finansial. Kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital seperti dompet digital memang memberikan efisiensi, tetapi juga dapat memicu perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inklusi keuangan dan penggunaan dompet digital terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Denpasar, dengan literasi keuangan sebagai variabel pemoderasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden pengguna aktif dompet digital, dan dianalisis dengan teknik Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inklusi keuangan dan penggunaan dompet digital berpengaruh positif serta signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Selain itu, literasi keuangan memperkuat hubungan tersebut, yang berarti semakin tinggi literasi keuangan, semakin bijak Gen Z dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi keuangan untuk membentuk perilaku finansial digital yang bertanggung jawab di kalangan generasi muda.
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan Persepsi Kegunaan Terhadap Minat Penggunaan E-Wallet dengan Kepercayaan Pengguna Sebagai Variabel Moderasi Putra, I Komang Danu; Dewi, Putu Purnama
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i1.10582

Abstract

Advances in digital technology have driven the increased use of e-wallets as a payment method, considered more practical, faster, and safer. However, public interest in using e-wallets is influenced by several factors, such as the quality of accounting information systems, perceived usability, and user trust. This study aims to examine the influence of accounting information systems and perceived usability on e-wallet use interest and to assess the role of user trust as a moderating variable. The study was conducted on MSMEs in Denpasar City using a quantitative approach by distributing questionnaires to 100 respondents. Data analysis used the Partial Least Square (PLS) method. The results revealed that the accounting information system has a positive and significant effect on interest in using e-wallets. Perceived usefulness also showed a significant positive effect on interest in use. In addition, user trust was able to strengthen the relationship between the accounting information system and perceived usefulness with interest in using e-wallets. Overall, these findings confirm that the better the quality of accounting information, the greater the perceived benefits, and the higher user trust, the greater the interest of MSMEs and the public in using e-wallets. This study is expected to provide a basis for consideration for e-wallet service providers in improving system quality, service features, and security aspects to foster user trust.
Teknik Audit Berbantuan Komputer sebagai Pemoderasi Integritas dan Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit Inspirawan, Putu Wahyu; Dewi, Putu Purnama
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i1.10806

Abstract

This study aims to examine the effect of auditor integrity and auditor competence on audit quality, with Computer-Assisted Audit Techniques (CAATs) as a moderating variable. The study is grounded in attribution theory, which explains that auditor behavior is influenced by internal factors such as integrity and competence, as well as external factors such as the use of audit technology. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to auditors working at Public Accounting Firms (PAFs) in Bali Province. The sampling technique used was purposive sampling, and data analysis was conducted using Partial Least Square (PLS) with a moderated regression model. The results indicate that auditor integrity and auditor competence have a positive and significant effect on audit quality. Furthermore, CAATs have a significant effect on audit quality and are proven to moderate the relationship between auditor integrity and audit quality, as well as between auditor competence and audit quality. These findings suggest that the implementation of CAATs strengthens the role of auditor integrity and competence in producing high-quality audits. This study provides practical implications for Public Accounting Firms to enhance audit quality by strengthening auditor integrity, improving auditor competence, and optimizing the use of computer-assisted audit techniques.
Peran Faktor – Faktor Penentu Minat Beli Konsumen Parfum HMNS Pande Putra Aditya, I Kadek; Dewi, Putu Purnama
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.10771

Abstract

This study aims to examine the effect of product quality and price on consumer purchase intention of HMNS perfume on TikTok Shop, with influencer marketing as a mediating variable. The rapid growth of TikTok Shop as a content-based e-commerce platform has intensified competition among local perfume brands, particularly in building consumer trust in products that cannot be physically tested. This research adopts a quantitative approach using a survey method involving 140 respondents who have purchased HMNS perfume through TikTok Shop. Purposive sampling was applied with criteria including Indonesian consumers aged 17 years and above who had prior purchase experience. Data were analyzed using SmartPLS, covering validity, reliability, and structural model testing. The results indicate that product quality and price have a positive and significant effect on purchase intention. Furthermore, both variables significantly influence influencer marketing. Influencer marketing plays a significant mediating role in the relationship between product quality and price on purchase intention. These findings are supported by the Theory of Planned Behavior, which emphasizes attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control as key determinants of purchasing intentions. This study provides practical implications for local perfume brands in formulating effective digital marketing strategies by integrating product quality, competitive pricing, and influencer collaboration to enhance consumer purchase intention on digital commerce platforms.Keywords: product quality, price, influencer marketing, purchase intention, TikTok ShopPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap minat beli konsumen parfum HMNS di TikTok Shop dengan influencer marketing sebagai variabel mediasi. Perkembangan TikTok Shop sebagai platform e-commerce berbasis konten mendorong persaingan ketat antar merek parfum lokal, khususnya dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang tidak dapat diuji secara langsung. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei terhadap 140 orang yang merupakan pelanggan parfum HMNS di toko TikTok. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria responden berusia minimal 17 tahun dan pernah melakukan pembelian produk HMNS. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS dengan pengujian validitas, reliabilitas, serta model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Selain itu, kualitas produk dan harga juga terbukti berpengaruh positif terhadap influencer marketing. Influencer marketing memiliki peran mediasi yang signifikan dalam hubungan antara kualitas produk dan harga terhadap minat beli konsumen. Temuan ini didukung oleh Theory of Planned Behavior yang menekankan peran sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam membentuk niat pembelian. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku usaha parfum lokal dalam mengoptimalkan kualitas produk, strategi harga, dan kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan minat beli konsumen di platform digital.Kata kunci: kualitas produk, harga, influencer marketing, minat beli, TikTok Shop
Analisis Perilaku Konsumen terhadap Layanan Keuangan Digital (Mobile Banking) Pada PT Bank Pembangunan Daerah Bali Mahadewi, Ni Ketut Ayu; Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Dewi, Putu Purnama; Parasari, Nyoman Sri Manik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen terhadap layanan keuangan digital berupa mobile banking pada PT Bank Pembangunan Daerah Bali. Fokus penelitian diarahkan pada persepsi nasabah sebelum dan sesudah menggunakan mobile banking serta faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma post-interpretivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi teknik serta model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan mobile banking, sebagian nasabah masih memiliki keraguan terkait keamanan transaksi, keandalan sistem, dan kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi. Namun, setelah menggunakan layanan BPD Bali Mobile, persepsi nasabah cenderung berubah menjadi positif. Nasabah merasakan manfaat berupa kemudahan akses, efisiensi waktu, fleksibilitas transaksi, serta pengurangan ketergantungan pada layanan konvensional. Perilaku konsumen menunjukkan kecenderungan positif yang tercermin dari meningkatnya frekuensi penggunaan, ragam transaksi, tingkat kepuasan, dan loyalitas nasabah. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala teknis seperti gangguan sistem dan keterlambatan OTP yang memengaruhi persepsi keandalan layanan. Berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), penerimaan mobile banking dipengaruhi oleh persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat yang dirasakan nasabah. Secara keseluruhan, mobile banking BPD Bali telah diterima dengan baik oleh nasabah, meskipun diperlukan peningkatan pada aspek stabilitas sistem dan kualitas layanan digital.
Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Kompatibilitas Terhadap Minat Adopsi Aplikasi Kasir Berbasis Android pada UMKM Fashion Streetwear Kota Denpasar Utami, Ni Luh Febby Satya; Dewi, Putu Purnama
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.10770

Abstract

Studi ini berfokus untuk menguji sejauh mana keyakinan akan manfaat, kemudahan operasional, dan kesesuaian dengan kerja memengaruhi ketertarikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor fashion streetwear di Kota Denpasar untuk menggunakan aplikasi kasir Android. Dorongan penelitian muncul dari fenomena masih minimnya adopsi teknologi kasir digital di kalangan UMKM, padahal solusi tersebut dapat menawarkan optimalisasi dalam mencatat transaksi, mengelola inventori, serta mempermudah pelacakan laporan keuangan. Dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 140 partisipan, data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda guna mengukur kekuatan pengaruh setiap faktor. Temuan analisis mengungkap bahwa persepsi manfaat memiliki pengaruh positif yang nyata terhadap niat adopsi. Implikasinya, semakin kuat keyakinan akan nilai guna yang diperoleh, semakin besar kecenderungan untuk menerapkan aplikasi tersebut. Kemudahan yang dirasakan dalam penggunaan juga terbukti menjadi faktor penentu yang signifikan, yang mengisyaratkan bahwa desain antarmuka yang intuitif dan operasi yang sederhana lebih mampu menarik minat pelaku usaha. Di sisi lain, tingkat kesesuaian dengan kebiasaan kerja terdahulu tidak menunjukkan pengaruh yang berarti, mengindikasikan bahwa faktor kompatibilitas bukanlah pertimbangan utama dalam keputusan adopsi. Hasil ini memperkuat keberlakuan Technology Acceptance Model (TAM), dengan menonjolkan peran sentral dari persepsi atas manfaat dan kemudahan sebagai pembentuk utama niat untuk mengadopsi teknologi digital dalam konteks UMKM.