Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Harga Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Bengkel Ohara Mobil Medan Hara, Michaell Kok; Purba, Mery Lani Br; Tambunan, Elisabet; Sarah, Eva Margareth
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Bengkel Ohara Mobil Medan. Bengkel Ohara Mobil Medan merupakan salah satu bengkel yang telah beroperasi cukup lama dan dikenal oleh masyarakat sebagai tempat servis kendaraan dengan berbagai layanan perawatan dan perbaikan. Bengkel ini berusaha menarik pelanggan dengan menawarkan servis berkualitas dan harga yang bersaing. Namun, di tengah ketatnya persaingan, bengkel ini perlu terus berinovasi agar tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen di Medan. Dalam beberapa waktu terakhir, Bengkel Ohara Mobil Medan mengalami penurunan tingkat kepuasan pelanggan. Terdapat sejumlah hal yang diketahui memberikan pengaruh terhadap penurunan tersebut seperti diantaranya harga dan kualitas produk. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen dari dari Bengkel Ohara Mobil sebanyak 4.657 konsumen. Dikarenakan oleh jumlah populasi sebanyak 4.657 konsumen, maka teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam penelitian akan dijadikan sebagai sampel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 4.657 responden. Sehubungan jumlah populasi yang digunakan sangat besar maka jumlah populasi akan diperkecil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Bengkel Ohara Mobil. Hasil Uji-t juga menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Bengkel Ohara Mobil. Hasil Uji-F menunjukkan bahwa Harga (X1) dan Kualitas Pelayanan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) pada Bengkel Ohara Mobil.
PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI PRODUK FASHION MAHASISWA MANAJEMEN UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DI SHOPEE Simamora, Fitriani; Tambunan, Elisabet; Hulu, Maria Natalia; Sitanggang, Harli Jepison; Gulo, Syukur Juli Arfin; Feni, Feni
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v10i2.6468

Abstract

Media sosial sudah berkembang pesat semenjak permulaan abad ke-21, jadi bagian integral dari modern life. adanya media sosial mempermudah perusahaan untuk membagikan informasi atau mempromosikan terkait produknya kepada para konsumen. Shoppe sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia mempopulerkan mobile marketplace dengan jenis interaksi C2C (costumer to costumer). Dalam hal ini harga sebagai faktor yang memberi dampak pada minat beli pada produk fashion di Shopee, karena banyaknya produk sejenis dari merchant lain dengan harga yang beragam, menjadikan pembeli ragu saat membeli produk yang ditawarkan merchant di Shopee. Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami dampak dari faktor media sosial dan harga terhadap ketertarikan konsumen untuk membeli. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data primer. Populasi yang dimanfaatkan sejumlah sampel diperoleh melalui metode pengambilan sampel insidental, dengan total responden sebanyak 71 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel media sosial berpengaruh secara parsial terhadap minat beli dan harga. Minat beli mahasiswa dalam membeli produk fashion sebesar 38% dipengaruhi oleh harga. Oleh karena itu perlu kiranya perusahaan Untuk lebih memperhatikan harga yang diberikan pada produk mode yang dipasarkan dengan memaksimalkan penggunaan media sosial.
FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN INOVASI UMKM BERBASIS DIGITAL Sutriono, Sutriono; Irsyad, Muhammad; Tambunan, Elisabet; Mujiatun, Siti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5724

Abstract

Abstract: Digital transformation has become a major force shaping the dynamics of the global economy, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Amid technological disruption and changing consumer behavior, the ability of MSMEs to innovate is a key factor in maintaining business sustainability. However, innovation efforts are often oriented solely toward technical and economic aspects, without considering the underlying philosophical dimensions and scientific values. Therefore, this study examines the role of the philosophy of science in the development of digital-based MSME innovation, emphasizing the three main pillars of the philosophy of science epistemology, ontology, and axiology as a conceptual framework. Methodologically, this study employs a qualitative approach based on a literature review by examining books, scientific journals, and previous research findings published over the past ten years. The results indicate that the philosophy of science plays a central role in shaping a scientific, reflective, and ethical mindset among MSME actors. The epistemological dimension helps MSMEs understand innovation as a systematic scientific knowledge process; the ontological dimension guides business actors to interpret innovation as a form of existence and social value in the digital era; while the axiological dimension emphasizes the importance of ethics, social responsibility, and sustainability in the application of technology. These three dimensions are integrated in creating innovation that is not only economically efficient but also meaningful from a humanitarian perspective. This study concludes that the development of digital-based MSME innovation in Indonesia needs to be grounded in the philosophy of science to achieve a balance between technological progress and moral values. This approach can foster the creation of a sustainable, inclusive, and socially just digital business ecosystem. Thus, the philosophy of science is not merely an abstract academic discipline, but also a practical foundation for building ethical, knowledge-based, and highly competitive MSME innovation. Keywords: Philosophy of Science, Epistemology, Ontology, Axiology, Digital Innovation, MSMEs Abstrak: Transformasi digital telah menjadi kekuatan utama dalam membentuk dinamika perekonomian global, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Di tengah disrupsi teknologi dan perubahan perilaku konsumen, kemampuan UMKM untuk berinovasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Namun, inovasi yang dilakukan sering kali hanya berorientasi pada aspek teknis dan ekonomi, tanpa mempertimbangkan dimensi filosofis dan nilai-nilai ilmiah yang mendasarinya. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji peran filsafat ilmu dalam pengembangan inovasi UMKM berbasis digital, dengan menekankan tiga pilar utama filsafat ilmu epistemologi, ontologi, dan aksiologi sebagai kerangka konseptual.Secara metodologis, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan meninjau buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu memiliki peran sentral dalam membentuk pola pikir ilmiah, reflektif, dan etis pada pelaku UMKM. Dimensi epistemologi membantu UMKM memahami inovasi sebagai proses pengetahuan ilmiah yang sistematis; ontologi menuntun pelaku usaha untuk memaknai inovasi sebagai wujud eksistensi dan nilai sosial dalam era digital; sedangkan aksiologi menekankan pentingnya etika, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan dalam penerapan teknologi. Ketiga dimensi ini saling terintegrasi dalam menciptakan inovasi yang tidak hanya efisien secara ekonomi, tetapi juga bermakna secara kemanusiaan. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengembangan inovasi UMKM berbasis digital di Indonesia perlu berlandaskan pada filsafat ilmu agar tercipta keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai moral. Pendekatan ini mampu mendorong terciptanya ekosistem bisnis digital yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan sosial. Dengan demikian, filsafat ilmu tidak hanya menjadi disiplin akademik abstrak, melainkan juga fondasi praktis dalam membangun inovasi UMKM yang beretika, berpengetahuan, dan berdaya saing tinggi. Kata kunci: Filsafat Ilmu, Epistemologi, Ontologi, Aksiologi, Inovasi Digital, UMKM
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Pada Aplikasi Belanja Online Shopee (Studi Karyawan PT. Medan Gula Nusantara) Tambunan, Elisabet; Simanjuntak, Owen The Pinto; Purba, Roberto Roy; Paulina, Paulina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada aplikasi belanja online Shopee dengan studi karyawan PT. Medan Gula Nusantara. Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang dikenal dengan strategi pemasaran agresif dan berbagai fitur menarik. Diketahui bahwa jumlah kunjungan aplikasi Shopee mengalami tren penurunan. Penurunan ini juga bisa mencerminkan berkurangnya minat pengguna akibat faktor seperti menurunnya daya beli, persaingan yang semakin ketat, atau perubahan kebijakan yang kurang disukai oleh konsumen. Jika tren ini terus berlanjut, maka dominasi Shopee di pasar e-commerce Indonesia dapat semakin melemah. Terdapat sejumlah hal yang diketahui memberikan pengaruh terhadap penurunan tersebut seperti diantaranya kepercayaan dan word of mouth. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dari PT. Medan Gula Nusantara sebanyak 113 karyawan. Dikarenakan oleh jumlah populasi sebanyak 113 karyawan, maka teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam penelitian akan dijadikan sebagai sampel penelitian sehingga dapat dinyatakan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee. Kepercayaan (X1) dan Word of Mouth (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Shopee.
Pengaruh Gaya Hidup Dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Lazada (Studi Kasus Pada Mahasiswa MTU Manajemen) Purba, Roberto Roy; Tambunan, Elisabet; Simanjuntak, Owen De Pinto; Steven, Steven
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Lazada (studi kasus pada mahasiswa MTU Manajemen). Lazada, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, menghadapi penurunan daya saing akibat promosi yang kurang agresif, inovasi layanan yang lemah, serta persepsi negatif terkait pengiriman dan layanan pelanggan. Meski telah berinovasi lewat fitur livestream dan AI, Lazada tertinggal dari pesaing seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, terlihat dari rendahnya persentase pengguna. Rendahnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan ulasan turut menurunkan keputusan pembelian, membuat konsumen lebih memilih platform yang dianggap lebih terpercaya dan praktis. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa Universitas MTU Medan yang melakukan pembelian menggunakan Lazada yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Dikarenakan oleh jumlah populasi yang tidak diketahui, dapat dijelaskan bahwa perhitungan sampel dengan pendekatan rumus Lemeshow dapat digunakan untuk menghitung jumlah sampel dengan jumlah populasi yang tidak diketahui secara pasti sehingga diperoleh sebanyak 96 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup (X1) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Kepercayaan (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada. Gaya Hidup (X1) dan Kepercayaan (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Lazada.