Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Utterances of Conservation Value and Character Teacher and Student in Learning Interactions at Adiwiyata School Herwani, Suci; Zulaeha, Ida; Rokhman, Fathur
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2019): August 2019
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.256 KB)

Abstract

One form of communication which occurs in the realm of education is in a classroom. In conveying their utterances, teachers not only give information but also have certain intentions. Based on this case, the study aims to analyze the types of utterances of teachers and students who are conservation-minded in their learning interaction at Adiwiyata schools. The research design used was qualitative descriptive. The data was collected by observation method, followed by uninvolved conversation observation technique, recording and taking notes.Furthermore, the data were analyzed using a pragmatic equivalent method with the basic technique to sort the determinants. The results of the study included the utterances types of representative (values of inspiring and honest characters), directive (value of inspiring, humanist, caring and honest characters), expressive (value of innovative and humanist characters), commissive (value of fair character), and declarative (value of inspiring, fair, caring and sportsmanlike characters). The results of this study provide theoretical and practical advantages. Theoretically, this study can find the types of utterances of conservation teachers and students in learning interactions at the Adiwiyata school. The practical advantage of this study is that teachers can use conservation-oriented utterances in conducting their learning interactions
TINDAK TUTUR EKSPRESIF PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM INTERKASI PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 2 JATI KUDUS: PERSPEKTIF PRAGMATIK herwani, suci
MABASAN Vol. 18 No. 1 (2024): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v18i1.791

Abstract

Peran pendidik tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta didik tetapi juga memberikan tauladan kepada peserta didik baik dalam bersikap maupun dalam bertutur. Tuturan yang diujarkan juga perlu memperhatikan cara penyampaiannya agar penutur dan mitra tutur tidak merasa tersinggung. Tindak tutur ekpresif merupakan bentuk ujaran yang mengungkapan perasaan dari penutur kepada mitra tutur. Tujuan penelitian ini yakni mengidentifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif pendidik dan peserta didik dalam interaksi pembelajaran di SMP Negeri 2 Jati Kudus yang dikaji dalam tataran pragmatik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskripstif kualitatif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa penggalan tuturan yang di dalamnya terdapat bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif antara pendidik dan peserta didik dalam interaksi pembelajaran. Sumber data yakni tuturan ekspresif pendidik dan peserta didik, dengan jumlah 36 responden yang terdiri atas 6 responden berasal dari pendidik dan 30 responden berasal dari peserta didik. Pengambilan data melalui observasi. Pengambilan data menggunakan metode simak dan teknik catat. Tahapan dalam pengumpulan data yakni dengan menyimak dan mencatat tuturan, mentranskrip tuturan, pengkodean, dan reduksi atau pemilihan data. Metode padan dipergunakan untuk menganalisis data. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian ditemukan bentuk tuturan terdiri atas dua yakni tuturan langsung dan tidak langsung. Bentuk tuturan langsung meliputi, modus deklaratif, imperatif, dan interogatif. Bentuk tidak langsung meliputi, deklaratif-imperatif, dan interogatif-imperatif. Adapun fungsi tindak tutur ekspresif meliputi memuji, mengucapkan terima kasih, mengkritik, dan menyindir, dan permohonan maaf.
Effectiveness of Spotify Podcast-Based Rotating Trio Exchange Learning Model in Indonesian Language Learning for Grade V Students Maharani, Tiara; Herwani, Suci
J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Vol. 4 No. 2 (2024): J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jlelc.2024.18117

Abstract

Speaking skills are one of the language skills that must be mastered by students but some students experience difficulties or obstacles when asked to express opinions or ideas in front of the class. This is motivated by the lack of vocabulary owned by students so that it inhibits students from expressing their ideas. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the rotation trio exchange learning model assisted by spotify popcast media in Indonesian language learning to improve speaking skills. The research method used quantitative quasi experimental method through pretest-posttest control group design by applying probability sampling method through random cluster sampling. The results showed that there was a positive influence on the experimental class after being given treatment, based on the independent sample t-test, the Sig value of speaking skills was 0.045, this value was smaller than the alpha value of 0.05. This is reinforced by the results of the analysis of the average value of the experimental class speaking skills pretest value of 55.82 rose to 72.00 on the posttest.  Thus it can be interpreted that the rotation trio exchange learning model assisted by spotify popcast media is effectively used to improve speaking skills.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN DALAM RAGAM BAHASA JURNALISTIK PADA MADING DIGITAL DI SMK HADZIQIYYAH JEPARA Herwani, Suci; Lida, Ulfah Mey
DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Vol 3 No 1 (2023): DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/jdpbsi.v3i1.1711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik penggunaan ragam bahasa jurnalistik pada mading SMK Hadziqiyyah, Nalumsari, Jepara. Jenis penelitian yang digunakan yakni deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa teks berita yang ditulis para siswa OSIS dalam majalah dinding digital SMK Hadziqiyyah, Nalumsari, Jepara. Data pada penelitian ini adalah kalimat atau kutipan teks berita pada majalah dinding digital pada SMK Hadziqiyyah Nalumsari Jepara. Teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk melakukan penelitian ini. Metode penyajian data yakni menggunakan metode informal sedangkan metode analisis data melalui metode analisis kontekstual. Metode ini diterapkan pada data dengan mengkaitkannya pada situasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kesalahan karakteristik penggunaan ragam bahasa jurnalistik pada mading digital SMK Hadziqiyyah, Nalumsari, Jepara. Ketidaktepatan penulisan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) terdapat pada penulisan huruf kapital, penulisan singkatan, penulisan preposisi di, penulisan afiksasi di-, dan penggunaan kata baku dalam menulis berita pada majalah dinding digital. Kata kunci: Jurnalistik, Mading Digital, Ragam Bahasa
Pelatihan Pembuatan Konten LMS bagi Guru di MTs Hasyim Asy’ari Kecamatan Gebog Herwani, Suci; Qomariyah, Siti
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v7i1.14669

Abstract

Kemunculan konsep e-learning juga tidak terlepas dari adanya pandemi covid-19 yang menyebar hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Karena adanya pandemi covid 19 ini, pembelajaran yang awalnya dilakukan secara konvensional dengan tatap muka harus diganti dengan full online, blended, dan kemudian berganti menjadi full tatap muka lagi. Sehingga guru harus dapat menggunakan berbagai perangkat berbasis teknologi agar pembelajaran dapat tetap berjalan. Padahal, tidak semuanya siap menghadapi perubahan pada pembelajaran. Masih banyak guru yang belum bisa membuat konten pembelajaran yang menarik. Padahal konten yang menarik merupakan nyawa dalam pelaksanaan pembelajaran di era pandemi ini. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini  bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru MTs tentang pembuatan konten pembelajaran yang menarik dan inovatif. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan yakni pelatihan, praktik, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yakni para peserta pelatihan (guru) dapat membuat konten pembelajaran LMS melalui pembuatan video pembelajaran serta para peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman bagaimana membuat konten pembelajaran yang menarik dan inovatif.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SPANDUK DAN PAPAN REKLAME SEBAGAI MEDIA PROMOSI Herwani, Suci; Inti Khatun Nafia
VOKAL: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/vokal.v3i1.7509.

Abstract

Banners and billboards are promotional media that are widely used by people to promote their businesses. It is not uncommon for the words or sentences used to influence the reader. However, many banner and billboard makers ignore the rules of writing. This research aims to analyze language errors on banners and billboards in Kudus Regency. The research method used is descriptive qualitative. The research data is the use of Indonesian on banners and billboards. The data analysis technique uses the intralingual matching method. The research results found several language errors on banners and billboards including standard word errors, writing foreign terms, writing abbreviations, and writing numbers. By knowing the language errors that arise, it can help writers to be more careful in their writing and must follow the rules or writing rules in the guidelines.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYYAH herwani, suci; Aiunzzahro, Izza; Surayya, Arini Isna
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8630

Abstract

Learning media is one of the most successful supports for learning because it helps teachers deliver material more effectively and interestingly, and supports better interaction between teachers and students. Training in creating artificial intelligence (AI)-based learning media for Madrasah Ibtidaiyyah teachers is needed to increase the use of technology and media in accordance with the curriculum and student needs. The aim of this service is to provide training in creating artificial intelligence-based learning media for madrasah ibtidaiyyah teachers. The service method is service learning with four stages, namely, investigation, preparation, action and reflection. The result of the service is that training participants are given material related to artificial intelligence-based learning media, namely Canva, then participants are asked to practice making exercises or quizzes using Canva. The training participants enthusiastically practiced making quizzes with Canva and hope that similar training can be held again.
HUMANISTIC DIRECTIVE SPEECH ACTS IN LEARNING INTERACTIONS AT SMA NEGERI 1 GEBOG KUDUS: A PRAGMATIC PERSPECTIVE: Humanistic Directive Speech Acts in Learning Interactions at SMA Negeri 1 Gebog Kudus: A Pragmatic Perspective Herwani, Suci
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.18808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif humanis berdasarkan perspektif pargmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa penggalan tuturan. Sumber data yang digunakan yakni tuturan direktif humanis dalam interaksi pembelajaran. Populasi berjumlah 5 rombel dari kelas XI dan 38 guru.  Teknik yang dipilih melalui teknik random sampling. Pengambilan data melalui observasi, dengan metode simak, teknik Simak Bebas Libas Cakap (SBLC), dan teknik catat. Pengumpulan data melalui menyimak dan mencatat tuturan, menstranskrip tuturan, pengkodean, dan reduksi data. Metode analisis data menggunakan metode padan pragmatig dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Hasil penelitian menemukan bentuk tindak tutur meliputi bentuk langsung dan bentuk tidak langsung. Bentuk langsung yang muncul dalam interaksi pembelajaran meliputi bentuk langsung modus imperatif, interogatif, dan deklaratif sedangkan bentuk tidak langsung meliputi bentuk tidak langsung modus deklaratif-imperatif dan interogatif-imperatif. Fungsi tindak tutur direktif humanis yang muncul meliputi fungsi meminta, fungsi menasihati, fungsi menyarankan, dan fungsi melarang.
Analisis Kompetensi 4C melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Quantum Learning pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV di MIN Kudus Izzah, Faiqotul; Herwani, Suci
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v8i1.2880

Abstract

This research aims to determine the application of 4C competencies as well as inhibiting and supporting factors in implementing 4C competencies through the Quantum Learning learning model. This research uses a qualitative descriptive method, with data collection carried out through interviews, observation, and documentation, as well as data analysis by reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the application of 4C competencies through the Quantum Learning learning model in Indonesian language learning in class IV MI N Kudus consists of three stages, the planning stage for educators to prepare teaching modules and learning model steps. The implementation stage of educators uses TANDUR steps, and evaluation through formative, summative, competency and observation assessments. The factors inhibiting the application of 4C competencies from students are difficulty expressing opinions and lack of confidence when discussing, and from educators who need to adapt to various learning models. Meanwhile, supporting factors for 4C competency include active learning models, stimulation of creativity, delivery of material that is interesting and easy to understand.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TUTURAN DIREKTIF PENDIDIK PADA PEMBELAJARAN DI SMA Herwani, Suci
Sasando Vol 5 No 1 (2022): SASANDO VOL 5 NO 1 APRIL 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v5i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) fungsi tuturan direktif dalam pembelajaran, dan (2) nilai-nilai pendidikan karakter tuturan direktif dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Simak Bebas Libat Cakap. Data dianalisis dengan metode padan. Dilanjutkan teknik dasar, yaitu Teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) untuk mengklasifikasikan fungsi tuturan dan nilai-nilai pendidikan karakter tuturan. Data penelitian berupa penggalan tuturan sedangkan sumber data adalah tuturan pendidik dalam pembelajaran. Dari hasil penelitian ini terdapat lima fungsi tuturan direktif meliputi, menyarankan, menyuruh, mengajak, meminta, dan memaksa. Selanjutnya nilai-nilai pendidikan karakter dalam tuturan direktif meliputi religius, peduli, jujur, dan nasionalis.